cover
Contact Name
Gurdani Yogisutanti
Contact Email
gurdani@yahoo.com
Phone
+6281395461573
Journal Mail Official
jiki@institutkesehatan-immanuel.ac.id
Editorial Address
Jl. KH Wahid Hasyim 161
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
ISSN : 1410234X     EISSN : 25979639     DOI : 10.36051/jiki
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel terdaftar dengan ISSN 2597-9639 (media online), 1410-234X (media cetak) dan Digital Object Identifier (DOI) 10.36051/jiki yang diterbitkan oleh Institut Kesehatan Immanuel. Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel berisi tulisan yang diangkat dari penelitian atau artikel yang merupakan pemikiran yang setara dengan hasil penelitian di bidang kesehatan atau ilmu lain yang berkaitan dengan kesehatan secara umum yang belum pernah diterbitkan oleh pihak lain. terbit 2 kali dalam setahun bulan Juni dan Desember. Mulai tahun 2025 menerima karya ilmiah berupa studi kasus.
Articles 125 Documents
Peran Ayah Dalam Pembentukan Penyimpangan Perilaku Seksual pada Homoseksual dari Perspektif Pelaku Homoseksual Di Kota Bandung Pratidina, Eki; Munawaroh, Madinatul; Nurarofah, Shiti Fadliah; Apriliani, Fina
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 15 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v15i2.165

Abstract

Peran ayah (fathering) merupakan peran yang dilakukan oleh seorang laki-laki dalam satu keluarga yang memiliki tugas mengarahkan anak menjadi mandiri dan berkembang positif, baik secara fisik dan psikologis. Peran ayah sama pentingnya dengan peran seorang ibu walaupun waktu yang dihabiskan bersama anak relatif lebih sedikit dibandingkan seorang ibu. Permasalahan penyimpangan orientasi seksual banyak faktor yang dapat menjadi penyebabnya. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi peran ayah dalam pembentukan penyimpangan perilaku seksual. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpangan perilaku seksual berkontribusi dengan fungsi keluarga, manajemen sumber daya keluarga serta proses pembentukan konsep diri anak. Peran ayah dalam keluarga tidak hanya keterlibatannya dalam menjalankan fungsi keluarga seperti fungsi ekonomi, akan tetapi keterlibatan ayah dalam interaksi positif dengan anak aktif dapat memberikan nilai dan karakter pada pembentukan konsep diri anak. Peran ayah (fathering) dapat membantu proses tumbuh kembang anak salah satunya pemenuhan kebutuhan psikologi dan sosialisasi. Dukungan orangtua dalam menuntaskan tugas perkembangan anak dapat menghindari dari perilaku penyimpangan, termasuk penyimpangan seksual. Perkembangan anak erat kaitannya dengan peran orang tua dalam menentukan pandangan dan nilai bagi anak untuk berperilaku. Peran ayah diharapkan dapat melaksanakan fungsinya dengan baik sehingga fungsi manajemen keluarga dapat berfungsi sebagaimana mestinya di dalam keluarga.
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Tentang Pencegahan Penularan COVID-19 pada Keluarga di RW. 13 Desa Gandasari, Kec. Katapang, Kab. Bandung Probowati, Natalia Yossy; Ginting, Monika; Natalia, Lidya
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 15 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v15i2.166

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) saat ini telah dinyatakan sebagai Global Pandemic karena penambahan jumlah kasus yang cepat. Berdasarkan data dari Puskesmas Sangkanhurip COVID-19 di Desa Gandasari pertanggal 27 Mei 2020 terkonfirmasi 1 kasus ODP, kunci dalam menekan penyebaran COVID-19 yaitu dengan disiplin masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat dan langkah pencegahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap tentang pencegahan penularan COVID-19 pada keluarga di RW 13 Desa Gandasari Kec. Katapang Kab. Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah proportional sampling. Sampel penelitian adalah 73 responden. Hasil analisis univariat menunjukan lebih dari sebagian responden memiliki pengetahuan yang baik dan lebih dari sebagian responden memiliki sikap yang mendukung. Hasil analisis bivariat diperoleh terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap tentang pencegahan penularan COVID-19 pada keluarga di RW 13 Desa Gandasari Kec. Katapang Kab. Bandung. Hal ini menguatkan bahwa responden dengan pengetahuan baik lebih mengetahui dampak dari COVID-19, sehingga bersedia untuk memulai menyikapi untuk melakukan pencegahan COVID-19. Diharapkan Puskesmas di wilayah Desa Gandasari agar dapat meningkatkan promosi kesehatan tentang COVID-19 dan pencegahan penularannya serta memberikan motivasi untuk melakukan tindakan pencegahan kepada masyarakat. Kata Kunci                  : Pengetahuan, Sikap, COVID-19 dan KeluargaDaftar Pustaka             : 11 sumber
Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Keluarga di Dusun Kr. Raden Tanjung Rusiana, Harlina Putri; Hidayati, Baiq Nurul; Purqoti, Dewi Nur Sukma; Romadonika, Fitri; Ilham, Ilham; Syafitri, Rias Pratiwi
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 15 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v15i2.167

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) is healthy behaviors on the basis of consciousness so that family members can help themselves in the field of health. Effect of the bad clean and healthy life behaviors (PHBS) are diarrhea, thypus, worming, skin disease, and poisoning.The purpose of this reserach to an overview implementation of clean and healthy life behaviors (PHBS) at households in Kr. Raden village working area Puskesmas Tanjung. Reserach design used is descriptive method and the population are 31 households. Sampling technique used is stratified random sampling and simple random sampling where the population amount is 79 households. Questionnaire used as the data collection technique.Results of this reserach, can be concluded that there are using clean water are 23 (29,1%) in good category, 42 (53,2%) in enough category, 14 (17,7%) in less category. Wash hands using clean water and soap are 11 (13,9%) in good category, 16 (20,3%) in enough category, 52 (65,8%) in less category, and using latrines healthy are 28 (35,4%) in good category, 12 (15,2%) in enough category, 39 (49,4%) in less category. And the implementation of clean and healthy life behaviors (PHBS) at family in Kr. Raden village, 24 (30,4%) in good category, 6 (7,6%) in enough category, 49 (62,0%) in less category.The conclusion reveals that most of implementation of clean and healthy life behaviors (PHBS) in the less category. Sugestion, the result of this study can be used as the knowledge addition related to the importance of clean and healthy life behaviors (PHBS) in daily living.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Merokok pada Remaja di SMAN 1 Soreang Kabupaten Bandung Putri, Faradila Aulia; Tambunan, Roselina; Manan, Srihesty
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 15 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v15i2.168

Abstract

ABSTRAK Merokok merupakan masalah yang belum bisa terselesaikan hingga saat ini. Merokok sudah melanda berbagai kalangan, dari anak-anak, remaja sampai orang tua, laki-laki maupun perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok pada remaja di SMAN 1 Soreang Kabupaten Bandung. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa usia remaja di SMAN 1 Soreang Kabupaten Bandung yang berjumlah 933 orang dengan jumlah sampel sebanyak 90 orang yang diambil dengan teknik pengambilan sampel proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar remaja (51,1%) mendapatkan dukungan negatif dari orang tua, (53,3%) mendapatkan dukungan negatif dari teman sebaya, (64,4%) terpapar iklan rokok dan (70%) merupakan perokok ringan. Tidak ada hubungan signifikan antara dukungan orang tua dengan perilaku merokok pada remaja dengan p value 0,185 > (0,05), ada hubungan signifikan antara dukungan teman dengan perilaku merokok pada remaja dengan p value 0,002 < (0,05) dan ada hubungan signifikan antara paparan iklan dengan perilaku merokok pada remaja dengan p value 0,039 < (0,05). Kesimpulan ada hubungan signifikan antara dukungan teman sebaya dan paparan iklan dengan perilaku merokok, namun tidak ada hubungan signifikan antara paparan iklan dengan perilaku merokok pada remaja. Disarankan pihak sekolah wajib memberikan informasi dan sosialisasi berupa teguran atau larangan kepada remaja khususnya siswa laki-laki agar remaja tidak terpengaruh terhadap perilaku merokok sejak dini, baik pada jam sekolah maupun di luar sekolah. Kata Kunci: Perilaku, merokok, remaja Daftar Pustaka  : 9 sumber
Efektifitas Tindakan Strategi Keperawatan Terhadap Klien Harga Diri Rendah di Ruang Merpati Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat Hadiansyah, Tantan; Edyana, Asep; Wirda, Niken Ima
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 16 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v16i1.172

Abstract

Angka gangguan jiwa di Jawa Barat khususnya Wilayah Cimahi dengan jumlah individu yang mengalami gangguan jiwa sepanjang 2019 mencapai 879 jiwa atau 114,5%, melebihi angka total yang diestimasikan Kementrian Kesehatan yaitu 768 jiwa. Pasien dengan harga diri rendah memerlukan perawatan yang baik dan efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan pemaparan deskriptif dan menggunakan pendekatan proses keperawatan, dengan fokus studi kasus harga diri rendah. Pengumpulan data yang dilakukan berupa wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi literatur, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan dengan menggunakan Tindakan keperawatan, direncanakan sesuai Standar Asuhan Keperawatan Harga Diri Rendah. Setelah dilakukan tindakan identifikasi aspek dan kemampuan positif dengan melakukan tindakan strategi keperawatan untuk mengatasi harga diri rendah, terjadi peningkatan harga diri rendah yang dapat dilihat dari skor RSES. Sebelum tindakan yaitu memiliki skor 12 yaitu tingkat harga diri rendah, kemudian setelah dilakukan tindakan memiliki skor RSES meningkat menjadi 19, yaitu tingkat harga diri batas normal. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan strategi keperawatan efaktif dilakukan pada klien dengan harga diri rendah.
Analisis Kandungan Formalin pada Ikan Asin Jambal Roti di Pasar Sentral Kabupaten Mimika Papua Tahun 2021 Fong, Abraham Paulus; Fuadah, Fahmi; Yogisutanti, Gurdani
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 16 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v16i1.173

Abstract

Konsumsi bahan makanan mempengaruhi tingkat kesehatan dan kecerdasan seseorang. Bahan makanan harus sehat, aman dan mengandung gizi lengkap. Bahan makanan dikatakan aman apabila tidak mengandung komponen fisik, kimia dan mikrobiologi yang berbahaya. Secara fisik pangan yang aman adalah bahan pangan yang bersih dari bahan-bahan yang tidak dapat dicerna oleh tubuh yaitu plastik, logam dan bahan bahan-bahan lainnya yang mengganggu pencernaan. Dalam prakteknya masih banyak produsen pangan yang menggunakan bahan tambahan pangan (BTP) berbahaya yang tidak boleh dipergunakan dalam pangan. Formalin merupakan salah satu zat pengawet yang dilarang penggunaannya karena tidak aman bagi kesehatan. Formalin sering digunakan untuk mengawetkan ikan asin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan formalin pada ikan asin di Pasar Sentral Kabupaten Mimika Papua. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik, sampel yang digunakan sebanyak 6 pedagang yang diambil secara non-probability sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi langsung, dan uji laboratorium. Hasil penelitian menunjukan 1 pedagang memiliki ciri-ciri fisik ikan asin yang mengandung formalin, dan setelah dilakukan uji laboratorium terbukti positif mengandung formalin sebesar 4,9 mg/l. Simpulan ditemukannya penggunaan formalin pada satu ikan asin yang dijual di Pasar Sentral Kabupaten Mimika Papua. Dari peneliti diharapkan pedagang tidak menggunakan bahan tambahan pangan (BTP) berbahaya khususnya formalin, untuk dijadikan sebagai bahan pengawet ikan asin karena dapat membahayakan kesehatan.
Hubungan Pemberian Motivasi dengan Kesiapan Dalam Praktik Klinik Keperawatan (PKK) Politeknik Negeri Subang Rosiah, Rosiah; Nuraeni, Ade; Efendi, Adhan
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 16 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v16i1.174

Abstract

Bimbingan pra klinik menjadi kunci kesiapan seseorang untuk memulai melakukan rangkaian kegiatan dalam suatu perilaku. Ketidaktahuan dan ketidaksiapan mahasiswa keperawatan saat praktik klinik disebabkan mahasiswa umumnua belum memiliki pengalaman atau pengalaman sebelumnya tentang praktik klinik. Hampir semua siswa Program Studi Keperawatan di Politeknik Negeri Subang mengalami cemas saat praktik pertama kali di rumah sakit, mahasiswa menjadi tidak berdaya dan takut melakukan kesalahan. Penyebab lain dari kecemasan adalah kekhawatiran mahasiswa tentang melakukan kesalahan dan membahayakan pasien karena kurangnya pengetahuan mereka. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pemberian motivasi oleh pembimbing klinik dengan kesiapan mahasiswa melaksanakan praktik klinik di rumah sakit. Metode penelitian adalah deskriptif analitik. Tehnik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling terhadap mahasiswa tingkat II dan III yang melaksanakan praktik di rumah sakit. Jumlah sampel sebanyak 48 orang. Kuesioner yang digunakan terdiri atas kuesioner pemberian motivasi oleh pembimbing klinik dan kesiapan mahasiswa melaksanakan praktik klinik di rumah sakit yang disusun dengan menggunakan skala likert.Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square dengan nilai kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara pemberian motivasi oleh pembimbing klinik dengan kesiapan mahasiswa melaksanakan praktik klinik (p = 0,037). Pemberian motivasi oleh pembimbing klinik membantu meningkatkan kesiapan dan keyakinan mahasiswa untuk melaksanakan praktik klinik. Pembimbing klinik hendaknya lebih mengoptimalkan pemberian motivasi kepada mahasiswa. Proses pemberian motivasi tidak akan membuat mahasiswa menjadi lebih professional secara instan, namun keteguhan dan keyakinan mahasiswa untuk melakukan PKK secara optimal dan menuju professional akan tercapai di masa depan.
Hubungan Penggunaan Gadget dengan Persiapan Pembelajaran Mahasiswa Sarjana Keperawatan STIKes Bani Saleh Bekasi Paramida, Cici; Harini, Rika; Ponirah, Ponirah
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 16 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v16i1.175

Abstract

Gagdet merupakan salah satu bentuk nyata dari perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilengkapi fitur-fitur canggih seperti kamera, permainan (games) yang dapat mengganggu perhatian mahasiswa selama pembelajaran diperkuliahan. Suara, gambar, cahaya, music, chatting, camera dan fitur lainnya kerap mengalihkan fokus belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan persiapan pembelajaran pada mahasiswa sarjana keperawatan Stikes Bani Saleh, Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 92 responden dengan teknik pengambilan total sampling. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar mahasiswa 90.2% atau 83 orang menggunakan gadget saat perkuliahan., 82.6% atau 76 orang mahasiswa memiliki persiapan pembelajaran yang kurang baik. Hasil uji bivariat didapatkan terdapat hubungan antara penggunaan gadget dengan persiapan pembelajarn dengan nilai p value = 0,00 < (0,05). Penggunaan gadget terbukti mengganggu persiapan mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran perkuliahan. Peneliti menyarankan sebelum memulai pembelajaran, diharapkan pengajar/dosen menerapkan aturan agar mahasiswa menonaktifkan gadget sampai akhir pembelajaran
Analisis Beban Kerja dan Kinerja Bidan di UPTD Puskesmas Karanganyar Kabupaten Subang Pamungkas, Gugum; Anggraeni, Sariah
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 16 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v16i1.176

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan di Puskesmas Karanganyar didapatkan hasil jika beban kerja bidan masih berlebih. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Beban kerja merupakan salah satu aspek yang harus di perhatikan oleh setiap organisasi, karena beban kerja salah satu yang dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis beban kerja dan kinerja bidan di UPTD puskesmas Karanganyar Kabupaten Subang. Jenis penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam, dilakukan kepada tiga key informan dan satu secondary informan. Beban kerja bidan tergolong berdasarkan dua kelompok yaitu beban kerja berlebih dan beban kerja cukup. Beban kerja dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Dampak yang ditimbulkan akibat beban berlebih yaitu kelelahan baik fisik ataupun psikologis. Beban kerja bidan berpengaruh terhadap kinerja, sehingga perlu diukur dengan metode penilaian dan pengukuran kinerja. Bagi Puskesmas Karanganyar disarankan untuk membuat metode pengukuran dan penilaian kinerja yang lebih efektif. Sedangkan untuk bidan di Puskesmas Karanganyar dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya dengan beban kerja yang telah di tetapkan dan ditugaskan.
Penggunaan Metode Activity Based Costing dalam Perhitungan Harga Satuan (Cost Unit) di STIK Immanuel Bandung Yuliani, Yuliani
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 16 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v16i1.178

Abstract

Gaya hidup masyarakat sekarang ini lebih mementingkan mutu daripada harga, anggapan masyarakat harga yang mahal identik dengan mutu yang terjamin, termasuk juga dengan biaya Pendidikan, Melihat fenomena seperti itu, perhitungan pembiayaan untuk penetapan tarif menjadi hal yang sangat penting. Metode Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Deskriptif dengan Pendekatan Kuantitatif, yang pada akhirnya adalah untuk mengetahui Jumlah Biaya Pendidikan atau harga pokok, per mahasiswa di STIK Immanuel Bandung pada Tahun Akademik 2019/2020. Dalam Penelitian dekriptif ini data dikumpulkan melalui dokumentasi dan wawancara kemudian dilakukan analisis dan interpretasi arti dari seluruh data yang terkumpul. Sedangkan Pendekatan kuantitatif adalah untuk menyampaikan tentang perhitungan nominal harga pokok (Unit Cost) Pendidikan per mahasiswa dengan menggunakan metode Biaya Berdasarkan Aktivitas (Activity Based Costing). Metode yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisis data digunakan metode Activity Based Costing. yang digunakan dalam perhitungan Biaya Harga Pokok (unit cost) Pendidikan per mahasiswa di STIK Immanuel Bandung. Hasil Perhitungan dengan menggunakan Activity Based Costing, Biaya Satuan Harga Pokok (Cost Unit) per mahasiswa di STIK Immanuel Bandung adalah Biaya Langsung Total sebesar Rp. 10.693.943,00 dan Biaya Tidak Langsung Total sebesar Rp 6.213.653,00. Total Biaya Produk adalah sebesar Rp. 16.907.596,00. Hasil tersebut diperoleh dari Total Biaya Produk dibagi dengan jumlah mahasiswa aktif di STIK Immanuel yaitu sejumlah 823 mahasiswa

Page 8 of 13 | Total Record : 125