cover
Contact Name
Samsul A Rahman Sidik Hasibuan
Contact Email
mimp@journal.marasofipublishing.co.id
Phone
+62812-6345-3310
Journal Mail Official
mjkii@journal.marasofipublishing.co.id
Editorial Address
Jl. Pimpinan Gg. Perkauman No. 7, Desa/Kelurahan Sei Kera Hilir I, Kec. Medan Perjuangan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Kode Pos: 20233
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kajian dan Inovasi Ilmu (JKII)
ISSN : -     EISSN : 31093442     DOI : https://doi.org/10.64123
Jurnal Kajian dan Inovasi Ilmu (JKII) bertujuan untuk mendorong diseminasi hasil pemikiran dan penelitian ilmiah lintas disiplin yang berorientasi pada inovasi dalam teori, metode, maupun aplikasi nyata. Fokus utama jurnal ini meliputi kajian konseptual, pendidikan, inovasi teknologi, kebijakan publik, hingga integrasi sains dan teknologi dalam pembangunan berkelanjutan.
Articles 13 Documents
Peran Pemberdayaan UMKM Terhadap Ketahanan Ekonomi Lokal Perspektif Ekonomi Islam Nabila Nurbaya; Anggi Eka Davinata; Irsya Julia Noer Arista; Mashudi
Jurnal Kajian dan Inovasi Ilmu (JKII) Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jkii.v1.i2.1

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar penting dalam membangun ketahanan ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemberdayaan UMKM dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui pendekatan ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM melalui pelatihan, pembiayaan syariah (seperti mudharabah dan qardhul hasan), serta pendampingan berbasis nilai-nilai syariah mampu meningkatkan kapasitas usaha, mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, dan mengurangi ketimpangan. Selain itu, UMKM juga berperan dalam menciptakan lapangan kerja, mendukung pertumbuhan sektor riil, serta memperkuat daya saing lokal. Dalam perspektif ekonomi Islam, pemberdayaan UMKM menjadi sarana mencapai kemaslahatan dan keadilan ekonomi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, sinergi antara program pemberdayaan dan prinsip-prinsip syariah sangat diperlukan untuk membangun ekonomi lokal yang tangguh, inklusif, dan bernilai ibadah.
Chemical Structure Profile and Computational Descriptors of Fenbufen Butanamine by PubChem Yuneka Saristiana; Fendy Prasetyawan; Ratna Mildawati; Yogi Bhakti Marhenta; Eka Hayati Rhomah; Mujtahid Bin Abd Kadir
Jurnal Kajian dan Inovasi Ilmu (JKII) Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jkii.v1.i2.2

Abstract

Fenbufen Butanamine is a structural derivative of the non-steroidal anti-inflammatory drug (NSAID) Fenbufen, characterized by the addition of a butanamine group to its core structure. This modification is intended to improve the pharmacokinetic and pharmacodynamic properties of the parent compound, potentially enhancing its therapeutic efficacy. In this study, we conducted a detailed computational analysis of Fenbufen Butanamine’s chemical structure and molecular descriptors using data retrieved from the PubChem database. The chemical identity was confirmed by its IUPAC name, InChI, InChIKey, and SMILES notation, which provide precise molecular characterization essential for database referencing and further computational modeling. Key computational descriptors, such as molecular weight, logP, topological polar surface area (TPSA), and the count of hydrogen bond donors and acceptors, were analyzed to assess drug-likeness and predict pharmacokinetic behavior. Our findings indicate that Fenbufen Butanamine possesses a biphenyl core that contributes to hydrophobic interactions, while the butanamine side chain introduces hydrophilic properties. This amphiphilic nature is likely to influence the compound’s solubility, membrane permeability, and binding affinity to biological targets. The computed descriptors suggest favorable properties for oral bioavailability and potential interactions within biological systems. These results serve as a foundational step for in silico drug design and optimization of Fenbufen derivatives. Further experimental and pharmacological studies are warranted to validate these computational predictions and explore the therapeutic potential of Fenbufen Butanamine. 
Perbedaan Perkembangan Motorik Halus Melalui Pembelajaran Cooking Class pada Anak Usia Dini 5–6 Tahun di RA Baitul Ibadah Kecamatan Binjai Barat Nur Indah Sari; Roni Sinaga
Jurnal Kajian dan Inovasi Ilmu (JKII) Vol. 2 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jkii.v2.i1.1

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan anak usia dini karena berperan dalam menunjang kesiapan anak melakukan berbagai aktivitas akademik dan kehidupan sehari-hari. Namun, praktik pembelajaran di satuan PAUD masih banyak didominasi metode konvensional yang kurang memberikan kesempatan kepada anak untuk terlibat secara aktif dalam aktivitas manipulatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Cooking Class terhadap peningkatan perkembangan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain pre-eksperimental Two-Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian terdiri atas 40 anak kelompok B di RA Baitul Ibadah Kecamatan Binjai Barat, yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran Cooking Class, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes motorik halus yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan perhitungan N-Gain, uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Sample T-test dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 66,35% dengan kategori cukup efektif, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 29,16% dengan kategori tidak efektif. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Peningkatan motorik halus paling dominan terlihat pada aspek koordinasi mata–tangan, diikuti oleh kekuatan dan fleksibilitas jari. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Cooking Class efektif dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia dini. Metode ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran kontekstual yang menyenangkan, bermakna, dan sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini.

Page 2 of 2 | Total Record : 13