cover
Contact Name
Rahmatullah
Contact Email
rahmatcullaa@gmail.com
Phone
+6285298395584
Journal Mail Official
rafikanurn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Anggur, Perum Anggrindo 2 Blok G No. 6, Gorontalo, Provinsi Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Law & Social Justice Journal
ISSN : -     EISSN : 29869137     DOI : https://doi.org/10.61121
Core Subject : Social,
Law & Social Justice Journal adalah jurnal yang di terbitkan oleh LEMBAGA BANTUAN HUKUM DAN STUDI PUBLIK PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK (LBHSPPPA) , Jurnal ini memuat kajian-kajian di bidang ilmu hukum baik secara teoritik maupun empirik. Fokus jurnal ini tentang kajian-kajian hukum pidana, hukum acara pidana, hukum anak, hak asasi manusia, hukum dan masyarakat, hukum tata negara, hukum administrasi negara, hukum internasional, hukum adat, hukum Islam dan Hukum Ekonomi. Law & Social Justice Journal diterbitkan 3 (tiga) kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus & Desember. Batas akhir penerimaan artikel, untuk edisi April batas akhir penerimaannya adalah pertengahan bulan Februari. Terbitan edisi Agustus, batas akhir penerimaan artikelnya adalah pertengahan Juli, dan Terbitan Desember Berakhit Pertengahan Oktober.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. II (2025)" : 5 Documents clear
Tinjauan Yuridis Terhadap Pelaksanaan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif Tindak Pidana Narkotika (Studi Kasus Di Kejaksaan Tinggi (Gorontalo) Pakaya, Ayu
Law & Social Justice Journal Vol. 3 No. II (2025)
Publisher : Lembaga Bantuan Hukum & Studi Publik Perlindungan Perempuan dan Anak (LBHSP3A) Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61121/jcdde831

Abstract

Berangkat dari masalah efektivitas sistem peradilan pidana Indonesia yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi prinsip keadilan substantif, penelitian ini mengkaji restorative justice (RJ) sebagai pendekatan alternatif yang menitikberatkan pada pemulihan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat. Landasan hukumnya adalah Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif, termasuk penerapan pada kasus narkotika. Penelitian ini menganalisis implementasi peraturan tersebut di Kejaksaan Tinggi Gorontalo, hambatan yang muncul, serta faktor hukum dan internal penegak hukum. Dengan metode empiris kualitatif melalui wawancara jaksa dan studi pustaka, penelitian ini bertujuan memahami pelaksanaan RJ, tantangan, dan potensi pengembangannya. Hasilnya diharapkan memberi rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas RJ pada kasus narkotika di Gorontalo dan daerah lain. Penelitian juga membahas tugas dan fungsi kejaksaan tinggi, definisi dan prinsip RJ, serta ketentuan tindak pidana narkotika dalam UU No. 35 Tahun 2009.
Rekomendasi Peningkatan Implementasi Aplikasi M-Paspor Dalam Layanan Keimigrasian Untuk Efisiensi Dan Kepastian Hukum Suna, Andyka Raf Gabrel; Rahmatullah, Rahmatullah
Law & Social Justice Journal Vol. 3 No. II (2025)
Publisher : Lembaga Bantuan Hukum & Studi Publik Perlindungan Perempuan dan Anak (LBHSP3A) Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61121/v9b9m224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi M-Paspor sebagai bagian dari transformasi digital layanan keimigrasian, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam penerapannya di lapangan. Melalui pendekatan hukum empiris dan metode kualitatif, penelitian ini menggambarkan realitas sosial dari penggunaan M-Paspor, khususnya di Provinsi Gorontalo yang memiliki karakteristik pemohon paspor yang didominasi oleh kelompok usia lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun M-Paspor telah membawa efisiensi administratif, masih terdapat berbagai persoalan seperti kurangnya literasi digital, kendala teknis, ketidakpastian hukum akibat sistem pembayaran di awal, dan minimnya akses masyarakat terhadap bantuan atau klarifikasi. Oleh karena itu, rekomendasi kebijakan diarahkan pada perbaikan sistem refund, peningkatan edukasi publik, transparansi prosedural, serta harmonisasi regulasi agar aplikasi ini mampu mewujudkan pelayanan keimigrasian yang efisien, inklusif, dan berkeadilan.
Pengawasan Penerbitan Paspor Dalam Rangka Pencegahan TKI Non Prosedural Di Kantor Imigrasi Kelas I Gorontalo Rahman, Fikri Abd Rahman
Law & Social Justice Journal Vol. 3 No. II (2025)
Publisher : Lembaga Bantuan Hukum & Studi Publik Perlindungan Perempuan dan Anak (LBHSP3A) Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61121/s835t161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengawasan yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Gorontalo dalam upaya mencegah munculnya TKI non-prosedural. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumen serta kepustakaan. Penelitian ini dilakukan di Kantor Imigrasi Kelas I Gorontalo. Informan dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan selama penelitian berlangsung. Hasil penelitian lapangan menunjukkan bahwa pengawasan yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Gorontalo dalam upaya mencegah munculnya TKI Non-prosedural dalam pelaksanaannya telah berjalan cukup baik, namun masih terdapat kendala seperti banyaknya pemohon paspor yang tidak memberikan informasi kapan akan bekerja di luar negeri, oleh karena itu perlu peningkatan pengawasan dalam setiap proses pelayanan, terutama pada saat proses wawancara oleh Kantor Imigrasi Kelas I Gorontalo agar paspor yang diterbitkan dapat digunakan sesuai fungsinya.
Tinjauan Yuridis Penerapan Restorative Justice Oleh Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo Terhadap Tindak Pidana Kecelakaan Lalu Lintas Di Kota Gorontalo Karim, Rosmawaty; Nur, Rafika; Rais, Suardi
Law & Social Justice Journal Vol. 3 No. II (2025)
Publisher : Lembaga Bantuan Hukum & Studi Publik Perlindungan Perempuan dan Anak (LBHSP3A) Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61121/wq90qn07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Restorative Justice terhadap pelaku tindak pidana Kecelakaan lalu lintas, serta untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Restorative Justice. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif empiris, pendekatan normatif ditujukan untuk menelusuri perangkat peraturan perundang-undangan, sementara pendekatan empiris dimaksudkan untuk mengungkap pelaksanaan Restorative Justice. Dalam Penelitian ini penulis menemukan bahwa pelaksanaan Restorative Justice oleh Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo Terhadap Tindak Pidana Kecelakaan Lalu Lintas dilakukan dengan tahapan penerimaan permohonan Restorative Justice dari tersangka, baik lisan atau tertulis, selanjutnya membahas bentuk tanggung jawab yang harus dipenuhi oleh tersangka serta yang terakhir yakni penerbitan surat penghentian penuntutan dan pencatatan perkara pada register B-19. Adapun faktor yang mempengaruhi Pelaksanaan Restorative Justice oleh Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo terhadap tindak pidana kecelakaan lalu lintas yakni perkara tersebut bukan merupakan pengulangan Tindak Pidana, Adanya Ganti Rugi dari pelaku serta, dilakukan atas kesepakatan antara kedua belah Pihak. Penelitian ini merekomendasikan kepada Pemerintah agar mempertimbangkan penyempurnaan regulasi terkait pelaksanaan Restorative Justice khusus dalam bidang lalu lintas serta memaksimalkan sosilaisasi kepada Masyarakat agar lebih memahami sisi positif dari RJ ini.
Penerapan SanksiĀ  terhadap Pelanggaran Aturan Over Dimensi Over LoadĀ  (ODOL) Pramana, Nova; Nur, Rafika
Law & Social Justice Journal Vol. 3 No. II (2025)
Publisher : Lembaga Bantuan Hukum & Studi Publik Perlindungan Perempuan dan Anak (LBHSP3A) Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61121/dzcyxz95

Abstract

Penerapan sanksi atas pelanggaran ketentuan Over Dimension Over Load (ODOL) merupakan aspek krusial dalam menjaga ketertiban dan keselamatan di sektor transportasi. Penelitian ini mengkaji penerapan sanksi terhadap perusahaan yang melanggar ketentuan ODOL berdasarkan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dari perspektif hukum bisnis. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis proses penegakan hukum dan dampaknya terhadap kepatuhan perusahaan dan keselamatan lalu lintas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sanksi kepada perusahaan yang melanggar ketentuan ODOL berdampak positif dalam meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan dan kesadaran akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Sanksi diterapkan bukan hanya sebagai hukuman, tetapi juga sebagai upaya membangun lingkungan bisnis yang lebih bertanggung jawab dan berintegritas. Kerjasama antara pemerintah, industri, dan masyarakat sipil diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung penegakan aturan dan keselamatan jalan. Namun, tantangan dalam penerapan sanksi masih terjadi, seperti kurangnya kesadaran terhadap aturan, kurangnya pengawasan, dan ketidakseimbangan antara sanksi dan pencegahan. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih besar untuk meningkatkan kesadaran, meningkatkan pemantauan, dan menyeimbangkan sanksi dan pencegahan guna menciptakan lingkungan transportasi yang lebih aman dan berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5