cover
Contact Name
Alif Warnandi
Contact Email
alifwarnandi@stikeskhas.ac.id
Phone
+6282113541698
Journal Mail Official
jopanur@stikeskhas.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Aqil Siroj No. 1 Kedungbunder, Gempol, Cirebon, 45161, Jawa Barat
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Pharmacy and Nutrition Research
ISSN : -     EISSN : 31094201     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Pharmacy and Nutrition Research (JOPANUR) is a peer-reviewed scientific journal managed by the Institute for Research and Community Service (LPPM) of STIKes KHAS Kempek. This journal aims to disseminate high-quality research findings and scientific developments in the fields of pharmacy, nutrition, and broader health sciences. The journal welcomes original research articles, literature reviews, and case studies related (but not limited) to the following topics: Pharmaceutical sciences (pharmacology, pharmaceutics, pharmaceutical chemistry, clinical pharmacy, traditional medicine, pharmaceutical technology, etc.) Nutritional sciences (clinical nutrition, community nutrition, food and dietetics, nutritional biochemistry, etc.) Public health and community health Biomedical sciences and environmental health Health education and health promotion Current issues in healthcare and interdisciplinary health studies By maintaining a strong foundation in pharmacy and nutrition while embracing interdisciplinary health topics, this journal aims to support academic and practical advancements in the health sector, both in Indonesia and globally.
Articles 13 Documents
Formulasi Sediaan Acne Patch Ekstrak Etanol Biji Pepaya (Carica Papaya L.) dan Uji Aktivitas Antibakteri terhadap Propionibacterium Acnes: Formulation of Acne Patch Etanol Extract of Papaya Seeds (Carica papaya L.) And Antibacterial Activity Test on Propionibacterium acnes Faqih, Abdul; Romdhoni, Husni; Warnandi, Alif; Fauzi, Fawwaz Muhammad
Journal of Pharmacy and Nutrition Research Vol. 1 No. 02 (2025): December, 2025
Publisher : LPPM STIKes KHAS Kempek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64689/jopanur.v1i02.15

Abstract

Jerawat adalah gangguan kulit inflamasi umum pada remaja dan dewasa muda, dengan aktivitas bakteri Propionibacterium acnes sebagai faktor utama. Penggunaan antibiotik topikal jangka panjang berisiko menyebabkan resistensi dan iritasi kulit, sehingga diperlukan alternatif antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan memformulasikan ekstrak etanol biji pepaya (Carica papaya L.) dalam sediaan acne patch serta mengevaluasi karakteristik fisik dan aktivitas antibakterinya. Ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan etanol, lalu ekstrak diformulasikan dalam acne patch dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 15% menggunakan HPMC sebagai polimer. Evaluasi fisik meliputi uji organoleptik, keseragaman bobot, ketebalan, kelembapan, ketahanan lipat, dan pH, sedangkan uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan difusi agar. Hasil evaluasi fisik menunjukkan semua formula memiliki tampilan homogen, ketebalan dan bobot seragam dengan koefisien variasi di bawah batas yang dipersyaratkan, kelembapan sesuai, ketahanan lipat baik, serta pH aman untuk kulit. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan semua formula mengandung ekstrak menghasilkan zona hambat terhadap P. acnes, dengan peningkatan diameter zona hambat seiring bertambahnya konsentrasi ekstrak. Formula dengan konsentrasi 15% menunjukkan aktivitas antibakteri tertinggi dalam kategori sedang. Hasil penelitian ini menunjukkan ekstrak etanol biji pepaya berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif antibakteri alami dalam sediaan acne patch.
Level Of Knowledge Self-Medication Of Dysmenorrhea, Iron Supplement Consumption During Menstruation Student SMK Kesehatan Banten Dewantoro, Agung; Ismaya, Nurwulan Adi; Rahajeng, Sunny Koswara; Anggraeni, Niken Diah; Nurlela, Nurlela
Journal of Pharmacy and Nutrition Research Vol. 1 No. 02 (2025): December, 2025
Publisher : LPPM STIKes KHAS Kempek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64689/jopanur.v1i02.16

Abstract

Dysmenorrhea has an impact on young women, it can causing disturbances in daily activities. Losing blood during menstruation can affect iron lever in the body. women who menstruate monthly having risk of anemia. The prevalence of primary dysmenorrhea is 54.89% and the prevalence of anemia in Indonesia is 19.7% in women. Dysmenorrhea is often considered normal even though it affects daily activities so that adolescents do not visit health facilities but do self-medication. The purpose of riset is to find out the level of self-medication knowledge of dysmenorrhea drugs and the consumption of iron supplements during menstruation in students of the Banten Health Vocational School. The research method uses a descriptive design with a quantitative approach. Data was collected using a questionnaire that was distributed to 138 respondents who were selected using accidental. Results The level of self-medication knowledge of dysmenorrhea drugs was 65 repsondens or 40.10% in the good category, the level of knowledge of iron tablet consumption during menstruation was 66 respondents or 47.83% in the fair category. The conclusion of this study is that most of the students have an understanding and knowledge of self-medication dysmenorrhea and the consumption of iron tablets during menstruation.
Disparitas Sosiodemografi Praktik ASI Eksklusif di Indonesia, 2022: Sociodemographic Disparities in Exclusive Breastfeeding Practices in Indonesia, 2022 Andini, Fatima Rima; Muryadi, Elvaro Islami; Dien Safitri, Mutiara
Journal of Pharmacy and Nutrition Research Vol. 1 No. 02 (2025): December, 2025
Publisher : LPPM STIKes KHAS Kempek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64689/jopanur.v1i02.17

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan merupakan intervensi kesehatan masyarakat yang terbukti efektif dalam meningkatkan status kesehatan dan kelangsungan hidup bayi. Meskipun demikian, capaian ASI eksklusif di Indonesia masih berada di bawah target nasional dan global. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji disparitas sosiodemografi dalam praktik pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0–6 bulan di Indonesia berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan analisis data sekunder terhadap 14.629 bayi usia 0–6 bulan yang berasal dari 33 provinsi di Indonesia. Analisis deskriptif dilakukan untuk menggambarkan karakteristik sosiodemografi dan prevalensi ASI eksklusif, yang disajikan dalam bentuk proporsi beserta interval kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi ASI eksklusif secara nasional sebesar 14,91% (95% CI: 14,34–15,49). Praktik ASI eksklusif ditemukan lebih tinggi pada bayi yang tinggal di wilayah Kalimantan, daerah perdesaan, keluarga dengan jumlah anggota lima orang atau kurang, serta pada bayi dengan ayah yang bekerja di sektor pertanian. Sebaliknya, prevalensi ASI eksklusif lebih rendah pada ibu dan ayah dengan tingkat pendidikan tinggi, bayi yang lahir di fasilitas kesehatan atau dengan tenaga kesehatan terampil, serta keluarga dengan status sosial ekonomi lebih baik. Temuan ini menunjukkan adanya disparitas sosiodemografi yang bermakna dalam praktik ASI eksklusif di Indonesia. Oleh karena itu, upaya promosi dan perlindungan menyusui perlu dirancang secara lebih kontekstual dengan mempertimbangkan kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan keluarga untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif secara lebih merata.

Page 2 of 2 | Total Record : 13