cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,509 Documents
DISKURSUS PENELITIAN AL-QURAN DAN HADIS DENGAN ILMU PENGETAHUAN MODERN Muhammad Akmaluddin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: PROSIDING IMPLEMENTASI PENELITIAN PADA PENGABDIAN MENUJU MASYARAKAT MANDIRI BERKEMAJUAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian al-Quran dan Hadis yang berkembang pada masa sekarang banyak yang mengalami persoalan epistemologi maupun metodologi. Persoalan ini harus segera diselesaikan sebelum melakukan dialog dan rekonsiliasi dengan ilmu sosial dan ilmu alam modern. Tidak adanya inovasi dalam kajian keagamaan menyebabkan munculnya berbagai pemikiran yang repetitif, statis dan tertinggal jauh dari kajian keilmuan yang lain. Dominasi epistemologi bay?n? dan irf?n? atas epistemologi burh?n? dalam kajian al-Quran dan Hadis menyebabkan tidak adanya inovasi dalam ilmu keagamaan. Dalam diskursus al-Quran dan Hadis dengan ilmu sosial modern, terdapat banyak perdebatan dan perbedaan dalam aplikasi dan teorinya. Di sisi yang lain, al-Quran dan Hadis dengan ilmu alam modern mendapatkan tempat yang baik walaupun terdapat berbagai persoalan di dalamnya. Ada empat pendekatan dalam dialog dan rekonsiliasi al-Quran dan Hadis dengan ilmu sosial dan ilmu alam modern, yaitu pendekatan konflik, kontras, kontak dan konfirmasi. Pendekatan yang lebih cocok dan sesuai dengan watak pengetahuan modern adalah pendekatan konfirmasi. Langkah untuk melakukan pendekatan konfirmasi adalah studi historisitas dan lokalitas agama, filsafat ilmu, pemahaman yang komprehensif dan terbuka serta melakukan kajian empiris dan eksperimental. Keywords: epistemologi, ilmu, dialog, rekonsiliasi, konfirmasi
KARAKTERISTIK PERILAKU PEMBERIAN MAKAN DAN STATUS GIZI ANAK USIA 1-3 TAHUN DI POSYANDU KUNCUP MELATI PUSKESMAS DEPOK III SLEMAN YOGYAKARTA Bernados Ferry Dwi Nugroho; Sumarti Endah; Yuli Ernawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan keempat MDGs adalah penurunan angka kematian anak (bayi dan balita) dengan target menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) 34 menjadi 23 perkelahiran hidup. Masalah gizi pada anak balita adalah masalah kesehatan masyarakat yang penanggulangannya tidak dapat dilakukan dengan pendekatan medis dan pelayanan kesehatan saja tetapi yang lebih utama adalah dukungan orang tua balita. Perilaku pemberian makan adalah seperangkat interaksi yang kompleks anatara pengasuh/orang tua dan anak usia 1-3 tahun, yang melibatkan proses pemilihan, konsumsi dan regulasi makanan. Tujuan penelitian mengetahui karakteristik perilaku pemberian makan dan status gizi anak usia 1-3 tahun di Posyandu Kuncup Melati Puskesmas Depok III Sleman Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan Cross Sectional. Subyek penelitian ini adalah 21 orang tua yang mempunyai anak usia 1-3 tahun dan anak usia 1-3 tahun. Hasil asymp significant 0,925 yang menunjukkan data terdistribusi normal sehingga perilaku pemberian makan dapat dilihat dari nilai mean 139,142 dan standart deviasi 20,058. Perilaku pemberian makan orang tua di Posyandu Karang Asem wilayah kerja Puskesmas Depok III Sleman Yogyakarta pada anak usia 1-3 tahun berada dalam kategori baik.Kata kunci : Perilaku pemberian makan, status gizi, anak usia1-3 tahun.
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN FIELDTRIEP TERHADAP PENCAPAIAN KOMPETENSI DALAM DETEKSI DINI PERKEMBANGAN ANAK Novita Nurhidayati; Triani Yuliastanti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan anak sangat menentukan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada tahap tahap selanjutnya. Maka dari itu seorang anak diharapkan dapat mencapai tahap perkembangan sesuai dengan kurva perkembangan. Perkembangan seorang anak dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu genelik dan lingkungan. Faktor lingkungan antara lain gizi, lingkungan dan stimulasi perkembangan. Salah satu kompetensi yang harus dikuasai mahasiswa D III Kebidanan adalah dapat melakukan deteksi dini perkembangan anak, salah satunya menggunakan lembar KPSP, yang termuat dalam mata kuliah Asuhan Neonatus, Bayi, danBalita. Untuk mengetahui efektifitas pembelajaran filedtrip terhadap pencapaian kompetensi dalam deteksi dini perkembangan anak. Menggunakan metode deskriptif observasioanal denganone group pre dan post test design, serta pendekatan waktu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa semester 3 Akademi Kebidanan Estu Utomo BoyolaliTahun Akademik 2013/2014. dengan teknik total sampling, sejumlah 92 mahasiswa kemudian analisa data dengan Paired samples  T-test. Terdapat 82 mahasiswa yang tidak kompeten dan 10 mahasiswa yang kompeten dalam melakukan deteksi dini perkembangan anak sebelum dilakukan metode pembelajaran field triep. Setelah dilakukan pembelajaran dengan metodefieltriep terdapat 4 mahasiswa yang belum kompeten dan 84 mahasiswa yang kompeten. Hasilanalisa data dengan SPSS 16.00 didapatkan nilai Sig (2-tailed) = 0,000, pada taraf signifikansi 95% diperoleh t hitung (20,830) > t tabel (1,896). Terdapat pengaruh yang signifikan padapenggunaan metode pembelajaran fieldtriep terhadap pencapaian kompetensi mahasiswa dalammelakukan deteksi dini perkembangan anak.Kata kunci : fieldtriep, KPSP
Hubungan Pemberian Leaflet Dengan Tingkit Kecemasan Pasien, yang akan Dilakukan Pemeriksaan Endoskopi Saluran Cerna Di RSUD DR Soeselo Slawi Tahun 2010 Wisnu Widiantoro
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2011: PROSEDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN PPNI JATENG
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang - Endoskopi merupakan alat yang dapal digunakan untuk melihat kelainan-kelainan pada saluran pencernaan atas dan bawah  Di RSUD.  Dr. Soeselo Slawi yang sudah mennjadi Badan Layanan Umum sejak tahun 2009 telah  melengkapi sarananya dengan memiliki alat endoskopi. Saat kan dilakukan endoskopi pada pasien yang masih merasa cemas, padahal sudah diberi penyuluhan kesehatan dan diberi leaflet. Tujuan penelitian adalah ingin mengetahui tingkit kecemaian padi pasien yang diberi,leaflet ataupun tidak. Metode - Penelitian ini telah dilakukan dengan'menggunakan rancangan survey analitik dengan pendekatan 'cross sectional. Sampel dalam penelitian. ini berjumlah 18 orang pasien yang diberi leaflet dan 12 orang tidak diberi leaflet. Pengukuran tingkat kecemasan diukur dengan menggunakan teori HRSA (Hamilton Rating Scale For Anxiety) yang dapat mengukur kecemasan ringan,sedang,berat. Uji bivariat dengan menggunakan Uji Chi-Square Hasil - Hasil penelitian menunjukan tingkat kecemasan pasien dilakukan pemeriksaan endoskopi 66,7 % tidak cemas 33.3 % mengalami kecemasan, sedangkan uji statistik dengan Chi-square ada hubungan pemberian leaflet dengan tingkat kecemasan pasien yang akan dilakukan tindakan endoskopi di RSUD Dr. Soeselo Slawi. Hal ini dilihat dari hasil uji chi kuadrat dengan dk : 1, tingkat kesalahan 5% diperoleh X2hitung : 7,656 lebih besar dari tabel :3,841, berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Diskusi - Berdasarkan hasil tersebut, maka peneliti berharap pembuatan leaflet di RSUD Dr, Soeselo Slawi dibuat lebih menarik, sefta perlu diadakan pelatihan bagi perawat untuk membuat dan menggunakan leaflet agar lebih menarik, mahasiswa keperawatan mendapatkan pelajaran cara membuat leaflet yang baik dan menarik Kata kunci - Pemberian Leaflet, Cemas
POLA SENSITIVITAS Eschericia coli TERHADAP ANTIBIOTIK METRONIDAZOLE Arya Iswara
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Escherichia coli (E. coli) have a potency to be a pathogen bacteria cause an illness. Antibiotic treatments to a patient have a purpose to eliminate the pathogen bacteria. Bacteria resistance to antibiotic was influenced by the intensity of antibiotic treatment in a region, the uncontrolled antibiotics treatments would increase the antibiotic resistance of bacteria. This research was using four different sample, they were feces from diarrhea, ice block, waters from well, and ketchup. Approximately 1 gram from each sample diluted in 10 mL of BHI and then incubated for 6 hours in 37 C. After 6 hours incubations, the samples inoculated in EMBA and incubated in 37 C for 24 hours. The metallic green colored bacteria colony inoculated in Mac Conkey Agar and incubated in 370C for 24 hours. The separated colony sub cultured into HIA and tested using biochemistry test. Sensitivity test conducted using the Kirby Bauer method. The test result showed that 5 samples were sensitive to metronidazole and 26 samples wereresistant to metronidazole.Key word: E.coli, metronidazole, sensitivity.
PENGARUH PERAWATAN KULIT BERDASARKAN SKOR SKALA BRADEN Q TERHADAP KEJADIAN LUKA TEKAN ANAK DI PEDIATRIC INTENSIVE CARE UNIT (PICU) RS. TUGUREJO DAN RS. ROEMANI SEMARANG Dera Alfiyanti; Nani Nurhaeni; Tris Eryando
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skala Braden Q digunakan untuk memprediksi risiko luka tekan pada anak sekaligus sebagai baselineuntuk menentukan tindakan pencegahan. Penelitian ini bertujuan membahas pengaruh perawatan kulitberdasarkan skor Skala Braden Q terhadap kejadian luka tekan. Design penelitian adalah kuasieksperimen dengan post test only design with control group. Hasil penelitian secara statistik tidak adapengaruh antara perawatan kulit berdasarkan skor Skala Braden Q dengan kejadian luka tekan anak diPICU RSUD Tugurejo dan RS. Roemani Semarang (p=0,60 ; α=0,05). Trend analysis denganpendekatan kualitatif menunjukkan perawatan kulit berdasarkan skor Skala Braden Q efektif untukmencegah luka tekan dan kerusakan kulit lebih lanjut. Hasil penelitian menyarankan agar institusipelayanan keperawatan mengadopsi Skala Braden Q untuk memprediksi risiko luka tekan, melakukanintervensi sesuai kategori risiko luka tekan; serta penelitian selanjutnya untuk menambah jumlahsampel, memperpanjang waktu pengamatan, dan mempertimbangkan indikator mikroskopik lukatekan.
GAMBARAN KADAR PG-E DAN KADAR INTERLEUKIN-6 SAAT NYERI PERSALINAN MELALUI METODE COUNTER PRESSURE PADA IBU DALAM PROSES 2 PERSALINAN KALA I Sri Rejeki
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IL-6 pada kultur sel amnion dan desidua manusia akan meningkatkan pembentukan prostaglandin(PGE-2). PGE-2 merupakan suatu Zat yang paling efektif untuk menginduksi dilatasi servik yang memberikan rasa nyeri pada proses persalinan. Nyeri persalinan ditimbulkan dari kontraksi uterus, dilatasi servik uteri. Nyeri adalah fisiologis dalam proses persalinan, karena dengan adanya nyeri maka proses persalinan dapat berlangsung. Tetapi nyeri yang tidak dapat ditolerir oleh pasien dapat menghambat proses persalinan, oleh sebab itu tindakan mengurangi nyeri saat persalinan sangat penting. Metode Counter Pressure dapat mengurangi nyeri persalinan. Tujuan penelitian ini memberikangambaran kadar PGE-2 dan IL-6 saat proses persalinan berlangung dengan metode Counter Pressure yang bertujuan untuk mengurangi nyeri persalinan. Metode penelitian menggunakan Quasi-eksperiment dengan sampel 52 ibu dalam proses pesalinan kala I. Hasil penelitian didapatkan tidak ada perbedaan kadar interleukin-6 dan Prostaglandin-E2 sebelum dan setelah Counter Pressure Sakrolumbalis pada kala I persalinan normal.
DETEKSI EPILEPSI DENGAN PCA Siswandari Noertjahjani; Aris Kiswanto; Heri Dwi Santosa
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main purpose of this study is to early detection of symptoms of epilepsy symptoms on the introduction of normal EEG signaling patterns with epilepsy (abnormal) EEG signals. There are 5 characteristics of statistics used are mean, variant, kurtosis, entropy, skweness. Electrodes used in EEGs usually have 19 channels: FP1, FP2, F7, F3, F2, F4, F8, C3, CZ, C4, P3, P4, PZ, O1 and OZ. While in this research only use FP1 electrode with 2 second signal cutting. Extraction of normal wave characteristics and epilepsy using PCA (principle componen analysis). PCA method is very appropriate to use if the existing datahas a large number of variables and has a correlation between variables such as EEG signals.  The calculation of the principal component analysis is based on the calculation of eigenvalues and eigenvectorsexpressing the dissemination of data from a dataset and capable of reducing the high dimension to a low dimension, without losing the information contained in the original data.Keywords-epilepsy, EEG, FP1
EFEKTIFITAS TERAPI PIJAT REFLEKSI KAKI UNTUK MENURUNKAN STRES PSIKOLOGIS PASIEN YANG DIRAWAT DI INTENSIF Chanif -; Mariyam -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intensif care unit are used by patients undergoing treatment program critical to get healing. The most of them experience psychological stress, both physical and psychological stress. This study aimed to compare the psychological stress in the experimental group before and after foot reflexology massage therapy using the control group. This study using quasi-experimental design using control group. Twenty critically ill patients undergoing intensive treatment chosen as sample. Sample criteria include adult conscious patients, males aged 18-60 years with and can communicate verbally. Data collection used instrument Depression Anxiety Stress Scale 42 (DASS 42) from Lovibond and Lovibond (1995). Results Matched-Pair Wilcoxon Signed Rank Test p value = 0:05, it means that there are differences in psychological stress scores in the treatment group after getting a foot reflexology massage therapy treatment for 30 minutes. Mann-Whitney test results obtained value of p = 0.317, it means that there are no significant differences in psychological stress scores between the experimental group and the control group. The existence of psychological stress that is not get attention and appropriate treatment, will have an impact on the longer treatment time, higher maintenance costs and loss of productivity of patients. It will also worsen the general condition of the patient. So that it requires the existence of stress management for critically ill patients who are undergoing treatment in the intensive care. Foot reflexology massage therapy became one of the alternatives that can be applied directly to the patient that does not cause adverse impact compared to using drugs.Keywords: foot reflexology, stress psychologic, intensive care.
BEYOND COMPLIANCE, ANTARA PENGHARGAAN DAN PERILAKU BISNIS ETIS STUDI KASUS: PROPER PERINGKAT EMAS LINGKUNGAN HIDUP Andriya Risdwiyanto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted to provide answers and explanations for the emergence of two fundamental questions. First, how the state of society and the environment around the operating company ratingsgold rank of PROPER. Second, what people's expectations for the company's operating processes of PROPER winning gold rank. This study was designed using an inductive approach and qualitative methods. Researchers used a single case study method to get further and comprehensive explanation associated with companies that obtain and able to maintain a gold ranking PROPER-based of theMinistry of Environment of the Republic of Indonesia for the last two consecutive years. Based on the exploration of this case study, researchers compiled based company management model of environmental awareness in an effort to realize the expectations of society, namely Bumi Ayu danMasyarakat Rahayu (BAMR) means the Beautiful Planet and Prosperity People. Based on the exploration of this case study, researchers compiled based company management model of environmental awareness in an effort to realize the expectations of society. The model is Bumi Ayu dan Masyarakat Rahayu (BAMR Model) means the Beautiful Earth and the Prosperity People. This studyexplored BAMR Model which determined by the following components: (1) Awareness or maturity of the company, (2) Recognition and standardization, (3) Orientation of stakeholders’ interests, (4) The Alignment of social and economic aspects, (5) Compliance with the law, (6) Business ethics, and (7)Harmonization. Key Words: Social Responsibility, Environment, PROPER

Filter by Year

2004 2021


Filter By Issues
All Issue 2021: Proceeding The 12th International Conference On Lesson Study (ICLS-XII) 2018: PROCEEDING 1ST INSELIDEA INTERNATIONAL SEMINAR ON EDUCATION AND DEVELOPMENT OF ASIA (INseIDEA) 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI 2017: Proceeding 3rd ISET 2017 | International Seminar on Educational Technology 3rd 2017 2017: Proceeding International Seminar of Occupational Health and Medical Sciences (I-SOCMED) 2017 â 2017: Proceeding International Seminar of Occupational Health and Medical Sciences (I-SOCMED) 2017 “ 2017: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi 2017: PROSIDING IMPLEMENTASI PENELITIAN PADA PENGABDIAN MENUJU MASYARAKAT MANDIRI BERKEMAJUAN 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2016: Proceeding of International Seminar on Education Technology (ISET) 2016 2016: PROSIDING KONTRIBUSI HASIL PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM SUSTAINABLE DEVE 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Student Paper Presentation The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang Pendidikan,Humaniora dan Agama The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang Teknik dan Rekayasa The 2nd University Research Colloquium 2014: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN 2014: PROSIDING | Seminar & Call For Paper “Tata Kelola Organisasi dan Arah Pembangunan Ekonomi Indo 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL STATISTIKA 2013 2013: PROSIDING: SEMINAR INTERNASIONAL LINGUISTIK TRANSDISIPLINER 2013: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012 2012: PROCEEDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN : Penggunaan Herbal Dalam Kesehatan Perempuan 2011: PROSEDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN PPNI JATENG 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL EKONOMI 2010: Sain, Teknologi, Kimia Sosial dan Humaniora, Kimia 2010: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN 2010: Bio Molekuler, Analis Kesehatan, Keperawatan 2010: Kesehatan Masyarakat, Olahraga, Gizi, dan Pangan 2008: CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Penegakan Diagnosis 2004: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN More Issue