cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,509 Documents
Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Jenis Tension Relaxation Terhadap Penurunan Skor Depresi pada Lansia Di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pandaan Kabupaten Pasuruan Heni Dwi Windarwati; A Chusnul Qhuluq Ar; Genga Nurina Putri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2011: PROSEDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN PPNI JATENG
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Betakang-Depresi merupakan salah satu gangguan mental yang dimungkinkan muncul pada lansia, ketika lansia tidak dapat segera beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi akibat proses penuaan. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan dalam menurunkan skor depresi lansia adalah melalui psikoterapi dengan menggunakan terapi relaksasi otot progresif jenis Tension Relaxation. Tujuan-Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif jenis tension relaxation terhadap penurunan skor depresi lansia. Metode-Desain penelitian yang digunakan adalah dengan Quasi-experimental dengan Rancangan Rangkaian Waktu (Times Series Design). Sarnpel penelitian ini adalah lansia dengan depresi di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pandaan. Sampel dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan cara total sampling. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 10 orang lansia. Hasil-Penelitian ini menunjukkan adanya penurunan pada nilai mean skor depresi lansia, dimana diperoleh mean pretest sebesar 10,9 sedangkan mean posttest I dan 2 menurun menjadi 6,4 dan 5,7. ierdasarkan uji hipotesa menggunakan uji repeated ANOVA (parametrik) dengan tingkat kepercayaan 95% didapatkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05), sehingga dapat diartikan bahwa terapi relaksasi otot progresif berpengaruh secara signifikan terhadap terjadinya penurunan skor depresi lansia di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pandaan. Rekomendasi-Peneliti menyarankan kepada instansi tersebut untuk dapat menggunakan terapi relaksasi otot progresif pada lansianya yang mengalami gangguan depresi. Kata kunci-Relaksasi otot progresif, tension relaxation, depresi, lansia.
PENGARUH PEMBERIAN JUS MENGKUDU TERHADAP REACTIVE OXYGEN INTERMEDIATE (ROI) MAKROFAG BRONCHOALVEOLAR TIKUS YANG TERPAJAN ASAP ROKOK Herlisa Anggraini; Neni Susilaningsih; - Pudjadi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk membuktikan adanya perbedaan ROI dengan menganalisis perbedaanproduksi ROI makrofag bronchoalveolar pada tikus yang terpajan asap rokok dengan dan tanpapemberian jus mengkudu. Mengkudu diketahui memiliki kandungan antioksidan yang dapat berperanmenurunkan oksidan. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorik dengan rancangan thepost test only-control group menggunakan 20 ekor tikus wistar terbagi dalam 4 kelompok secararandom yang dipajan asap rokok 2x/hari. Kelompok kontrol: tidak diberi perlakuan. Kelompok P1,P2, P3 masing-masing diberi jus mengkudu (TNJ/tahitian noni juice) dengan dosis P1=1 mL/hari,P2=2 mL/hari, P3=4 mL/hari, selama 30 hari. Adapun index jumlah ROI dihitung dari supernatankultur makrofag bronchoalveolar yang distimulasi dengan larutan PMA dan dioksidasi denganlarutan NBT dan larutan Neutral Red menjadi presipitat formazan yang hasilnya dibaca di bawahmikroskop cahaya dengan diukur prosentase dan derajatnya. Hasil index jumlah ROI dianalisismenggunakan uji Shapiro Wilks, dilanjutkan analisis nonparametrik Kruskal Wallis (p=0.135).Adanya variasi jumlah jus mengkudu (TNJ/tahitian noni juice) yang diberikan pada tikus belumdapat menunjukkan dosis optimal sebagai parameter antioksidan untuk mengurangi oksidan yangberasal dari pajanan asap rokok.
The Enrichment of Calcium with Duck Eggshell and Sensory Characteristic on Product Based on Corn Sprout Flour and Soybean Sprout Flour Siti Aminah; Wulandari Meikawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Proceeding 3rd ISET 2017 | International Seminar on Educational Technology 3rd 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eggshell duck is one of the ingredients that can be used for supplementation enriching calcium in food products. Corn flour and soybean (kejale) formulation have contribute to health. Enrichment of calcium with eggshell duck will be improve the quality kejale. This study aims to evaluate the levels of calcium and the sensory characteristics of cookies products, steamed cakes and kejale based cereals, enriched with eggshell duck as a source of calcium. The results showed that the enrichment treatment of eggshell duck influenced the calcium cookies, steamed cakes and cereals (p = 0,00). Levels of calcium cookies and steamed cakes are higher than cereals. The sensory characteristics showed that the enrichment of eggshell duck doesn’t affect the taste, smell and texture but affect the color. Being on eggshell duck affects the color, smell and texture, but no effect ontaste. Eggshell duck concentration at 15% concentration provides the highest levels of calcium and acceptablesensory characteristics. Keywords: Calcium, eggshell duck, sensory, corn flour, soybean flour
STUDI AWAL POTENSI KOMPOSIT SELULOSE BAKTERIA-POLIANILIN SEBAGAI SUBSTRAT SEL SURYA Dini Cahyandari; Ahmad Solichan; Toni Prasetyo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In recent decades, alternative energy from solar cell was investigating by many researcher because it can use as energy substitutes petrol and reduces green house effects. Nowdays, reduces petrol subsidized effect on increased prices of petrol. That is the reason why study on solar cell is important. Dye sensitized solar cell is one of simple technology to use solar energy became electricity. Polyanilin is one of polimer that is electricity conductor. Bacteria cellulose can use as template of polyanilin to polymerisation. SEM and FT-IR investigation shows that composites of bacterial cellulose-polyanilin polimerisation well on bacterial cellulose fiber that sintesized from nata de cassava.
ANALISIS DETERMINAN MOTIVASI PETUGAS TUBERKULOSIS PARU DALAM PENEMUAN KASUS DI KABUPATEN SEMARANG (STUDI KASUS DI BEBERAPA PUSKESMAS) TAHUN 2012 Joyo Minardo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penderita Tuberkulosis dengan status Basil Tahan Asam (BTA) positif dapat menularkan ke 10-15 orang lain setiap tahunnya, sehingga penemuan kasus penting dilaksanakan. Cakupan penemuan kasus tuberkulosis dengan BTA positif di Kabupaten Semarang tahun 2009 jauh di bawah cakupan nasional. Rendahnya disebabkan karena motivasi petugas yang kurang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang dapat menurunkan motivasi petugas TB dalam penemuan kasus di Kabupaten Semarang. Metode Penelitian: Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif. Pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara mendalam, dan data sekunder dengan telaah dokumentasi. Subjek penelitian adalah petugas Tuberkulosis Paru di Puskesmas. Pemilihan subjek dilakukan secara purposive. Informan utama berjumlah 18 orang, terdiri dari 6orang perawat, 6 orang Analis dan 6 orang dokter kepala Puskesmas. Informan triangulasi adalah 6 orang petugas BP, dan satu orang Kasie P2M Dinkes Kabupaten Semarang. Analisis data dilakukan dengan content analysis.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi petugas rendah karena pekerjaannya merupakan penunjukkan pimpinan Puskesmas dan membutuhkan waktu yang lama serta berisiko tertular oleh penderita. Tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan kurang karena beban pekerjaan yang banyak, bekerja tanpa target dan motivasi. Petugas tidak mendapatkan kompensasi, membutuhkan dukungan dari pimpinan untuk mengeluarkan ide dan gagasan dalam penemuan kasus. Sarana transportasi untuk penemuan kasus tidak ada. Puskemas tidak memiliki rencana implementasi kebijakan program penemuan kasus, dan sistem supervisi terhadap cakupan penemuan kasus belum optimal. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa motivasi petugas Tuberculosis Paru dalam penemuan kasus masih rendah, karena belum ada dukungan dan tanggung jawab masih kurang serta sistem kompensasi dan supervisi yang belum ada.
PELATIHAN KADER PEMBENTUKAN POSYANDU REMAJA DI DUSUN NGENTAK BANGUNJIWO KASIHAN BANTUL YOGYAKARTA Intan Mutiara Putri; Luluk Rosida
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Bangunjiwo berdiri tanggal 6 Desember 1946  sebagai gabungan dari desa Paitan, Sribitan, Bangen dan Kasongan. Saat ini terdiri dari 19 pedukuhan (kampung) dan 135 RT dengan jumlah penduduk yang terdaftar di buku register penduduk sebanyak 19.809 jiwa tediri dari 4.466 KK. Jumlah Remaja yang tercatat di desa Bangunjiwo adalah sebanyak 700 remaja dan terbanyak di dusun Ngentak. Hal ini ditunjukan berdasarkan data di wilayah kerja Puskesmas Kasihan I angka persalinan remaja cukup tinggi dimana pada tahun 2015 terdapat 5 remaja yang bersalin pada usia 15-18 tahun, 12 remaja pada usia 18-19 tahun dan 7 remaja pada usia 19-20 tahun dan pada tahun 2016 9 remaja bersalin diusia 18-19 tahun dan 15 remaja diusia 19-20 tahun. Data yang rekapitulasi status nikah hamil di KUA Kecamatan Kasihan pada tahun 2015 terdapat 9 pasangan yang menikah dengan status hamil dan tahun 2016 meningkat menjadi 14 pasangan. Rata-rata usia remaja yang menikah dengan kondisi hamil berusia dibawah 19 tahun.  Keberadaan posyandu remaja merupakan solusi yang dapat ditawarkan dimasyarakat. Sehingga dengan adanya posyandu remaja di tingkat pedukuhan dapat meningkatkan kesejahteraan serta kesehatan reproduksi remaja.Kegiatan ini menggambarkan hasil pelaksanaan Iptek bagi Masyarakat (IbM) dalam bentuk pelatihan kader untuk pembentukan posyandu remaja di dusun ngentak bangunjiwo kasihan bantul yogyakarta. Tujuan kegiatan ini adalah terbentukanya kader posyandu remaja yang terlatih. Kegitan yang dilakukan antara lain diawalpersiapan yaitu penggalangan komitmen kepada anggota karang taruna Surya Kencana sebagai sasaran kegiatan. Kegiatan kedua adalah studi banding ke Posyandu Remaja Celan Trimurti Srandakan Bantul. Kegiatan yang ketiga adalah pelatihan kader posyandu remaja dengan materi antara lain program pemerintah terkait posyandu remaja, anemia dan status gizi remaja, konseling,pelaksanaan sistem lima meja, administrasi posyandu dan kesehatan reproduksi. Hasil kegiatan ini adalah terbentuknya posyandu remaja dengan nama “GAPASKA” (Keluarga Pemuda Surya Kencana) yang memiliki kader posyandu terlatih. Rencana tindak lanjut yang akan dilakukan adalah penyusunan instrumen untuk hari buka posyandu serta pendataan sasaran. Hasil pengabdian masyarakat ini menjadi karya ilmiah yang dipublikasikan dalam proceding pada Seminar  Keywords: Pelatihan, Kader, Pembentukan, Posyandu, Remaja
DAMPAK PENGGUNAAN PERANGKAP DARI KALENG BEKAS TERHADAP PENURUNAN POPULASI NYAMUK Aedes sp Sayono -; R Amalia; IM Jamil
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2010: Kesehatan Masyarakat, Olahraga, Gizi, dan Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Aplikasi lethal ovitrap yang dibuat dari kaleng bekas dan ditutup kasa nyamuk pada permukaan air dapat menurunkan indeks ovitrap hingga 20.5%, namun belum diketahui efektivitasnya terhadap penurunan indeks Aedes.  Tujuan: Menilai potensi penggunaan LO berbahan kaleng bekas terhadap penurunan indeks Aedes (House Index, Container Index, dan Breteu Index) di lapangan. Metode: Penelitian eksperimen kuasi ini menerapkan disain pretest-posttest control group tanpa randomisasi. Unit penelitian adalah 40 rumah dan bangunan di dua RT pada satu RW di daerah endemis DBD. Indeks Aedes diukur tiap minggu selama tiga minggu sebelum intervensi dan empat minggu selama intervensi. Rerata indeks dibandingkan sebelum dan sesudah intervensi dan antara unit perlakuan dan kontrol. Hasil :  HI di unit intervensi turun signifikan sebesar 26.67 % (p=0,036), CI sebesar 28.67% (p=0,007), dan BI sebesar 46.67% (p=0,012). Kesimpulan: Penggunaan LO kaleng bekas berdampak menurunkan indeks-indeks Aedes secara signifikan. Kata kunci : indeks Aedes, lethal ovitrap, kaleng bekas, DBD
PENURUNAN KADAR Fe DALAM AIR DENGAN BIJI KELOR (Moringa oleifera) Yusrin -; Ana Hidayati Mukaromah; Endang Tri Wahyuni M
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Tanaman Moringa oleifera banyak tumbuh di India bagian utara, tetapi sekarang sudah menyebar luas ke seluruh kawasan tropis, termasuk Indonesia.Penelitian tentang biji kelor sebagai koagulan pada kekeruhan dan penurunan kadar unsur logam berat (Fe, Mn, Cu, Cr) dalam air telah dilakukan sebelumnya. Hasil penelitian Enos Tangke Arung, MP, dosen dari Fakultas Kehutanan (Fahutan) Universitas Mulawarman (Samarinda) menemukan biji kelor yang diadopsi dari Negara Sudan, dan menyulapnya menjadi ''serbuk ajaib'' yang dapat mengubah air keruh dengan partikel tanah maupun unsur logam menjadi air bersih layak konsumsi, dan memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan. Banyak orang yang belum mengetahui bahwa biji kelor dapat dijadikan alternatif penjernih air yang lebih aman selain tawas. Biji kelor juga lebih ekonomis dibandingkan tawas. Obyek Penelitian : Pengambilan biji kelor diperoleh dari Balai Benih Induk Palawija, Kabupaten Lawang, Malang, Jawa Timur. Sedangkan air yang digunakan adalah air yang mengandung Fe 10 ppm. Hasil penelitian : Nilai rata-rata prosentase degradasi yang dihasilkan yaitu dengan waktu perendaman dari 0-15 menit sebanyak 38,96%, dari 15-30 menit sebanyak 43,28% (kenaikannya sebesar 4,32% ), dari 30-45 menit sebanyak 45,35% (kenaikannya sebesar 2,07%) dan dari 45-60 menit sebanyak 48,16% (kenaikannya sebesar 2,81%). Namun demikian waktu yang paling efektif untuk proses degradasi ion Fe(II) yaitu 30 menit dengan rata-rata hasil degradasi sebanyak 43,28% dengan kenaikan ion Fe terdegradasi sebesar 4,32% dari hasil rata-rata dengan perendaman selama 15 menit. Semakin lama waktu perendaman dengan penambahan 6 biji kelor terhadap larutan uji Fe(II) maka semakin bertambah pula jumlah ion Fe(II) yang mengalami degradasi.Kata kunci : Kadar Fe, Biji Kelor, Air, Orthofenantrolin
PROFIL PELAKU DAN KORBAN BULLYING DI SEKOLAH DASAR Wisnu Sri Hertinjung; Usmi Karyani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang Pendidikan,Humaniora dan Agama The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku bullying di sekolah semakin meresahkan, bukan saja di kalangan siswa remaja namun juga di sekolah dasar. Dari waktu ke waktu data mengenai bullying di sekolah semakin meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami profil pelaku dan korban bullying di sekolah dasar. Data dikumpulkan dengan Skala Bullying dan kuesioner Status Ekonomi Sosial. Uji validitas terhadap skala bullying diperoleh validitas aitem antara 0,200 – 0,531, dengan reliabilitas sebesar 0,531. Subjek penelitian sejumlah 212 siswa kelas 4 dan 5 SD di kecamatan Laweyan Surakarta. Siswa laki-laki berjumlah 110 dan siswa perempuan berjumlah 102. Data dianalisis secara kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Prevalensi bullying pada siswa SD adalah: 47% terlibat dalam bullying, 48% rentan untuk terlibat dalam bullying, dan hanya 5% subjek yang tidak pernah terlibat sama sekali dalam perilaku bullying. (2) Profile pelaku bullying: Pelaku lebih banyak laki-laki daripada perempuan. Mayoritas berasal dari keluarga SES rendah, dengan pendidikan orangtua mayoritas pendidikan dasar dan pekerjaan mayoritas sebagai buruh. Jenis kegiatan di waktu luang adalah olahraga dan permainan elektronik. Permainan elektronik lebih sering dimainkan di warnet dengan jenis pertempuran, dengan durasi bermain game mayoritas 1-3 jam per hari. (3) Profile korban bullying: Korban bullying lebih banyak berjenis kelamin perempuan daripada laki-laki. Berasal dari keluarga dengan SES yang bervariasi, dengan tingkat pendidikan orangtua mayoritas SMA dan pekerjaan mayoritas wiraswasta dan karyawan. Jenis kegiatan yang biasa dilakukan di waktu luang adalah permainan tradisional dan elektronik. Jenis permainan elektronik yang paling sering dilakukan adalah pertempuran, dengan durasi waktu bermain mayoritas kurang dari 1 jam dan antara 1-3 jam, dan tempat bermain seimbang antara di warnet dan di rumah.Keywords: profile pelaku, profile korban, bullyingdi sekolah dasar
PRODUK UNGGULAN DAN NILAI PAD: KASUS DI KAB. SUKOHARJO, JAWA TENGAH - Soetarto; Agus Muqorobin; - Mabruroh
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL EKONOMI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A superior product is one of the largest potency for a region in decentralization era so that it cancompete with another region. A limited comparative superiority and a less low opportunity of a region tofind the superiority implicitly drive it for raising a potential comparative superiority. Thus, this superioritymust be developed in the region, for generating more regional incomes (PAD) in particular. As one of thepotential regions in Central Java, Sukoharjo Regency possesses a competitive superiority value, superiorproducts of IKM. Referring to the data of Industrial and Commercial Department and results of AHP dataanalysis, it could be concluded that the superior products of Sukoharjo Regency covered rattan, guitar,furniture and graphics and convention.

Filter by Year

2004 2021


Filter By Issues
All Issue 2021: Proceeding The 12th International Conference On Lesson Study (ICLS-XII) 2018: PROCEEDING 1ST INSELIDEA INTERNATIONAL SEMINAR ON EDUCATION AND DEVELOPMENT OF ASIA (INseIDEA) 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI 2017: Proceeding 3rd ISET 2017 | International Seminar on Educational Technology 3rd 2017 2017: Proceeding International Seminar of Occupational Health and Medical Sciences (I-SOCMED) 2017 â 2017: Proceeding International Seminar of Occupational Health and Medical Sciences (I-SOCMED) 2017 “ 2017: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi 2017: PROSIDING IMPLEMENTASI PENELITIAN PADA PENGABDIAN MENUJU MASYARAKAT MANDIRI BERKEMAJUAN 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2016: Proceeding of International Seminar on Education Technology (ISET) 2016 2016: PROSIDING KONTRIBUSI HASIL PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM SUSTAINABLE DEVE 2015: Prosiding Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Student Paper Presentation The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang Pendidikan,Humaniora dan Agama The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang Teknik dan Rekayasa The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium 2014: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN 2014: PROSIDING | Seminar & Call For Paper “Tata Kelola Organisasi dan Arah Pembangunan Ekonomi Indo 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL STATISTIKA 2013 2013: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH 2013: PROSIDING: SEMINAR INTERNASIONAL LINGUISTIK TRANSDISIPLINER 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012 2012: PROCEEDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN : Penggunaan Herbal Dalam Kesehatan Perempuan 2011: PROSEDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN PPNI JATENG 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL EKONOMI 2010: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN 2010: Bio Molekuler, Analis Kesehatan, Keperawatan 2010: Kesehatan Masyarakat, Olahraga, Gizi, dan Pangan 2010: Sain, Teknologi, Kimia Sosial dan Humaniora, Kimia 2008: CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Penegakan Diagnosis 2004: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN More Issue