cover
Contact Name
-
Contact Email
info@jpkp.kemendikdasmen.go.id
Phone
+62215713827
Journal Mail Official
info@jpkp.kemendikdasmen.go.id
Editorial Address
Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikdasmen Building E Floor 19, Jenderal Sudirman -- Senayan Street, Jakarta 10270
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan
Published by Kemendikdasmen
ISSN : 02162792     EISSN : 2654427X     DOI : https://doi.org/10.24832/jpkp
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan is a peer-reviewed journal that publishes research and analysis-based articles on education policy. The journal publishes a range of education policy topics such as education management, educational evaluation and assessment, curriculum, education technology, and educational innovations.
Articles 133 Documents
DAFTAR ISI, EDITORIAL DAN LEMBAR ABSTRAK VOL. 2, NO. 12TAHUN 2016 Litjak, Jurnal
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 2 No 2 (2016)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar Isi
DAFTAR ISI, EDITORIAL DAN LEMBAR ABSTRAK VOL. 13, NO. 2 TAHUN 2018 Litjak, Jurnal
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 11 No 3 (2018)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v11i3.205

Abstract

DAFTAR ISI, EDITORIAL DAN LEMBAR ABSTRAK VOL. 13, NO. 2 TAHUN 2018
PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU MEMBUAT POWERPOINT MELALUI IN HOUSE TRAINING DI SD NEGERI PABUARAN Yulianti, Fuzi
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 11 No 3 (2018)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v11i3.206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan guru membuat PowerPoint melalui In House Training di SD Negeri Pabuaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah dengan alur rencana, tindakan, pengamatan dan evaluasi, refleksi. Penelitian ini menggunakan 4 informan yang terdiri dari kepala sekolah dan guru. In House Training ini menggunakan model ADDIE terdiri dari tahap analisis, merancang, mengembangkan, implementasi dan evaluasi program pelatihan. Hasil penelitian menunjukan. Pertama, rata-rata pre-test yang diperoleh keterampilan guru dalam membuat PowerPoint sebelum melaksanakan In House Training adalah 56,5% kategorinya kurang. Kedua, setelah diadakan tindakan peningkatan yang diperoleh adalah keterampilan guru membuat PowerPoint melalui In House Training pada siklus I masih ada 7 guru yang belum mencapai target dan masuk kriteria kurang baik, sehingga perlu diberikan tindakan kembali pada siklus II, setelah siklus II dilaksanakan indikator keterampilan guru membuat PowerPoint mencapai target. Ketiga, rata-rata post test yang diperoleh 85,8 % kategorinya baik. Artinya kemampuan secara materi dapat diukur dan ada peningkatan sebesar 20%.
PENYELENGGARAAN UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH Ulumudin, Ikhya
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 11 No 3 (2018)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v11i3.207

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji penyelenggaraan USBN jenjang pendidikan menengah yang meliputi persiapan, pelaksanaan, paska pelaksanaan, dan penyiapan peningkatan kompetensi guru dalam penyusunan soal USBN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui diskusi kelompok terpumpun. Penelitian ini dilakukan di tiga daerah, yakni Provinsi Banten, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan Provinsi Maluku Utara. Hasil penelitian menyebutkan bahwa pada tahap persiapan USBN berjalan lancar namun terdapat kendala pada saat pendistribusian, penggandaan, dan pembiayaan percetakan naskah soal. Pelaksanaan USBN berjalan lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, naskah soal disusun dan dirakit oleh dinas pendidikan. Pada paska pelaksanaan satuan pendidikan melakukan pengoreksian menggunakan scanner atau manual. Tidak semua satuan pendidikan memberikan hasil pengoreksian USBN kepada dinas pendidikan, sehingga pihak dinas pendidikan merasa kesulitan untuk memetakan mutu pendidikan berdasarkan hasil USBN tersebut. Selain itu, penyusunan soal USBN jenjang pendidikan menengah yang dilakukan oleh guru-guru yang terhimpun dalam MGMP belum memiliki kualitas yang memadai. Simpulan penelitiannya adalah bahwa penyelenggaraan USBN tahun 2017 secara umum berjalan lancar, walaupun masih terdapat beberapa kendala.
KEMAMPUAN GURU SMA DALAM MEMBUAT SILABUS DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING Saparudin, Yudhi
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 11 No 3 (2018)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v11i3.208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan guru SMA dalam membuat silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) berbasis problem based learning (PBL) yang merujuk pada Permendikbud Nomor 22, Tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitiannya adalah SMA YPKKP Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam membuat silabus dan RPP berbasis PBL yang mengacu pada Permendikbud Nomor 22, Tahun 2016 menunjukkan bahwa membuat penilaian merupakan komponen yang paling kecil persentasenya sebesar 46%. Untuk meningkatkan kemampuan guru yang belum optimal maka perlu dikembangkan model supervisi akademik dalam membuat silabus dan RPP berbasis PBL yang mengacu pada Permendikbud Nomor 22, Tahun 2016. Simpulannya model supervisi akademik yang digunakan harus dapat menumbuhkan learning community dan pemberdayaan supervisi teman sejawat.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN LISTENING SKILL MELALUI METODE DIKTE PADA TEKS DESKRIPTIF SMP NEGERI 22 SURAKARTA Febtriningsih, Febtriningsih
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 11 No 3 (2018)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v11i3.209

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan listening skill( keterampilan mendengarkan) siswa mata pelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan metode dikte dan menemukan keefektifan metode dikte dalam upaya meningkatkan kemampuan keterampilan mendengarkan siswa pada teks deskriptif siswa kelas VII D SMP Negeri 22 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di semester I tahun ajaran 2018/2019. Subyek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII D SMP Negeri 22 Surakarta. Obyek penelitian ini adalah peningkatan kemampuan keterampilan mendengarkan pelajaran bahasa Inggris pada teks deskriptif dengan metode dikte. Penelitian Tindakan kelas ini mencakup 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu : (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Hasil temuan dari penelitian tindakan kelas adalah (1) kemampuan keterampilan mendengarkan siswa meningkat dengan penggunaan metode dikte,(2) rata-rata nilai siswa dalam tindakan prasiklus 54,84% termasuk kategori “ kurang”, rata- rata nilai siswa dalam siklus 1 adalah 70,47% termasuk kategori “cukup”, rata-rata nilai siswa dalam siklus 2 adalah 77,34% termasuk kategori “baik”. (3) Pencapaian kompetensi listening skill di ukur dengan metode dikte yang menunjukkan peningkatan dari hasil penelitian dari prasiklus sampai siklus II. 
EFEKTIVITAS PELATIHAN GURU MELALUI PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU Sabon, Simon Sili
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 11 No 3 (2018)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v11i3.210

Abstract

Tujuan kajian ini adalah menganalisis efektivitas pelaksanaan program Pendidikan dan Latihan Profesi Guru apakah berhasil meningkatkan kompetensi guru, sehingga menjadi masukan bagi pembuat kebijakan dalam merancang pelatihan bagi guru di masa yang akan datang. Untuk mencapainya kajian ini akan: (i) mengidentifikasi kompetensi (pedagogik dan profesional) awal guru sebelum mengikuti program (ii) mengidentifikasi kompetensi akhir guru setelah mengikuti program, dan (iii) membandingkan kompetensi awal dan kompetensi akhir guru untuk menilai efektivitas program. Pendekatan kajian adalah kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder tentang nilai Uji Kompetensi Guru 2012 (kompetensi awal) dan Ujian Tulis Nasional 2013 (kompetensi akhir) yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Data dianalisis dengan teknik statistik inferensial menggunakan uji perbedaan mean (paired sample t-test). Kajian menemukan bahwa sebelum mengikuti program, rerata nilai kompetnesi guru SD adalah 39,82 dan guru SMP adalah 52,44, sedangkan setelah mengikuti program rerata nilai kompetensi guru SD adalah 47,62 sedangkan guru SMP adalah 52,44. Kajian menyimpulkan bahwa (i) kompetensi pedagogik dan profesional guru-guru SD dan SMP masih sangat rendah karena rerata nilai UKG 2012 dan rerata nilai UTN 2013 masih jauh di bawah standar kelulusan yang ditetapkan untuk UKG 2012 yaitu minimal 70,0 dalam skala 1-100; (ii) hasil uji statistik perbedaan rerata UTN dan UKG menunjukkan bahwa PLPG ternyata efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru.
MENGGALI PENGALAMAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI BERBASIS INTERNET DALAM MEMPERSIAPKAN INDONESIA MENUJU INDUSTRI 4.0 Reginasari, Annisa; Annisa, Verdiantika
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 11 No 3 (2018)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v11i3.211

Abstract

Tren penggunaan sistem digital berbasis internet merupakan salah satu karakteristik kehadiran era revolusi industri ke empat. Adanya kesenjangan digital khususnya di Indonesia menjadi permasalahan tersendiri. Penelitian ini dimaksudkan untuk menggali sejauhmana pengalaman partisipan terhadap penggunaan sistem digital berbasis internet di lingkungan kerja dan pendidikan; dan mengetahui harapan individu bagi pengembangan penggunaan sistem digital berbasis internet di masa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi  yang fokus pada esensi pemahaman tentang pengalaman individu. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam kepada 2 orang partisipan dan jajak pendapat pertanyaan setengah terbuka (open-ended quesionnaire) kepada 41 orang partisipan baik di lingkungan kerja maupun instansi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengalaman positif dan negatif dalam menggunakan sistem digital berbasis internet. Kondisi ini dipengaruhi oleh besarnya keinginan menggunakan sistem digital berbasis internet yang tidak diingiri dengan optimalisasi penerapan sistem teknikal dan kemampuan dalam literasi digital.
PELAKSANAAN PENGADAAN BUKU TEKS PELAJARAN KURIKULUM 2013 DI KABUPATEN NATUNA Sari, Lisna Sulinar
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 12 No 1 (2019)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v12i1.218

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa mekanisme pengadaan buku teks pelajaran kurikulum 2013 dan kendalanya di Kabupaten Natuna. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Temuan dari penelitian ini, yaitu Pengadaan buku teks pelajaran kurikulum 2013 di Kabupaten Natuna menggunakan dua mekanisme, yaitu e-katalog dan BSE. Kedua mekanisme tersebut menyulitkan sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Natuna, karena banyak penyedia/penerbit yang tidak bersedia mengirim disebabkan biaya pengiriman yang cukup mahal. Sementara di Kabupaten Natuna tidak ada penyedia/penerbit buku dan tidak semua sekolah memiliki jaringan internet. Ada dua distributor buku teks di Kabupaten Natuna, jika membeli buku teks di distributor tersebut, harga buku teks yang ditawarkan oleh distributor melebihi harga eceran tertinggi yang sudah ditetapkan berdasarkan zona dan pengiriman buku teksnya tidak tepat waktu. Sehingga proses pembelajaran untuk semester 1 tetap tidak menggunakan buku teks pelajaran kurikulum 2013 karena pengiriman yang terlambat.Kata kunci: mekanisme, pengadaan, buku teks. 
EFEKTIFITAS KANTIN BERKARAKTER UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER DISIPLIN BERSIH PADA PESERTA DIDIK DI SEKOLAH Adi, Febri Prasetyo
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 12 No 2 (2019)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v12i2.219

Abstract

Kepedulian peserta didik SMP Negeri 3 Mrebet terkait kebersihan di sekolah masih rendah. Banyak sampah, khususnya bungkus makanan kemasan, dibuang sembarangan seperti di bawah jendela kelas, laci meja dan selokan. Beberapa program telah di jalankan namun masih belum berhasil. Diperlukan program yang bukan hanya bersifat penanganan namun lebih pada pencegahan sampah-sampah agar tidak terbuang sembarangan. Maka disusunlah program Kantin Berkarakter yang menjadi pusat jajan, makan dan buang sampah di kantin sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap efektivitas Kantin Berkarakter dalam rangka meningkatkan kedisiplinan peserta didik, khususnya pada kebersihan lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah riset experimental dengan membagi peserta didik pada dua kelompok yang mendapat perlakuan (treatment) yang berbeda, yaitu kelompok A boleh membawa makanan ke kelas dan kelompok B tidak boleh membawa makanan ke kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meski banyak responden yang setuju makanan dibawa ke kelas (42%) namun lebih setuju apabila Kantin Berkarakter bisa diterapkan dan dilanjutkan (84%). Hal ini dikarenakan semenjak program ini diterapkan mampu memberikan kontribusi terhadap kebersihan lingkungan sekolah (83%) dan memotivasi peserta didik untuk lebih peduli terhadap lingkungan (62%).

Page 3 of 14 | Total Record : 133