cover
Contact Name
O.P. Bismark
Contact Email
opbismark402@gmail.com
Phone
+6285364993937
Journal Mail Official
lp2mstie.wi@gmail.com
Editorial Address
Jln. Raya Muara Labuh-Solok Selatan
Location
Kota solok,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia (JPMWI)
ISSN : -     EISSN : 30896673     DOI : https://doi.org/10.63879/jpmwi.v1i3.21
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia (JPMWI) merupakan publikasi ilmiah yang berfokus pada hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh widyaiswara, akademisi, dan praktisi. Jurnal ini bertujuan untuk memfasilitasi penyebarluasan inovasi, solusi, serta program pengembangan masyarakat yang berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan sosial, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan. Setiap artikel dalam jurnal ini mengangkat topik-topik seperti pemberdayaan masyarakat, pelatihan, pendampingan, serta kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan komunitas lokal. Melalui publikasi ini, JPMWI berperan sebagai sarana untuk memperkuat peran akademisi dan praktisi dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 71 Documents
Peran Mahasiswa dalam Mendukung Operasional Gudang dan Distribusi Barang pada PT Indomarco Adi Prima Stok Poin Sungai Pagu Kabupate Solok Selatan Ipal Istanjung; Mandra Adrika Putra
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPMWI-APRIL
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v2i2.220

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan kegiatan akademik yang bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa dalam memahami penerapan teori di dunia kerja. Kegiatan PKL ini dilaksanakan di PT Indomarco Adi Prima khususnya pada Stok Poin Sungai Pagu di bagian Pick Pack yang berperan penting dalam kegiatan operasional logistik dan distribusi barang. Selama pelaksanaan PKL, penulis melaksanakan berbagai tugas seperti proses picking, packing, checking, penataan gudang, membantu bongkar muat barang, serta mendukung kegiatan administrasi sederhana dan persiapan pengiriman barang. Melalui kegiatan tersebut, penulis memperoleh pengalaman kerja nyata serta memahami pentingnya ketelitian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama tim dalam mendukung kelancaran proses distribusi barang agar berjalan efektif dan efisien. Selain itu, kegiatan PKL ini juga memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen operasional dan logistik yang dapat menjadi bekal bagi penulis dalam menghadapi dunia kerja di masa mendatang.
Pembiasaan Literasi Membaca dalam Meningkatkan Minat Baca Murid UPT SDN 04 Bariang Rao-Rao Refalia Bafadal; Esa Yulimarta
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPMWI-APRIL
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v2i2.224

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembiasaan literasi membaca dalam meningkatkan minat baca murid di UPT SDN 04 Bariang Rao-Rao. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pemanfaatan perpustakaan sekolah, di mana murid diberikan kesempatan untuk membaca berbagai jenis buku secara bebas pada saat jam istirahat dan setelah jam pulang sekolah tanpa jadwal khusus. Penulisan artikel ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan hasil observasi selama kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) yang dilakukan oleh mahasiswa PGSD. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa turut mendampingi serta ikut terlibat dalam aktivitas membaca bersama murid di perpustakaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembiasaan literasi membaca mampu meningkatkan minat baca murid, yang ditandai dengan meningkatnya antusiasme dalam mengunjungi perpustakaan, kebiasaan membaca secara mandiri, serta meningkatnya peminjaman buku. Dengan demikian, pembiasaan literasi membaca melalui perpustakaan sekolah dapat menjadi strategi yang efektif dalam menumbuhkan minat baca murid di sekolah dasar.
Implementasi Pembelajaran Praktis dalam Penyusunan Laporan Keuangan dan Penggunaan Aplikasi e-Billing di Lingkungan Pemerintah Kecamatan Sungai Pagu Stevani Lafitri; Vera Septaria
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 4 (2025): JPMWI-OKTOBER
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v2i1.151

Abstract

Praktek Kerja Lapangan (PKL) bertujuan utama untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis, memperluas wawasan, dan mendorong penerapan ilmu yang diperoleh selama proses perkuliahan ke dalam situasi kerja nyata, sehingga bisa memberikan kontribusi pada instrasi tempat PKM sebagian bagian dari Pengabdian. Program PKL ini dilaksanakan selama 2 bulan dari Mei – Juli 2025. Metode yang digunakan adalah observasi partisipasi dengan terlibat langsung dalam kegiatan administrasi keuangan seperti penyusunan laporan keuangan, pengelolaan TPP, gaji dan pengelolaan pajak. Penulis mendapatkan pengalaman langsung dalam membantu penyusunan laporan GU, TU, TPP, pengarsipan dokumen, pembuatan e-Billing, serta pembayaran pajak, yang memperkuat keterampilan teknis dan manajerial. Seluruh kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik dan sesuai rencana, sehingga pelaksanaan PKL ini dapat dikatakan berjalan dengan lancar dan berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Peran Mahasiswa PKL dalam Mendukung Diseminasi Informasi Statistik di Badan Pusat Statistik Kabupaten Solok Selatan Iqbal Al Arraafi; Desri Yet Nofita
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPMWI-APRIL
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v2i3.221

Abstract

Kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Badan Pusat Statistik Kabupaten Solok Selatan bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa sekaligus mendukung kegiatan operasional instansi, khususnya dalam diseminasi informasi statistik kepada masyarakat. Selama pelaksanaan PKL, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan entri  seperti pengolahan dandata statistik, pembuatan desain publikasi dan infografis, dokumentasi kegiatan instansi, penyusunan narasi publikasi, serta partisipasi dalam kegiatan sosialisasi statistik. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode deskriptif kualitatif melalui observasi, dokumentasi, dan praktik langsung di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa PKL memberikan kontribusi positif dalam mendukung penyebaran informasi statistik yang lebih komunikatif, informatif, dan mudah dipahami masyarakat. Selain itu, kegiatan PKL juga meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam bidang komunikasi, desain visual, pengolahan data, kerja sama tim, serta adaptasi terhadap lingkungan kerja profesional.
Pendampingan Keterampilan Bertutur Cerita Rakyat Solok Selatan dalam Mengembangkan Kepercayaan Diri Murid UPT SDN 04 Bariang Rao-Rao Berliana Dwi Kenanga; Esa Yulimarta
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPMWI-APRIL
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v2i3.222

Abstract

Kegiatan pendampingan keterampilan bertutur dilakukan untuk membantu meningkatkan kemampuan berbicara dan rasa percaya diri murid dalam mengikuti lomba bertutur tingkat SD/MI di Kabupaten Solok Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan kepada tiga orang murid kelas IV dan V UPT SDN 04 Bariang Rao-Rao yang masih mengalami kendala dalam bertutur, seperti malu tampil, kurang ekspresi, suara yang masih pelan, serta belum mampu membedakan suara karakter dalam cerita. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pendampingan secara bertahap melalui latihan vokal dan intonasi, latihan ekspresi dan penghayatan cerita, simulasi tampil, serta evaluasi penampilan murid. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan mampu membantu murid meningkatkan keterampilan bertutur dan rasa percaya diri saat tampil di depan umum. Murid menjadi lebih berani tampil, mampu menggunakan intonasi dan ekspresi yang lebih baik, serta lebih mampu menguasai panggung saat perlombaan berlangsung. Selain membantu mengembangkan kemampuan berbicara murid, kegiatan bertutur juga menjadi salah satu upaya dalam melestarikan cerita rakyat daerah kepada generasi muda.
Pengembangan Bakat dan Keterampilan Berbicara Melalui Pembinaan Mendongeng Sebagai Persiapan mengikuti FLS3N Murid di UPT SDN 05 Pasar Muara Labuh Dea Juwita Resti Enjeli; Animar Fauziah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPMWI-APRIL
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v2i3.227

Abstract

Praktik baik (best practice) ini bertujuan mengembangkan bakat dan keterampilan berbicara murid melalui pembinaan mendongeng dalam persiapan mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) di UPT SDN 05 Pasar Muara Labuh. Kegiatan dilaksanakan melalui pembinaan terarah dengan latihan bertahap yang mencakup penguasaan naskah, gerakan, ekspresi, intonasi, dan penghayatan cerita. Pembinaan dilakukan secara langsung agar murid dapat belajar secara aktif serta memperoleh pengalaman nyata dalam berbicara di depan umum dan meningkatkan keberanian tampil. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perkembangan keterampilan berbicara murid ditandai dengan meningkatnya rasa percaya diri, kelancaran dalam bercerita, serta keterampilan menampilkan tokoh secara lebih ekspresif. Selain itu, kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan keberanian, motivasi, dan kreativitas murid dalam berkomunikasi dan mengekspresikan diri. Dengan demikian, pembinaan mendongeng merupakan strategi yang efektif dalam mengembangkan bakat dan keterampilan berbicara murid sekolah dasar untuk mendukung kesiapan mengikuti ajang FLS3N. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif pembinaan yang berkelanjutan dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan rasa percaya diri murid di Sekolah Dasar.
Pendampingan Pembuatan Bunga Mawar dari Plastisin untuk Meningkatkan Kreativitas dan Keterampilan Motorik Halus Siswa Kelas II UPT SDN 05 Pasar Muara Labuh Shyfa Azahra; Animar Fauziah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPMWI-APRIL
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v2i3.229

Abstract

Kegiatan pendampingan proyek pembuatan bunga mawar dari plastisin dilaksanakan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan motorik halus siswa kelas II di UPT SDN 05 Pasar Muara Labuh. Program ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya keterlibatan siswa dalam kegiatan kreatif serta belum optimalnya keterampilan motorik halus yang terlihat pada aktivitas menulis, menggunting, dan membuat karya. Metode yang digunakan merupakan praktik baik (best practice) yang dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan dilakukan identifikasi kondisi awal siswa serta penyediaan media dan perangkat pembelajaran. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui pendampingan langsung dalam kegiatan proyek pembuatan bunga mawar dari plastisin. Selanjutnya, tahap evaluasi dilakukan melalui pengamatan proses dan hasil karya siswa berdasarkan aspek kreativitas, kerapian, dan keterampilan motorik halus. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu menghasilkan karya dengan berbagai variasi bentuk, warna, dan desain sesuai dengan ide masing-masing. Selain itu, aktivitas membentuk, menggulung, menekan, dan menyusun plastisin membantu meningkatkan koordinasi tangan dan jari siswa. Kegiatan ini juga meningkatkan keaktifan, kepercayaan diri, serta antusiasme siswa selama pembelajaran. Dengan demikian, proyek pembuatan bunga mawar dari plastisin dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan motorik halus siswa Sekolah Dasar.  
Pendampingan Pembuatan Karya Anyaman untuk Mengembangkan Kreativitas Murid pada Kegiatan FLS3N di UPT SDN 05 Pasar Muara Labuh Dea Juwita; Animar Fauziah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPMWI-APRIL
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v2i3.232

Abstract

Kegiatan pendampingan dalam pembuatan kerajinan anyaman dilaksanakan untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam rangka Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) di UPT SDN 05 Pasar Muara Labuh. Pendekatan yang digunakan adalah proses pendampingan yang terdiri dari tiga tahap, yakni persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, siswa mendapatkan bimbingan langsung dalam proses pembuatan kerajinan anyaman dari pengenalan teknik dasar, penyusunan pola, sampai menyelesaikan karya sesuai dengan tema lomba. Hasil dari aktivitas ini memperlihatkan perkembangan. dalam kreativitas, keterampilan motorik halus, ketelitian, serta kemampuan siswa dalam mengembangkan ide dan menciptakan karya yang lebih rapi dan menarik. Selain itu, aktivitas ini juga mendorong sikap disiplin, kesabaran, dan rasa percaya diri. Dengan demikian, pendampingan dalam pembuatan kerajinan Anyaman terbukti ampuh dalam meningkatkan daya kreativitas siswa dan sekaligus mengenalkan serta melestarikan seni tradisional sebagai bagian dari warisan budaya negara.
Pendampingan Kegiatan Pemanfaatan Kawat Bulu dalam Mengembangkan Motorik Halus dan Kreativitas Murid Kelas IV UPT SDN 21 MPL Batang Pagu Untari Okta Novia; Fitriani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPMWI-APRIL
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v2i3.233

Abstract

Kegiatan pendampingan pemanfaatan kawat bulu dilaksanakan untuk mengembangkan keterampilan motorik halus dan kreativitas murid kelas IV UPT SDN 21 MPL Batang Pagu. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh perlunya pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada murid untuk berlatih menggunakan keterampilan tangan sekaligus mengekspresikan ide dan imajinasi melalui kegiatan berkarya. Metode yang digunakan adalah praktik langsung pembuatan bunga dari kawat bulu dengan tahapan pengenalan alat dan bahan, demonstrasi pembuatan, pendampingan selama proses berkarya, observasi, dan evaluasi hasil karya. Selama kegiatan berlangsung, murid secara aktif melakukan aktivitas menekuk, melilit, membentuk, dan merangkai kawat bulu menjadi berbagai bentuk bunga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan kawat bulu mampu meningkatkan keterampilan motorik halus murid yang terlihat dari kemampuan koordinasi mata dan tangan, ketelitian, serta kelenturan jari dalam membuat karya. Selain itu, kreativitas murid juga berkembang melalui kemampuan mengombinasikan warna, menciptakan desain yang beragam, dan menuangkan ide sesuai imajinasi masing-masing. Dengan demikian, pemanfaatan kawat bulu dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan untuk mengembangkan keterampilan motorik halus dan kreativitas murid Sekolah Dasar.
Peran Mahasiswa PLP dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Murid melalui Program Literasi di UPT SD N 07 Mudiak Lawe Revalina Dwi Azzahra; Desmaneni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 3 (2026): JPMWI-JULI
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v2i3.239

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menjelaskan peran para mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dalam meningkatkan kemampuan membaca murid melalui kegiatan program literasi di UPT Sekolah Dasar Negeri 07 Mudiak Lawe. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan praktik baik yang dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi terhadap program literasi membaca. Kegiatan berlangsung selama sekitar tiga bulan, dengan bimbingan membaca rutin yang diadakan  diperpustakaan sekolah sebelum jam istirahat. Program tersebut dilaksanakan sesuai dengan kemampuan baca murid, mulai dari membaca dengan mengeja hingga membaca yang belum lancar. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca para murid, yang terlihat dari berkurangnya jumlah murid yang masih mengeja kata-kata saat membaca, meningkatnya rasa percaya diri mereka saat membaca, serta semakin meningkatnya minat mereka terhadap membaca. Meskipun ada beberapa hambatan seperti waktu yang terbatas, perbedaan kemampuan membaca, dan kurangnya perhatian beberapa murid, program literasi yang dilakukan secara rutin memberikan dampak yang baik terhadap peningkatan kemampuan membaca para murid.