cover
Contact Name
Ferdi Riansyah
Contact Email
phjjurnal@gmail.com
Phone
+6282273305152
Journal Mail Official
journalkesling@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syiah Kuala, Kp. Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh, Provinsi Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Public Health Journal
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : -     EISSN : 30483581     DOI : doi.org/10.62710
Core Subject : Health,
Public Health Journal (PHJ), merupakan jurnal ilmiah hasil kegiatan penelitian yang dialkukan dosen, mahasiswa dan masyarakat yang diterbitkan oleh CV Teewan Solutions. Jurnal ini membahas beberapa permasalahan umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan ke masyarakat. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang dilakukan dosen yang telah dicapai dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan dengan adanya kontri busi Jurnal ini bisa menjadi suatu acuan para peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitian nya untuk memajukan Indonesia di bidang penelitian.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2025): September" : 5 Documents clear
Memahami Kesehatan Reproduksi Remaja Dan Permasalahannya Di Mts Nurul Huda Nurhayati, Nurhayati; Siagian, Sumaya Ananda; Batubara, Wahyu Kurniawan; Azzahra S Meliala, Noor Asninaeka; Madani, Syalwa; Zahro, Fatimah
Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/xbyt0d62

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tugas, hak dan tanggung jawab rumah sakit terhadap pasien institusi sebagai konsumen pelayanan kesehatan dan mengetahui bagaimana hak pasien institusi sebagai konsumen pelayanan kesehatan dilindungi secara hukum. Kesimpulan yang diperoleh dengan metode penelitian hukum normatif adalah: 1. Hak rumah sakit adalah segala sesuatu yang demi kepentingan rumah sakit dan dilindungi undang-undang, sedangkan tugas rumah sakit adalah memberikan pelayanan yang aman, bermutu, tidak ada. -Pelayanan kesehatan yang diskriminatif dan efisien. kepentingan pasien diutamakan sesuai standar pelayanan rumah sakit, sedangkan tugas rumah sakit adalah memenuhi kewajibannya dalam melaksanakan hak orang lain. 2. Setiap orang berhak menerima atau menerima sebagian atau seluruh bantuan yang diberikan kepadanya setelah mengetahui dan memahami sepenuhnya pengaturan tersebut. Hak lain pasien atau masyarakat adalah menuntut ganti rugi dari orang, tenaga kesehatan, dan/atau penyedia layanan kesehatan yang menimbulkan kerugian akibat kesalahan atau kelalaian pelayanan kesehatan yang diterimanya. Tuntutan ganti rugi merupakan jaminan perlindungan hukum bagi pasien yang merasa dirugikan karena belum terpenuhinya hakhaknya sebagai pasien rumah sakit.  The purpose of the research is to find out the duties, rights and responsibilities of hospitals towards institutional patients as consumers of health services and to find out how the rights of institutional patients as consumers of health services are legally protected. The conclusions obtained with normative legal research methods are: 1. The rights of the hospital are everything that is in the interest of the hospital and is protected by law, while the hospital's duty is to provide safe, quality services, no. -Discriminatory health services. -The patient's interests are prioritized according to hospital service standards, while the hospital's duty is to fulfill its obligations in carrying out the rights of others. 2. Everyone has the right to receive or accept part or all of the assistance provided to him after fully knowing and understanding the arrangement. Another right of patients or the public is to claim compensation from persons, health workers, and/or health service providers who cause losses due to errors or omissions in the health services they receive. Claiming compensation is a guarantee of legal protection for patients who feel harmed because their rights as hospital patients have not been fulfilled.   
IMPLMENTASI MUTU PELAYANAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN ROKAN HILIR (SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW) Fajarimah, Suci; Nurdin, Ambia; Rahayu, Dian; Dinen, Kiki Asrifa; Khairuman, Khairuman
Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/wmcgdg61

Abstract

Program pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) meliputi layanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif serta pada obat-obatan dan bahan medis dengan menggunakan pelayanan pengendalian mutu dan biaya keterampilan. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu Literature Review. Proses pengumpulan data dilakukan secara online untuk mencari jurnal yang dipublikasikan melalui Google Scholar dan situs jurnal. Jurnal yang dimasukkan dalam review ini adalah yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Artikel tersedia dalam bentuk full text dan free access. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Implementasi Mutu Pelayanan Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir
Efektivitas Booklet Sebagai Media Edukasi Terhadap Self-Efficacy Menyusui Pada Ibu Nifas Di Pidie Jaya Fazira, Frisca; Fitria, Fitria; Halizasia, Gadis
Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/z5b2p680

Abstract

Self-efficacy merupakan faktor psikologis penting yang berperan besar dalam keberhasilan menyusui. Ibu dengan tingkat self-efficacy tinggi cenderung mampu mengatasi masalah menyusui, mempertahankan ASI eksklusif, dan memiliki kepuasan lebih tinggi dalam proses menyusui. Media edukasi seperti booklet terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan keyakinan ibu terhadap kemampuan menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas booklet sebagai media edukasi terhadap self-efficacy menyusui pada ibu nifas di Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 ibu nifas yang dipilih secara purposive. Instrumen self-efficacy menggunakan Breastfeeding Self-Efficacy Scale–Short Form (BSES-SF) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha = 0,886). Intervensi berupa pemberian booklet menyusui dan edukasi singkat. Analisis data menggunakan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor self-efficacy meningkat dari 47,8 ± 6,2 pada pretest menjadi 58,6 ± 5,7 pada posttest. Hasil uji paired t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara skor self-efficacy sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,000). Seluruh responden mengalami peningkatan skor, menunjukkan adanya dampak positif yang konsisten dari penggunaan booklet. Penelitian ini menyimpulkan bahwa booklet efektif sebagai media edukasi dalam meningkatkan self-efficacy menyusui pada ibu nifas di Pidie Jaya. Media ini dapat digunakan sebagai bagian dari intervensi edukasi laktasi di fasilitas pelayanan kesehatan dasar untuk mendukung keberhasilan praktik menyusui.
Faktor Penyebab Kejadian Diare Pada Balita Di Aceh : Literature Review Putri, Sofia Marisya; Nurdin, Ambia; Rahayu, Dian; Khairuman, Khairuman
Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/n6fnxx85

Abstract

Diare adalah gejala umum infeksi gastrointestinal yang disebabkan oleh berbagai patogen, termasuk bakteri, virus, dan protozoa. Diare lebih sering terjadi di negara berkembang karena kurangnya air minum yang aman, sanitasi dan kebersihan serta status gizi yang buruk. Menurut angka terbaru, diperkirakan 2,5 miliar orang tidak memiliki sanitasi yang memadai dan hampir 1 miliar orang tidak memiliki akses ke air minum yang aman. Lingkungan yang tidak sehat ini memudahkan penyebaran patogen penyebab diare. Diare merupakan pembunuh utama anak-anak, terhitung sekitar 8% dari semua kematian pada anak di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia. Metode yang digunakan dalam pembuatan artikel ini adalah literature review yang membahas literatur mengenai faktor penyebab kejadian diare pada balita di Aceh. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dengan kata kunci “kejadian diare di Aceh’ sampai akhirnya diperoleh 10 literatur yang relevan untuk menyusun artikel ini. hasil perhitungan Odds Ratio menunjukkan bahwa responden yang jambannya tidak memenuhi syarat memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami diare dibandingkan dengan responden yang jambannya memenuhi syarat. Hasil ini diperoleh dari wilayah kerja Puskesmas Seunuddon Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menemukan adanya hubungan antara kondisi jamban dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Seunuddon Kabupaten Aceh Utara tahun 2023 dengan P value 0.018. Mencegah terjadinya diare pada balita, perlu dilakukan upaya perbaikan jamban yang memenuhi syarat, seperti memiliki jarak lebih dari 10 meter dengan sumber air, memiliki septic tank, bebas dari vektor, mudah digunakan dan dibersihkan, bebas dari bau, dan tidak mencemari permukaan tanah
Gambaran Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) Yang Menjalani Terapi Hemodialisa Hijriana, Isni; Fitri, Aina
Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/pme3kh11

Abstract

Prevalensi gagal ginjal kronik (GGK) terus mengalami peningkatan di Indonesia dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien ginjal kronik. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskritif. populasi dan sampel menggunakan rumus slovin yang berjumlah 56 responden. Pengumpulan data menggunakan skala kualitas hidup dari Word Health Organization Quality Of Life (WHOQOL-BREF) meliputi domain fisik, psikologis, lingkungan dan sosial. Analisis data menggunakan uji univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil menunjukan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis dari dimensi kesehatan fisik mayoritasnya kurang yaitu sebanyak 32 responden (57,1 %), dimensi psikologis mayoritasnya baik yaitu sebanyak 29 responden (51,2 %), dimensi hubungan social mayoritas nya baik yaitu sebanyak 30 responden (53,6 %), dimensi lingkungan mayoritas kurang yaitu sebanyak 29 responden (51,2 %), dan kualitas hidup mayoritasnya kurang yaitu sebanyak 30 responden (53,6 %). Kualitas hidup merupakan indikator penting yang perlu diteliti untuk memahami dampak penyakit kronis serta merencanakan intervensi keperawatan yang lebih tepat

Page 1 of 1 | Total Record : 5