cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA JIVA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 85 Documents
Analisis Unsur Budaya Lokal pada Hotel Sutan Raja Soreang Muhammad Zaidan Fadlirahman
REKAJIVA Jurnal Desain Interior Vol 4, No 2 (2026): Rekajiva Jurnal Desain Interior
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri perhotelan menuntut penerapan konsep desain interior yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki identitas dan nilai budaya. Hotel Sutan Raja Soreang merupakan hotel berbintang di Kabupaten Bandung yang mengangkat kearifan lokal Sunda sebagai karakter utama desain interiornya. Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan implementasi desain interior Hotel Sutan Raja Soreang melalui integrasi kearifan lokal Sunda dengan pendekatan kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif melalui studi literatur, observasi, dan survei lapangan untuk memahami kondisi eksisting dan penerapan konsep desain. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya Sunda seperti kesederhanaan, keharmonisan dengan alam, dan keseimbangan diwujudkan melalui pemilihan material alami, ornamen, tata ruang, serta suasana ruang yang hangat. Pendekatan kontemporer diterapkan melalui bentuk sederhana, penataan ruang fungsional, serta penggunaan teknologi modern pada pencahayaan dan penghawaan. Integrasi kedua konsep tersebut mampu menciptakan interior hotel yang berkarakter, nyaman, dan relevan dengan perkembangan desain masa kini, sekaligus memperkuat identitas dan citra Hotel Sutan Raja Soreang sebagai akomodasi berbasis budaya lokal.
Analisis Estetika Modern pada Interior Minimalis Tropis Restoran Ramu Kitchen Ubud Ida Ayu Nila Pradnya Suwari
REKAJIVA Jurnal Desain Interior Vol 4, No 2 (2026): Rekajiva Jurnal Desain Interior
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenerapan estetika modern pada interior restoran berperan penting dalam menciptakan kualitas visual, kenyamanan, dan pengalaman ruang bagi pengguna. Restoran Ramu Kitchen Ubud menerapkan konsep minimalis tropis yang mengutamakan kesederhanaan bentuk, penggunaan material alami, serta keterhubungan antara ruang interior dan lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan estetika modern pada interior minimalis tropis Restoran Ramu Kitchen Ubud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan material alami, warna netral, pencahayaan alami, dan bukaan yang luas mampu menciptakan suasana ruang yang harmonis, hangat, dan fungsional. Penerapan elemen-elemen tersebut juga memperkuat pengalaman ruang serta karakter restoran sebagai bangunan hospitality di kawasan Ubud.Kata kunci: estetika modern, minimalis tropis, interior restoran, pengalaman ruang, Ramu Kitchen Ubud.ABSTRACTThe application of modern aesthetics in restaurant interior design plays an important role in creating visual quality, comfort, and spatial experience for users. Ramu Kitchen Ubud adopts a tropical minimalist concept that emphasizes simplicity of form, the use of natural materials, and the integration of interior spaces with the surrounding environment. This study aims to analyze the application of modern aesthetics in the tropical minimalist interior of Ramu Kitchen Ubud. The findings indicate that the use of natural materials, neutral color palettes, natural lighting, and large openings creates a harmonious, warm, and functional atmosphere. These interior elements also enhance the spatial experience and reinforce the restaurant's identity as a hospitality destination in Ubud.  Keywords: modern aesthetics, tropical minimalist interior, spatial experience, restaurant, Ramu Kitchen Ubud.
Kajian Inovasi Teknik Pemasangan Bambu Palupuh Untuk Lantai di Kantor RLA Studio Eco Pesantren Nashwa Gaura Adzani; Anwar Subkiman
REKAJIVA Jurnal Desain Interior Vol 4, No 2 (2026): Rekajiva Jurnal Desain Interior
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan bambu sebagai material vernakular kini berkembang tidak hanya sebagai elemen dekoratif sekunder, melainkan komponen struktural dan pengisi ruang yang responsif terhadap isu keberlanjutan. Penelitian ini mengkaji penerapan material bambu pada interior Kantor RLA Studio di kawasan Eco-Pesantren Daarut Tauhiid, Bandung Barat, yang direvitalisasi dari bangunan eksisting gudang perendaman bambu. Fokus kajian diarahkan pada integrasi etika ekologis dalam pengolahan material dan inovasi tektonika pemasangan lantai bambu palupuh (Gigantochloa pseudoarundinacea). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi kasus dengan pengumpulan data melalui observasi fisik, dokumentasi teknis konstruksi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika ekologis diwujudkan melalui sistem pengawetan tertutup menggunakan larutan boraks dan asam borat dengan sirkulasi tanpa buangan limbah cair ke ekosistem tanah. Dari aspek tektonika interior, inovasi pelapisan subfloor multipleks 18 mm di atas balok rangka bambu petung berhasil menyelesaikan kelemahan deformasi dan kelenturan lantai bilah tradisional, menghasilkan bidang injak yang rata, rigid, dan presisi.
PENERAPAN CHILD-CENTERED DESIGN FURNITUR DI KELAS NURSERY PRESCHOOL KG JAKARTA Vicka Felisia; Noeratri Andanwerti; Cynthia Clara
REKAJIVA Jurnal Desain Interior Vol 4, No 2 (2026): Rekajiva Jurnal Desain Interior
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran interaktif pada anak usia dini membutuhkan lingkungan fisik yang mendukung kreativitas, fleksibilitas, dan keamanan. Penelitian ini menganalisis desain furnitur di ruang kelas Nursery Preschool KG menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan furnitur menerapkan child-centered design dan konsep Practical Fun dengan material kayu alami dan sudut tumpul yang aman. Fleksibilitas ruang didukung furnitur ringan serta meja persegi dan heksagon untuk aktivitas individu dan kelompok. Rak rendah juga meningkatkan kemandirian siswa. Secara keseluruhan, integrasi ergonomi, keamanan, dan mobilitas menciptakan lingkungan belajar yang mendukung motivasi dan kolaborasi anak usia dini.Kata kunci: desain furnitur, pembelajaran interaktif, child-centered design, ergonomi, ruang kelas nursery.
Evaluasi Penerapan Vegetasi Biophilic pada Interior Rumah Sakit sebagai Pendukung Healing Environment. Muhammad RIzky Maulana; J Jamaludin
REKAJIVA Jurnal Desain Interior Vol 4, No 2 (2026): Rekajiva Jurnal Desain Interior
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitals are healthcare facilities with high levels of psychological stress, requiring environments that support the emotional well-being of users. One emerging approach in healthcare interior design is biophilic design, which incorporates vegetation as part of a healing environment. This study aims to evaluate the application of biophilic vegetation to hospital interiors as a support for a healing environment while maintaining the low-maintenance principle, in accordance with healthcare facility standards. The research method employed a qualitative approach with research through design, using field observations, literature studies, and the development of design simulations at Bhayangkara Hospital Class II Sartika Asih Bandung. The results indicate that the application of natural vegetation to hospital interiors can have a positive psychological impact, improve the visual quality of the space, and strengthen the perception of closeness to nature. The vegetation systems deemed most appropriate for hospital interiors include decorative vegetation, wall vegetation, and indoor gardens, with plants selected that are resistant to indoor conditions, easy to maintain, and meet the hygiene requirements of the space.Keywords: biophilic design, healing environment, indoor vegetation, hospital, low maintenance.