cover
Contact Name
Dina Mariani
Contact Email
dinamariani@unimus.ac.id
Phone
+6285299398663
Journal Mail Official
mediaelektrika@unimus.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Semarang FT-FMIPA Building, 7nd Floor. Department of Electrical Engineering Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Kota Semarang, Prov. Jawa Tengah, Indonesia 50273 Phone: 085299398663 Email: mediaelektrika@unimus.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MEDIA ELEKTRIKA
ISSN : 19797451     EISSN : 2579972X     DOI : 10.26714/me.14.2.2021.62-75
Media Elektrika is an electrical engineering journal that gives concerns on sciences related to electrical engineering. It includes the following fields: Electrical power engineering Electronics Telecommunication Control Informatics and computer technology
Articles 207 Documents
RANCANG BANGUN PITCH CONTROL BERBASIS FUZZY LOGIC SEBAGAI PENSTABIL DAYA PADA DOUBLY FED INDUCTION GENERATOR (DFIG) Aliffian Anwar Qaaris hidayat
MEDIA ELEKTRIKA Vol 14, No 2 (2021): Media Elektrika
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.041 KB) | DOI: 10.26714/me.v14i2.7003

Abstract

        Dalam beberapa tahun terakhir, turbin angin sebagai pemanfaatan energi angin untuk sistem pembangkit listrik mengalami perkembangan pesat. Salah satu generator yang digunakan oleh sistem pembangkit ini adalah  Doubly Fed Induction Generator (DFIG). Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi sistem kerja pembangkit listrik dengan menggunakan doubly fed induction generator. Artinya, ketidakstabilan daya keluaran generator akibat perubahan kecepatan angin yang berubah-ubah. Oleh karena itu diperlukan kendali untuk menstabilkan daya keluaran generator, salah satunya adalah kebutuhan kendali pitch pada sistem DFIG. Penelitian ini akan mengembangkan logika fuzzy untuk kendali pitch angle pada sistem DFIG, dengan harapan pitch dapat menyesuaikan sudut yang tepat agar turbin angin pada DFIG dapat bekerja dengan baik untuk mendapatkan daya optimal pada kecepatan angin yang tidak menentu. Dari penelitian ini kendali fuzzy pitch control pada DFIG diharapkan mampu menghasilkan keluaran daya optimal dengan lebih pada kecepatan angin tidak menentu, metode fuzzy diharapkan mampu menghasilkan daya sebesar 1MW yang mengindikasikan daya tersebut mencapai nilai daya yang optimal pada rentan waktu tertentu.  Keywords: Doubly fed induction generator , Pitch control , fuzzy logic control
SMART METER DAN PENGONTROL PENGGUNAAN ENERGI LISTRIK BERDASARKAN SMART RELAY DENGAN KOMUNIKASI ETHERNET DAN WIRELESS MOCH CAHYO CAHYO PUJIANTO; Istiyo Winarno; Daeng Rahmatullah
MEDIA ELEKTRIKA Vol 14, No 2 (2021): Media Elektrika
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.396 KB) | DOI: 10.26714/me.v14i2.7047

Abstract

          Akhir-akhir ini pemerintah memberikan petunjuk arah bagi masyarakat untuk bijak menggunakan energi listrik yang disupply oleh Perusahan Listrik Negara (PLN). Hal itu karena pertumbuhan pelanggan listrik lebih cepat dibandingkan dengan pembangunan pembangkit listrik tenaga listrik di indonesia . Namun untuk menerapkan penggunaan energi listrik pada Kilowatt jam ( kWh ) rumah dengan angka yang sulit berhubungan dengan orang awam dan keterbatasa tersebut maka kami akan membuat sebuah prototipe “smart meter dan pengontrolan penggunaan energi listrik berdasakan smart relay dengan komunikasi Ethernet dan wireless”. Dengan menggunakan data arus dan tegangan yang di olah menggunakan fungsi matematika untuk mendapatkan satuan daya listrik. Dibandingkan dengan menggunakan mikro controller sekelas arduino ketahanan dan kontinuitas smart relay yang lebih terjamin, Keunggulan prototipe ini mudah diterapkan karena dalam bentuk angka, menampilkan penggunaan energi listrik dan dapat mengendalikan (on / off) peralatan listrik yang dapat diakses dari layar smart relay dan komputer pribadi dengan komunikasi ethernet dan nirkabel. Pada alat smart meter ini tidak mempertimbangkan phi, perhitungan perhitungan perkalian antara data hasil tegangan dan arus listrik beban .
METODE DIRECT UNTUK MENGETAHUI NET PLANT HEAT RATE UNIT #2 PLTU REMBANG PADA SAAT OVERHAUL UNIT #1 Harfani Satria
MEDIA ELEKTRIKA Vol 14, No 2 (2021): Media Elektrika
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.151 KB) | DOI: 10.26714/me.v14i2.6981

Abstract

Ketersedian energi listrik di sistem Jawa–Bali di dukung oleh beberapa pusat pembangkit listrik melalui jalur tansmisi voltase tinggi 150 kV dan voltase ektra tinggi 500 kV untuk berlangsungnya ketersediaan energi listrik secara andal dan terus–menerus. PLTU Rembang memiliki 2 unit yaitu unit #1 (#20) dan unit #2 (#10) yang memasok sistem transmisi 150 kV. Performa unit sangat menentukan dalam pemenuhan tersebut. Pusat Pengatur Beban (P2B) akan memilih pembebanan PLTU berdasarkan merit order. Merit order adalah tingkat prioritas suatu pembangkit termal untuk di dispatch dalam suatu sistem. Hal ini disebabkan oleh net plant heat rate (NPHR) dan harga bahan bakar. Akibat yang terjadi pada pembangkit dengan peringkat merit order rendah akan diprioritaskan turun beban terlebih dahulu atau naik beban paling akhir. NPHR merupakan salah satu indeks kinerja pembangkit termal. Semakin rendah NPHR maka semakin tinggi efisiensi pembangkit tersebut. Permasalahan yang terjadi dalam penentuan NPHR PLTU Rembang saat 2 unit beroperasi adalah kurang akurat karena beban listrik pemakaian sendiri masing-masing unit tidak berasal seluruhnya dari gross output generatornya, melainkan juga dibebankan oleh unit yang satunya. Terutama untuk pemakaian unit common seperti water treatment plant (WTP), desalination plant serta coal & ash handling plant karena di suplai oleh salah satu unit. Solusinya dengan mencari nilai NPHR ketika salah satu unit shutdown, agar dapat diketahui nilai NPHR yang lebih akurat.Penelitian  ini membahas tentang penggunaan metode direct untuk mencari NPHR pada unit #2 PLTU Rembang ketika unit #1 sedang overhaul. Metode direct adalah metode input-output yang hanya memerlukan bahan bakar sebagai input dan daya listrik sebagai output. Batubara yang digunakan adalah jenis low rank coal (LRC) senilai 4200–4500 kcal dan medium rank coal (MRC) senilai 4500–4800 kcal. Gross output generator memiliki rated power 300 MW sedang daya untuk pemakaian sendiri memiliki rated power 50 MVA. Nilai NPHR ditentukan dengan menghitung perkalian konsumsi dan nilai kalori batubara dibagi terhadap nett output generator. Nett ouput generator ditentukan dengan mengurangi gross output generator terhadap daya pemakain sendiri Trafo Universal Auxiliary Transformer. Hasil menunjukan bahwa NPHR memiliki nilai paling rendah jika unit berbeban maksimum 300 MW gross. Dari hasil perhitungan didapati bahwa pada  beban  rata-rata  299,5  MW  hingga  302,4  MW  gross,  NPHR  rata-rata pada  unit  #2  ketika  overhaul  lebih  rendah  dibanding  dengan  data  PLN Puslitbang  Januari  2017  yaitu  masing–masing  2.544,34  kcal/kWh  dan  2.788 kcal/kWh.  Demikian  pula  NPHR  unit  #2  sebelum  dan  sesudah  overhaul  unit #1 masing–masing  2.497 kcal/kWh dan 2.688 kcal/kWh   . Sedang  faktor-faktor yang menentukan nilai NPHR antara lain  pembebanan listrik,  nilai kalor bahan bakar serta pemakaian listrik untuk keperluan sendiri.   
PERANCANGAN ARSITEKTUR HARDWARE DAN MONITORING SMART CHARGER Max Teja Ajie Cipta Widiyanto
MEDIA ELEKTRIKA Vol 14, No 2 (2021): Media Elektrika
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.386 KB) | DOI: 10.26714/me.v14i2.6643

Abstract

Gadget digunakan oleh hampir semua kalangan dengan mobilitas yang tinggi sehingga membutuhkan catu daya listrik hampir di semua tempat dan kondisi ketika baterai hampir habis. Keterbatasan catu daya listrik PLN dan keterbatasan energi fosil seharusnya lambat laun akan tergantikan dengan energi terbarukan dari tenaga surya, tenaga bayu, tenaga air, panas bumi serta yang lainnya. Dalam penelitian ini kami mengusulkan sebuah arsitektur hardware untuk menciptakan Smart Charger. Kami memanfaatkan energi surya sebagai penghasil listrik di mana terdapat tracker solar panel yang bisa berputar untuk menangkap sinar matahari lebih banyak, serta penambahan dinamo generator DC dan fly whell untuk melipat ganakan daya yang ada. Hasil penelitian menunjukkan pemakaian dual inverter yaitu On Grid dan Off Grid lebih baik dari sisi pemakaian yang tidak menimbulkan overheating sehingga lebih awet dan baterai pun juga demikian. Pemakaian SCC MPPT dapat menaikan efekrifitas penyimpanan daya sebesar 2% di banding mode PWM. Sehingga di perancangan smart charget ini memakai dual inverter dan MPPT SCC.
PENINGKATAN FAKTOR DAYA DAN EFFESIENSI KONSUMSI ENERGI LISTRIK PADA KAPAL BULK CARRIER 50.000 DWT (DEAD WEIGHT TON) MENGGUNAKAN FILTER PASIF Wimpi Rizal Tamami
MEDIA ELEKTRIKA Vol 14, No 2 (2021): Media Elektrika
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.523 KB) | DOI: 10.26714/me.v14i2.6985

Abstract

        Sistem kelistrikkan kapal Bulk Carrier 50.000 dwt (dead weight ton) memiliki faktor daya yang menurun akibat besarnya beban-beban yang bersifat induktif, sehingga membutuhkan kapasitor bank untuk peningkatan faktor daya. Filter pasif selain untuk memperbaiki kecacatan gelombang dapat juga meningkatkan faktor daya. Pada Tugas Akhir ini dilakukan simulasi pemasangan manual step kapasitor dan filter pasif di setiap skema pembebanan. di hasil simulasi rata rata peningkatan faktor daya dari semua skema pembebanan adalah 10,15%. Pada tugas akhir ini perhitungan rata rata penghematan bahan bakar pada semua skema pembebanan dengan hasil Rp 1.338.246. dan pada skema beban penuh mendapatkan hasil penghematan Rp 2.213.640 per harinya dari Rp 35.297.496 menjadi Rp 33.083.856.  
PERBEDAAN EEG EPILEPSI DENGAN MENGUNAKAN WAVELET PADA ELEKTRODA FP2-FP1 DAN F3-F7 Siswandari Noertjahjani
MEDIA ELEKTRIKA Vol 14, No 2 (2021): Media Elektrika
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.555 KB) | DOI: 10.26714/me.v14i2.9298

Abstract

Electroencephalogram (EEG) telah digunakan untuk klinis diagnosa epilepsi selama beberapa dekade. Jika dibandingkan dengan metode lain seperti Electrocorticogram (ECOG), EEG adalah metode yang aman untuk mendeteksi aktivitas otak. Analisis klinis atas EEG untuk pengidentifikasi kejang adalah tepat. Namun, performance EEG secara otomatis berbasis metode yang tergantung pada jenis fitur yang dianalisis dan bagaimana EEG digunakan untuk mengklasifikasikan sinyal. Sinyal yang digunakan FP1-FP2 dan F3-F7. Epilepsi merupakan salah satu penyakit neurologis yang utama. Epilepsi didefinisikan sebagai suatu sindrom yang ditandai oleh gangguan fungsi otak yang bersifat sementara dan paroksismal. Wavelet adalah alat analisis frekuensi-waktu yang efektif untuk dianalisis sinyal transien.
SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN KEGIATAN UKM DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS KHAIRUN TERNATE BERBASIS WEB Saiful Do Abdullah; Hairil Kurniadi Sirajuddin
MEDIA ELEKTRIKA Vol 15, No 1 (2022): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/me.v15i1.7569

Abstract

Unit KegiatanMahasiswa (UKM) adalah wadah aktivitas kemahasiswaan untuk mengembangkan minat, bakat dan keahlian tertentu bagi para anggota-anggotanya.Unit KegiatanMahasiswa (UKM) Universitas Khairun Ternate mempunyai beberapa bidang UKM yaitu UKM Karfapala, UKM Seni Budaya (SEBA), UKM Fotografi, Marine Science Diving Club (MSDC) Unkhair, UKM Olahraga, UKM LDK Unkhair. Mahasiswa mendaftar secara langsung menjadi anggota dengan mendatangi dan mengisi sejumlah persyaratan untuk menjadi anggota sebuah UKM.Pada perkembangan selanjutnya proses pendaftaran atau registrasi anggota dan pengelolaan kegiatan yang masih bersifat manual mendatangkan permasalahan dalam pendataan, pencatatan dan pelaporan kegiatan.Permasalahan lain yang timbul adalah sulitnya menyampaikan informasi tentang kegiatan atau even yang dilakukan oleh sebuah UKM karena belum adanya suatu media informasi yang dapat diakses secara luas dan mudah oleh mahasiswa dan anggota UKM.Salah satucarauntukmengatasi permasalahan di atas adalah dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan internet, yaitu membangun sebuah sistem informasi berbasis web pada unit kegiatan mahasiswa (UKM) Universitas Khairun Ternate.Adapun metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode prototype dan pengujian sistemnya menggunakan metode blackbox.Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah sistem dapat mempermudah mahasiswa dan anggota UKM dalam mendapat informasi mengenai kegitan yang di lakukan ole sebuah UKM. Dalam pengujian menggunakan blackbox ini menunjukan bahwa sistem telah berjalan dengan baik, semua fungsi perangkat lunak telah berjalan semestinya sesuai dengan kebutuhan.
UJI COBA PROTOTYPE PLTPS DI SAMBOJA KALIMANTAN TIMUR Hafidz Akhmad Adnan
MEDIA ELEKTRIKA Vol 15, No 1 (2022): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/me.v15i1.9975

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara maritim atau negara kelautan karena mempunyai luas lautannya sekitar 60% dari luas keseluruhan negara. Pembangkit listrik tenaga pasang surut air laut merupakan pembangkit yang memanfaatkan fenomena pasang surut air laut dalam menghasilkan energi listrik. PLTPs dapat dikategorikan sebagai salah satu alternatif energi terbarukan (Renewable). Pada penelitian kali ini dirancang sebuah prototipe PLTPs dalam skala kecil yang memanfaatkan fenomena pasang surut air laut. Metode yang digunakan terdiri dari beberapa tahapan antara lain: studi literatur, perancangan prototipe, pembuatan prototipe, uji coba dan analisis hasil, serta penulisan data atau laporan. Komponen yang digunakan yaitu turbin, Dinamo 24 V, dan beban DC. Pengujian dilakukan dengan dua tahapan yakni pengujian teoritis dan pengujian eksperimen. Berdasarkan hasil pengujian teoritis dan eksperimen diketahui bahwa prototype tidak mencapai target secara teoritis karena beberapa faktor salah satu diantaranya faktor putaran turbin.
UJI COBA PROTOTYPE PLTPS DI SAMBOJA KALIMANTAN TIMUR Aprilia Amrina Ainurrosyidah
MEDIA ELEKTRIKA Vol 15, No 1 (2022): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/me.v15i1.7637

Abstract

Abstrak Indonesia dikenal sebagai negara maritim atau negara kelautan karena mempunyai luas lautannya sekitar 60% dari luas keseluruhan negara. Pembangkit listrik tenaga  pasang surut air laut merupakan pembangkit yang memanfaatkan fenomena pasang surut air laut dalam menghasilkan energi listrik. PLTPs dapat dikategorikan sebagai salah satu alternatif energi terbarukan (Renewable). Pada penelitian kali ini dirancang sebuah prototipe PLTPs dalam skala kecil yang memanfaatkan fenomena pasang surut air laut. Metode yang digunakan terdiri dari beberapa tahapan antara lain: studi literatur, perancangan prototipe, pembuatan prototipe, uji coba dan analisis hasil, serta penulisan data  atau laporan. Komponen yang digunakan  yaitu turbin, Dinamo 24 V, dan beban DC. Pengujian dilakukan dengan dua tahapan yakni pengujian teoritis dan pengujian eksperimen. Berdasarkan hasil pengujian teoritis dan eksperimen diketahui bahwa prototype tidak mencapai target secara teoritis karena beberapa faktor salah satu diantaranya faktor putaran turbin. Kata Kunci: Energi, PLTPs, Turbin, Pasang-Surut
STUDI GANGGUAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV DI PT PLN (PERSERO) RAYON MEDAN BARU Suparmono Suparmono
MEDIA ELEKTRIKA Vol 15, No 1 (2022): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/me.v15i1.9977

Abstract

Penggunaan trafo distribusi mempunyai peranan yang sangat penting dalam pendistribusian energi listrik pada suatu sistem distribusi. Trafo yang digunakan harus dijaga dengan baik agar keandalannya terjaga stabil, sehingga terhindar dari bentuk gangguan. Apabila terjadi gangguan maka akan mengakibatkan terputusnya kontinuitas penyaluran tenaga listrik ke konsumen dan juga kerugian bagi konsumen dan PLN itu sendiri. Beberapa gangguan yang sering terjadi adalah karena beban lebih, beban tidak seimbang, sambaran petir dan gangguan internal pada trafo (gangguan yang berasal dari trafo itu sendiri). Melalui penelitian ini akan diambil studi kasus pada jaringan distribusi 20 kV di PT. PLN (Persero) Rayon Medan Baru.