cover
Contact Name
Irwansah
Contact Email
jpipas.rinjanisains@gmail.com
Phone
+6281907608863
Journal Mail Official
jpipas.rinjanisains@gmail.com
Editorial Address
Nibas Ma’rif Residence, Blok A.06 Desa Masbagik, Kec. Masbagik Kab. Lombok Timur,-NTB
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan IPA Dan Ilmu Sains
Published by Lembaga Rinjani Sains
ISSN : -     EISSN : 30471656     DOI : https://doi.org/10.64088/jpipas
(JPIPAS) Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains (e-ISSN: 3047-1656) menerbitkan artikel tentang isu dan tren terbaru yang terjadi baik secara nasional dan internasional dalam kurikulum sains, pengajaran, pembelajaran, kebijakan, dan persiapan guru sains dengan tujuan untuk memajukan pengetahuan tentang teori dan praktik pendidikan sains dan ilmu sains. Jurnal ini menerbitkan karya tulis ilmiah hasil kajian dan kajian pustaka dalam lingkup bidang biologi, fisika, kimia dan pendidikan ilmu pengetahuan alam (pendidikan fisika, pendidikan biologi, pendidikan kimia) baik ditingkat pendidikan dasar, pendidikan menengah maupun pendidikan tinggi. (JPIPAS) Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains diterbitkan oleh Rinjani Sains dua kali setahun pada bulan februari dan agustus. Harap baca panduan yang ada pada Jurnal ini dengan cermat! Setiap naskah yang dikirimkan ke redaksi jurnal harus mengikuti pedoman penulisan. Jika naskah tidak memenuhi pedoman penulis atau ada naskah yang ditulis dalam format yang berbeda, artikel akan DITOLAK sebelum ditinjau lebih lanjut. Hanya naskah yang dikirimkan yang memenuhi format jurnal yang akan diproses lebih lanjut.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEVELS of INQUIRY (LoI) BERBASIS PEMBELAJARAN DIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK SMP Fina Umi Fadlila; Armayasari; Suwito Singgih; Eko Juliyanto
JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains) Vol. 2 No. 2 (2025): JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains)
Publisher : Rinjani Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64088/jpipas.v2i2.40

Abstract

Kurikulum merdeka yang sedang dikembangkan saat ini relevan dengan pembelajaran pada abad ke 21 yang memusatkan kebutuhan peserta didik atau student center. Literasi sains merupakan bentuk kemampuan mengimplementasikan pengetahuan sains dalam bentuk pemecahan suatu permasalahan guna memunculkan sikap peka yang tinggi. Namun kenyataannya kemampuan literasi sains peserta didik di Indonesia masih tergolong rendah dikarenakan guru cenderung menggunakan model pembelajaran konvensional, sehingga diperlukan suatu model pembelajaran yang mampu meningkatkan literasi sains peserta didik. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model levels of inquiry berbasis pembelajaran diferensiasi untuk meningkatkan literasi sains peserta didik di SMP Negeri 3 Muntilan yang melibatkan 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan masing-masing kelas berjumlah 32 peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental. Dari Hasil Uji N-Gain untuk kelas eksperimen menghasilkan 0,65 dengan kategori sedang, diinterpretasikan cukup efektif, sedangkan kelas kontrol menghasilkan 0,50 dengan kategori sedang diinterpretasikan kurang efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran levels of inquiry berbasis pembelajaran diferensiasi efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi sains.
ANALISIS MUATAN LITERASI LINGKUNGAN DALAM BUKU AJAR IPA TERAPAN SMK PARIWISATA KURIKULUM 2013 Muh. Zaini Hasanul Muttaqin; Agil Al Idrus; Susilawati; Joni Rokhmat; AA Sukarso
JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains) Vol. 2 No. 2 (2025): JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains)
Publisher : Rinjani Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64088/jpipas.v2i2.55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis muatan literasi lingkungan dalam buku ajar IPA Terapan SMK Pariwisata kurikulum 2013. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan teknik analisis isi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi isi dokumen. Adapun teknik analisis data penelitian ini yaitu menggunakan teori Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan muatan literasi lingkungan pada buku ajar IPA Terapan SMK Pariwisata belum termuat dengan baik. Buku A dan Buku C memuat semua komponen dan sub komponen literasi lingkungan, setiap sub komponen tidak dijabarkan secara spesifik dan mendalam. Adapun Buku B hanya memuat komponen keterampilan kognitif. Materi ajar pada ketiga buku ajar didominasi oleh materi fisika dan kimia, sedangkan materi biologi, khususnya tentang lingkungan mendapatkan sedikit porsi pembahasan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E BERBANTUAN MODUL BERBASIS MULTIREPRESENTASI TERHADAP HIGHER ORDER THINKING PADA MATA PELAJARAN IPA BIOLOGI SISWA MTS. DARUL HAMIDIY NW IWAN Mazlina; Ermila Mahariyanti; Fena Prayunisa
JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains) Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains
Publisher : Rinjani Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64088/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 7E berbantuan Modul berbasis Multirepresentasi terhadap Higher Order Thinking Skills pada mata pelajaran IPA Biologi siswa MTs kelas VIII. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Darul Hamidiy NW Iwan pada 21 Mei sampai dengan tanggal 07 Juni 2024. Metode penelitian ini menggunakan Quasi Experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling dari 50 jumlah peserta didik kelas VIII. Kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dengan 26 jumlah peserta didik dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol dengan 24 jumlah peserta didik. Pengumpulan data menggunakan instrumen pretest, posttest dan angket. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U dengan bantuan software IBM SPSS Statistic 25. Hasil uji hipotesis terhadap hasil data posttest menggunakan uji Mann-Whitney U dengan taraf signifikan ???? = 0.05 (5%) diperoleh nilai sig. (2-tailed) hasil posttest sebesar 0,001 (sig(p).< 0.05) artinya H₀ ditolak dan H₁ diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 7E berbantuan Modul berbasis Multirepresentasi terhadap Higher Order Thinking Skills pada mata pelajaran IPA biologi siswa MTs kelas VIII. Peningkatan Higher Order Thinking Skills peserta didik kelas eksperimen lebih tinggi (N-gain 0,50 berada pada kategori sedang) daripada kelas kontrol (N-gain 0,28 berada pada kategori rendah). Sebagian besar responden (peserta didik) menerima, merasa tertarik dan memahami materi sistem pernapasan manusia menggunakan model Learning Cycle 7E berbantuan modul berbasis multirepresentasi (81,09%) kategori baik
PERANAN KOOPERATIF LEARNING TIPE PICTURE AND PICTURE TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA TERPADU SISWA KELAS VIII MTS NURUL HAQ KARANG BEJELO Maria Sofia; Fena Prayunisa; Ermila Mahariyanti
JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains) Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains
Publisher : Rinjani Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64088/

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Learning Tipe Picture And Picture Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Di Kelas VIII MTs Nurul Haq. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebanyak dua Siklus. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas VIII Mts Nurul Haq yang berjumlah 32 siswa, jumlah laki-laki 14 orang dan perempuan 18 serta guru kelas menjadi observer. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas siswa dan lembar observasi aktivitas guru serta tes hasil belajar. Analisis data dilakukan dengan menggunakan data kualitatif dan data kuantitatif. Pada siklus I nilai rata-rata penilaian aktivitas Guru dalam proses pembelajaran sebesar 59,9% (Cukup) meningkat menjadi 79,6% (Baik), aktivitas siswa sebesar 54 (Cukup) meningkat menjadi 82 (Baik) pada siklus II. Hasil analisis data menunjukan adanya peningkatan aktivitas peserta didik, aktivitas guru dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II dengan dilakukan proses pembelajaran menggunakan metode pembelajaran picture and picture. Sedangkan peningkatan hasil belajar siswa dimana pada pra siklus dengan rata-rata kelas 43,43 dengan presentase ketuntasan 18,75%, mengalami kenaikan pada siklus I dengan jumlah rata-rata kelas 69,06 dengan presentase ketuntasan 56,25%, dan pada siklus II jumlah rata- rata kelas 76,87 dengan presentase ketuntasan 84,37%. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas menggunakan kooperatif learning tipe picture and picture ini mencapai indikator ketuntasan yang telah di tentukan yaitu ketuntasan di atas 70% dan dapat dikatankan bahwa pembelajaran IPA menggunakan pembelajaran kooperatif learning tipe picture and picture dapat meningkatkan hasil belajar siswa
PENERAPAN METODE BELAJAR PRAKTIKUM PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWAKELAS VII MADRASAH TSANAWIYAH DA’WATUL KHAER Eva Monika; Ermila Mahariyanti; Asrorul Azizi
JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains) Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains
Publisher : Rinjani Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64088/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi pencemaran lingkungan, dengan menerapkan metode belajar praktikum. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa Kelas VII Madrasah Tsanawiyah Da’watul Khaer Kumbak Luah. Data dikumpulkan melalui wawancara bersama guru mata pelajaran IPA Kelas VII Madrasah Tsanawiyah Da’watul Khaer. Pada siklus I hasil belajar siswa Madrasah Tsanawiyah Da’watul Khaer Kelas VII yakni, nilai rata-rata 68,6 dengan presentase 45,4% atau dari 33 siswa terdapat 15 siswa yang tuntas belajar dengan nilai diatas KKM. Namun pada siklus I ini siswa belum tuntas belajar dan belum mencapai target yang direncanakan yaitu 80% siswa tuntas belajar dengan nilai diatas KKM. Sehingga dilanjutkan dengan tindakan pada siklus II, hasil belajar siswa pada siklus II menunjukkan nilai rata-rata 78,0 dengan presentase 81,8% atau dari 33 siswa terdapat 27 siswa yang tuntas belajar dengan nilai diatas KKM. Maka dapat disimpulkan bahwa pada siklus II ini siswa Kelas VII Madrasah Tsanawiyah Da’watul Khaer sudah tuntas belajar, dengan nilai diatas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM

Page 2 of 2 | Total Record : 15