cover
Contact Name
Khoirul Jazilah
Contact Email
khoirul@lecturer.uluwiyah.ac.id
Phone
+6285850536455
Journal Mail Official
amyta.amaliyatutadris@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Mojosari Mojokerto KM. 4. No. 10 Mojokerto.
Location
Kota mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Amaliyatu Tadris (AMYTA)
ISSN : -     EISSN : 29649226     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Amaliyatu Tadris meliputi :1. Metodologi Pembelajaran, 2. Strategi Pembelajaran, 3. Penelitian Tindakan Kelas, 4. Literasi Media Pembelajaran. 6. Pengembangan Kurikulum, 7. Evaluasi Pembelajaran, 8. Pengembangan Profesi Guru, 9. Integrasi Teknologi dalam Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2023): Agustus" : 10 Documents clear
Penerapan Metode Ajar Repetitive Melalui Kegiatan Refleksi Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Kelas Xi IPS di MA Al-Fatah Mojosari Jazilah, Khoirul; Anjasmara, Pada
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 2 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madrasah are schools in Indonesia that have Arabic language subjects. Students experience a little difficulty in understanding and digesting Arabic lessons, because Arabic is a foreign language and a language that has many word translations and requires memorizing vocabulary with various meanings and functions. The research was conducted based on observations at MA Al-Fatah Mojosari. The quality of Arabic language learning outcomes is quite standard with KKM. The research aims to find out how the repetitive teaching method through the results of the process of reflection activities in learning in the form of students' opinions through questionnaires improves the learning outcomes of class XI IPS students at MA Al-Fatah Mojosari. The research used Classroom Action Research (PTK) using the research objects as class XI IPS MA Al-Fatah Mojosari students. Data collection techniques use observation and tests. The results of the research show that students strongly agree that the repetitive method through reflection activities can help students to increase learning motivation, is suitable for application in Arabic language subjects, can recall learning material, makes learning material easier to understand, and becomes more enthusiastic in implementing it. learning activities, make learning more meaningful, increase students' curiosity, make material that is presented repeatedly not feel boring, can be carried out after the last hour of learning is finished, and make students enjoy it more. Thus, it can be said that students strongly agree with the application of the repetitive teaching method in Arabic language subjects through reflection activities. Madrasah merupakan lembaga pendidikan di Indonesia yang memiliki mata pelajaran Bahasa Arab. Peserta didik mengalami sedikit kesulitan dalam memahami dan mencerna pelajaran Bahasa Arab karena bahasa tersebut merupakan bahasa asing serta memiliki banyak terjemahan kosakata yang menuntut kemampuan menghafal dengan berbagai makna dan fungsi. Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil observasi di MA Al-Fatah Mojosari. Kualitas hasil belajar Bahasa Arab peserta didik tergolong cukup standar dan masih berada pada batas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode pembelajaran repetitif melalui kegiatan refleksi pembelajaran, yang diwujudkan dalam bentuk pendapat peserta didik melalui angket, dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPS di MA Al-Fatah Mojosari. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas XI IPS MA Al-Fatah Mojosari. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik sangat setuju bahwa metode repetitif melalui kegiatan refleksi dapat membantu meningkatkan motivasi belajar, sesuai untuk diterapkan dalam mata pelajaran Bahasa Arab, mampu membantu mengingat kembali materi pembelajaran, mempermudah pemahaman materi, serta meningkatkan antusiasme dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Selain itu, metode ini menjadikan pembelajaran lebih bermakna, meningkatkan rasa ingin tahu peserta didik, membuat materi yang disajikan secara berulang tidak terasa membosankan, dapat dilaksanakan setelah jam pelajaran terakhir selesai, serta membuat peserta didik lebih menikmati proses pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peserta didik sangat setuju terhadap penerapan metode pembelajaran repetitif dalam mata pelajaran Bahasa Arab melalui kegiatan refleksi.
Pengaruh Lingkungan Tempat Tinggal Dan Circle Pertemanan Terhadap Perilaku Religius Siswa Kelas XI SMAN I Ngoro Mojokerto Wulandari, Inayah; Al Mu’tasim, Amru
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 2 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze: (1) the influence of the residential environment on the religious behavior of eleventh-grade students at SMAN 1 Ngoro Mojokerto; (2) the influence of peer friendship circles on the religious behavior of eleventh-grade students at SMAN 1 Ngoro Mojokerto; and (3) the simultaneous influence of the residential environment and peer friendship circles on the religious behavior of eleventh-grade students at SMAN 1 Ngoro Mojokerto. The data analysis technique employed a quantitative research method. Data were collected through observation, questionnaires, interviews, and documentation. The population of this study consisted of 285 eleventh-grade students of SMAN 1 Ngoro Mojokerto, with a sample of 67 students. Based on the research findings, it can be concluded that there is a positive and significant, though relatively low, simultaneous influence of the residential environment and peer friendship circles on the religious behavior of eleventh-grade students at SMAN 1 Ngoro Mojokerto. This is empirically evidenced by the calculated F value (Fcount) of 25.549 and the F-table value of 3.99, indicating that Fcount > Ftable (25.549 > 3.99), with a p-value of 0.000 < 0.05. Therefore, the simultaneous influence of the residential environment and peer friendship circles on religious behavior is statistically significant. Thus, it can be concluded that both independent variables—the residential environment and peer friendship circles—simultaneously have a significant influence on religious behavior. Consequently, the alternative hypothesis (Ha), which states that “the residential environment and peer friendship circles simultaneously have a significant influence on the religious behavior of eleventh-grade students at SMAN 1 Ngoro Mojokerto,” is accepted and empirically proven. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis; 1) Pengaruh Lingkungan Tempat Tinggal terhadap Perilaku Religius siswa kelas XI SMAN I Ngoro Mojokerto. 2) Pengaruh Circle Pertemanan terhadap Perilaku Religius siswa kelas XI SMAN I Ngoro Mojokerto. 3) Pengaruh Lingkungan Tempat Tinggal dan Circle Pertemanan secara simultan terhadap Perilaku Religius siswa kelas XI SMAN I Ngoro Mojokerto. Teknik analisis data menggunakan metode Quantitative Research (Riset Kuantitatif). Teknik pengumpulan data Observasi, angket, interview/wawancara dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 285 siswa kelas XI SMAN I Ngoro Mojokerto sampel siswa yang diteliti berjumlah 67 orang. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa: terdapat pengaruh positif dan signifikan agak rendah lingkungan tempat tinggal dan circle pertemanan secara simultan terhadap perilaku religius siswa kelas XI SMAN I Ngoro Mojokerto. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil penelitian  secara empirik diketahui nilai Fhitung = 25.549 dan f tabel sebesar 4,00 sehingga diketahui (Fhitung > Ftabel, 25.549> 3,99) , dan p-value = 0,000 < 0,05. Dengan demikian pengaruh lingkungan tempat tinggal dan circle pertemanan secara simultan terhadap perilaku religius adalah signifikan. Hal ini berarti pengaruh lingkungan tempat tinggal dan circle pertemanan secara simultan terhadap perilaku religius adalah berarti atau signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kedua variabel bebas lingkungan tempat tinggal dan circle pertemanan berpengaruh secara simultan terhadap perilaku religius. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa hipotesis kerja (Ha) yang berbunyi “lingkungan tempat tinggal dan circle pertemanan secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku religius siswa kelas XI SMAN I Ngoro Mojokerto” dapat diterima atau terbukti kebenarannya
Penerapan Metode Team Quiz Pada Pembelajaranakidah Akhlak Dalam Meningkatkan Semangat Belajar Siswa Kelas 11 MIPA MA AL Fatah Mojosari Maulana, Hamzah
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 2 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Team Quiz Learning Model is one of the active learning models. This strategy can make students more active in the learning process. Not only the teacher explains the material, but students interfere in the explanation of the material. Students are able to work together with their groups, so that student learning outcomes will increase. The research method conducted by researchers in this research is a qualitative method with an observation process and a method through a team quiz. The team quiz strategy is part of PAIKEM, which is active, innovative, creative, effective and fun learning. It is said that because designed learning should be able to activate students, develop creativity that is ultimately effective, but still fun for students. The results of research from the application of the team quiz method in learning moral creeds in increasing the spirit of learning that the Team Quiz method proves itself as an effective tool to increase student enthusiasm for learning. The use of this method not only increases their understanding of moral values, but also provides a more vibrant, interactive, and collaborative learning experience. Model Pembelajaran Team Quiz merupakan salah satu model pembelajaran aktif. Strategi ini mampu mendorong peserta didik untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Dalam model ini, tidak hanya guru yang menjelaskan materi, tetapi peserta didik juga turut terlibat dalam proses penyampaian dan pemahaman materi. Peserta didik mampu bekerja sama dalam kelompok, sehingga hasil belajar mereka dapat meningkat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik observasi serta penerapan strategi team quiz. Strategi team quiz merupakan bagian dari pendekatan PAIKEM, yaitu pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Pendekatan ini menekankan bahwa pembelajaran yang dirancang harus mampu mengaktifkan peserta didik, mengembangkan kreativitas, mencapai efektivitas pembelajaran, serta tetap memberikan suasana belajar yang menyenangkan bagi peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode team quiz dalam pembelajaran akidah akhlak mampu meningkatkan semangat belajar peserta didik. Metode Team Quiz terbukti efektif dalam meningkatkan antusiasme belajar peserta didik. Penggunaan metode ini tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai moral, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang lebih hidup, interaktif, dan kolaboratif.
Implementasi Program One Day One Ayat dan Program Murojaah Untuk Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Santri Tingkat Smp Ypds (Yayasan Pendidikan Dan Sosial) Nurul Falah Mojokerto Tahun Ajaran 2022-2023 Alami, Vivi Ning; Ahmad Fulka Sa’dibih, Muhammad
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 2 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One Day One Ayat is an alternative program designed to cultivate students’ habits of involving the Qur’an in their daily lives. The One Day One Ayat method is a Qur’anic memorization approach in which students memorize one verse per day. However, this method emphasizes not only memorization of the verse, but also understanding its meaning and, most importantly, practicing its values in daily life. The focus of this study includes: (1) the stages of the One Day One Ayat program in improving students’ spiritual intelligence; (2) the stages of the murojaah program in improving students’ spiritual intelligence; and (3) the supporting factors in the implementation of the One Day One Ayat and murojaah programs. The purpose of this study is to describe the stages of the One Day One Ayat and murojaah programs in enhancing the spiritual intelligence of junior high school students at YPDS Nurul Falah Mojokerto in the 2022/2023 academic year. To identify the research problems, this study employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through unstructured interviews, non-participant observation, and documentation. Data analysis was conducted through data condensation, data display, and conclusion drawing. The validity of the data was ensured through source triangulation and technique triangulation. The results of this study show that the implementation of the One Day One Ayat and murojaah programs in improving students’ spiritual intelligence at YPDS Nurul Falah Mojokerto in the 2022/2023 academic year consists of three stages. First, the planning stage of the One Day One Ayat program, which includes placement tests, meetings to improve student quality in the One Day One Ayat program, setting program targets, and determining program objectives. Second, the implementation stage of the One Day One Ayat and murojaah programs, which includes the learning process and the improvement of students’ spiritual intelligence. Third, the evaluation stage of the One Day One Ayat and murojaah programs, which involves assessments to determine students’ eligibility for advancement to the next level, identification of obstacles in implementing the programs, and evaluation of the outcomes of the One Day One Ayat and murojaah programs. The supporting factors for the implementation of the One Day One Ayat and murojaah programs in improving students’ spiritual intelligence include: (1) environmental conditions that support the implementation of the programs; (2) organizational relationships among parties involved in the One Day One Ayat and murojaah program activities; and (3) the availability of resources for the One Day One Ayat and murojaah programs. One Day One Ayat merupakan salah satu alternative untuk melatih kebiasaan peserta didik untuk melibatkan Al-Qur’an dalam setiap urusannya. Metode One Day One Ayat adalah metode menghafal Al-Qur’an satu hari satu ayat. Satu hari satu ayat bukan hanya ayatnya yang kita hafal, namun lebih dari itu. Artinya kandungannya dan yang terpenting adalah mengamalkanny. Fokus yang dikaji dalam peneliti ini yaitu: 1) Tahapan program One Day One Ayat dalam meningkatkan kecerdasan spiritual santri 2) Tahapan program murojaah dalam meningkatkan kecerdasan spiritual santri 3) Faktor-faktor pendukung implementasi program One Day One Ayat dan program murojaah. Tujuan penelitian adalam mendeskripsikan tahapan program One Day One Ayat dan program murojaah untuk meningkatkan kecerdasan spiritual santri tingkat SMP YPDS Nurul Falah Mojokerto Tahun Pelajaran 2022/2023. Untuk mengidentifikasi permasalahan tersebuat, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara tidak terstruktur, observasi nonpartisipasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi Teknik. Hasil dari penelitian ini yaitu: Bagaimana tahapan program One Day One Ayat dan program murojaah untuk meningkatkan kecerdasan spiritual santri tingkat SMP YPDS Nurul Falah Mojokerto tahun pelajaran 2022/2023. Yaitu pertama, perencanaan program One Day One Ayat, dalam perencanaan ada tes pengelompokan, rapat peningkatan kualitas peserta didik pada program One Day One Ayat, target program One Day One Ayat dan tujuan program One Day One Ayat. Kedua, pelaksanaan program One Day One Ayat dan program murojaah, dalam pelaksanaan ada proses pembelajaran, dan meningkatnya kecerdasan spiritual peserta didik. Ketiga, evaluasi program One Day One Ayat dan program murojaah dalam evaluasi ada tes untuk kelayakan peserta didik naik kejenjang berikutnya, kendala para program One Day One Ayat dan program murojaah dan hasil dari program One Day One Ayat dan program murojaah.Bagaimana faktor-faktor pendukung implementasi program One Day One Ayat dan program murojaah untuk meningkatkan kecerdasan spiritual santri tingkat SMP YPDS Nurul Falah Mojokerto tahun pelajaran 2022/2023. Yaitu pertama kondisi lingkungan dalam pelaksanaan program One Day One Ayat dan program murojaah. Kedua hubungan antar organisasi kegiatan program One Day One Ayat dan program murojaah, dan ketiga sumberdaya program One Day One Ayat dan program murojaah
Pembentukan Karakter Islami Melalui Pengembangan Mata Pelajaran Aqidah Akhlak dI MA Al-Fatah Mojosari Achyar, Miftahul
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 2 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to analyze the formation of Islamic character through the development of moral aqidah subjects. This research uses descriptive analytical methods with data collection instruments through observation, documentation and interviews. The research results show that Islamic characters are characters that originate from Islamic teachings or characters that are Islamic in nature. The formation of Islamic character at Madrasah Aliyah Al Fatah through the development of moral aqidah subjects has several methods, including: the head of the Madrasah ordered teachers who teach moral aqidah subjects to pay close attention to the character education that has been launched by the government so that it can be implemented in learning. in accordance with the conditions of the Madrasah and taking into account the vision and mission of the Madrasah relating to the application of Islamic character values, teachers who teach moral aqidah subjects are given the freedom to develop existing character, according to the level of each class and establish communication between the homeroom teacher and guidance and counseling teachers to see the extent of the implementation of the application of Islamic characters to students as well as the use of walls with words of wisdom and wisdom written on them. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan karakter Islami melalui pengembangan mata pelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan instrumen pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter Islami merupakan karakter yang bersumber dari ajaran Islam atau karakter yang bernuansa Islami. Pembentukan karakter Islami di Madrasah Aliyah Al-Fatah melalui pengembangan mata pelajaran Akidah Akhlak dilakukan dengan beberapa metode, antara lain: kepala madrasah menginstruksikan guru pengampu mata pelajaran Akidah Akhlak untuk memberikan perhatian khusus terhadap pendidikan karakter yang telah dicanangkan oleh pemerintah agar dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran sesuai dengan kondisi madrasah serta memperhatikan visi dan misi madrasah yang berkaitan dengan penerapan nilai-nilai karakter Islami. Selain itu, guru pengampu mata pelajaran Akidah Akhlak diberikan keleluasaan untuk mengembangkan nilai-nilai karakter yang ada sesuai dengan tingkat kelas masing-masing, serta menjalin komunikasi antara wali kelas dan guru bimbingan dan konseling untuk memantau sejauh mana implementasi penerapan karakter Islami pada peserta didik. Upaya lain yang dilakukan adalah pemanfaatan dinding kelas dengan menampilkan kata-kata mutiara dan nasihat yang mengandung nilai kebijaksanaan.  
Implimentasi Tanggung Jawab Orang Tua Dalam Pendidikan Agama Islam di Keluarga Melalui Pendidikan Karakter(Studi di Desa Ngembat Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto) Novitasari, Nova; Asmawi, Asmawi; Jazilah, Khoirul
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 2 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Responsibility is the ability to carry out the duties and obligations entrusted to a person to the best of one’s ability and to be willing to accept the consequences when those duties and obligations are not fulfilled. This study aims to analyze: (1) the implementation strategies of parental responsibility in Islamic Religious Education within the family through character education in Ngembat Village, Gondang District; and (2) the forms of implementation of parental responsibility in Islamic Religious Education within the family through character education in Ngembat Village, Gondang District. This research employs a qualitative approach, with data collection procedures carried out through observation, interviews, and documentation. Based on the research findings, it is known that the implementation strategies of parental responsibility in Islamic Religious Education within the family through character education in Ngembat Village, Gondang District include: (1) the exemplary strategy (role modeling), (2) the habituation strategy, and (3) the early childhood education strategy. Tanggung jawab adalah kesanggupan untuk menjalankan tugas dan kewajiban yang dipikul kepadanya dengan sebaik-baiknya dan sanggup menerima konsekuensi ketika tidak menjalankan tugas dan kewajibannya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Untuk mengetahui strategi pelaksanaan dari tanggung jawab orangtua dalam Pendidikan Agama Islam dikeluarga melalui pendidikan karakter di Desa Ngembat Kecamatan Gondang 2) Untuk mengetahui bentuk implementasi tanggung jawab orangtua dalam pendidikan Agama Islam dikeluarga melalui pendidikan karakter di Desa Ngembat Kecamatan Gondang. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan prosedur pengumpulan data dengan cara observasi,wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa strategi pelaksanaan dari tanggung jawab orangtua dalam Pendidikan Agama Islam dikeluarga melalui pendidikan karakter di Desa Ngembat Kecamatan Gondang adalah 1) Strategi Keteladanan. 2) Strategi Pembiasaan. 3) Strategi Pendidikan Sejak Dini
Pengaruh Pola Interaksi Guru PAI dan Kegiatan Pembiasaan Terhadap Karakter Religius Peserta Didik Di SMP YPM 6 Tarik Sidoarjo Lestari, Ika Nofa; Al Mu’tasim, Amru
Amaliyatu Tadris Vol. 2 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai oleh penulis dalam penelitian ini adalah ingin menganalisis; 1) ada tidak pengaruh pola interaksi guru PAI terhadap karakter religius peserta didik di SMP YPM 6 Tarik Sidoarjo. 2) ada tidak pengaruh kegiatan pembiasaan terhadap karakter religius peserta didik di SMP YPM 6 Tarik Sidoarjo. Jenis penelitian ini  adalah penelitian korelasional. Variabel yang diteliti yaitu 2 variabel bebas yaitu X1 (pola interaksi guru PAI) dan X2 (kegiatan pembiasaan) serta 1 variabel terikat (karakter religius). Data penelitian adalah kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisa data ada dua yaitu analisa data statistik sederhana berupa prosentase atau analisis statistik product moment dan menggunakan regresi linier. Dari hasil analisa data diketahui bahwa; 1) ada pengaruh pola interaksi guru PAI terhadap karakter religius peserta didik di SMP YPM 6 Tarik Sidoarjo, sebab thitung > ttabel (4,871 > 1,668) dan pola interaksi guru PAI berpengaruh terhadap karakter religius, dengan kontribusi sebesar 26.7%. 2) ada pengaruh kegiatan pembiasaan terhadap karakter religius peserta didik di SMP YPM 6 Tarik Sidoarjo, sebab thitung > ttabel (7.064 > 1,668) dan pembiasaan kegiatan keagamaan berpengaruh terhadap karakter religius dengan kontribusi sebesar 43.4%.
Penerapan Metode Ajar Elektik Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Kelas XII IPS di MA Al-Fatah Mojosari Hidayah, Ulul
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 2 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Language is a means of communication and liaison in daily and normal interactions, both between individuals and individuals, individuals and groups and groups and certain national groups. One of these languages is Arabic. Research was conducted to determine the role of Arabic language teachers in applying teaching methods, namely the eclectic method, to class XII IPS students at MA Al- Fatah Mojosari. The research uses a qualitative approach, with data collection using observation, interviews and documentation methods. Researchers use qualitative descriptive analysis techniques in the form of written or verbal data from people taken from observations of learning activities, so that the research is a comprehensive description of the actual situation. The results of the research show that the application of the eclectic method in learning Arabic makes the teaching and learning process easier in the classroom, describes a variety of Arabic language teaching methods effectively, students do not get bored quickly in receiving the material presented. Bahasa merupakan sarana komunikasi dan penghubung dalam interaksi sehari-hari yang bersifat normal, baik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun antar kelompok dalam lingkup masyarakat dan bangsa tertentu. Salah satu bahasa tersebut adalah bahasa Arab. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran guru bahasa Arab dalam menerapkan metode pembelajaran, yaitu metode eklektik, pada siswa kelas XII IPS di MA Al-Fatah Mojosari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif berupa data tertulis maupun lisan yang diperoleh dari hasil pengamatan terhadap kegiatan pembelajaran, sehingga penelitian ini menyajikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi nyata di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode eklektik dalam pembelajaran bahasa Arab dapat mempermudah proses belajar mengajar di kelas, menyajikan variasi metode pengajaran bahasa Arab secara efektif, serta membuat peserta didik tidak cepat merasa bosan dalam menerima materi yang disampaikan.  
Meningkatkan Kualitas Hafalan Al-Qur’an dengan Metode Talaqqi dan Tartil di Asrama Tanwirul Qulub Desa Bangsal Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto Faridha Rachmawati, Nurvina; A.Fulka Sa’dibih, Muhammad
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 2 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of the Talaqqi and Tartil methods aims to enable students (santri) to have specific methods for memorizing the Qur’an, thereby improving the quality of their memorization based on the rules of tajwid. In addition, these methods train students to recite the Qur’an slowly and correctly (tartil), so that Qur’anic recitation is not disorganized or rushed. This study aims to determine: (1) the quality of Qur’anic memorization before the implementation of the Talaqqi and Tartil methods; (2) the quality of Qur’anic memorization after the implementation of the Talaqqi and Tartil methods; and (3) the level of effectiveness of the Talaqqi and Tartil methods in improving the quality of Qur’anic memorization of tahfidz students at Tanwirul Qulub Dormitory, Bangsal Village, Bangsal District, Mojokerto Regency. This research is classified as Classroom Action Research (CAR). Classroom Action Research is a form of action research conducted in the classroom with the aim of improving the quality of teaching and learning practices. Based on the results of the memorization assessment records conducted by the students, the findings from Cycle I showed that before the implementation of the Talaqqi and Tartil methods, the percentage of students who achieved the minimum criteria for quality memorization did not reach 50% of the total number of tahfidz students. Out of 38 students, only a limited number met the minimum standard. After the implementation in Cycle I, the results showed an improvement, with the mastery level reaching 63.15%, equivalent to 24 students who met the criteria for quality memorization. Furthermore, the results of Cycle II showed a further increase, with 79% of students—amounting to 30 students—successfully meeting the minimum criteria for quality memorization. Based on the research findings, it is recommended that dormitory ustadzah consider continuing the implementation of the Talaqqi and Tartil methods to further improve the quality of Qur’anic memorization among tahfidz students at Tanwirul Qulub Dormitory by utilizing time as effectively as possible, considering that the Talaqqi and Tartil methods require relatively more time to implement compared to the learning methods previously applied. Penerapan metode Talaqqi dan Tartil bertujuan agar santri memiliki metode khusus dalam menghafalkan Al-Qur’an sehingga dapat meningkatkan kualitas hafalan dengan berdasarkan hukum kaidah tajwid. Serta mampu melafalkan hafalan Al-Qur’an dengan perlahan atau tartil. Sehingga tidak membuat bacaan Al-Qur’an berantakan dan tergesa-gesa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kualitas hafalan Al-Qur’an sebelum dilakukan penerapan metode Talaqqi dan Tartil. 2) kualitas hafalan Al-Qur’an sesudah dilakukan penerapan metode Talaqqi dan Tartil 3) mengetahui tingkat efektivitas metode Talaqqi dan Tartil dalam meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an santri tahfidz di Asrama Tanwirul Qulub Desa Bangsal Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Penelitian Tindakan Kelas adalah penelitian tindakan yang dilakukan di kelas dengan tujuan memperbaiki mutu praktik pembelajaran di kelasnya. Berdasarkan hasil rekapan nilai setoran hafalan yang dilakukan oleh santri pada siklus I menunjukkan persentase peningkatan kualitas hafalan yang pada sebelum diterapkan metode Talaqqi dan Tartil tidak sampai 50% dari jumlah santri tahfidz yakni 38 santri yang tuntas memenuhi nilai minimum kriteria hafalan berkualitas, sedangkan hasil tes di siklus I menunjukkan peningkatan dengan presentase ketuntasan kualitas hafalan di angka 63,15% dari jumlah santri yakni 24 santri tuntas memenuhi kriteria hafalan berkualitas, lalu dilanjut dengan hasil tes di siklus II yang menunjukkan peningkatan sejumlah 79% dari sejumlah 30 santri tuntas memenuhi nilai minimum kriteria hafalan berkualitas. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan: 1) ustadzah asrama mempertimbangkan untuk melanjutkan metode talaqqi dan tartil untuk meningkatkan kualitas hafalan santri tahfidz di Asrama Tanwirul Qulub dengan memanfaatkan waktu yang semaksimal mungkin, dikarenakan metode talaqqi dan tartil dalam pelaksanaannya membutuhkan waktu yang relatif lebih lama dari pembelajaran yang biasa diterapkan selama ini..
Pengaruh Metode Praktek Pembelajaran Kultum Terhadap Keterampilan Public Speaking dan Kecerdasan Spiritual Siswa Madrasah Aliyah Al-Manshur Mojosari Mojokerto Widyaningsih, Tri Avivah; Al Mu’tasim, Amru
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 2 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of the kultum (short religious speech) practice learning method on students’ public speaking skills and spiritual intelligence at Madrasah Aliyah Al-Manshur Mojosari, Mojokerto. This research employs an associative quantitative research design, while data collection techniques include questionnaires, observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted using simple linear regression. Based on the analysis of the effect of the kultum practice learning method on students’ public speaking skills, it was found that the calculated t-value (tcount) was 1.090, while the t-table value was 2.048. Thus, tcount < ttable (1.090 < 2.048), with a significance value of 0.285 > 0.05. Therefore, the alternative hypothesis (Ha) was rejected and the null hypothesis (Ho) was accepted. The coefficient of determination (R Square) was 0.041, indicating that the kultum practice learning method contributed 4.1% to students’ public speaking skills, while the remaining 95.9% was influenced by other variables. Meanwhile, based on the analysis of the effect of the kultum practice learning method on students’ spiritual intelligence, it was found that the calculated t-value (tcount) was 2.832, while the t-table value was 2.048. Thus, tcount > ttable (2.832 > 2.048), with a significance value of 0.008 < 0.05. Therefore, the alternative hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis (Ho) was rejected. The coefficient of determination (R Square) was 0.223, indicating that the kultum practice learning method contributed 22.3% to students’ spiritual intelligence, while the remaining 77.7% was influenced by other variables. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode praktek pembelajaran kultum terhadap keterampilan public speaking dan kecerdasan spiritual siswa Madrasah Aliyah Al-Manshur Mojosari Mojokerto. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif Asosiatif, sedangkan pengumpulan data menggunakan angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan regrensi linier sederhana. Berdasarkan hasil Analisa pengaruh praktek pembelajaran kultum terhadap keterampilan public speaking siswa diketahui bahwa t hitung sebesar 1.090 sedangkan t tabel adalah 2.048, dengan demikian dapat dijelaskan bahwa t hitung>t tabel (1.090 < 2.048), dengan Sig sebesar  0,285 > 0,05 oleh karena itu Ha ditolak dan Ho diterima. Adapun besarnya koefisien determinasi (R Square) adalah 0,041. Ini artinya variabel pengaruh metode  praktek pembelajaran kultum memberikan kontribusi terhadap keterampilan public speaking siswa 4,1% dan selebihnya 95,9% dipengaruhi oleh variabel lainnya. Sedangkan berdasarkan hasil Analisa pengaruh metode praktek pembelajaran kultum terhadap kecerdasan spiritual siswa diketahui bahwa t hitung sebesar 2.832 sedangkan t tabel adalah 2.048, dengan demikian t hitung>t tabel (2.832 > 2.048) dengan Sig sebesar 0,08 < 0,05 oleh karena itu Ha diterima dan Ho ditolak. Adapun besarnya koefisien determinasi (R Square) adalah 0,223. Ini artinya variabel metode praktek pembelajaran kultum memberikan kontribusi terhadap kecerdasan spiritual siswa 22,3%  dan selebihnya 77,7% dipengaruhi oleh variabel lainnya

Page 1 of 1 | Total Record : 10