cover
Contact Name
Khoirul Jazilah
Contact Email
khoirul@lecturer.uluwiyah.ac.id
Phone
+6285850536455
Journal Mail Official
amyta.amaliyatutadris@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Mojosari Mojokerto KM. 4. No. 10 Mojokerto.
Location
Kota mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Amaliyatu Tadris (AMYTA)
ISSN : -     EISSN : 29649226     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Amaliyatu Tadris meliputi :1. Metodologi Pembelajaran, 2. Strategi Pembelajaran, 3. Penelitian Tindakan Kelas, 4. Literasi Media Pembelajaran. 6. Pengembangan Kurikulum, 7. Evaluasi Pembelajaran, 8. Pengembangan Profesi Guru, 9. Integrasi Teknologi dalam Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus" : 9 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MELALUI MEDIA CANVA FOR EDUCATION SISWA KELAS VI MI BUSTANUL ULUM BADAS TAHUN 2023/2024 Kristianah, Nunuk; Rofii, Fathur; Natsir, Abdul
Amaliyatu Tadris Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan menuntut adanya  keterkaitan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa. Jadi, guru dituntut mampu menerapkan pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang harus dikuasai siswa, serta mampu menumbuhkan kreatiVItas siswa. Salah satunya adalah dengan menggunakan media pembelajaran yang tepat. Penelitian berupaya mendapatkan gambaran yang jelas tentang penggunaan media Canva For Education dalam pembelajaran Sejarah kebudayaan islam kelas VI MI Bustanul Ulum Badas. Tujuan penelitian ini ntuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam menggunakan media  Canva For Education di  MI Bustanul Ulum Badas dan Untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dengan menggunakan media Canva For Education di  kelas VI MI Bustanul Ulum Badas Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik Penelitian Tindakan kelas dengan Penyusunan perencanaan.  Pelaksanaan tindakan,  Observasi (pengamatan),  Refleksi dan  menerapkan media Canva For Education dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan prestasi peserta didik. Hasil dari penelitian ini yaitu Media Canva For Education memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (55,00%), siklus II (70,00%), siklus III (90,00%).  Media Canva For Education dapat menjadikan siswa merasa lebih mudah memahami pembelajaran.terbukti dengan peningkatan di bidang (a) bekerja dengan sesama teman sebangku yaitu (22,1%) dan mendengarkan/ memperhatikan penjelasan guru (20,8%), dan diskusi antar siswa/antara siswa dengan guru (15,0%).
Strategi Mahasiswa Institut Agama Islam Uluwiyah dalam Menghadapi Soal Listening TOEFL Khikmiyah, Siti; Rama Bintang Hendrianto
Amaliyatu Tadris Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguasaan bahasa Inggris meliputi empat skill, yakni mendengarkan, berbicara, membaca dan mendengar. Namun kenyataannya masih banyak dari para pembelajar bahasa Inggris ini yang merasa kesulitan ketika menghadapai soal-soal ujian bahasa inggris terutama dalam aspek mendengarkan, tak terkecuali juga di kalangan mahasiswa. Hal itu dikarenakan pelafalan bahasa Inggris yang berbeda dengan tulisannya. Dalam menghadapi masalah ini, para mahasiswa memiliki cara tersendiri untuk menyelesaikan masalahnya. Namun tidak sedikit dari mereka yang masih gagal terutama dalam menghadapi soal listening TOEFL. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan terkait dengan kesulitan, strategi dan solusi terhadap kesulitan mahasiswa terutama dalam mengerjakan soal listeninf for TOEFL. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek penelitian berasal dari mahasiswa IAI Uluwiyah yang mengikuti program Intensive English Program (IEP). Terdapat 28 mahasiswa dalam program ini dan semuanya diambil sebagai responden. Data penelitian diambil dengan membagikan kuesioner kepada mahasiswa melalui google form. Dari respon mahasiswa tersebut kemudian peneliti memberikan solusi terhadap kesulitan yang dihadapi mahasiswa. Hasil responden mengungkapakan bahwa bagian tersulit dalam listening for TOEFL adalah bagian B dan C, sedangkan yang agak mudah adalah bagian A. dari penelitian ini terungkapa bahwa hampir keseluruhan mahasiswa memilih menggunakan strategi yang diberikan oleh peneliti, walaupun beberapa masih ada yang menggunakan strategi sendiri yaitu dengan membaca pilihan jawabannya sambil mendengarkan audionya.  
Implementasi Metode Yanbu’a Dalam Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an di MI Roudlotul Ulum Ummah, Risalul; Nur Laila, Fitria
Amaliyatu Tadris Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In teaching the science of reading the Al-Qur’an, we use the Yanbu'a method. This method is a practical method in teaching the science of reading the Al- Qur’an. MI Roudlotul Ulum has used the Yanbu'a method to improve reading properly and correctly. This research aims to determine the implementation of the yanbu'a method in learning to read and write the Al-Qur'an (BTQ) at MI Rouldotul Ulum. The problem formulation of this research is how to implement the yanbu'a method in learning to read and write the Al-Qur'an (BTQ) at MI Roudlotul Ulum. This research uses a type of field research with a qualitative field approach. The data collection methods used by researchers are interviews, observation and documentation. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the Al-Qur’an learning process using the Yanbu'a method has gone well according to the teaching procedures that have been determined in the Yanbu'a book on teaching guidance. The effectiveness of the yanbu'a method in learning to read and write the Al-Qur’an at MI Roudlotul Ulum can be seen from the supporting factors. The supporting factor for implementing the Yanbu'a method at MI Roudlotul Ulum is the quality or ability of educators in applying the Yanbu'a method.
Aktualisasi Penanaman Soft Skill Siswa Dalam Membentuk Sikap Multikultural di Tengah Gejala Cyber Bullying dan Hoax dI MAN 1 Mojokerto rinda, rinda; Amir Syarifuddin, Achmad; Ade Rahma Safira Maryam; Nur Lailatul Fatikhul Izzah; Umi Faridatur Rofiqoh
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to find out how soft skills can be used to shape students' multicultural attitudes at MAN 1 Mojokerto, especially in relation to the phenomenon of cyberbullying and hoaxes. In the digital era, soft skills such as social skills, communication, critical thinking, and teamwork are essential to build tolerance and respect for differences. A qualitative case study was used in this research. The results show that despite efforts to improve soft skills, there are still some challenges. Some of them are that some students and teachers do not know about harassment and there is no strong belief in giving sanctions to harassers. As a result, to build a strong multicultural attitude, more extensive soft skills programs and stricter law enforcement are needed.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana soft skill dapat digunakan untuk membentuk sikap multikultural siswa di MAN 1 Mojokerto, terutama berkaitan dengan fenomena cyberbullying dan hoaks. Di era digital, soft skill seperti kecakapan sosial, komunikasi, berpikir kritis, dan kerja sama tim sangat penting untuk membangun toleransi dan menghargai perbedaan. Studi kasus kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terjadi upaya untuk meningkatkan kemampuan soft skill, masih ada beberapa tantangan. Beberapa di antaranya adalah bahwa sebagian siswa dan guru tidak tahu tentang pelecehan dan tidak ada keyakinan yang kuat dalam memberikan sanksi kepada pelaku pelecehan. Akibatnya, untuk membangun sikap multikultural yang kuat, program soft skill yang lebih luas dan penegakan hukum yang lebih tegas diperlukan.  
Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadis di MA Miftahul Qulub Mojokerto: Pendekatan untuk Mengoptimalkan Potensi Siswa Ghofar, Abdul; Kurnia Mauliyah, Cahya; Lailatul Rohmah, Nur; Rahmawati, Siti; Safitri, Wulan; Fitriana, Juris
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/cadgfh04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis di MA Miftahul Qulub Mojokerto. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan objek penelitian guru Al-Qur’an Hadis dan peserta didik kelas X dan XI yang menggunakan kurikulum merdeka. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi membantu guru menyesuaikan strategi pengajaran dengan kebutuhan siswa yang beragam. Metode ini memungkinkan siswa dengan berbagai tingkat kemampuan dapat lebih memahami materi pelajaran. Namun, tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan waktu guru dalam mempersiapkan materi sesuai dengan tiap kelompok peserta didik dan kesulitan memonitor perkembangan individu secara efektif. Meskipun demikian, pembelajaran berdiferensiasi dinilai efektif dalam mengoptimalkan potensi siswa. This research aims to analyze the application of differentiated learning in Al-Qur'an Hadith subjects at MA Miftahul Qulub Mojokerto. The approach used is descriptive qualitative, with the research object being Al-Qur'an Hadith teachers and class X and XI students who use the Merdeka curriculum. Data was collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that implementing differentiated learning helps teachers adapt teaching strategies to the needs of diverse students. This method allows students with various levels of ability to better understand the subject matter. However, the challenges faced are the teacher's limited time in preparing material according to each group of students and the difficulty of monitoring individual development effectively. However, differentiated learning is considered effective in optimizing student potential
Konsep Kurikulum 2013 Dengan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran PAI Siswa di SMA Negeri 1 Bangsal Bariroh, Azmil Mukhibbatul; Nabilla, Lufiyah; Imroatus Sholihah, Fitryah; Fadli Robbi, Ahmad; Muchibbudin, Moh. Muchibbudin
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/cwqv0p57

Abstract

Karena kurikulum berisi aturan kerja bagi pendidik, maka kurikulum merupakan komponen pendidikan dengan tujuan keseluruhan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Ini juga secara eksplisit berusaha untuk memfasilitasi pelaksanaan pendidikan. Selain itu, proses implementasi kurikulum berdampak signifikan terhadap standar pengajaran. Kualitas pendidikan yang dihasilkan juga akan tinggi jika kurikulum dapat dilaksanakan dengan sukses. Namun, jika kurikulum tidak diterapkan dengan benar selama proses berlangsung, pendidikan yang buruk juga akan dihasilkan, sehingga lebih sulit untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan membedakan proses implementasi kurikulum K-13 SMA Negeri 1 Bangsal dengan kurikulum merdeka. Dari hasil penyelidikan dan persepsi yang telah dilakukan, pengambilan setelah kesimpulan dapat ditarik: 1. Proses pelaksanaan Kurikulum K-13 terdapat hambatan yang dialami yang ditemui oleh guru. hambatan tersebut meliputi aspek administratif dan pendekatan dalam pelaksanaan pembelajaran. 2. Guru tidak banyak mengalami kendala. Guru diberikan fasilitas dan keleluasaaan dalam merancang pelaksanaan pembelajaran. 3. Terdapat kontras yang signifikan antara Implementasi Kurikulum K-13 dengan Kurikulum Merdeka. Because the curriculum contains work rules for educators, the curriculum is an educational component with the overall goal of achieving national education goals. It also explicitly seeks to facilitate the implementation of education. In addition, the curriculum implementation process has a significant impact on teaching standards. The quality of education produced will also be high if the curriculum can be implemented successfully. However, if the curriculum is not implemented correctly during the process, poor education will also be produced, making it more difficult to achieve national education goals. The purpose of this study is to evaluate and distinguish the implementation process of the K-13 curriculum of SMA Negeri 1 Bangsal with the independent curriculum.. From the results of the investigation and perception that has been carried out, conclusions can be drawn: 1. The process of implementing the K-13 Curriculum has obstacles experienced by teachers. These obstacles include administrative aspects and approaches in the implementation of learning. 2. Teachers do not experience many obstacles. Teachers are given facilities and flexibility in designing the implementation of learning. 3. There is a significant contrast between the Implementation of the K-13 Curriculum and the Independent Curriculum.
Implementasi Model Problem Based Learning pada Pembelajaran PAI Materi Munafik Dan Keras Hati di Kelas XII Syahid, M. Khabibi; Lazuardi, M. Lubabul; Cahyono, M. Agung
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/g96xap64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dapat mengembangkan karakter siswa terkait dengan nilai-nilai keislaman, khususnya dalam memahami konsep munafik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi dampak PBL terhadap pembentukan karakter siswa dalam konteks pendidikan agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL dapat membantu siswa untuk mengembangkan karakter yang lebih baik, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama. Melalui PBL, siswa diajak untuk merefleksikan perilaku munafik yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari mereka dan mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan pemahaman mereka tentang konsep munafik, tetapi juga memperkuat kesadaran akan pentingnya menerapkan nilai-nilai keislaman dalam tindakan sehari-hari. Proses refleksi dan diskusi dalam kelompok juga mendorong siswa untuk berbagi pengalaman dan pandangan, yang selanjutnya memperkaya proses pembelajaran. Dengan demikian, PBL tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga menekankan pentingnya karakter dan etika dalam pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan penerapan PBL secara luas dalam pendidikan agama untuk membentuk generasi yang lebih baik, berlandaskan nilai-nilai keislaman yang kokoh. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai ini dalam pembelajaran, diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan moralitas yang tinggi. This study aims to examine the extent to which Problem-Based Learning (PBL) can develop students' character in relation to Islamic values, specifically in understanding the concept of hypocrisy (munafik). Using a descriptive qualitative approach, this research explores the impact of PBL on character formation in the context of religious education. The findings indicate that PBL can help students develop better character traits, such as honesty, responsibility, and teamwork skills. Through PBL, students are encouraged to reflect on hypocritical behaviors that often arise in their daily lives and seek solutions to address these issues. This activity not only enhances their understanding of the concept of hypocrisy but also reinforces their awareness of the importance of applying Islamic values in everyday actions. The reflection and discussion processes within groups also motivate students to share experiences and perspectives, thereby enriching the learning process. Consequently, PBL focuses not only on academic aspects but also emphasizes the significance of character and ethics in education. This study recommends the broad implementation of PBL in religious education to cultivate a better generation grounded in strong Islamic values. By integrating these values into learning, it is hoped that students will grow into individuals who are not only intellectually capable but also possess high integrity and morality.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Giving Question Getting Answer (GQGA) Terhadap Keterampilan Berbicara dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kartika, Andika Adelia; Aini, Nining Khurrotul
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/r28b3z27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara strategi pembelajaran giving question getting answer (GQGA) dengan keterampilan berbicara dan hasil belajar bahasa indonesia. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes, dan dokumentasi. Populasi penelitian yaitu siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Hasyim Asy’ari Petak Pacet Mojokerto dengan responden 42 siswa. Teknik analisa data menggunakan uji independent sample t-test. Hasil analisa data diketahui bahwa : 1) Terdapat pengaruh dari strategi Giving Questions Getting Answer terhadap keterampilan berbicara siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Hasyim Asy’ari Petak Pacet Mojokerto. Hal ini diperoleh dari perbandingan nilai rata-rata, pada kelas eksperimen yang mempunyai nilai rata-rata sebesar 66,76 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang memperoleh nilai rata-rata sebesar 59,57. Dari pengujian hipotesis dengan menggunakan uji independent sample t-test dengan nilai Sig. < α yaitu 0,000< 0,005. Dengan demikian maka Ha diterima dan H0 ditolak. 2) Terdapat pengaruh dari strategi Giving Questions Getting Answer terhadap hasil belajar siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Hasyim Asy’ari Petak Pacet Mojokerto. Hal ini diperoleh dari perbandingan nilai rata-rata, pada kelas eksperimen yang mempunyai nilai rata-rata sebesar 80,71 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang memperoleh nilai rata-rata sebesar 59,52. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji independent sample t-test dengan nilai Sig.< α yaitu 0,000 < 0,005. Dengan demikian maka Ha diterima dan H0 ditolak. This study aims to determine the effect of the Giving Question Getting Answer (GQGA) learning strategy on students’ speaking skills and Indonesian language learning outcomes. This research employed a quantitative experimental method. Data collection techniques included questionnaires, tests, and documentation. The research population consisted of fourth-grade students at Madrasah Ibtidaiyah Hasyim Asy’ari Petak, Pacet, Mojokerto, with a total of 42 students as respondents. The data analysis technique used the independent sample t-test. The results of the data analysis indicate that:There is a significant effect of the Giving Question Getting Answer strategy on the speaking skills of fourth-grade students at Madrasah Ibtidaiyah Hasyim Asy’ari Petak, Pacet, Mojokerto. This is evidenced by the comparison of the mean scores, where the experimental class obtained a higher mean score (66.76) than the control class (59.57). The hypothesis testing using the independent sample t-test showed a significance value of Sig. < α (0.000 < 0.005). Therefore, Ha is accepted and H0 is rejected. There is a significant effect of the Giving Question Getting Answer strategy on the learning outcomes of fourth-grade students at Madrasah Ibtidaiyah Hasyim Asy’ari Petak, Pacet, Mojokerto. This is shown by the comparison of the mean scores, where the experimental class achieved a higher mean score (80.71) than the control class (59.52). Hypothesis testing using the independent sample t-test resulted in a significance value of Sig. < α (0.000 < 0.005). Therefore, Ha is accepted and H0 is rejected
Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Web Wordwall Materi Syu’abul Iman Kelas X di SMAN 1 Krembung Taufiqillah, Taufiqillah; Zuhri, M. Syaifudin; Yahya A, M. Yahya
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/yrk8wc53

Abstract

Media web wordwall merupakan salah satu media belajar variatif yang menampilkan informasi teks, gambar diam atau gerak, animasi, suara, dan video yang menyenangkan bagi siswa berbentuk game/quiz. Penelitian ini berlatar belakang pada penggunaan Wordwall dalam aktivitas belajar mengajar di sekolah. Penggunaan wordwall dalam proses pembelajaran belum begitu populer, apalagi dikalangan guru usia senja, namun telah banyak literatur dari internet dan hasil penelitian mengenai wordwall ini. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk memahami fenomena tertentu. Teknik pengumpulan data penelitian dapat dilakukan melalui beberapa metode, seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data observasi menunjukkan tingkat antusiasme  siswa yang lebih tinggi selama pembelajaran PAI BP. Hasil Penelitian ini dapat dijelaskan bahwa setelah menggunakan media wordwall semangat dan antusiasme peserta didik meningkat, terlihat dari sikap dan suasana belajar yang menyenangkan di dalam kelas serta membangun hubungan yang baik dengan siswa. Wordwall web media is a varied learning media that displays text information, still or moving images, animation, sound and videos that are fun for students in the form of games/quiz. This research is based on the use of Wordwall in teaching and learning activities at school. The use of wordwalls in the learning process is not yet very popular, especially among older teachers, but there is a lot of literature on the internet and research results regarding wordwalls. The research method used is qualitative research, which is research intended to understand certain phenomena. Research data collection techniques can be carried out through several methods, such as observation, interviews and documentation. Observation data shows a higher level of student enthusiasm during PAIBP learning. The results of this research can be explained that after using wordwall media the enthusiasm and enthusiasm of students increased, as seen from the attitude and pleasant learning atmosphere in the classroom as well as building good relationships with students.

Page 1 of 1 | Total Record : 9