cover
Contact Name
Ade Kurniawan
Contact Email
mandalikapermata@gmail.com
Phone
+6282340701519
Journal Mail Official
mandalikapermata@gmail.com
Editorial Address
JL. KH. Mansyur VI No 9 Dasan Sari Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mandalika Education
ISSN : -     EISSN : 29873614     DOI : 10.36312/madu
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ilmiah Mandalika Education terbit 2 kali setahun pada bulan April dan Oktober. Jurnal Ilmiah Mandalika Education berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian di Bidang Pendidikan, Sains, Ilmu Terapan, dan Ilmu Sosial. Jurnal Ilmiah Mandalika Education di terbitkan oleh Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 128 Documents
PEMANFAATAN PERMAINAN EDUKATIF TEKA-TEKI SILANG DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA KELAS 6 SD INPRES FOTILO Tafuli, Martheda A.
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 1 No. 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v1i2.65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efektivitas penggunaan permainan edukatif teka-teki silang dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan membaca siswa kelas 6 SD Inpres Fotilo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Data dikumpulkan melalui tes bacaan dan lembar observasi untuk mencatat tingkat keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca siswa dari siklus pertama ke siklus kedua, baik untuk siswa laki-laki maupun perempuan. Tingkat keterlibatan siswa juga dinilai tinggi, menunjukkan kesuksesan intervensi dalam menciptakan pengalaman pembelajaran yang aktif dan berorientasi pada siswa. Pada siklus pertama, terdapat 5 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan dengan rata-rata skor membaca siswa laki-laki adalah 75, sedangkan rata-rata skor membaca siswa perempuan adalah 80. Hal ini menunjukkan bahwa pada awal intervensi, siswa perempuan memiliki rata-rata skor membaca yang sedikit lebih tinggi daripada siswa laki-laki. Pada siklus kedua, terjadi peningkatan yang signifikan dalam keterampilan membaca baik pada siswa laki-laki maupun perempuan. Rata-rata skor membaca siswa laki-laki meningkat menjadi 85, sedangkan rata-rata skor membaca siswa perempuan meningkat menjadi 90. Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa intervensi menggunakan permainan edukatif teka-teki silang efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas 6 SD Inpres Fotilo, baik siswa laki-laki maupun perempuan. Meskipun terdapat perbedaan dalam rata-rata skor membaca antara siswa laki-laki dan perempuan, namun keduanya mengalami peningkatan yang signifikan setelah intervensi dilakukan
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS VII SMPN 3 SATU ATAP JEREWEH PADA MATERI BANGUN DATAR Wahyuningsih, Siayis
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 1 No. 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v1i2.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas metode pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan pemahaman konsep Bangun Datar pada siswa kelas VII di SMPN 3 Satu Atap Jereweh. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus. Penelitian dilaksanakan selama 4 minggu pada tahun ajaran 2021/2022 di SMPN 3 Satu Atap Jereweh. Subjek penelitian terdiri dari 14 siswa kelas VII yang terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik siswa laki-laki maupun perempuan mengalami peningkatan skor pada evaluasi akhir siklus kedua dibandingkan dengan tes awal siklus pertama. Namun, rata-rata skor evaluasi siklus kedua siswa perempuan (82.87) sedikit lebih tinggi daripada siswa laki-laki (81.17). Perbedaan ini bisa dijelaskan oleh berbagai faktor, seperti gaya belajar yang berbeda antara laki-laki dan perempuan, tingkat motivasi, atau faktor-faktor sosial dan lingkungan lainnya. Meskipun demikian, baik siswa laki-laki maupun perempuan telah mencapai atau melebihi KKM standar (68) yang ditetapkan, menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek efektif bagi kedua kelompok gender dalam meningkatkan pemahaman konsep Bangun Datar. Dengan demikain dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran berbasis proyek efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep Bangun Datar pada siswa kelas VII di SMPN 3 Satu Atap Jereweh. Implikasi temuan penelitian ini bagi pembelajaran matematika sangat positif, karena menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi alternatif yang efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran matematika. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan hasil antara siswa laki-laki dan perempuan dalam konteks pembelajaran berbasis proyek.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI PADA MATERI KELILING DAN LUAS LINGKARAN DI SDI HOLPARA KABUPATEN BELU Habu Manu, Maria Elisabeth
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 1 No. 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v1i2.67

Abstract

Pentingnya peranan matematika dalam kehidupan manusia terutama dalam usaha pengembangan IPTEK menuntut semakin diperlukannya pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika. Melalui penerapan Discovery Learning, siswa memiliki pengalaman karena siswa melakukan sesuatu percobaan yang memungkinkan mereka untuk menemukan konsep atau prinsip-prinsip matematika bagi diri mereka sendiri. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu, bagaimana aktivitas dan hasil belajar siswa dalam penerapan Discovery Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penerapan Discovery Learning pada pokok bahasan keliling dan luas lingkaran, dan untuk meningkatkan ketuntasan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SDI Holpara Kabupaten Belu. Berdasarkan hasil analisis data pada siklus 1 aktivitas siswa secara klasikal adalah 61,86%. Pada siklus 2 mencapai 74,99%. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 30,30%, yakni dari siklus 1 mencapai 60,60% dan pada siklus 2 mencapai 90,90%, dengan hasil yang dicapai tersebut dapat dinyatakan tuntas.dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa dalam pembelajaran terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar pada siswa kelas VI SDI Holpara dengan menggunakan penerapan Discovery Learning.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PADA SISWA KELAS III DI SD NEGERI 076081 LEWA-LEWA Bate’e, Mitisa
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 1 No. 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v1i2.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan keterampilan penjumlahan dan pengurangan siswa kelas III di SD Negeri 076081 Lewa-Lewa. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari 15 siswa (5 laki-laki dan 10 perempuan). Instrumen yang digunakan meliputi tes keterampilan penjumlahan dan pengurangan, daftar periksa observasi kelas, angket motivasi belajar, wawancara dengan siswa, dan catatan observasi guru. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan penjumlahan dan pengurangan siswa setelah penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah. Skor tes keterampilan meningkat dari siklus pertama ke siklus kedua. Selain itu, terdapat peningkatan yang signifikan dalam motivasi belajar siswa dan partisipasi aktif dalam pembelajaran, sebagaimana tercatat dalam daftar periksa observasi kelas dan hasil angket motivasi belajar. Hasil wawancara dengan siswa juga menunjukkan persepsi positif terhadap pembelajaran dengan model ini. Dengan demikian, kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran berbasis masalah dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan matematika siswa kelas III dan dapat diterapkan dalam konteks pembelajaran matematika secara luas.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VII-C Sriyanti, Titi
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 1 No. 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v1i2.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik di Kelas VII-C SMP Negeri 13 Mataram Kota Mataram dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), khususnya pada materi operasi hitung bilangan bulat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik Kelas VII-C SMP Negeri 13 Mataram pada tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar peserta didik meningkat dari siklus 1 ke siklus 2. Pada siklus 1, persentase ketuntasan belajar adalah 39% dengan nilai rata-rata 68,8, sedangkan pada siklus 2, persentase tersebut meningkat menjadi 75% dengan nilai rata-rata 80,8. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika. Untuk penelitian selanjutnya, dapat dipertimbangkan untuk melakukan analisis lebih mendalam terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan hasil belajar, seperti interaksi antara guru dan siswa, serta pengaruh lingkungan belajar
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS X SMA ISLAM NW SUGIAN TAHUN AJARAN 2022/2023 Baiq Atun
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 1 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v1i1.70

Abstract

Sejarah merupakan pembelajaran pokok yang harus diajarkan di sekolah dasar dan menengah bahkan sampai perguruan tinggi. Namun berdasarkan hasil observasi siswa memiliki anggapan bahwa mata pelajaran sejarah merupakan pelajaran yang membosankan. Sehingga minat belajar rendah dan tujuan belajar pun tidak maksimal. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan meningkatkan minat belajar siswa dapat meningkat dengan model problem based learning (PBL) pada materi Proses Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X SMA Islam NW Sugian tahun pelajaran 2022/2023 dengan jumlah siswa 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan dari Persentase rata-rata hasil observasi minat belajar siswa siklus I pertemuan ke-1 dengan rata-rata 38,7%, lalu pada pertemuan ke-2 meningkat menjadi 47,6% dan pada siklus II pertemuan ke-1 meningkat lagi menjadi 65,9% selanjutnya pada pertemuan ke-2 meningkat menjadi 79,9%. Terlihat jelas bahwa model problem based learning (PBL) dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas X di SMA Islam NW Sugian.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA DI SMP NEGERI 1 SOMAMBAWA Laia, Yuliyanus
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 1 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v1i1.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas VIII pada materi pencernaan manusia di SMP Negeri 1 Somambawa yang melibatkan total 34 siswa, terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan. Dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dalam dua siklus, serta melibatkan berbagai instrumen evaluasi seperti kuesioner, tes tertulis, lembar observasi, dan jurnal refleksi, penelitian ini berhasil mengonfirmasi bahwa penerapan metode NHT dapat meningkatkan minat belajar siswa serta hasil belajar mereka, bahkan melebihi standar KKM yang ditetapkan yaitu 75. Temuan ini menunjukkan bahwa interaksi aktif siswa dalam diskusi kelompok, suasana pembelajaran yang dinamis, dan peran siswa yang proaktif dalam memecahkan masalah berkontribusi pada peningkatan minat belajar siswa. Selain itu, peningkatan hasil belajar siswa pada tes tertulis menunjukkan bahwa metode NHT efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pencernaan manusia. Saran yang diajukan termasuk pengembangan profesional guru, penggunaan varian metode pembelajaran kooperatif, integrasi teknologi dalam pembelajaran, dan evaluasi berkelanjutan terhadap proses pembelajaran. Dengan menerapkan saran-saran tersebut, pembelajaran pada materi pencernaan manusia di SMP Negeri 1 Somambawa diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih optimal dan memastikan pemahaman yang mendalam serta minat belajar yang tinggi dari siswa.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DIINTEGRASIKAN DENGAN MEDIA PPT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI TRIGONOMETRI KELAS X DI SMK QAMARUL HUDA BAGU Sari, Sarilan
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 1 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v1i1.72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan rendahnya motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas X pada materi Trigonometri Pada Segitiga Siku-siku di SMK Qamarul Huda Bagu. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus dengan melibatkan 25 peserta didik. Langkah-langkah dalam penelitian ini meliputi identifikasi permasalahan, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, observasi, evaluasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) yang diintegrasikan dengan media PPT berhasil meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Dari data tersebut, terlihat bahwa hasil pengisian refleksi siswa menunjukkan tingkat partisipasi yang sangat aktif dari sebagian besar peserta didik, menandakan keberhasilan model pembelajaran PjBL dalam memotivasi siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Selain itu, hasil diskusi mengenai Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) juga menunjukkan partisipasi aktif siswa dalam memahami materi yang diajarkan. Secara keseluruhan, nilai rata-rata siswa setelah penerapan model pembelajaran PjBL adalah 88.08, melebihi secara signifikan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sebesar 87.25. Hal ini mengindikasikan bahwa model pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar peserta didik pada materi Trigonometri Pada Segitiga Siku-siku.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 2 LABUAPI MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Hartati, Sri
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 1 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v1i1.73

Abstract

Penelitian ini berfokus pada masalah yang dihadapi oleh guru sosiologi di SMAN 2 Labuapi terkait hasil belajar siswa yang belum memuaskan, terutama dalam kemampuan menyelesaikan soal-soal sosiologi. Analisis nilai siswa pada semester sebelumnya menunjukkan rendahnya pemahaman konsep sosiologi, kurangnya persiapan sebelum pembelajaran, dan rendahnya aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Terutama pada pembelajaran Struktur Sosial, siswa kurang memahami materi tersebut, dengan persentase siswa yang belum mencapai standar kriteria ketuntasan minimal (KKM) 75. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar sosiologi dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning pada siswa kelas XI IPS 1 yang berjumlah 22 orang di SMAN 2 Labuapi Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari empat tahap (perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dari siklus pertama ke siklus kedua. Pada akhir siklus kedua, rata-rata hasil belajar meningkat menjadi 81,45, dengan sebagian besar siswa mendapatkan nilai antara 75-87. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar materi Konflik Sosial pada siswa kelas XI IPS 1 di SMAN 2 Labuapi.
PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPS PADA MATERI KEBERAGAMAN BERBANTUAN METODE KERJA KELOMPOK DI KELAS IV SD NEGERI 077786 TUHEMBARUZO KECAMATAN BAWOLATO KABUPATEN NIAS Lase, Andy Pratama
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.74

Abstract

Dalam upaya mencapai hasil pembelajaran yang optimal, peran guru menjadi krusial dalam membentuk karakter siswa dan mengelola suasana kelas. Pengamatan terhadap proses pembelajaran IPS di kelas IV SD Negeri 077786 Tuhembaruzo menunjukkan bahwa hasil belajar siswa belum mencapai tingkat maksimal. Oleh karena itu, peneliti terdorong untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPS dengan menerapkan pendekatan kerja kelompok dan media gambar pada materi Belajar Peta Buta. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa dan serta meningkatkan kemapuan profesional peneliti. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus, dengan hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep siswa dan tingkat ketercapaian pembelajaran. Keberhasilan tindakan peneliti dalam memperbaiki pembelajaran IPS di kelas tersebut disertai dengan peningkatan kemampuan peneliti dalam mengadaptasi kurikulum yang relevan. Pada siklus 1 didapatkan bahwa nilai rata-rata pemahaman konsep siswa diangka 79 dengan jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 68%. Pada siklus 2 didapat bahwa nilai rata-rata pemahaman konsep siswa berhasil naik ke angka 92 dan jumlah yang tuntas belajar bertambah menjadi 96%. Hasil menujukkan keberhasilan tindakan peneliti dalam memperbaiki pembelajaran IPS di kelas IVSD Negeri 077786 Tuhembaruzo dengan penerapan metode kerja kelompok dan media gambar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan kerja kelompok dan media gambar dalam pembelajaran IPS pada materi Belajar Peta Buta dapat signifikan meningkatkan pemahaman konsep siswa serta ketercapaian pembelajaran secara keseluruhan.

Page 6 of 13 | Total Record : 128