Rekayasa : Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung (RJITS) is a peer-reviewed scientific journal that provides a national platform for the dissemination of research and development in the field of Civil Engineering and related disciplines. The journal focuses on publishing original research articles, technical papers, and case studies that contribute to the advancement of civil engineering theory, practice, and application. The scope of the journal includes, but is not limited to, the following areas: Structural Engineering Analysis, design, construction, materials, and performance of structures such as buildings, bridges, and towers. Geotechnical Engineering Soil mechanics, foundation engineering, slope stability, ground improvement, and geotechnical modeling. Transportation Engineering Planning, design, operation, and management of transportation systems including roads, railways, and traffic engineering. Hydraulic and Water Resources Engineering Hydrology, fluid mechanics, irrigation systems, drainage, flood control, and water supply systems. Construction Engineering and Management Project planning, scheduling, construction methods, cost estimation, and sustainable construction practices. Environmental Engineering Water and wastewater treatment, solid waste management, air pollution control, and environmental impact assessment. Materials in Civil Engineering Development, testing, and application of construction materials such as concrete, asphalt, steel, and composites. Urban and Regional Planning Infrastructure development, smart city planning, and sustainable urban systems. The journal welcomes contributions from academics, researchers, and professionals engaged in civil engineering and aims to foster innovation, knowledge sharing, and practical solutions in the field.
Articles
5 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 29 No. 2 (2025): Agustus 2025"
:
5 Documents
clear
Analisis Model Teoritis Rembesan Pada Bendungan (Studi Kasus Bendungan Margatiga Lampung)
Setia Prayitno;
Andius Dasa Putra;
Endro P. Wahono
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 29 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/rekrjits.v29i2.16
Secara umum teori – teori masalah rembesan/seepage yang kita hadapi di lapangan dipecahkan dengan memakai cara-cara teoritis yang tepat tetapi untuk soal-soal dua dimensi dan keadaan tanah yang homogen/seragam kita dapat memperoleh pemecahan yang cukup tepat dengan memakai hand sketching/flownet atau juga garis freatik dan cara empiris seperti penggunaan metode line/creep line Penelitian ini menganalisa angka aman seepage/piping berapa besar debit rembesan yang terjadi pada tubuh bendungan urugan dan juga pada pondasi bendungan spillway karena debit rembesan yang terjadi diijinkan 1% dari total Q sungainya. Untuk nilai piping pada pondasi bendungan urugan saat Muka Air Normal(MAN) tanpa cut off nilainya 1,88 < 4 dan saat Muka Air Banjir(MAB) nilainya 2,58 < 4 belum aman terhadap bahaya piping namun saat Muka Air Normal(MAN) dengan cut off nilainya 2,97 < 4 dan saat Muka Air Banjir(MAB) dengan cut off nilainya 4,08 > 4 Aman terhadap bahaya piping. Untuk nilai piping pada pondasi spillway saat Muka Air Normal(MAN) tanpa cut off nilainya 1,79 < 4 dan saat Muka Air Banjir(MAB) dengan cut off nilainya 2,47 < 4 belum aman terhadap bahaya piping namun saat Muka Air Normal(MAN) dengan cut off nilainya 2,97 < 4 dan saat Muka Air Banjir(MAB) dengan cut off nilainya 4,06 > 4 Aman terhadap bahaya piping
Investigasi Masalah Getaran Pada Struktur Portal Baja Akibat Getaran Mesin Crusher
FIKRI ALAMI;
Vera Agustriana Noorhidana;
Ratna Widyawati
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 29 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/rekrjits.v29i2.34
Getaran berlebihan pada struktur industri sering kali mengabaikan aspek kenyamanan meskipun secara kekuatan desain telah terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi respon dinamik struktur portal baja empat lantai akibat beban mesin penghancur batu bara (crusher coal) guna mengevaluasi stabilitas dan kenyamanan bangunan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental lapangan menggunakan sensor accelerometer dan simulasi numerik berbasis Finite Element Analysis (FEA) dengan perangkat lunak SAP2000 sebagai pembanding. Hasil investigasi menunjukkan bahwa percepatan getaran vertikal saat mesin beroperasi mencapai 141% G, nilai yang jauh melampaui ambang batas kenyamanan standar sebesar 5% G. Ditemukan pula deviasi antara hasil pemodelan numerik dan data lapangan yang mengindikasikan adanya penurunan mutu material pada struktur eksisting akibat masa layan. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa getaran berlebih dengan amplitudo mencapai 30,9 mm tidak hanya mengganggu proses produksi, tetapi juga membahayakan stabilitas jangka panjang struktur portal baja. Diperlukan langkah mitigasi atau perkuatan untuk mengatasi dampak getaran tersebut.
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN DAN PROGRAM PENANGANAN DI RUAS JALAN RAYA KARANGKOBAR
Candra Bagindo;
Agus Juara;
Suharto
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 29 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/rekrjits.v29i2.75
Kerusakan jalan memiliki dampak buruk bagi pengguna, mulai dari hambatan laju kendaraan hingga risiko kecelakaan. Ruas jalan Karangkobar Banjarnegara sepanjang ± 3 km mengalami kerusakan signifikan akibat intensitas truk muatan pasir yang diduga mengalami beban berlebih (overload). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan permukaan menggunakan metode Bina Marga dan Pavement Condition Index (PCI) guna menentukan strategi pemeliharaan yang tepat. Hasil analisis PCI menunjukkan luas kerusakan mencapai 1950,4 m² (10,84%) dengan nilai indeks 43,37% (kategori Fair). Sementara itu, metode Bina Marga menunjukkan nilai LHR sebesar 4974 kendaraan/hari dan nilai kondisi jalan 8, yang menghasilkan urutan prioritas 4 (Pemeliharaan Berkala). Berdasarkan dominasi kerusakan berupa retak, keriting, alur, dan lubang, direkomendasikan perbaikan berupa lapis tambahan (overlay) aspal Lataston (MS. 744) setebal 7 cm dengan umur rencana 10 tahun.
Pengaruh Variasi Fly Ash Sebagai Substitusi Semen dengan Penambahan Accelerator Jenis Sika Viscocrete 3115N Terhadap Kuat Tekan Beton
Nur Achma Arif Nugraha Arif;
Dennie Chandra;
Ratih Baniva
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 29 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/rekrjits.v29i2.106
Fly ash atau abu terbang yang merupakan sisa-sisa pembakaran batu bara, yang dialirkan dari ruang pembakaran melalui ketel berupa semburan asap, yang berbentuk partikel halus dan merupakan bahan anorganik yang terbentuk dari perubahan bahan mineral karena proses pembakaran dari proses pembakaran Batubara. Penelitian ini bertujuan mengetahui serta menganalisa hasil kuat tekan beton yang dihasilkan menggunakan fly ash sebagai subtitusi semen dan penambahan zat aditif Accelerator (Sika visconcrete 3115N) dalam campuran beton. Untuk kadar fly ash yang dipakai adalah 5%, 10%, dan 15% Sedangkan untuk kadar Accelerator (Sika visconcrete 3115N) adalah 1%, 2%, dan 3% dari berat semen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Metode eksperimen adalah studi yang menghasilkan fenomena dalam kondisi yang terkendali.Hasil dari pengujian kuat tekan beton normal mendapatkan nilai kuat tekan beton tertinggi mencapai 31,63 Mpa di 28 hari dengan penambahan Sika Viscocrete 3115N dengan persentase kadar 1% sedangkan untuk kuat tekan tertinggi terdapat di campuran beton normal + fly ash 15% mendapatkan nilai kuat tekan tertinggi mencapai 34,83 Mpa di 28 hari dengan penambahan Sika viscocrete 3115N dengan persentase kadar 1%. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penambahan Sika Viscocrete 3115N dan fly ash sebanyak 15% dianggap paling ideal dari segi pengerjaan (workability) dan mutu beton.
Analisa Indeks Kekeringan Way Tebo Jambi Menggunakan Metode Thonthwaite mather
Muhammad Hakiem Sedo Putra;
Fahmi Arkan;
Yospi Arda Jaya
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 29 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/rekrjits.v29i2.120
Kekeringan merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang berdampak signifikan terhadap ketersediaan air, produktivitas pertanian, dan kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah tropis seperti Way Tebo, Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kekeringan di wilayah tersebut menggunakan Metode Thonthwaite-Mather, yang menghubungkan curah hujan (P), evapotranspirasi potensial (EVP), defisit air (D), dan indeks kekeringan (Ia). Data yang digunakan meliputi data curah hujan bulanan dan suhu udara rata-rata selama satu tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah Way Tebo mengalami musim basah pada periode Januari hingga Mei serta November hingga Desember, di mana curah hujan mencukupi kebutuhan evapotranspirasi. Sebaliknya, pada periode Juni hingga Oktober, terjadi defisit air yang menyebabkan kekeringan dengan tingkat keparahan bervariasi. Kekeringan terparah tercatat pada bulan Agustus dan September, dengan defisit air (D) tertinggi sebesar 25 mm dan indeks kekeringan (Ia) mencapai -63%. Pola ini menunjukkan kebutuhan akan mitigasi kekeringan melalui konservasi air, pemanenan air hujan, dan optimalisasi irigasi. Metode Thonthwaite-Mather terbukti efektif dalam menggambarkan pola temporal ketersediaan air, sehingga dapat digunakan sebagai alat perencanaan dalam pengelolaan sumber daya air. Penelitian ini merekomendasikan langkah-langkah adaptasi untuk mengurangi dampak kekeringan serta meningkatkan ketahanan wilayah terhadap perubahan iklim.