cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Profesi Kependidikan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 Apr (2022)" : 30 Documents clear
Peningkatan Aktifitas Dan Hasil Belajar Materi Listrik Statis Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Siswa Kelas IX SMP YPVDP Bontang M Rino Efendi; Jusniar Jusniar; Masniaturofikoh Masniaturofikoh
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 3, No 1 Apr (2022)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar Materi Listrik Statis kelas IX SMP YPVDP Bontang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IX SMP YPVDP Bontang Pada semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022 yang berjumlah 10 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes formatif pilihan ganda untuk mengetahui hasil belajar siswa sedangkan untuk mengetahui  ketercapaian sintaks PBL menggunakan observasi. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan diperoleh skor rata-rata hasil belajar siswa untuk siklus I sebesar 78 selanjutnya pada siklus II skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 80. Berdasarkan data observasi keterlaksanaan sintaks PBL dalam aktifitas belajar siswa untuk siklus I sebesar 73%, dan siklus II sebesar 85%. Berdasarkan data hasil analisis dan observasi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Base Learning (PBL) dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar IPA.Kata Kunci : PBL, Aktifitas Belajar, Listrik Statis, IPA.
Penerapan Model Problem Basic Learning terhadap Keaktifan Belajar Peserta Didik di Kelas X Keperawatan SMK YPIB Majalengka Tahun 2021 Teti Purnasih; Adnan Adnan; Ernawati Nur
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 3, No 1 Apr (2022)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran (Problem Based Learning) adalah pendekatan pembelajaran yangmenggunakan masalah sebagai suatu konteks untuk belajar cara berfikir kritis danketerampilan pemecahan masalah. Hasil penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dalam (3) tiga siklus. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Oktober 2021 dan subyek penelitiannya adalah 16 peserta didik SMK YPIB Majalengka. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar Ceklist. Hal ini dapat dilihat dari keaktifan belajar peserta didik pada siklus I dari 16 peserta didik yang hadir, 2 peserta didik (12,5%) yang bertanya, 4 peserta didik (25,0%) mampu menjawab pertanyaan, 3 peserta didik (18,75%) mampu menyimpulkan materi dan 3 peserta didik (18,75%) mampu berargumen. Pada siklus II dari 15 peserta didik, terdapat 4 peserta didik (26,6%) yang bertanya, 7 peserta didik (46,66%) mampu menjawab pertanyaan, 4 peserta didik (26,6%) mampu menyimpulkan materi dan 6 peserta didik (40,0%) mampu berargumen. Pada siklus III dari 15 peserta didik, terdapat 7 peserta didik (46,66%) yang bertanya, 8 peserta didik (53,33%) mampu menjawab pertanyaan, 7 peserta didik (46,66%) mampu menyimpulkan materi dan 7 peserta didik (46,66%) mampu berargumen. Dari hasil penelitian ini adanya peningkatan yang signifikan terhadap keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran Anatomi Fisiologi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model Problem Basic Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik di SMK YPIB Majalengka.Kata kunci: Model Pembelajaran Problem Basic Learning, Keaktifan Belajar Pesertadidik
Upaya Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar IPA Melalui Metode Pembelajaran Problem Based Learning Titin Nasrofah; Jusniar Jusniar; Rostina Arsani
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 3, No 1 Apr (2022)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIIIB melalui metode pembelajaran problem based learning di SMP Terpadu Ma’arif Gunungpring. Hasil penelitian, setelah menerapkan metode pembelajaran problem based learning, menunjukkan peningkatan minat dan hasil blajar IPA. Hal ini ditunjukkan dengan skor rata-rata angket minat belajar peserta didik pada siklus I sebesar 2,51. Siklus II meningkat menjadi 3,24. Siklus III meningkat menjadi 3,53. Hasil belajar peserta didik juga telah meningkat, hal ini dapat dilihat dengan nilai rata-rata siklus I untuk rata-rata nilai pengetahuan yaitu 71,43. Hasil belajar meningkat 90,00 pada siklus II dan 92,00 pada siklus III. Disarankan kepada guru untuk menggunakan metode pembelajaran problem based learning dalam pengajaran IPA ke mata pelajaran lain sebagai cara alternatif untuk meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik.Kata kunci: minat, hasil belajar, problem based learning
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Menganyam pada Anak di Taman Kanak-Kanak Usia 5 – 6 Tahun Herman; Juli Hasrita; Herman Herman; Isnawati Zainuddin
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 3, No 1 Apr (2022)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode menganyam digunakan untuk mengembangkan keterampilan motorik halus anak, karena metode menganyam memberikan banyak kesempatan kepada anak untuk mengkoordinasikan tangan dan matanya serta mengontrol gerakan tangan menggunakan otot jari. Masalah penelitian yang diteliti adalah bagaimana meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menganyam pada anak kelompok B di TK Panritalopi Lembanna Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba Tahun Pelajaran 2020-2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dan kuantitatif. dengan subjek penelitian adalah siswa kelompok B TK Panritalopi Lembanna semester II tahun ajaran 2020 – 2021 yang berjumlah 5 orang. Hasil penelitian klasik menunjukkan bahwa persentase keterampilan motorik halus anak yang diamati adalah koordinasi mata dan tangan serta dapat mengontrol gerakan tangan menggunakan otot jari. Hasil pra siklus 10% meningkat pada siklus I menjadi 20%, setelah perbaikan perencanaan pada siklus II meningkat 60% dan pada siklus III diperoleh 80%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan menganyam dapat meningkatkan motorik halus anak di TK Panritalopi Lembanna Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba. Peneliti menyarankan agar guru dapat mengoptimalkan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media yang menarik dan menyenangkan dalam kegiatan menganyam.Kata Kunci : Motorik Halus, Aktivitas Menganyam, Media Daun Pisang
Upaya Meningkatkan Kemampuan Keaksaraan Awal Dengan Menggunakan Media Kartu Huruf Bergambar Suriani Suriani; Syamsuddin Syamsuddin; Cahaya Cahaya
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 3, No 1 Apr (2022)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran media kartu huruf bergambar yang dapat meningkatkan kemampuan keaksaraan awal pada anak didik TK Negeri Bandar Madani Kota Parepare. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakam Kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelompok B pada semester ganjil 2020-2012 berjumlah 13 anak. Pengambilan data menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Prosedur penelitian Tindakan Kelas terdiri dari dua siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil menujukkan kemampuan keaksaraan awal dapat di tingkatkan dengan menggunakan media kartu huruf bergambar. Kemampuan mengenal keaksaraan awal dapat menyebutkan huruf dari benda yang ada disekitar.Kata kunci : Keaksaraan Awal, Media Kartu Huruf Bergambar
Peningkatan Keterampilan Berwudhu Melalui Metode Demonstrasi Pada Kelompok A Usia 4-5 Tahun Nurlisa Nurlisa; Muhammad Yusri Bachtiar; Ita Rostia Ichsan
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 3, No 1 Apr (2022)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi menyuruh anak untuk berwudhu sebelum sholat yangmerupakan kewajiban bagi semua umat manusia yang beragama Islam. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan keterampilan berwudhu. Adapun jenis penelitian ini adalah dengan subjek peserta didik kelompok A di TK PANRITA LOPI Kec. Bonto Bahari, Kab. Bulukumba pada semester II 2020/2021 yang berjumlah 5 orang. Pengambilan data di lakukan dengan menggunakan penilaian ceklis. Hasil penelitian melalui metode demonstrasi dapat meningkatkanketerampilan berwudhu.Kata kunci : berwudhu, metode demonstrasi
Penerapan Model PBL Melalui Kegiatan Bermain Plastisin Untuk Meningkatkan Motorik Halus Pada Kelompok B di Tk Beringin XI Rahmawati Rahmawati; Herman Herman; Widya Praningrum
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 3, No 1 Apr (2022)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Motorik Halus Anak di Taman Kanak-Kanak Beringin XI masih rendah, hal ini disebabkan oleh pemilihan media pembelajaran yang digunakan kurang menarik bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motorik halus pada kelompok B di TK Beringin XI. Data penelitian melalui observasi dan dokumentasi. Prosedur pelaksanaan penelitian ini meliputi: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi dalam setiap siklus. Teknik Lembar Observasi Aktivitas Peserta didik menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada perkembangan motorik halus peserta didik dari siklus I ke siklus II. Persentase peningkatan kemampuan motorik halus peserta didik kelompok B pada Siklus I adalah 53,55 %, Siklus II menjadi 80%. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan bahwa dengan kegiatan bermain plastisin dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak.Kata Kunci : Model pembelajaran Problem Basic Learning, Motorik halus, Plastisin.
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Penerapan Media Pembelajaran Power Point Dalam Pembelajaran Anatomi Fisiologi Kelas XA Keperawatan Pada SMKS St. Elisabeth Lela Tahun Pelajaran 2021/2022 Destiana Heli Yanti; Adnan Adnan; Ernawati Nur
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 3, No 1 Apr (2022)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XA Keperawatan SMKS St. Elisabeth Lela melalui penerapan media Pembelajaran Power Point. Penelitian tindakan kelas terdiri atas 3 siklus, setiap siklus dilaksanakan selama 10 hari. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XA Keperawatan 15 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dalam bentuk pilihan ganda. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil perolehan nilai rata-rata pada siklus 1 adalah 69, pada siklus 2 meningkat menjadi 70,3 dan di siklus 3 menjadi 79,13. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran Power point pada mata pelajaran Anatomi Fisiologi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XA Keperawatan semester ganjil Tahun pelajaran 2021/2022 SMKS St. Elisabeth LelaKata Kunci : media pembelajaran power point, hasil belajar, peserta didik
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Metode Praktik Langsung Melalui Kegiatan Menggunting Dengan Media Bervariasi Kelompok A TKIT AR-RAHMAN Ida Farida; Nurhaedah Nurhaedah; Rahmatiah Rahmatiah
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 3, No 1 Apr (2022)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan kemampuan motorik halus dengan metode praktik langsung melalui kegiatan menggunting dengan berbagai media variasi pada anak usia dini di kelompok A TK IT Ar Rahman kota Bogor dengan jumlah anak 18, 7 laki-laki, 11 perempuan. Kemampuan motorik halus adalah kemampuan pada anak yang membutuhkan kecermatan tinggi, ketekunan, dan berkoordinasi antara mata dan otot kecil. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menggunting dengan berbagai media bervariasi. Dalam proses pembelajaran penelitian dibantu oleh teman sejawat, penelitian tahapan, persiapan tindakan, pelaksanaan observasi, analisis, dan refleksi hasil penelitian menunjukkan dari pra siklus anak berkembang sesuai harapan 20%, Kegiatan siklus I menunjukkan 50% berkembang sesuai harapan, pada kegiatan siklus II mengalami peningkatan 90% sudah berkembang sesuai harapan. Kesimpulan bahwa kegiatan pembelajaran dengan menggunakan berbagai media bervariasi dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak terutama dlam menggunting. Disarankan kepada guru menggunakan berbagai macam media yang menarik agar anak tertarik dan antusias.Kata kunci: Pengembangan fisik, motorik halus, menggunting
Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Tk An nur Kelompok B Melalui Kegiatan Bermain Kerang Junaedah Junaedah; Nurhaedah Nurhaedah; Rahmatiah Rahmatiah
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 3, No 1 Apr (2022)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Upaya meningkatan Kemampuan Kognitif Anak TK An nurKelompok B Melalui Kegiatan Bermain Kerang”. Berawal dari adanya permasalahan yang ditemukan pada Taman kanak-kanak An nur Bontomarannu yakni kemampuan kognitif anakyang masih rendah diantaranya kemampuan mengenal angka dan berhitung maka penulis melakukan kegiatan penelitian tindakan kelas melalui praktek pembelajaran. Praktek pembelajaan dilaksanakan dalam 3 siklus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakahdengan menggunakan media kerang dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak melaluikegiatan bermain kerang pada Taman Kanak-kanak An nur Bontomarannu. Kegiatan bermain kerang mendapat respon yang sangat baik dari peserta didik TK An nur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan kognitif anak melalui kegiatanbermain kerang (mengelompokkan, berhitung dan membentuk angka dari kulit kerang) pada Taman Kanak-kanak An nur. Peningkatan ini ditunjukkan dengan data peserta didik dengan kategori penilaian berkembang sesuai harapan mencapai 80%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan kemampuan kognitif anak melalui kegiatan bermain kerang di Taman Kanak-kanak An nur Bontomarannu.Kata Kunci: Kemampuan kognitif, TK An Nur, Kerang

Page 3 of 3 | Total Record : 30