cover
Contact Name
Yasinta Maria Fono
Contact Email
jurnal.jcp@gmail.com
Phone
+6285338387959
Journal Mail Official
jurnal.jcp@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Pendidikan
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 27751589     DOI : https://doi.org/10.38048/jcp
Jurnal Citra Pendidikan mengkaji tentang hasil hasil penelitian dalam bidang: 1. Pendidikan (Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Vokasi) 2. Pembelajaran dan Media Pembelajaran 3. Pengembangan model/program kursus
Articles 356 Documents
INOVASI PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DALAM PENDIDIKAN MATEMATIKA Baharuddin
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i3.6283

Abstract

Learning mathematics in the digital era demands innovation that is able to integrate technology and pedagogical approaches that suit the needs of the 21st century. One of the rapidly growing approaches is blended learning, which is a learning model that combines the advantages of face-to-face learning with online learning. This article aims to analyze the implementation of blended learning in mathematics education through a literature study approach. The results show that blended learning can improve students' concept understanding, learning motivation, and mathematical literacy. An effective blended learning design includes interactive face-to-face components, self-directed online learning, and technology-based formative assessment. However, the implementation of blended learning also faces challenges, such as teacher readiness and student discipline. Therefore, blended learning innovation needs to be implemented systematically with the support of education policy, teacher training, and adequate digital infrastructure. This research contributes to formulating the design direction of mathematics learning that is more flexible, participatory, and contextual in the future.
PENGARUH PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMAK FRATERAN NDAO ENDE: (STUDI KASUS DI KELAS X.6) Nino, Oktovianus; Ota, Maria Krisitina; Korosando, Fransiskus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i4.6299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi penguatan berupa pemberian reward dan punishment terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi di kelas X.6 SMAK Frateran Ndao Ende. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik pengumpulan data melalui angket (skala Likert) dan dokumentasi nilai rapor.Sampel penelitian berjumlah 32 siswa. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi reward dan punishment berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa, ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,066 menunjukkan bahwa kontribusi strategi reward dan punishment terhadap prestasi belajar siswa adalah sebesar 6,6%, sedangkan sisanya 93,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar guru dan sekolah meningkatkan konsistensi serta variasi dalam penerapan reward dan punishment yang bersifat mendidik untuk memaksimalkan motivasi dan hasil belajar siswa.
PERSEPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI TERHADAP PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLEGENCE CHATGPT MENDUKUNG PROSES BELAJAR DI ERA DIGITAL Via, Eltrin; Ita, Maria Kristina; Parera, Helena Rosalia
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i4.6302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi terhadap penggunaan AI ChatGPT dalam mendukung proses belajar di era. Jenis penelitian yakni penelitian mix method (campuran) dengan teknik pengumpulan data (1) kuisioner (2) wawancara, (3) observasi. Data terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan membuktikan temuan penelitian; (1) Berdasarkan hasil uji statistik deskriptif, untuk indikator kemudahan, sebanyak 75,86% (22 orang) berada dalam kategori sangat baik dan 24,14% (7 orang) berada dalam kategori baik, artinya mayoritas mahasiswa memiliki persepsi yang positif terhadap kemudahan penggunaan ChatGPT dalam mendukung proses belajar. Sedangkan indikator manfaat, terdapat 62,06% (18 orang) berada dalam kategori sangat baik dan 37,94% (11 orang) berada dalam kategori baik, yang mengindikasikan bahwa terdapat persepsi positif dari mayoritas mahasiswa terhadap manfaat penggunaan ChatGPT. Selanjutnya Indikator sikap, terdapat 58,62% (17 orang) berada dalam kategori sangat baik, 37,94% (11 orang) berada dalam kategori baik dan hanya terdapat 3,44% (1 orang) yang berada dalam kategori kurang baik, artinya bahwa mayoritas mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap indikator sikap. Dan pada indikator motivasi, terdapat 62,06% (18 orang) berada dalam kategori baik dan 37,93% (11 orang) berada dalam kategori sangat baik, yang mengidikasikan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap indikator motivasi (2) berdasarkan hasil wawancara dan observasi, menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran, ditinjau dari aspek kemudahan, manfaat, sikap, dan motivasi. Sementara itu, hasil observasi mendukung temuan tersebut, di mana terlihat bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi dapat menggunakan ChatGPT secara efektif sebagai alat bantu dalam mendukung proses belajar. Dengan demikian disarankan; (1) untuk mahasiswa, disarankan untuk mempelajari beragam teknologi pendidikan dan memanfaatkannya secara efektif guna mendukung proses belajar serta meningkatkan kualitas pendidikan di era digital; (2) Untuk dosen disaranakan untuk memberikan ruang dan dukungan agar mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi penunjang pendidikan untuk menciptakan proses pendidikan yang lebih efektif dan relevan dengan perkembangan zaman. Kata kunci: Persepsi, Mahasiswa, ChatGPT
IMPLEMENTASI GOOGLE CLASSROOM TERINTEGRASI GOOGLE FORMULIR SEBAGAI MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DASAR Baharuddin
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i4.6341

Abstract

This study aims to describe the implementation of Google Classroom integrated with Google Forms as an evaluation medium in Basic Mathematics learning. The purpose of this study is to improve the effectiveness of the learning evaluation process through the use of digital technology with active student involvement and the efficiency of learning outcome management. This study used a qualitative descriptive approach with 28 students of the Biotechnology study program at Makassar State University as subjects. Data were collected through observation, interviews, and analysis of evaluation documents using Google Forms within the Google Classroom platform. The results show that the integration between Google Classroom and Google Forms creates a more accessible evaluation process. Students demonstrated active participation in evaluations, timely submission of assignments, and an understanding of basic mathematical concepts. In addition, lecturers found it easier to analyze learning outcomes through automatic data generated by Google Forms. The results of this study provide a model for implementing digital evaluation that can be replicated by educators at various levels and subjects. The results of this study also show that the application of learning technology can improve students' digital literacy and strengthen a culture of independent learning.
SINERGI GURU–ORANG TUA DALAM MENUMBUHKAN KEBIASAAN TIDUR CEPAT ANAK MELALUI VOICE NOTE MALAM HARI Erna, Andi Ernawati
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i4.6351

Abstract

Penelitian ini menggambarkan program SIGURTA (Sinergi Guru–Orang Tua) dalam menumbuhkan kebiasaan tidur cepat anak usia dini melalui inovasi sederhana berupa Voice Note dari guru setiap malam. Kegiatan dilaksanakan di TK Negeri Mekongga Berjaya selama dua minggu berturut-turut dengan melibatkan 15 anak dan orang tuanya. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kebiasaan tidur cepat anak, kesiapan belajar di pagi hari, serta semangat dalam mengikuti kegiatan di sekolah. Strategi Voice Note menjadi sarana efektif memperkuat sinergi rumah–sekolah melalui komunikasi lembut dan konsisten dalam pembiasaan karakter.
PLUGGED DAN UNPLUGGED MENYENANGKAN DALAM MENDUKUNG PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI UNTUK ANAK USIA DINI Sulaiman, Kasiati
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i4.6353

Abstract

Naskah ini berjudul “Plugged dan Unplugged Menyenangkan dalam Mendukung Penguatan Literasi dan Numerasi untuk Anak Usia Dini.” Karya ini menggambarkan inovasi pembelajaran berbasis keseimbangan antara aktivitas plugged (menggunakan gawai) dan unplugged (tanpa gawai) dalam upaya memperkuat kemampuan literasi, numerasi, serta berpikir komputasional anak usia dini. Berangkat dari tantangan era digital dan kebutuhan keterampilan abad ke-21, penulis—seorang guru TK Kemala Bhayangkari 01 Ternate—mengembangkan dua media pembelajaran kreatif: “Domino Literasi Numerasi” sebagai media unplugged dan “Game Edukasi Astronot” sebagai media plugged. Kedua media dirancang sepenuhnya menggunakan platform Canva dan fitur Kecerdasan Artifisial (AI) di dalamnya, menunjukkan bahwa inovasi dapat dilakukan tanpa biaya besar maupun keahlian teknis tinggi. Proses pembuatan mengikuti pendekatan STAR (Situation, Task, Action, Reflection), meliputi tahap perancangan, kreasi, implementasi, dan refleksi hasil. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman anak terhadap konsep literasi dan numerasi melalui pengalaman belajar yang aktif, interaktif, dan bermakna.
REPRESENTASI KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK AL-HUKAMAH KOTA BANDAR LAMPUNG Fadilah, Chairany; Aghniarrahmah, Chasya
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i4.6344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan menganalisis perkembangan kemampuan motorik kasar pada anak usia 4 hingga 5 tahun di TK Al-Hukamah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara terhadap enam subjek anak yang dilaksanakan melalui kegiatan imitasi gerakan binatang dan objek sekitar. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan didokumentasikan dalam bentuk catatan lapangan serta video, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi tingkat spontanitas, keberanian, koordinasi, dan keseimbangan gerak anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya variasi kemampuan motorik kasar pada anak yang dipengaruhi oleh usia, pengalaman dan stimulasi lingkungan. Anak usia 4 tahun cenderung menunjukkan keberanian dan spontanitas yang lebih tinggi dibandingkan anak usia 5 tahun yang lebih berhati-hati dan kaku. Implikasi hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan pembelajaran berbasis gerak yang menyenangkan dan imajinatif untuk mengoptimalkan perkembangan motorik kasar anak usia dini. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik dan orang tua untuk meningkatkan stimulasi motorik dengan pendekatan yang kreatif dan adaptif terhadap karakteristik anak.
MENTAL HEALTH GURU PAUD (TELAAH LITERATUR KUALITATIF TERHADAP FAKTOR RISIKO DAN STRATEGI PEMULIHAN) Permatasari, Tisya
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i4.6347

Abstract

The mental health of Early Childhood Education (ECE) teachers is a fundamental aspect that directly influences the quality of caregiving, educational interactions, and the creation of a warm and safe learning environment for children in their golden age. ECE teachers not only serve as educators but also as caregivers and facilitators of children’s socio-emotional development. However, the high professional demands, excessive administrative workload, and lack of psychosocial support often generate significant pressure on teachers’ mental well-being. This study aims to qualitatively examine reputable scientific literature discussing the risk factors and recovery strategies related to the mental health of ECE teachers. Data were obtained through an exploration of scholarly articles using Publish or Perish software and bibliometric analysis via VOSviewer, applying inclusion criteria of reputable national and international journals published between 2020 and 2025. A total of 25 articles were selected and analyzed using a systematic literature study approach. The review reveals that work stress, administrative burden, low professional recognition, and job insecurity are dominant factors affecting ECE teachers’ mental health. Meanwhile, effective recovery strategies include individual approaches (mindfulness, stress management, and emotional regulation), institutional approaches (social support, supportive supervision, and wellbeing training), and policy approaches (improving welfare and providing counseling services for teachers). These findings highlight the importance of synergy among individuals, institutions, and policymakers in promoting sustainable mental health for ECE teachers to enhance the quality of early childhood education. Keywords: mental health, early childhood teachers, work stress, recovery strategies.
KAJIAN AKSIOLOGIS TRANSFORMASI DIGITAL PENDIDIKAN MELALUI PEMANFAATAN SMART TV DAN IFP DI SEKOLAH DASAR Layara, Nikmah; Pujowati, Octalina Kus; Setyaningsih; Surachmi, Sri; Ratnasari, Yuni
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i4.6383

Abstract

The rapid advancement of digital technology has brought substantial changes to learning practices in elementary schools. Through the national digitalization program, the Indonesian government provides Smart TVs and Interactive Flat Panels (IFP) to enhance instructional quality and digital literacy, including in elementary schools across Rembang Regency. The integration of these devices not only transforms teaching methods but also introduces ethical and value-related challenges, particularly concerning moral responsibility, equity of access, and the humanistic dimension of learning. This study aims to analyze the effectiveness, value orientation, and ethical implications of Smart TV and IFP use based on an axiological perspective of the philosophy of science. Employing a descriptive qualitative approach with a case study design in five beneficiary schools, data were collected through classroom observations, in-depth interviews with teachers and principals, and document analysis. The findings indicate that the use of Smart TV and IFP: (1) increases student engagement and interaction, (2) supports teachers in delivering more engaging and contextual material, (3) enhances students’ motivation and interest, and (4) fosters teacher creativity in technology-based instruction. However, challenges remain, including disparities in teachers’ digital competence and technical limitations in schools. From an axiological standpoint, the success of digital transformation depends not only on the availability of devices but also on value awareness, ethical responsibility, and a commitment to using technology as a means of character formation and human development.
PERAN DUKUNGAN GURU SEBAGAI KUNCI MENGURANGI KECEMASAN BERBICARA SISWA DALAM KELAS BAHASA INGGRIS Metri, Gustiya Gandha
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i4.6386

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara sistematis peran dukungan guru dalam mengatasi kecemasan berbicara siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris (EFL) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). SLR dilakukan dengan menganalisis 42 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2015-2024 dari basis data Scopus, Web of Science, dan ERIC. Proses seleksi studi mengikuti pedoman PRISMA. Hasil sintesis tematik mengidentifikasi empat peran utama dukungan guru: (1) penciptaan lingkungan kelas yang aman dan suportif; (2) penggunaan strategi pengajaran yang berpusat pada siswa; (3) pemberian umpan balik yang konstruktif dan membangun; dan (4) pengembangan hubungan positif guru-siswa. Temuan ini sejalan dengan Hipotesis Filter Afektif Krashen yang menunjukkan bagaimana dukungan guru menurunkan hambatan emosional, serta teori Psikologi Pembelajar Bahasa Dornyei dan Ryan yang menekankan pentingnya lingkungan positif untuk motivasi dan self-efficacy. Secara implikasi, guru perlu secara sadar mengadopsi strategi pedagogis dan psikologis untuk memitigasi kecemasan berbicara siswa, yang pada gilirannya meningkatkan partisipasi dan performa lisan. Penelitian ini memberikan landasan bagi pengembangan praktik pengajaran yang lebih responsif dan berpusat pada siswa.