cover
Contact Name
Yasinta Maria Fono
Contact Email
jurnal.jcp@gmail.com
Phone
+6285338387959
Journal Mail Official
jurnal.jcp@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Pendidikan
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 27751589     DOI : https://doi.org/10.38048/jcp
Jurnal Citra Pendidikan mengkaji tentang hasil hasil penelitian dalam bidang: 1. Pendidikan (Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Vokasi) 2. Pembelajaran dan Media Pembelajaran 3. Pengembangan model/program kursus
Articles 365 Documents
KAJIAN FILSAFAT ILMU TERHADAP PENDEKATAN PROJECT-BASED LEARNING DALAM PENGEMBANGAN LITERASI SAINS PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Saifudin, Muhammad Fakhri
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v6i1.6636

Abstract

This study philosophically analyzes the Project-Based Learning (PjBL) approach as the primary method in science development in the Independent Curriculum, particularly in the context of improving students' scientific literacy. The Independent Curriculum encourages student-centered and contextual learning, in line with the demands of contemporary philosophy of science that emphasizes the practical aspects and relevance of knowledge to real life. The research method used is a philosophical-qualitative analysis with a critical literature study approach. The analysis was conducted to understand the paradigm shift from science learning that is knowledge transmission (positivistic) to science learning as a process of discovery and meaning (constructivist) through PjBL. This philosophical study of science concludes that the implementation of PjBL is a progressive step in science education in Indonesia, leading to a more holistic, relevant, and meaningful understanding of science for students.
INTERNALISASI NILAI BUDAYA LOKAL NGADA DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN MUSIK SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER Bupu, Anjelina; Canera, Natalia G.; Ruda, Maria V. D.; Goan, Yakobus A. D.; Wonga, Yohana L.; Dhiu, Maria T.
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v6i1.6664

Abstract

This study examines the internalization of Ngada local cultural values in the music education curriculum as a strategy for strengthening character education through a literature review approach. Core values—communal solidarity, respect for ancestors, religiosity, and human–nature balance—remain resilient amid globalization. These values are transmitted through families, customary communities, churches, formal education, and creative cultural practices, and are integrated into traditional music such as Foi Doa and the Ja’i dance. The findings highlight the adaptive function of culture in preserving local identity while responding to global demands. The novelty of this research lies in its integrative analysis that combines cultural, music education, and socio-economic dimensions as an effective strategy for reinforcing the character of young generations.
PERAN LABA DERA BAGI MUSIK TRADISIONAL NGADA Wunga, Yohanes Gregorius; Nanggi , Yohana Ratna; Nau, Teresia; Jalu, Paulus Niki; Yasmin, Yetra; Lua, Maria Yunita
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v6i1.6692

Abstract

Alat musik tradisional merupakan bagian penting dari identitas budaya masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun dan memiliki nilai sosial serta spiritual. Salah satu alat musik tradisional khas masyarakat Ngada, Nusa Tenggara Timur, adalah Laba Dera. Laba dera merupakan instrumen musik perkusi yang memegang peranan sentral dalam identitas budaya masyarakat Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis peran laba dera dalam konteks musik tradisional Ngada, baik dari aspek estetika, sosial, maupun ritual. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnomusikologi, melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam bersama para praktisi budaya (tetua adat) di Kabupaten Ngada. ?Hasil penelitian menunjukkan bahwa laba dera bukan sekadar alat musik pengiring, melainkan elemen sakral yang menjadi jiwa dalam berbagai ritus adat seperti Reba. Secara organologis, konstruksi laba dera yang khas memberikan karakteristik ritmik yang menentukan struktur lagu dan tarian tradisional. Secara sosial, instrumen ini berperan sebagai media komunikasi antargenerasi dan simbol pemersatu komunitas dalam menjaga kohesi sosial. Selain itu, fungsi laba dera kini mulai bertransformasi sebagai sarana pertunjukan kreatif dan penguat daya tarik wisata budaya tanpa menghilangkan nilai filosofis aslinya.
TRADISI TINJU ADAT (SAGI) DALAM KEBUDAYAAN MASYARAKAT SOA Nanu, Avontianus Bay; Teku, Leonarda Novianti; Longa, Kristina Dafrosa; Bhai, Fredemtus Gamelino; Kabu, Joanes Paulus Junior
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v6i1.6698

Abstract

Penelitian ini bertujun untuk menjelaskan tradisi tinju adat (sagi) dalam kebudayaan masyarakat Soa yakni proses upacara tinju adat (sagi),arti dan makna upacaratinju adat (sagi),yang terdapat dalam kebudayaan masyarakat Soa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang di peroleh dari hasil studi kepustakaan,penelitian lapangan serta dengan metode wawancara.Sarana atau objek yang diteliti disini adalah makna dan manfaat tradisi tinju adat dalam kebudayaan masyarakat Soa.Sumber utama penelitian ini adalah parah informan kunci seperti tokoh pemerintah,tokoh adat,dan tokoh masyarakat yang memiliki pengetahuan baik tentang tinju adat (sagi).
EFEKTIVITAS PENDAMPINGAN PENGGUNAAN MEDIA PLASTISIN BERBASIS SAINS DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA 4–5 TAHUN DI KOBER JAWASAKE Kua, Maria Yuliana; Lili, Marsiana Julu; Do, Ermelinda Eno
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v6i1.6763

Abstract

Kreativitas merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang perlu dikembangkan melalui pembelajaran sains yang sesuai dengan karakteristik anak, salah satunya melalui kegiatan bermain dan eksplorasi. Namun, berdasarkan hasil pengamatan awal di Kober Jawasake, pengembangan kreativitas anak usia 4–5 tahun belum optimal karena pembelajaran sains masih bersifat monoton dan kurang memanfaatkan media bermain yang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendampingan penggunaan media plastisin berbasis sains dalam meningkatkan kreativitas anak usia 4–5 tahun di Kober Jawasake. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah anak usia 4–5 tahun, sedangkan informan penelitian adalah guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi selama kegiatan pendampingan berlangsung. Penilaian kreativitas anak didasarkan pada kemampuan anak dalam menirukan bentuk yang dicontohkan oleh guru serta kemampuan mengembangkan ide secara mandiri melalui aktivitas eksplorasi sains sederhana menggunakan media plastisin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan penggunaan media plastisin berbasis sains efektif dalam meningkatkan kreativitas anak. Anak menjadi lebih antusias, aktif, dan percaya diri dalam mengekspresikan ide serta menghasilkan karya yang lebih beragam. Dari sembilan anak yang dinilai, lima anak berada pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), dua anak Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan dua anak Mulai Berkembang (MB). Temuan ini menunjukkan bahwa media plastisin berbasis sains merupakan media pembelajaran yang efektif untuk menstimulasi kreativitas anak usia dini melalui kegiatan bermain yang bermakna dan eksploratif.