cover
Contact Name
Edi Wahyono
Contact Email
ijls.redaksi@gmail.com
Phone
+6287810971357
Journal Mail Official
ijls.redaksi@gmail.com
Editorial Address
Perumahan To'lauro Garden F. 12, Kel. Songka, Kec. Wara Selatan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia.
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Indonesian Journal of Learning Studies
ISSN : -     EISSN : 27755231     DOI : https://doi.org/10.53769/ijls.v5i3
Core Subject : Education,
Indonesian Journal of Learning Studies is an open-access journal devoted to publish knowledge in the areas of teaching and learning in order to publish high-quality peer-reviewed papers, Indonesian Journal of Learning Studies welcomes research articles on all aspects of teaching and learning from academics, educators, teachers, trainers, and other practitioners. Papers for publication in the Indonesian Journal of Learning Studies are carefully chosen for their quality, originality, appropriateness, significance, and readability. Authors are invited to contribute to this journal by submitting articles illustrating research findings, projects, original surveys, and case studies describing significant advance in educational issues (teaching and learning studies). Authors are encouraged to submit their papers to this journal via ONLINE submission system. Submissions must be original and should not have been previously published or be in the process of being published while being evaluated by Indonesian Journal of Learning Studies.
Articles 15 Documents
Analisis Penggunaan Campur Kode dalam Komunikasi Remaja di Media Sosial Muhammad Surif; Nazli Nadira; Luthfiyah Khansa; Dea Riza Andini
Indonesian Journal of Learning Studies Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/ijls.v6i2.3762

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena pemakaian campur kode dalam interaksi remaja di platform media sosial. Campur kode adalah penggunaan dua atau lebih bahasa dalam satu kalimat yang sering muncul dalam komunikasi digital sehari-hari, terutama di kalangan remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengertian dan jenis campur kode, menganalisis pola pemakaiannya di media sosial, mengenali bentuk campur kode yang umum digunakan, mencari tahu penyebab timbulnya campur kode, serta mengevaluasi dampaknya terhadap perkembangan bahasa Indonesia. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan mengumpulkan informasi dari buku, jurnal penelitian, artikel, dan berbagai sumber tertulis lainnya yang relevan. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa campur kode banyak dipakai oleh remaja di media sosial seperti Instagram, TikTok, WhatsApp, dan Twitter sebagai cara untuk mengekspresikan diri, menunjukkan identitas kelompok, serta untuk mempermudah komunikasi.
The Semiotics of Wealth and Status: A Peircean Triadic Reading of Indexical and Symbolic Signs in Jane Austen’s Pride and Prejudice Ahmad Rizal Abdullah
Indonesian Journal of Learning Studies Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/ijls.v6i1.3790

Abstract

This study investigates the structural mechanisms of socioeconomic dominance and gender dynamics in Jane Austen’s Pride and Prejudice. While previous research focuses heavily on macro-thematic or general feminist readings, there is a lack of systematic inquiry into how microtextual elements actively build and subvert these power structures. To fill this research gap, this study applies Charles Sanders Peirce’s triadic semiotic theory by analyzing the relationships between representamen, object, and interpretant across icons, indices, and symbols to decode physical assets, nominal values, and social behaviors within the text. Using a qualitative design based on document analysis and close reading, twenty key extracts were examined following the qualitative interactive framework of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings reveal that quantifiable assets and elite landscapes, such as annual incomes and the Pemberley estate, operate as potent indexical signs that establish and legitimize class stratification. Concurrently, Regency social conventions and patriarchal inheritance laws function as rigid symbolic signs designed to enforce female submission. However, the semiotic interplay ultimately uncovers a powerful counter-narrative of resistance, where the heroine, Elizabeth Bennet, actively subverts these codes. By demanding to be treated as a rational creature, she activates the female gaze as a counter-power that validates female autonomy and dismantles patriarchal hegemony. This study concludes that operationalizing formal triadic semiotics can reveal deep, hidden ideological meanings about gender, wealth, and systemic control within classic realist literature.
Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Diskusi Akademik Mahasiswa Prodi Geografi Universitas Negeri Medan Emiyani Teresia Ginting; Nuramanda Nuramanda; Olipia Sihol Marito Pakpahan; M. Surif
Indonesian Journal of Learning Studies Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/ijls.v6i2.3793

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang sangat penting dalam kegiatan akademik di sekolah menengah atas. Dalam wacana akademik, siswa diharapkan mampu menggunakan bahasa Indonesia yang jelas dan tepat agar argumen, pendapat, dan gagasan dapat disampaikan secara efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kemahiran bahasa Indonesia, mengidentifikasi jenis-jenis hambatan bahasa, serta memahami faktor-faktor yang memengaruhi hambatan bahasa dalam diskusi akademik di Program Studi Geografi, Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui pengamatan diskusi akademik dan interaksi dengan mahasiswa angkatan 2024, serta didukung oleh berbagai data yang relevan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kemahiran siswa dalam menggunakan bahasa Indonesia masih cukup rendah. Kesalahan leksikal, penggunaan bahasa informal, kesalahan struktur kalimat, serta interferensi antara dialek daerah dan bahasa gaul merupakan beberapa masalah utama yang muncul. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap masalah ini meliputi, namun tidak terbatas pada, preferensi penggunaan bahasa informal dalam kehidupan sehari-hari, pengaruh lingkungan sosial, kurangnya kesadaran akan kemahiran berbahasa Indonesia, kurangnya kemahiran berbahasa formal, serta kurangnya minat dalam membaca dan menulis. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mendorong penggunaan bahasa Indonesia dalam kegiatan akademik guna meningkatkan kualitas komunikasi siswa.
Efektivitas Project-Based Learning Berbasis Citizen Science terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa pada Pembelajaran Biologi Rizka Fardha
Indonesian Journal of Learning Studies Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/ijls.v6i1.4071

Abstract

Implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menuntut penerapan model pembelajaran inovatif yang mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa, khususnya pada pembelajaran Biologi. Namun, proses pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional menyebabkan keterlibatan mahasiswa dalam pemecahan masalah nyata belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah Biologi berbasis MBKM. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain embedded yang melibatkan 32 mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi. Data kuantitatif diperoleh melalui pretest dan posttest, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, serta analisis laporan proyek mahasiswa. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan N-Gain, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Project-Based Learning mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata pretest dari 64,53 menjadi 86,41 pada posttest, dengan nilai N-Gain sebesar 0,62 yang termasuk kategori sedang. Selain itu, mahasiswa menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi masalah, menganalisis informasi, mengevaluasi bukti, menyusun argumentasi ilmiah, dan bekerja secara kolaboratif melalui proyek konservasi berbasis citizen science. Dengan demikian, Project-Based Learning terbukti efektif mendukung implementasi MBKM melalui pembelajaran Biologi yang kontekstual, berpusat pada mahasiswa, serta mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis sebagai kompetensi abad ke-21.
Strategi Manajemen Pendidikan Karakter Di Sekolah Dalam Menghadapi Degradasi Moral Akibat Penggunaan Gadget Busra Bumbungan; Megawati Megawati; Lalu Sugiar
Indonesian Journal of Learning Studies Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/ijls.v6i1.4139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen pendidikan karakter yang dapat diterapkan sekolah dalam menghadapi degradasi moral akibat penggunaan gadget pada peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yakni kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru, dan siswa yang dipilih secara purposif. Sementara itu, data sekunder diperoleh dari dokumen sekolah, program pendidikan karakter, tata tertib sekolah, laporan kegiatan, serta berbagai literatur yang relevan dengan fokus penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif dengan mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter di era digital memerlukan strategi manajemen yang meliputi perencanaan program pendidikan karakter berbasis literasi digital, pengorganisasian seluruh warga sekolah, pelaksanaan pembiasaan nilai-nilai karakter dalam kegiatan pembelajaran dan budaya sekolah, serta evaluasi berkelanjutan terhadap perkembangan perilaku peserta didik. Selain itu, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membentuk karakter peserta didik yang mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana dan bertanggung jawab.

Page 2 of 2 | Total Record : 15