cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 682 Documents
WORKSHOP DAN KOMPETISI ROBLOX STUDIO DENGAN AI UNTUK SMA/SMK DI JAKARTA DAN SEKITARNYA Haris, Darius Andana; Ivander; Osswald, Amita Ratu; Yudino, Deven
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37253

Abstract

The Roblox Studio Workshop and Competition with AI is a commUnity service activity conducted by the Game Development Lab of the Faculty of Information Technology, Tarumanagara University. The target group of this activity is high school/vocational school students in Jakarta and its surrounding areas. This activity was carried out over two days. The first day was an introduction and training in game Development with an AI approach in Roblox Studio, while the second day was a competition for presentations of work and the determination of winners. In the training session, participants received a basic explanation of Roblox Studio, world design techniques, and how Artificial Intelligence can be applied to support interactions and mechanisms in games. With a hands-on approach, students not only learned theory but also implemented their knowledge in the form of simple projects. For the competition, each team created a metaverse world with the theme "Learning" using Roblox Studio. Their work was assessed by a panel of judges from the collaboration partner, namely AKA Virtual, with consideration of the following aspects: Environment (35%), interactivity (30%), and presentation (35%). This competition was group competition with a maximum of three people per team. Each high school/vocational school could send a maximum of two student teams and be accompanied by one supervising teacher. The activity was held in the FTI UNTAR computer laboratory, which is equipped with adequate facilities to support the training and competition process. The benefits of this activity are diverse. In addition to introducing the concept of Artificial Intelligence and game Development through the Roblox platform, this activity also serves as a means to develop students' soft skills, such as teamwork, problem-solving, and creativity. Furthermore, this activity is expected to bridge high school and vocational school students to learn more about the Faculty of Information Technology at Tarumanagara University, while also motivating them to continue their studies in technology and game Development. Workshop dan kompetisi Roblox Studio dengan AI merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Lab Game Development dari Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara. Sasaran dari kegiatan tersebut yaitu siswa SMA/SMK di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Kegiatan ini telah dilaksanakan dalam waktu 2 hari. Hari pertama berupa pengenalan dan pelatihan pengembangan game dengan pendekatan AI di Roblox Studio, sementara hari kedua merupakan kompetisi presentasi karya dan penentuan pemenang. Pada sesi pelatihan, peserta mendapatkan penjelasan dasar mengenai Roblox Studio, teknik desain world, serta bagaimana Artificial Intelligence dapat diterapkan untuk mendukung interaksi maupun mekanisme dalam game. Dengan pendekatan praktik langsung, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengimplementasikan pengetahuan mereka dalam bentuk project sederhana. Untuk kompetisi, setiap tim membuat world metaverse bertema "Belajar" menggunakan Roblox Studio. Hasil karya mereka dinilai oleh tim juri yang berasal dari mitra kerja sama, yaitu AKA Virtual, dengan memperhatikan aspek: Environment (35%), interaktivitas (30%), dan presentasi (35%). Kompetisi ini bersifat kelompok dengan maksimal tiga orang per tim. Setiap sekolah SMA/SMK dapat mengirimkan maksimal dua tim siswa dan didampingi oleh satu guru pembimbing. Kegiatan diselenggarakan di laboratorium komputer FTI UNTAR yang telah dilengkapi fasilitas memadai untuk mendukung proses pelatihan dan kompetisi. Manfaat kegiatan ini sangat beragam. Selain mengenalkan konsep Artificial Intelligence dan pengembangan game melalui platform Roblox, kegiatan ini juga menjadi sarana pengembangan soft skill siswa, seperti kerja sama tim, problem solving, dan kreativitas. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi siswa SMA/SMK untuk mengenal lebih dekat Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara, sekaligus memotivasi mereka agar tertarik melanjutkan studi di bidang teknologi dan game Development.
PEMANFAATAN AI PERPLEXITY UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Lauro, Manatap Dolok; Gozali, Carisha Puspa; Gultom, Marvin; Cangniago, Ricky
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37254

Abstract

As Industry 4.0 accelerates, Artificial Intelligence (AI) technology plays a significant role. This is especially true in the education sector, where it can be utilized as a tool to enhance the teaching and learning experience. One AI application that can be utilized is Perplexity. Users of this application can obtain information and, for educators, can assist in designing learning materials and evaluations efficiently. However, inappropriate use of AI can reduce critical thinking skills and can impact the low quality of materials and evaluations distributed to students. To address this challenge and improve the use of AI in education, a workshop was held for the KOKOBELAGU elementary school teacher community in the Slipi area, West Jakarta. The aim of this activity was to introduce the use of Perplexity AI to support learning and help teachers create more efficient test materials. The method used was training with hands-on practice with the Perplexity application. The activity was held on January 24, 2025, at Tarumanagara University, attended by 54 teachers who are members of the KOKOBELAGU community. The evaluation results showed that 85% of participants successfully understood the material, indicating an increase in their understanding and skills in utilizing AI technology. Seiring dengan percepatan transformasi Industri 4.0, teknologi kecerdasan buatan mengambil peran yang cukup signifikan. Tidak terkecuali pada sektor pendidikan, yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alat untuk meningkatkan pengalaman belajar-mengajar. Salah satu aplikasi AI yang dapat dimanfaatkan adalah Perplexity. Pengguna aplikasi ini dapat memperoleh informasi dan bagi pendidik, dapat menjadi asisten dalam merancang materi serta evaluasi pembelajaran secara efisien. Namun, penggunaan AI yang tidak tepat dapat mengurangi kemampuan berpikir kritis, dan dapat berdampak pada minimnya kualitas materi dan evaluasi yang disalurkan ke siswa. Untuk mengatasi tantangan ini dan meningkatkan pemanfaatan AI dalam pendidikan, sebuah workshop diadakan untuk komunitas guru sekolah dasar KOKOBELAGU di daera Slipi, Jakarta Barat. Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan penggunaan Perplexity AI untuk mendukung pembelajaran dan membantu guru membuat materi soal yang lebih efisien. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan praktek langsung ke aplikasi Perplexity. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 24 Januari 2025 di Universitas Tarumanagara yang diikuti oleh 54 guru anggota komunias KOKOBELAGU. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 85% peserta berhasil memahami materi, yang menandakan peningkatan pemahaman dan keterampilannya dalam pemanfaatan teknologi AI.