cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 669 Documents
PELATIHAN KONSEP NILAI UANG BAGI SISWA SMA KRISTOFORUS I JAKARTA Elsa Imelda; Mohammad Reza Aulia; Najmi Ardhiannisa
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.37019

Abstract

In the digital economic era, financial literacy is an essential skill that young generations must possess to face future financial challenges. This community service activity, organized by a team from Universitas Tarumanagara, aimed to enhance the financial management understanding of high school students at SMA Kristoforus I Jakarta, with a particular focus on the concept of the value of money and the time value of money. The program was motivated by students' lack of awareness regarding the difference between the value of money today and in the future, as well as a tendency to spend pocket money without adequate financial planning. The activity was conducted in five stages, including material preparation, explanation of the value of money and money circulation control, training on Present Value and Future Value calculations, and real-life case analysis. Using participatory and practical approaches, the program effectively increased students' awareness of the importance of saving, rational money management, and the development of healthy financial habits from an early age. The outcomes of this activity are expected to serve as a foundation for wise and sustainable financial decision-making in the future. ABSTRAK Dalam era ekonomi digital, literasi keuangan menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki oleh generasi muda untuk menghadapi tantangan keuangan masa depan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh tim Universitas Tarumanagara dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA Kristoforus I Jakarta mengenai pengelolaan keuangan, khususnya konsep nilai uang dan nilai waktu atas uang (time value of money). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran siswa terhadap perbedaan nilai uang saat ini dan di masa depan, serta kebiasaan menggunakan uang saku tanpa perencanaan yang matang. Program dilaksanakan dalam lima tahap, mulai dari penyusunan materi, penyampaian konsep nilai uang dan pengendalian peredaran uang, pelatihan perhitungan Present Value dan Future Value, hingga analisis kasus nyata. Dengan pendekatan partisipatif dan aplikatif, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menabung, mengelola keuangan secara rasional, serta membentuk perilaku finansial yang sehat sejak usia sekolah. Diharapkan hasil kegiatan ini dapat menjadi fondasi bagi pengambilan keputusan finansial yang bijak dan berkelanjutan di masa depan.
PELATIHAN PENYUSUNAN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN UMKM BAGI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN INDRAMAYU Gunardi Lie; Jelita Damai Sofia Lorenza Sihite; Louis Sebastian Anot Putra; Stanley Muljadi Art
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.37022

Abstract

Indramayu Regency has great potential in the development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) spread across various economic sectors. However, the contribution of MSMEs to regional economic growth is still relatively low due to the non-optimization of inclusive and pro-investment regional policies. Based on these conditions, this community service activity aims to increase the capacity of local government officials in designing MSME development policies that are data-based, participatory, and adaptive to local needs. The methods used include workshops, focus group discussions (FGDs), and simulations of drafting regulations, with a collaborative approach between academics, government, and business actors. It is expected that this activity can produce a policy framework that is more adaptive to the needs of the business world, improve the investment climate, and strengthen the role of MSMEs in sustainable regional economic development. The results of this activity include scientific publication articles indexed by SINTA or international journals, registration of intellectual property rights (IPR) for educational materials, and development of products or prototypes that support digital legal literacy. With this activity, it is hoped that the Indramayu government can be more aware of the law and can be more effective in formulating MSME development policies. ABSTRAK Kabupaten Indramayu memiliki potensi besar dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersebar di berbagai sektor ekonomi. Namun, kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi daerah masih tergolong rendah akibat belum optimalnya kebijakan daerah yang inklusif dan pro-investasi. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam merancang kebijakan pengembangan UMKM yang berbasis data, partisipatif, dan adaptif terhadap kebutuhan lokal. Metode yang digunakan meliputi workshop, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan simulasi penyusunan regulasi, dengan pendekatan kolaboratif antara akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha. Diharapkan, kegiatan ini dapat menghasilkan kerangka kebijakan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha, meningkatkan iklim investasi, serta memperkuat peran UMKM dalam pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini mencakup artikel publikasi ilmiah terindeks SINTA atau jurnal internasional, pendaftaran hak kekayaan intelektual (HKI) atas materi edukatif, serta pengembangan produk atau prototipe yang mendukung literasi hukum digital. Dengan kegiatan ini, diharapkan pemerintah Indramayu dapat lebih sadar hukum dan dapat lebih efektif dalam menyusun kebijakan pengembangan UMKM .
EDUKASI PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DALAM PENGGUNAAN APLIKASI PINJAMAN ONLINE BAGI MASYARAKAT INDRAMAYU Moody Rizqy Syailendra; Alicia Andromeda Sanyoto; Diana
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.37028

Abstract

The development of digital technology has encouraged the widespread use of online loan applications among the public. The ease of access to financial services offered by this digital platform has a positive impact on increasing financial inclusion, especially in rural areas. However, the high level of use is not balanced with adequate digital literacy and legal understanding, so that the public becomes vulnerable to misuse of personal data. This is especially true for illegal online loan services that often exploit user data for detrimental interests. Based on these problems, this community service activity was held with the aim of providing education about the importance of protecting personal data in the use of online loan applications. This activity is designed in the form of direct socialization, interactive training, and the distribution of educational materials that are easy for the general public to understand. The targets of the activity are residents in several villages in Indramayu Regency who are included in groups vulnerable to digital risks, such as housewives, students, and village officials. The material provided includes an understanding of the types of personal data that must be protected, how to recognize illegal online loan applications, and preventive steps to maintain data security when accessing digital services. Through this activity, it is hoped that there will be an increase in public understanding and awareness in maintaining the security of personal data and supporting the national digital literacy program. This program is also expected to be able to form a society that is more legally aware and responsive to the risks posed by digital technology. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital telah mendorong maraknya penggunaan aplikasi pinjaman online di kalangan masyarakat. Kemudahan akses terhadap layanan keuangan yang ditawarkan oleh platform digital ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan inklusi keuangan, terutama di wilayah pedesaan. Namun, tingginya tingkat penggunaan tersebut tidak diimbangi dengan literasi digital dan pemahaman hukum yang memadai, sehingga masyarakat menjadi rentan terhadap penyalahgunaan data pribadi. Hal ini terutama terjadi pada layanan pinjaman online ilegal yang kerap mengeksploitasi data pengguna untuk kepentingan yang merugikan. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan dengan tujuan memberikan edukasi tentang pentingnya perlindungan data pribadi dalam penggunaan aplikasi pinjaman online. Kegiatan ini dirancang dalam bentuk sosialisasi langsung, pelatihan interaktif, serta penyebaran materi edukatif yang mudah dipahami oleh masyarakat umum. Sasaran kegiatan adalah warga di beberapa desa di Kabupaten Indramayu yang termasuk dalam kelompok rentan terhadap risiko digital, seperti ibu rumah tangga, pelajar, dan perangkat desa. Materi yang diberikan mencakup pemahaman mengenai jenis-jenis data pribadi yang wajib dilindungi, cara mengenali aplikasi pinjaman online ilegal, serta langkah-langkah preventif untuk menjaga keamanan data saat mengakses layanan digital. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan data pribadi serta mendukung program literasi digital nasional. Program ini juga diharapkan mampu membentuk masyarakat yang lebih sadar hukum dan tanggap terhadap risiko yang ditimbulkan oleh teknologi digital.
BANTUAN REVIEW SISTEM AKUNTANSI DAN IMPLEMENTASI MENGENAI SOFTWARE AKUNTANSI BAGI MITRA Michelle Kristian; Darryl Lienata; Reynard C. Lukito; Samuel Kristian
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.37030

Abstract

The problem with the Financial Report is in preparing annual financial reports, an accounting system that is not integrated, accounting data is not yet reliable, and the previous accounting system already requires a is in accordance with the activity cycle process. Assistance in reviewing the accounting system and assistance in implementing it so that the reports produced from the accounting software are more in accordance to the Financial Accounting Standards. Regarding PKM activities that the FEB team is working on this semester, it is a continuation of PKM activities from previous semester, Odd Semester 2024/2025, where the FEB Team has provided training on accounting information systems. This semester's PKM activities aim to provide assistance to Mitra in the form of assistance in reviewing the accounting system and implementing accounting software for Mitra. The Community Service Method that is carried out starts from preparing PKM activities, implementing PKM activities, and evaluating PKM activities with the results of PKM activities being that Partners can use accounting software to produce more reliable financial reports based on SAK. ABSTRAK Mitra menghadapi masalah dalam menyusun Laporan keuangan tahunan adalah sistem akuntansi yang kurang terintegrasi, data akuntansi belum andal dan sistem akuntansi yang sebelumnya sudah memerlukan review sehingga sesuai dengan proses siklus kegiatan saat ini. Bantuan review sistem akuntansi dan bantuan implementasi sehingga laporan yang dihasilkan dari software akuntansi lebih disesuaikan dengan Standar Akuntansi Keuangan. Mengenai kegiatan PKM yang tim FEB sedang kerjakan di semester ini adalah lanjutan dari kegiatan semester lalu yaitu semester Ganjil 2024/2025, dimana Tim FEB telah memberikan pelatihan mengenai system informasi akuntansi. Kegiatan PKM semester ini adalah bertujuan untuk memberi bantuan ke Mitra berupa bantuan review system akuntansi dan implementasi mengenai software akuntansi bagi Mitra. Metode dalam menjalankan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dijalankan bermula dari persiapan aktivitas PKM, dan pelaksanaan aktivitas PKM, juga mengevaluasi aktivitas PKM yang menghasilkan aktivitas PKM adalah Mitra menggunakan perangkat lunak yang dapat menghasilkan laporan keuangan andal berdasarkan SAK.
PERAN MEDIASI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA BISNIS BAGI PELAKU USAHA DI INDRAMAYU Gatot Soemartono; Raymond Yehezkiel; Cathleen Lie
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.37031

Abstract

This Community Service is motivated by the low level of understanding of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) actors in Indramayu Regency towards mediation as an alternative to business dispute resolution. Although mediation has been regulated in Supreme Court Regulation (PERMA) Number 1 of 2016, its usefulness at the grassroots level is still very minimal. Business actors tend to choose the litigation route which is time-consuming, costly, and can damage business relationships. This activity aims to improve the legal literacy of the community, especially the understanding of the concepts, principles, and benefits of mediation itself in resolving business disputes peacefully, efficiently, and fairly. Through participatory and educative methodologies, this program involves MSME players, community leaders, and local governments through socialization, training, and mediation simulations. This activity not only supports the creation of a healthy business dispute resolution ecosystem, but also contributes to the achievement of Sustainable Development Goals or SDGs 8, 16, and 17. With the application of systematic methods, this activity is expected to be the first step in shaping a more adaptive and humanist legal culture in the local community. It is hoped that the existence of Community Service in Indramayu can advance the regional economy through business activities that are growing rapidly in Indramayu. ABSTRAK Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat pemahaman pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat terhadap mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa bisnis. Meskipun mediasi telah diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2016, namun kebermanfaatannya di tingkat akar rumput masih sangat minim. Pelaku usaha cenderung memilih jalur litigasi yang memakan waktu, biaya tinggi, dan dapat merusak hubungan usaha. Kegiatan ini bertujuan guna meningkatkan literasi hukum masyarakat, khususnya pemahaman terhadap konsep, prinsip, serta manfaat dari mediasi itu sendiri dalam menyelesaikan sengketa bisnis secara damai, efisien, dan berkeadilan. Melalui metodologi partisipatif dan edukatif, program ini melibatkan para pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta pemerintah derah melalui sosialisasi, pelatihan, dan simulasi mediasi. Kegiatan ini tidak hanya mendukung terciptanya ekosistem penyelesaian sengketa bisnis yang sehat, tetapi juga memiliki kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDG 8,16, dan 17. Dengan penerapan metode yang sistematis, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk budaya hukum yang lebih adaptif dan humanis di masyarakat setempat. Diharapkan dengan adanya Pengabdian Kepada Masyarakat di Indramayu dapat memajukan perekonomian daerah melalui aktivitas bisnis yang semakin bertumbuh pesat di Indramayu.
PENINGKATAN PEMASARAN DIGITAL UMKM WIJI MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Dedi Trisnawarman
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.37032

Abstract

Wiji UMKM is a culinary business that focuses on selling packaged coffee drinks, located in Pedurenan Village, Karang Tengah, Tangerang City, Banten Province. Established since December 2023, this UMKM targets the youth and teenager market share, with a marketing area covering Jabodetabek. However, Wiji UMKM still faces challenges in expanding its market reach and increasing sales significantly. One solution that can be applied is digital marketing through Instagram social media, considering that this platform has great potential in reaching a wider and more relevant target audience. This Community Service Program (PKM) aims to improve the digital marketing capabilities of Wiji UMKM by optimally utilizing Instagram. This activity includes training in creating attractive visual content, Instagram account management strategies, and the use of features such as Instagram Ads and analytics to maximize product promotion. The PkM activities that have been carried out have produced outputs in the form of Wiji UMKM Instagram accounts containing product and promotional content, and IG content creation manuals that have received HKI certification. ABSTRAK UMKM Wiji merupakan usaha kuliner yang berfokus pada penjualan minuman kopi kemasan, berlokasi di Kelurahan Pedurenan, Karang Tengah, Kota Tangerang, Provinsi Banten. Berdiri sejak Desember 2023, UMKM ini menyasar pangsa pasar anak muda dan remaja, dengan wilayah pemasaran yang mencakup Jabodetabek. Namun, UMKM Wiji masih menghadapi tantangan dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan secara signifikan. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pemasaran digital melalui media sosial Instagram, mengingat platform ini memiliki potensi besar dalam menjangkau target audiens yang lebih luas dan relevan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemasaran digital UMKM Wiji dengan memanfaatkan Instagram secara optimal. Kegiatan ini meliputi pelatihan dalam pembuatan konten visual menarik, strategi manajemen akun Instagram, dan penggunaan fitur-fitur seperti Instagram Ads dan analitik untuk memaksimalkan promosi produk. Kegiatan PkM yang telah dilaksanakan, menghasilan luaran berupa akun Instagram UMKM Wiji yang memuat konten produk dan promosi, dan buku petunjuk pembuatan konten IG yang sudah mendapatkan sertifikasi HKI.
PSIKOEDUKASI MENGENAI PENGHARAPAN (HOPE) BAGI WARGA PANTI ASUHAN BERIKU HATI CISAUK Raja Oloan Tumanggor
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.37033

Abstract

The situation of Indonesian teenagers is not in a good condition. Family and economic conditions sometimes mean that teenagers do not experience formal education and adequate personality education. Therefore, the presence of orphanages is an important means to accommodate these disadvantaged teenagers both economically and socially. The presence of the Beriku Hati Orphanage in Cisauk is able to help a group of teenagers obtain proper education and good personality guidance from their caregivers. The residents of this orphanage come from different cultural, economic and social backgrounds. These differences in background require them to be able to adapt to their other peers. In addition, through education and guidance while in the orphanage, it is hoped that the members of the orphanage will be able to build their self-confidence and strive to achieve their dreams. With an unfavorable economic background and social status, they are invited to be more confident and have positive expectations to achieve their dreams and future. Through this PKM, residents are invited to understand the concept of hope in their lives. A proper understanding of hope will help them to apply it in their daily lives. With the presentation method and Q&A between the facilitator and participants, it is expected that the residents of this orphanage will remain enthusiastic, optimistic and have hope. The mandatory output of this PKM is in the form of journal articles or proceedings and disseminated in seminars, while additional outputs are in the form of compiling learning modules or training on hope. ABSTRAK Situasi anak-anak remaja Indonesia tidak berada dalam kondisi baik-baik saja. Keadaan keluarga dan ekonomi keluarga membuat para remaja kadang tidak mengalami pendidikan formal dan pendidikan kepribadian yang memadai. Maka kehadiran panti asuhan menjadi sarana penting untuk menampung anak-anak remaja yang kurang beruntung ini baik secara ekonomi maupun sosial. Kehadiran Panti Asuhan Beriku Hati di Cisauk mampu menolong sekelompok anak-anak remaja memperoleh pendidikan yang layak dan pendampingan kepribadian yang baik dari para pengasuh mereka. Para penghuni panti asuhan ini berasal dari latar belakang budaya, ekonomi dan sosial yang berbeda. Perbedaan latar belakang ini membuat mereka harus mampu beradaptasi dengan rekan-rekan mereka yang lain. Selain itu melalui pendidikan dan pendampingan selama di panti asuhan diharapakan para anggota panti asuhan mampu membangun kepercayaan diri mereka serta berusaha mencapai cita-cita mereka. Dengan latar belakang ekonomi dan status sosial yang kurang menguntungkan mereka diajak untuk lebih percaya diri dan memiliki pengharapan yang positif untuk meraih cita-cita dan masa depannya. Melalui PKM ini warga diajak memahami pengertian pengharapan (hope) dalam hidup mereka. Pemahaman yang tepat mengenai pengharapan akan menolong mereka sendiri untuk menerapkan dalam hidup mereka sehari-hari. Dengan metode presentasi dan tanya jawab antara fasilitator dan peserta diharapkan penghuni panti asuhan ini tetap bersemangat, optimis dan memiliki pengharapan. Luaran wajib dari PKM ini adalah dalam bentuk artikel jurnal atau prosiding dan diseminasikan di dalam seminar, sementara luaran tambahan berupa penyusunan modul pembelajaran atau pelatihan mengenai pengharapan.
MENEMUKAN JIWA ENTREPRENEUR SISWA MELALUI PENDEKATAN BRAIN COLOR Mei Ie; Salsabilla Ayundha Martsha Buana
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.37034

Abstract

The introduction and development of entrepreneurial skills since school can provide better provisions for students to face the world of work and even create jobs independently. One approach that is often used to recognise personality related to entrepreneurship is the brain colour approach. This approach divides a person's personality into four groups, namely: blue, yellow, green and orange. Each group has different ways of learning and tendencies. This method can be used in education to identify students' strengths and weaknesses. This can correlate with the development of entrepreneurial skills. Basically, entrepreneurship at a young age has goals such as giving children the opportunity to grow into a more creative person, giving lessons on how to handle a problem, and training children to be more confident. The objectives to be achieved from this community service activity are to provide new insights with the introduction of entrepreneurial characteristics to students and provide opportunities for students to get to know themselves better through brain colour measurement. ABSTRAK Pengenalan dan pengembangan keterampilan kewirausahaan sejak di bangku sekolah dapat memberikan bekal yang lebih baik kepada siswa untuk menghadapi dunia kerja dan bahkan menciptakan lapangan kerja secara mandiri. Salah satu pendekatan yang sering digunakan untuk mengenal kepribadian yang berkaitan dengan kewirausahaan adalah pendekatan brain color. Pendekatan ini membagi kepribadian seseorang menjadi empat kelompok, yaitu: biru, kuning, hijau, dan jingga. Setiap kelompok memiliki cara mereka belajar dan kecenderungan yang berbeda. Metode ini dapat digunakan dalam pendidikan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa. Ini dapat berkorelasi dengan pengembangan keterampilan kewirausahaan. Pada dasarnya, kewirausahaan di usia muda memiliki tujuan seperti memberikan kesempatan pada anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih kreatif, memberikan pelajaran bagaimana menangani sebuah masalah, dan melatih anak untuk lebih percaya diri. Adapun tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan wawasan baru dengan dilakukannya pengenalan mengenai karakteristik kewirausahaan kepada para siswa/I dan memberikan kesempatan kepada para peserta didik untuk lebih mengenal dirinya sendiri melalui pengukuran brain color.
PENYULUHAN HUKUM PENGGUNAAN SOCIAL MEDIA YANG SESUAI DENGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN BAGI SISWA SMA PELANGI KASIH Ade Adhari; Joshua Steven Ongara; Ibra Fulenzi Amri
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.37035

Abstract

Advances in information technology have led to the development of increasingly sophisticated and futuristic communication instruments and devices, notably the emergence of social media. Platforms such as Facebook, X, Instagram, TikTok, and similar services have become integral to human activity. Undeniably, the use of social media offers considerable convenience; however, it also has the potential to foster new behaviors within society that can bring both positive and negative consequences for individuals and users alike. Behaviors leading to negative outcomes can potentially result in criminal offenses, particularly among adolescents and students who may still struggle with emotional control. This article details a Community Engagement Program (PKM) conducted at SMA Pelangi Kasih, titled "The Use of Social Media in Accordance with Laws and Regulations." During this legal outreach, various aspects were explained, including the factors contributing to the proliferation of cybercrime on social media and the proper use of social media in compliance with legal frameworks. The primary objective of this outreach was to ensure that high school students, particularly those at SMA Pelangi Kasih, avoid criminal acts and utilize social media in accordance with existing laws and regulations. The results of the outreach highlighted that the rampant growth of cybercrime via social media stems from low public legal awareness, suboptimal cybersecurity measures, insufficient law enforcement against cybercrime, and inadequate existing regulations concerning cybercrime. Furthermore, to foster the use of social media in accordance with regulations, users must be aware of the boundaries stipulated in UU ITE. ABSTRAK Kemajuan teknologi informasi membuahkan hasil yaitu munculnya instrumen atau perangkat komunikasi yang semakin mutakhir dan futuristik. Salah satu hasil dari kemajuan teknologi informasi munculnya social media. Banyaknya social media yang bermunculan seperti Facebook, X, Instagram, Tiktok, dan sejenisnya sulit dilepas dari aktivitas manusia. Tidak dapat disangkal bahwa penggunaan media sosial memang membawa begitu banyak kemudahan bagi manusia. Penggunaan social media berpotensi menimbulkan tingkah laku baru di masyarakat yang dapat mendatangkan kebaikan dan juga keburukan bagi orang lain atau bagi penggunanya. Tingkah laku yang mendatangkan keburukan berpotensi melakukan tindak pidana bagi penggunanya, khususnya pada kalangan usia remaja atau pelajar yang masih tidak stabil dalam mengontrol emosi. Telah dilaksanakannya PKM di SMA Pelangi Kasih dengan judul Penggunaan Social Media yang Sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan. Dalam penyuluhan hukum tersebut, dijelaskan aspek-aspek mengenai faktor yang menjadi penyebab berkembangnya kejahatan di social media dan penggunaan social media yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Tujuan dari penyuluhan ini yaitu agar pengguna social media pada kalangan siswa SMA khususnya SMA Pelangi Kasih terhindar dari tindak pidana dan menggunakan social media sesuai peraturan perundang-undangan. Hasil dari penyuluhan tersebut yaitu penyebab tumbuh suburnya kejahatan siber melalui social media sebagai medianya yaitu kesadaran hukum masyarakat yang rendah, faktor keamanan di dunia maya yang kurang optimal, minimnya penegakan hukum pada kejahatan siber, dan peraturan yang belum memadai pada kejahatan siber. Selain itu, untuk mewujudkan penggunaan social media yang berdasarkan peraturan, pengguna social media harus tau batasan-batasan yang telah diatur dalam UU ITE.