cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 669 Documents
LITERASI KOMPUTER BAGI SISWA PEDESAAN: INTERVENSI PADA SEKOLAH DASAR Kalis Jovial Telaumbanua; Bonar Hutapea; Jessica Natasha Kuncoro; Kelly Angel Suripto
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36978

Abstract

Technology is no longer foreign to students in today's digital era. Almost all educational levels are inseparable from the use of technology, starting from elementary, middle, high schools, and especially universities. Introducing Computer Technology to students is crucial in facing the increasingly developing digital era, for example in Caringin Nunggal Elementary School (SD) is one of the elementary school (SD) education units in Cianjur Regency, West Java.Access and knowledge gap to technology is still an issue in rural areas. This community service activity aimed to improve the digital literacy of the students at SD Caringin Nunggal, Cianjur Regency, by introducing basic computer parts. The method applied was Participatory Action Research (PAR) with a demonstration approach and direct practice. Students of Class 5 were actively involved in the interactive learning process with media presentation and quizzes. The results of the activity showed an increase in students' understanding of the functions and workings of computer hardware and software. This activity can be used as a model for digital literacy intervention in other elementary schools in rural areas. ABSTRAK Teknologi merupakan hal yang sudah tidak asing lagi bagi para pelajar di era digital saat ini. Hampir semua bangku pendidikan tidak lepas dari penggunaan teknologi, mulai dari sekolah dasar, menengah, atas, dan terutama perguruan tinggi. Pengenalan Teknologi Komputer kepada siswa adalah hal yang krusial dalam menghadapi era digital yang semakin berkembang, contohnya di Sekolah Dasar (SD) Caringin Nunggal adalah salah satu satuan pendidikan jenjang SD (Sekolah Dasar) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Akses dan kesenjangan pengetahuan terhadap teknologi masih menjadi masalah di daerah pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa di SD Caringin Nunggal, Kabupaten Cianjur, dengan memperkenalkan komponen dasar komputer. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan demonstrasi dan praktik langsung. Siswa Kelas 5 terlibat aktif dalam proses pembelajaran interaktif dengan penyajian media dan kuis. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap fungsi dan cara kerja perangkat keras dan lunak komputer. Kegiatan ini dapat digunakan sebagai model intervensi literasi digital di sekolah dasar lainnya di wilayah pedesaan.
PENINGKATAN MINAT BACA SISWA SDN MALEBER MELALUI PENGEMBANGAN SUDUT BACA DENGAN PENDEKATAN LINGKUNGAN LITERASI RAMAH ANAK Celine Vandea A. Tumundo; Fransisca Iriani R. Dewi; Fidiyah Anggini O. Nababan; Paula Jessica C. Sibi
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36979

Abstract

The low interest in reading among children in Indonesia is a serious concern in human resource development. Based on UNESCO data, literacy in Indonesia is still relatively low, which is exacerbated by the dominance of gadget use from an early age. In this case, a team of Tarumanagara University students held a "Cheerful Reading Corner" program as part of the 2025 Thematic Community Service (KKNT) activities. This program aims to create a comfortable, attractive, and child-friendly reading space as an effort to instill reading habits from an early age and foster reading habits in children from an early age. The results of this activity stated an increase in reading interest and were indicated by active involvement in reading activities and high interest in books. In addition, this program greatly encourages child interaction and receives support from teachers. "Cheerful Reading Corner" can show that simple and direct participatory closeness can be an effective solution to foster a culture of reading literacy in the school environment. ABSTRAK Rendahnya minat baca anak-anak di Indonesia menjadi perhatian serius dalam pengembangan sumber daya manusia. Berdasarkan data UNESCO, literasi di Indonesia masih tergolong rendah, yang diperburuk oleh dominasi penggunaan gawai sejak usia dini. Dalam hal ini, tim mahasiswa Universitas Tarumanagara mengadakan program "Sudut Baca Ceria" sebagai bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) tahun 2025. Program ini bertujuan untuk menciptakan ruang membaca yang nyaman, menarik, dan ramah anak sebagai upaya menanamkan kebiasaan membaca sejak dini dan menumbuhkan kebiasaan membaca kepada anak sejak dini. Hasil dari kegiatan ini menyatakan adanya peningkatan minat baca dan ditunjukkan dengan keterlibatan aktif dalam kegiatan membaca serta tingginya ketertarikan terhadap buku. Selain itu program ini sangat mendorong interaksi anak serta mendapat dukungan dari para guru. “Sudut Baca Ceria” dapat menunjukan bahwa kedekatan sederhana dan partisipatif langsung dapat menjadi solusi yang efektif untuk menumbuhkan budaya literasi membaca di lingkungan sekolah.
PEMETAAN KATALOG KERUANGAN “RUANG BERSAMA INDONESIA”, KELURAHAN KENDRAN, BULELENG, BALI Regina Suryadjaja; Suryono Herlambang
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36993

Abstract

Ruang Bersama Indonesia (RBI) is a new program initiated by the Ministry of Women's Empowerment and Child Protection (Kemen P3A) in January 2025 in Bali. Meanwhile, Kendran Village is one of 11 villages/villages that are the focus of the RBI program development. The RBI program is expected to be a friendly space for women, mothers and children so that there needs to be a minimum standard that is met regarding child-friendly spaces. Basically, RBI carries 24 basic indicators that have been initiated in the Child-Friendly Regency/City Program (KLA) in 2005. For this reason, this study conducted a mapping of the existing spatial catalog in Kendran Village which is seen from the physical space and socio-economic space. The methods used for mapping the RBI Spatial Catalog in Kendran Village are using drone mapping, field surveys, field observations, and interviews. The results obtained from the RBI Spatial Catalog mapping will be used by the next team as a basis for making RBI proposals in Kendran Village. ABSTRAK Ruang Bersama Indonesia (RBI) merupakan program baru yang diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen P3A) pada Januari 2025 di Bali. Adapun, Kelurahan Kendran menjadi salah satu dari 11 kelurahan/desa yang menjadi fokus pengembangan program RBI. Program RBI diharapkan dapat menjadi ruang yang ramah bagi Perempuan, ibu dan anak sehingga perlu ada standar minimal yang dipenuhi terkait ruang ramah anak. Pada dasarnya, RBI mengusung 24 indikator dasar yang telah dicanangkan di Program Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) pada tahun 2005. Untuk itu, studi ini melakukan pemetaan katalog keruangan eksisting di Kelurahan Kendran yang dilihat dari keruangan fisik dan keruangan social-ekonomi. Adapun metode yang digunakan untuk pemetaan Katalog Keruangan RBI di Kelurahan Kendran adalah menggunakan drone mapping, survei lapangan, observasi lapangan, dan wawancara. Hasil yang diperoleh dari pemetaan Katalog Keruangan RBI akan digunakan oleh tim selanjutnya sebagai dasar untuk membuat usulan RBI di Kelurahan Kendran ini.
MEDIA SENI SEBAGAI SARANA MELEPASKAN STRES PARA IBU PKK CILINCING Runi Michiko; Jacqualyne Gavrilla Kumayas; Syiefa Atharida Pertiwi; Denrich Suryadi
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36995

Abstract

Cilincing subdistrict, located in Cilincing District, North Jakarta City. Cilincing subdistrict has a family welfare promoter that does activities for children and women. Family welfare promoters consist of housewives who spare their time between family and duties for humanity. As a mother that is also active in family welfare promotion, they experience mental pressure such as stress. Stress is an impact for taking care of family and welfare promoter activities.. The purpose of this activity is to improve the mental health of family welfare promoters. The number of our respondents was 13 people. The measuring instrument used was the Perceived Stress Scale Version 10 (PSS-10). Based on PSS-10 data processing, the result was 19, which means they experience moderate stress. In dealing with stress, material about stress and doing art activities was given to express the emotion. This humanity project was carried out for 18 days, from Tuesday, February 18, 2025, to Tuesday, April 15, 2025. On 18 February we followed and observed their activities. The intervention was carried out within 2 meetings. The intervention was carried out in 2 meetings on Tuesday, April 8, 2025, by providing a pretest, material on stress, and painting. Then the second meeting on Tuesday, April 15, 2025, by providing material on emotional management, painting, and a posttest. The results showed that there was no significant decrease in stress level, with the mean score decreasing only slightly from 19 to 18.5, which still falls within the moderate range. Therefore, it can be concluded that the activity implemented was not effective. Factors contributing to this ineffectiveness included a lack of cooperation, insufficient rapport, limited understanding of the activity’s objectives, and time to conduct the activity, which led to PKK members being unwilling to open up to the project facilitators.
STRATEGI INOVASI DAN PENGEMBANGAN PRODUK PUDING UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN Kesia Olivia; Sufiyati
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36996

Abstract

The rapid development of the food industry encourages business actors to continue to innovate, especially in dessert products such as pudding. Pud Me Up focuses on creating pudding with a soft texture and distinctive sweet taste, while offering unique and innovative flavor variations. Amidst the current food trends, consumers are increasingly choosing desserts that are not only delicious, but also visually appealing and healthy. Therefore, product development does not only focus on taste, but also on presentation and the overall experience felt by consumers. One of the problems faced is the limited variety of flavors and the lack of innovation in presentation, which can lead to decreased consumer interest. This implementation aims to design an innovative strategy in developing Pud Me Up pudding products to increase customer satisfaction. The approach method used is qualitative with case studies and social media content analysis to observe market trends. The results of this PKM show that innovation in taste, unique toppings, attractive packaging, and different presentation methods can increase product appeal. Customer responses and input through social media are also important factors in directing innovation. In conclusion appropriate and flexible innovation supported by creative marketing strategies is the key to creating pudding products that meet customer expectations, as well as strengthening loyalty and opening up new market opportunities. ABSTRAK Perkembangan industri makanan yang pesat mendorong pelaku usaha untuk terus berinovasi, terutama dalam produk makanan penutup seperti puding. Pud Me Up berfokus untuk menciptakan puding dengan tekstur lembut dan rasa manis yang khas, sambil menawarkan variasi rasa yang unik dan inovatif. Di tengah maraknya tren makanan kekinian, konsumen semakin cenderung memilih makanan penutup yang tidak hanya enak, tetapi juga menarik secara visual dan menyehatkan. Oleh karena itu, pengembangan produk tidak hanya berfokus pada rasa, tetapi juga pada penyajian dan pengalaman yang dirasakan konsumen secara menyeluruh. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah terbatasnya variasi rasa dan kurangnya inovasi dalam penyajian, yang dapat berujung pada menurunnya minat konsumen. Pelaksanaan ini bertujuan untuk merancang strategi inovatif dalam pengembangan produk puding Pud Me Up guna meningkatkan kepuasan pelanggan. Metode pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus dan analisis konten media sosial untuk mengamati tren pasar. Hasil dari PKM ini menunjukkan bahwa inovasi dalam rasa, topping unik, kemasan menarik, dan cara penyajian yang berbeda dapat meningkatkan daya tarik produk. Respons dan masukan pelanggan melalui media sosial juga menjadi faktor penting dalam mengarahkan inovasi. Kesimpulannya, inovasi yang tepat dan fleksibel, didukung oleh strategi pemasaran kreatif menjadi kunci dalam menciptakan produk puding yang memenuhi harapan pelanggan, serta memperkuat loyalitas dan membuka peluang pasar baru.
KALKULASI BIAYA PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN JOB ORDER COSTING UNTUK PT CHS Yuniarwati; Elaine Limawan; Wieleycia Terence
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36997

Abstract

Cost of Goods Sold (COGS), also known as Cost of Goods Sold (COGS), is the direct cost incurred by a company to produce or sell its products or services. COGS is a component of a company's financial statements, used to calculate profit or loss from sales. COGS excludes profit, taxes, or indirect costs associated with production. Calculating COGS is crucial for manufacturing companies. By understanding the direct costs of selling a product, a company can better manage its selling price, leading to increased profits. COGS can also help companies make more effective and accurate business decisions. Job order costing is a method for calculating the cost of goods manufactured efficiently for industries with special orders. This method involves recording the material, labor, and overhead costs of each order in detail. Despite its challenges, implementing this method offers significant benefits in calculating costs and determining accurate prices. With a good understanding, companies can improve operational efficiency and market competitiveness through this method. PT Cemara Hijau Serasi as a PKM partner calculates the Cost of Goods Sold in determining the selling price and calculating profits, based on the Statement Letter from the leadership, PT Cemara Hijau Serasi will carry out this Community Service activity. With this activity, it is hoped that it can provide a correct understanding regarding the calculation of production costs based on Job Order Costing. This PKM activity is planned to be carried out on weekdays at the PT Cemara Hijau Serasi office, located in Ciledug, Pedurenan Village, Karang Tengah District, Tangerang City. In the training, a Production Cost Calculation Module Based on Job Order Costing for PT Cemara Hijau Serasi will be distributed as an output of this PKM. The method of implementing this training will be carried out by holding tutorials and discussion sessions as well as questions and answers which will all be held offline. ABSTRAK Harga Pokok Penjualan (HPP) atau disebut juga dengan Cost of Good Sold (COGS) adalah sejumlah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan secara langsung yang digunakan untuk memproduksi atau menjual produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan. HPP merupakan salah satu bagian dari laporan keuangan perusahaan yang berfungsi untuk menghitung laba ataupun rugi dari penjualan perusahaan. HPP tidak termasuk laba, pajak, atau biaya tidak langsung yang terkait dengan produksi perusahaan. Menghitung HPP sangat penting bagi perusahaan manufaktur. Dengan mengetahui berapa besarnya biaya yang secara langsung dikeluarkan dalam melakukan penjualan produk, perusahaan dapat mengatur harga jual produk lebih baik diiringi dengan peningkatan keuntungan. HPP juga dapat membantu perusahaan dalam mengambil keputusan bisnis yang lebih efektif dan akurat. Job order costing adalah metode untuk menghitung harga pokok produksi yang efisien untuk industri dengan pesanan khusus. Metode ini meliputi pencatatan atas biaya material, tenaga kerja, dan overhead setiap pesanan secara detail. Meskipun memiliki tantangan, penerapan metode ini memberikan manfaat signifikan dalam menghitung biaya dan menentukan harga yang akurat. Dengan pemahaman yang baik, perusahaan dapat mengembangkan efisiensi operasional dan daya saing di pasar melalui metode tersebut. PT Cemara Hijau Serasi sebagai mitra PKM ini menghitung Harga Pokok Penjualan dalam menentukan harga jual dan menghitung laba, berdasarkan Surat Pernyataan dari pimpinan, PT Cemara Hijau Serasi akan dilaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat memberi pemahaman yang benar terkait penghitungan biaya produksi berdasarkan Job Order Costing. Kegiatan PKM ini direncanakan dilaksanakan pada hari kerja di kantor PT Cemara Hijau Serasi, berlokasi di Ciledug, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Dalam pelatihan akan dibagikan Modul Kalkulasi Biaya Produksi Berdasarkan Job Order Costing untuk PT Cemara Hijau Serasi sebagai luaran PKM ini. Metode pelaksanaan pelatihan ini akan dilakukan dengan mengadakan tutorial dan sesi diskusi serta tanya jawab yang seluruhnya akan diselenggarakan secara luring.
PENGABDIAN MASYARAKAT REMAJA: RETAIL THERAPY UNTUK MENUMBUHKAN SUBJECTIVE WELL BEING REMAJA Dariyo, Agoes
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.37015

Abstract

The main problem faced by teenagers is their anxiety related to shopping behaviour in an attempt to fulfill their daily needs, making it difficult for them to concentrate on their studies at school. They are unable to learn and master the subject matter properly. This is because the main task of a student is to study in order to achieve their dreams. Therefore, uncontrolled shopping behaviour must be properly addressed. Retail therapy is a positive activity that is considered a solution to overcome shopping behaviour problems in order to achieve happiness in the lives of adolescents. The community service activity was attended by 24 adolescents aged 15-18 years. The implementation method used a pre-test and post-test one group design. Data was collected using a subjective well-being questionnaire. Data analysis techniques used t-tests. The results of the data analysis showed that the pre-test average (72.8) was higher than the post-test average (81). This means that the implementation of retail therapy was able to foster subjective well-being in adolescents. ABSTRAK Masalah utama yang dihadapi oleh remaja ialah kegundah-gulanaan remaja terkait dengan perilaku berbelanja yang berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidup, sehingga membuat mereka sulit untuk berkonsentrasi dalam kegiatan belajar di sekolah. Mereka tidak dapat belajar untuk menguasai materi pelajaran dengan baik. Karena tugas utama seorang pelajar adalah belajar agar dapat mencapai cita-citanya. Karena itu pula, hal perilaku berbelanja yang tidak terkendali tersebut harus dapat diatasi dengan baik. Pemberian retail therapy merupakan kegiatan positif yang dianggap menjadi sebuah solusi untuk mengatasi persoalan perilaku berbelanja demi mewujudkan kebahagiaan hidup remaja. Kegiatan pengabdian Masyarakat diikuti oleh peserta yang terdiri dari 24 orang remaja dengan rentang usia 15-18 tahun. Metode pelaksanaan dengan menggunakan desain pre-test and post-test one group. Pengambilan data dengan kuesioner subjective weel-being. Teknik analisis data dengan menggunakan t-test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rerata pre-test (72,8) > nilai rerata post-test (81). Artinya pelaksanaan retail therapy mampu menumbuhkan subjective well-being pada remaja.
STRATEGI PEMBELAJARAN AKUNTANSI DASAR BAGI PESERTA DIDIK SMA NEGERI 2 JAKARTA Sastrasasmita, Emillia; Ruby Ng; Catherine Elliora
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.37016

Abstract

The implementation of economic activities is basically carried out by every human being in their daily lives. These activities include production, distribution and consumption activities. Knowledge of economic concepts, especially accounting, can help everyone to manage personal finances, household budgets to support the economy and social welfare. Some people's perception of accounting as a complicated science occurs because of the complexity of calculations, reporting, analysis and decision making. To overcome this obstacle, an appropriate learning strategy is needed that can encourage the interest and enthusiasm of students. Teachers are required to be more creative and master various ways and strategies to deliver material more interestingly and enjoyably. The methods applied include providing a pre-test before the material is presented and a post-test afterwards. The pre-test and post-test designs are used as a means of evaluation or assessment to ensure the influence and success of learning. The partner, namely senior high school in Jakarta, sees limitations in the current curriculum, namely the delivery of accounting material in schools which has only been introduced starting in grade XII. However, the school hopes that students will be able to participate in various competitions held both at national and international levels, including one in the field of accounting. In addition, the school also can help students prepare in choosing further study paths that can be taken when they graduate from high school later. The output produced is in the form of participation in Seri Seminar Nasional which is held periodically by Tarumanagara University, copyright on HKI and product. ABSTRAK Pelaksanaan kegiatan ekonomi pada dasarnya dilakukan oleh setiap manusia di kesehariannya. Aktivitas ini meliputi kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi. Pengetahuan tentang konsep ekonomi khususnya akuntansi, dapat membantu setiap individu untuk mengelola keuangan pribadi, anggaran rumah tangga hingga mendukung perekonomian dan kesejahteraan sosial. Persepsi sebagian orang terhadap akuntansi adalah ilmu yang rumit terjadi karena kompleksitas perhitungan, pelaporan, analisis hingga pengambilan keputusan. Untuk mengatasi kendala ini, diperlukan strategi pembelajaran yang tepat yang dapat mendorong minat dan semangat peserta didik. Tenaga pengajar dituntut lebih kreatif dan menguasai beragam cara maupun strategi untuk menyampaikan materi dengan lebih menarik dan menyenangkan. Metode yang diterapkan antara lain adalah memberikan pre-test sebelum materi dibawakan dan post-test setelahnya. Desain pre-test dan post-test dipakai sebagai cara evaluasi atau penilaian untuk memastikan pengaruh dan keberhasilan pembelajaran. Pihak mitra yaitu salah satu SMA di Jakarta, melihat keterbatasan dalam kurikulum yang berjalan saat ini yaitu penyampaian materi akuntansi di sekolah yang baru diperkenalkan mulai di kelas XII. Namun pihak sekolah berharap para siswa/i mampu mengikuti beragam kompetisi yang diadakan baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk salah satunya di bidang akuntansi. Selain itu juga pihak sekolah berkesempatan untuk membantu kesiapan para siswa/i dalam memilih jalur studi lebih lanjut yang dapat diambil saat lulus SMA nantinya. Luaran yang dihasilkan berupa keikutsertaan pada Seri Seminar Nasional yang diadakan berkala oleh pihak Universitas Tarumanagara, hak cipta pada HKI dan produk.
PEMBERDAYAAN PERANGKAT DESA MELALUI BIMBINGAN TEKNIS LEGAL DRAFTING DI KABUPATEN INDRAMAYU Amad Sudiro; Brinet Lydia Kabalmay; Devina Novela
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.37017

Abstract

As the spearhead of government at the most basic level, villages play an important role in realizing good governance and sustainable development. Law No. 6/2014 on Villages provides autonomy for villages to regulate and manage their own interests, including in drafting village legal products. However, in reality, there are still many village officials who do not have sufficient capacity in legal drafting, so that the resulting legal products are often not applicable or not in accordance with the needs of the local community. This condition can hamper the effective implementation of village development. This is also evident in Indramayu Regency, which has more than 300 villages with various challenges in the preparation and implementation of village legal products. Recognizing the importance of strengthening this capacity, a Community Service (PKM) activity was carried out in the form of legal drafting technical guidance for village officials in Indramayu Regency. This activity was carried out through five stages, namely: (a) Preparation Stage; (b) Proposal Preparation Stage; (c) Activity Implementation Plan Preparation Stage; (d) Counseling and Simulation Implementation Stage; and (d) Final Report Preparation Stage. Through this PKM, it is expected that village officials will be able to prepare village legal products more effectively, on target, and in accordance with applicable legal principles. ABSTRAK Sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat paling dasar, desa memegang peranan penting dalam mewujudkan tata kelola yang baik dan pembangunan yang berkelanjutan. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa memberikan otonomi bagi desa untuk mengatur dan mengurus kepentingannya sendiri, termasuk dalam menyusun produk hukum desa. Namun, kenyataannya masih banyak perangkat desa yang belum memiliki kapasitas memadai dalam hal legal drafting, sehingga produk hukum yang dihasilkan sering kali belum aplikatif atau tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Kondisi ini dapat menghambat pelaksanaan pembangunan desa secara efektif. Hal tersebut juga terlihat di Kabupaten Indramayu, yang memiliki lebih dari 300 desa dengan beragam tantangan dalam penyusunan dan implementasi produk hukum desa. Menyadari pentingnya penguatan kapasitas ini, maka dilaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa bimbingan teknis legal drafting bagi perangkat desa di Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu: (a) Tahap Persiapan; (b) Tahap Penyusunan Proposal; (c) Tahap Pembuatan Rencana Pelaksanaan Kegiatan; (d) Tahap Pelaksanaan Penyuluhan dan Simulasi; dan (e) Tahap Penyusunan Laporan Akhir. Melalui PKM ini, diharapkan perangkat desa mampu menyusun produk hukum desa secara lebih efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum yang berlaku.
IMPLEMENTASI PELATIHAN DIGITAL UNTUK WARUNG PINGGIR JALAN: INTEGRASI QRIS, MEDIA SOSIAL, DAN AI DALAM PENINGKATAN DAYA SAING UMKM Joyce A. Turangan
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.37018

Abstract

This community service program aims to enhance the competitiveness of roadside stalls (warung) in the Kwitang area of Central Jakarta through the strengthening of digital competencies and the introduction of artificial intelligence (AI) technology. The partners' main challenges include low adoption of digital payment systems, limited digital marketing strategies, and weak financial management practices. The program was implemented through initial surveys, hands-on training, and on-site mentoring, focusing on three key areas: transaction digitalization, digital marketing, and digital financial management. The results show a significant increase in the use of QRIS/e-wallets, social media engagement for promotion, and financial record-keeping using free applications such as BukuKas and Teman Bisnis. In addition, initial awareness of AI for micro-business operations began to emerge among participants. This program demonstrates that practical, participatory, and context-sensitive approaches can effectively support the digital transformation of micro-enterprises and strengthen local economic resilience in the digital business era. ABSTRAK Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing warung pinggir jalan di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, melalui penguatan kompetensi digital dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI). Permasalahan mitra mencakup rendahnya adopsi pembayaran digital, minimnya strategi pemasaran online, serta lemahnya pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan survei awal, pelatihan berbasis praktik, dan pendampingan lapangan yang fokus pada tiga aspek utama: digitalisasi transaksi, pemasaran digital, dan manajemen keuangan digital. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam adopsi QRIS/e-wallet, penggunaan media sosial untuk promosi, serta pencatatan keuangan menggunakan aplikasi seperti BukuKas dan Teman Bisnis. Selain itu, kesadaran awal terhadap pemanfaatan AI dalam usaha mikro mulai tumbuh di kalangan mitra. Program ini membuktikan bahwa pendekatan praktis, partisipatif, dan kontekstual mampu mendorong transformasi digital UMKM secara berkelanjutan dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal di era bisnis digital.