cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 669 Documents
PENGABDIAN MASYARAKAT REMAJA: RETAIL THERAPY UNTUK MENUMBUHKAN SUBJECTIVE WELL BEING REMAJA Dariyo, Agoes
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36762

Abstract

The main problem faced by teenagers is their anxiety related to shopping behaviour  in  an attempt to fulfill their daily needs, making it difficult for them to concentrate on their studies at school. They are unable to learn and master the subject matter properly. This is because  the main task of a student is to study in order to achieve their dreams. Therefore, uncontrolled shopping behaviour must be properly addressed. Retail therapy is a positive activity that is considered a solution to overcome shopping behaviour problems in order to achieve happiness in the lives of adolescents. The community service activity was attended by 24 adolescents aged 15-18 years. The implementation method used a pre-test and post-test one group design. Data was collected using a subjective well-being questionnaire. Data analysis techniques used t-tests. The results of the data analysis showed that the pre-test average (72.8) was higher than the post-test average (81). This means that the implementation of retail therapy was able to foster subjective well-being in adolescents.    ABSTRAK Masalah utama yang dihadapi oleh remaja ialah kegundah-gulanaan remaja terkait dengan perilaku berbelanja  yang  berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidup, sehingga membuat mereka sulit untuk berkonsentrasi dalam kegiatan belajar di sekolah. Mereka tidak dapat belajar untuk menguasai materi pelajaran dengan baik. Karena  tugas utama seorang pelajar adalah belajar agar dapat mencapai cita-citanya. Karena itu pula, hal perilaku berbelanja yang tidak terkendali tersebut harus dapat diatasi dengan baik.  Pemberian retail therapy merupakan kegiatan positif yang dianggap menjadi sebuah solusi untuk mengatasi persoalan perilaku berbelanja demi mewujudkan kebahagiaan hidup remaja. Kegiatan pengabdian Masyarakat diikuti oleh peserta yang  terdiri dari 24 orang remaja dengan rentang usia 15-18 tahun. Metode pelaksanaan dengan menggunakan desain pre-test and post-test one group. Pengambilan data dengan kuesioner subjective weel-being. Teknik analisis data dengan menggunakan t-test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rerata pre-test  (72,8) > nilai rerata post-test (81). Artinya pelaksanaan retail therapy mampu menumbuhkan subjective well-being pada remaja. 
STRATEGI PEMBELAJARAN AKUNTANSI DASAR BAGI PESERTA DIDIK SMA NEGERI 2 JAKARTA Sastrasasmita, Emillia; Ruby Ng; Catherine Elliora
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36763

Abstract

The implementation of economic activities is basically carried out by every human being in their daily lives. These activities include production, distribution and consumption activities. Knowledge of economic concepts, especially accounting, can help everyone to manage personal finances, household budgets to support the economy and social welfare. Some people's perception of accounting as a complicated science occurs because of the complexity of calculations, reporting, analysis and decision making. To overcome this obstacle, an appropriate learning strategy is needed that can encourage the interest and enthusiasm of students. Teachers are required to be more creative and master various ways and strategies to deliver material more interestingly and enjoyably. The methods applied include providing a pre-test before the material is presented and a post-test afterwards. The pre-test and post-test designs are used as a means of evaluation or assessment to ensure the influence and success of learning. The partner, namely senior high school in Jakarta, sees limitations in the current curriculum, namely the delivery of accounting material in schools which has only been introduced starting in grade XII. However, the school hopes that students will be able to participate in various competitions held both at national and international levels, including one in the field of accounting. In addition, the school also can help students prepare in choosing further study paths that can be taken when they graduate from high school later. The output produced is in the form of participation in Seri Seminar Nasional which is held periodically by Tarumanagara University, copyright on HKI and product.   ABSTRAK Pelaksanaan kegiatan ekonomi pada dasarnya dilakukan oleh setiap manusia di kesehariannya. Aktivitas ini meliputi kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi. Pengetahuan tentang konsep ekonomi khususnya akuntansi, dapat membantu setiap individu untuk mengelola keuangan pribadi, anggaran rumah tangga hingga mendukung perekonomian dan kesejahteraan sosial. Persepsi sebagian orang terhadap akuntansi adalah ilmu yang rumit terjadi karena kompleksitas perhitungan, pelaporan, analisis hingga pengambilan keputusan. Untuk mengatasi kendala ini, diperlukan strategi pembelajaran yang tepat yang dapat mendorong minat dan semangat peserta didik. Tenaga pengajar dituntut lebih kreatif dan menguasai beragam cara maupun strategi untuk menyampaikan materi dengan lebih menarik dan menyenangkan. Metode yang diterapkan antara lain adalah memberikan pre-test sebelum materi dibawakan dan post-test setelahnya. Desain pre-test dan post-test dipakai sebagai cara evaluasi atau penilaian untuk memastikan pengaruh dan keberhasilan pembelajaran. Pihak mitra yaitu salah satu SMA di Jakarta, melihat keterbatasan dalam kurikulum yang berjalan saat ini yaitu penyampaian materi akuntansi di sekolah yang baru diperkenalkan mulai di kelas XII. Namun pihak sekolah berharap para siswa/i mampu mengikuti beragam kompetisi yang diadakan baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk salah satunya di bidang akuntansi. Selain itu juga pihak sekolah berkesempatan untuk membantu kesiapan para siswa/i dalam memilih jalur studi lebih lanjut yang dapat diambil saat lulus SMA nantinya. Luaran yang dihasilkan berupa keikutsertaan pada Seri Seminar Nasional yang diadakan berkala oleh pihak Universitas Tarumanagara, hak cipta pada HKI dan produk.
WORKSHOP SCENT OF SERENITY: LILIN AROMATERAPI UNTUK KESEJAHTERAAN EMOSIONAL Marhaeni, Prajna Paramitha; Ninawati; Maulida Abiyya; Farsya Meyrasikhah; Kezia Alexandra Emor
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36967

Abstract

Everyone can experience stress, according to the Mental Health Foundation [MNF] in (Nabila & Sayekti, 2021), someone who experiences stress and is unable to manage it will have a negative impact on him, such as overeating, smoking, drinking, and feelings of depression, anxiety, and thoughts of ending life. There are various ways to reduce stress, one of which is by using aroma therapy, which is called aromatherapy. Aromatherapy can be produced through candles that are lit and emit fragrance around the room. In addition to producing therapeutic aromas, these candles create a cozy and relaxing atmosphere, vaporizing essential oils to calm the nervous system, reduce anxiety, and promote a sense of well-being. Aromatherapy candles can be made by yourself in a fraction of the time. This workshop was conducted involving 14 students consisting of nine women and five men, taking about an hour to make. The product uses 100% natural wax, is environmentally friendly, and free of toxic materials, packaged in a transparent glass container with a minimalist design. The aromatherapy candles developed are designed for relaxation, mood elevation and stress relief with two scents: Minty Rose and Jasmine Sands. The candles can be used if they have reached a certain frost. ABSTRAK Setiap orang dapat mengalami stres, menurut Mental Health Foundation [MNF] dalam (Nabila & Sayekti, 2021), seseorang yang mengalami stres dan tidak mampu untuk mengelolanya akan memiliki dampak buruk pada dirinya, seperti makan secara berlebihan, merokok, minum-minuman keras, serta muncul perasaan depresi, cemas, serta pemikiran untuk mengakhiri hidup. Ada berbagai cara untuk mengurangi stres, salah satunya adalah dengan terapi menggunakan aroma, yang disebut dengan aromaterapi. Aromaterapi dapat dihasilkan melalui lilin yang menyala dan mengeluarkan keharuman di sekeliling ruangan. Selain menghasilkan aroma terapeutik, lilin ini menciptakan suasana nyaman dan menenangkan, menguapkan minyak esensial untuk menenangkan sistem saraf, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan rasa nyaman. Lilin aromaterapi dapat dibuat sendiri dengan waktu yang tidak terlalu lama. Workshop ini dilakukan dengan melibatkan 14 orang mahasiswa terdiri dari sembilan orang perempuan dan lima orang laki-laki, memerlukan waktu sekitar satu jam, untuk pembuatannya. Produk ini menggunakan lilin alami 100%, ramah lingkungan, dan bebas bahan beracun, dikemas dalam wadah kaca transparan dengan desain minimalis. Lilin aromaterapi yang dikembangkan dirancang untuk relaksasi, meningkatkan suasana hati, dan meredakan stres dengan dua varian aroma: Minty Rose dan Jasmine Sands. Lilin dapat digunakan jika telah mencapai kebekuan tertentu.
ASISTENSI P5 SMA SINAR DHARMA DENGAN TEMA AUGMENTED REALITY Gozali, Carisha Puspa; Tiga Wira Prasidya; Darius Andana Haris
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36968

Abstract

Advanced technology has implemented many things, such as entertainment, health, and education. The birth of various innovations is motivated by the development of technology in this ongoing era. One of the technological developments that is quite influential is Augmented Reality, a technology that combines two-dimensional or three-dimensional virtual differences into a real environment. In connection with the government's policy regarding a program called the Pancasila Student Profile Strengthening Project or P5 with the theme "Engineering and Technology to Build the Republic of Indonesia", Augmented Reality (AR) technology is determined in the relevant school as the basis for making the project. This activity aims to further hone the abilities and skills of students in adapting to the advancement of technology in the 21st century by implementing their knowledge into AR-based learning media. With the background of informatics learning that has been obtained by students, the theme related to this technology is in accordance with the sustainability of the program. With this activity, it is expected to bring a positive impact to the educational life of students. Before this PKM, several similar PKMs had been implemented, one of which was a workshop and competition for making AR-based games. The implementation of PKM is divided into several stages: needs assessment, material development, and workshop implementation. The existence of this report proves that the activity went well, smoothly, and students succeeded in producing interactive AR-based learning media that is in accordance with the theme. Students also practice their ability to work in groups to hone their communication skills, with the hope that students are ready to go directly into society with diverse characteristics and ideas. ABSTRAK Teknologi maju telah mengimplementasikan banyak hal, seperti hiburan, kesehatan, maupun pendidikan. Lahirnya berbagai inovasi dilatarbelakangi dengan berkembangnya teknologi pada zaman yang sedang berlangsung ini. Salah satu perkembangan teknologi yang cukup berpengaruh adalah Augmented Reality, sebuah teknologi yang menggabungkan beda maya dua dimensi maupun tiga dimensi ke dalam suatu lingkungan nyata. Sehubungan dengan kebijakan pemerintah mengenai suatu program yang bernama Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5 yang bertemakan “Berekayasa dan Berteknologi Untuk Membangun NKRI”, maka teknologi Augmented Reality (AR) ditetapkan pada sekolah yang bersangkutan sebagai basis dari pembuatan proyek tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah lebih dalam kemampuan dan keterampilan peserta didik dalam beradaptasi dengan majunya teknologi di abad ke-21 ini dengan mengimplementasikan pengetahuan mereka ke dalam sebuah media pembelajaran berbasis AR. Dengan latar belakang pembelajaran informatika yang pernah didapat oleh peserta didik, maka tema yang berkaitan dengan teknologi ini sesuai dengan keberlangsungan program. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan agar dapat membawa dampak positif ke dalam kehidupan pendidikan peserta didik. Sebelum adanya PKM ini, sudah terlaksana beberapa PKM serupa, salah satunya adalah kegiatan workshop dan kompetisi pembuatan permainan berbasis AR. Pelaksanaan PKM dibagi dalam beberapa tahap: pengkajian kebutuhan, pengembangan materi, dan pelaksanaan lokakarya. Adanya laporan ini membuktikan bahwa kegiatan berjalan dengan baik, lancar, serta peserta didik berhasil menghasilkan media pembelajaran berbasis AR yang interaktif dan sesuai dengan tema. Peserta didik juga melatih kemampuan bekerja dalam kelompok untuk mengasah kemampuan komunikasi mereka, dengan harapan agar peserta didik siap untuk terjun langsung ke masyarakat dengan karakteristik dan ide yang beragam.
DIGITALISASI DENAH RUANG KELAS SMA SINAR DHARMA DENGAN UNITY 3D Prasidya, Tiga Wira; Carisha Puspa Gozali; Darius Andana Haris
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36972

Abstract

Technological advancements have had a significant impact across various aspects of life, including entertainment, healthcare, and especially education. One of the most influential technological innovations is 3D (three-dimensional) visualization. 3D visualization is a method of representing images using three coordinate axes: X (length), Y (width), and Z (height). Unlike two-dimensional (2D) visualization, which only displays length and width, 3D visualization adds depth and volume, making objects appear more realistic and lifelike. This is achieved by implementing informatics knowledge into learning media based on Unity and 3D visual design. In addition, students are trained to work collaboratively to enhance communication and problem-solving skills. With the informatics background they have acquired, this technological theme is highly relevant and supports the school’s ongoing programs. Previously, a similar PKM (Student Creativity Program) activity had also been conducted in the form of assignments and Unity-based learning materials covering fundamental skills such as using ProBuilder to help students create floor plans. This activity was carried out through several stages, including needs assessment, material development, and task implementation. Therefore, it can be concluded that the activity ran successfully, had a positive impact on both parties, and provided tangible benefits for the development of students’ digital skills as well as for the partner institution. ABSTRAK Kemajuan teknologi telah memberikan dampak besar dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk hiburan, kesehatan, dan terutama pendidikan. Salah satu inovasi teknologi yang cukup berpengaruh adalah Visual 3 Dimensi (3D), visual 3D merupakan metode representasi gambar menggunakan tiga sumbu koordinat: X (panjang), Y (lebar), dan Z (tinggi). Tidak seperti visualisasi dua dimensi (2D) yang hanya menampilkan panjang dan lebar, visual 3D mampu menghadirkan kedalaman dan volume, sehingga objek tampak lebih nyata dan realistis. Dengan cara mengimplementasikan pengetahuan informatika ke dalam media pembelajaran berbasis Unity dan desain visual 3D. Selain itu, siswa dilatih untuk bekerja secara kolaboratif guna meningkatkan keterampilan komunikasi dan pemecahan masalah. Dengan latar belakang pendidikan informatika yang telah diperoleh, tema teknologi ini sangat relevan dan mendukung kelangsungan program sekolah. Sebelumnya, kegiatan PKM serupa juga telah dilakukan dalam bentuk penugasan dan materi berbasis Unity yang terdiri dari ilmu dasar seperti menggunakan Probuilder untuk membantu murid membuat denah. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi pengkajian kebutuhan, pengembangan materi, dan pelaksanaan tugas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berjalan dengan baik, memberikan dampak positif untuk kedua belah pihak, dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan keterampilan digital peserta didik maupun institusi mitra.
IMPLEMENTASI PRAKTIK KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA MELALUI PRODUK BLOSSOM TEA DALAM PROGRAM MBKM Laurent, Jessica; Louis Utama; Sonia Adelya
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36973

Abstract

The Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program provides opportunities for students to develop their skills outside the classroom, including in the field of entrepreneurship. "Blossom Tea" is a healthy beverage business based on flower teas such as butterfly pea flower, osmanthus flower, and rosella flower, initiated by the author’s team as a form of MBKM implementation. The main objective of this activity is to train students in entrepreneurship, create healthy products, and offer an attractive beverage alternative within the campus environment. Blossom Tea not only aims to provide a unique and visually appealing drink, but also a beverage rich in health benefits. The innovation made by the authors in this business is the creation of a healthy drink that still tastes delicious and looks visually appealing, making it attractive to young consumers, especially university students. The activity involves the authors directly in the production, marketing, and sales processes. The outcomes of this project are expected to enhance students' entrepreneurial spirit and improve their skills in managing small businesses. ABSTRAK Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di luar perkuliahan, termasuk dalam bidang kewirausahaan. “Blossom Tea” adalah sebuah usaha minuman sehat berbasis teh bunga seperti bunga telang, bunga osmanthus, dan bunga rosella, yang dijalankan oleh tim penulis sebagai bentuk implementasi program MBKM. Tujuan kegiatan ini adalah untuk melatih mahasiswa dalam berwirausaha, menciptakan produk sehat, dan memberikan alternatif minuman yang menarik bagi lingkungan kampus. Blossom Tea hadir tidak hanya untuk memberikan minuman yang unik dan menarik tetapi memiliki banyak manfaat dan fungsi untuk kesehatan tubuh. Inovasi yang dilakukan penulis dalam usaha ini adalah menciptakan minuman yang sehat dan tetap memiliki rasa enak dan tampilan yang menarik, sehingga mampu menarik minat konsumen muda, khususnya mahasiswa. Kegiatan ini melibatkan penulis langsung dalam proses produksi, pemasaran, dan penjualan produk. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan jiwa kewirausahaan serta keterampilan mahasiswa dalam mengelola bisnis kecil.
PERAN STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DAN DAYA TARIK PRODUK Vallerie , Jolinne; Sufiyati
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36974

Abstract

This Student Creativity Program (PKM) aims to comprehensively examine the role of marketing strategies in enhancing competitiveness and strengthening the appeal of pudding and pudding beverage products under the Pud Me Up brand. One of the key efforts undertaken involves conducting market analysis to gain deeper insights into consumer preferences, as well as selecting the most appropriate social media platform—such as Instagram—which aligns demographically with the target audience. The marketing strategy implemented through social media includes interactive promotional activities that encourage direct consumer engagement, thereby fostering emotional connections with the brand. The implementation of this strategy has proven effective, resulting in a significant increase in brand awareness, user engagement, and follower growth on social media platforms. In addition to attracting new potential customers, this approach also strengthens the loyalty of existing consumers. Notably, social media plays a crucial role as an effective channel for information dissemination and interactive communication, expanding market reach and accelerating the branding process. The outcomes of this PKM offer strategic implications for similar industry players to further optimize their digital marketing strategies in facing competition that is increasingly driven by innovation and connectivity. ABSTRAK PKM ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif peran strategi pemasaran dalam meningkatkan daya saing dan memperkuat daya tarik produk pudding dan minuman pudding merek Pud Me Up. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan analisis pasar untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai preferensi konsumen, serta menentukan platform media sosial yang paling sesuai, seperti Instagram yang memiliki karakteristik pengguna selaras dengan target audiens. Strategi pemasaran yang dijalankan melalui media sosial mencakup promosi yang bersifat interaktif dan mendorong partisipasi langsung dari konsumen, sehingga menciptakan kedekatan emosional dengan merek. Implementasi strategi ini terbukti memberikan dampak positif berupa peningkatan signifikan dalam brand awareness, keterlibatan pengguna, dan jumlah pengikut di media sosial. Selain menarik perhatian konsumen potensial, pendekatan ini juga efektif dalam memperkuat loyalitas pelanggan yang telah ada. Khususnya, media sosial berperan penting sebagai kanal distribusi informasi dan komunikasi interaktif yang efektif dalam memperluas jangkauan pasar dan mempercepat proses branding. Hasil dari PKM ini memberikan implikasi strategis bagi pelaku industri sejenis untuk lebih mengoptimalkan strategi pemasaran digital dalam menghadapi persaingan yang semakin berbasis inovasi dan konektivitas.
ANALISIS KETERTARIKAN KONSUMEN TERHADAP PRODUK PUDMEUP MELALUI VARIAN RASA DAN VISUAL PRODUK Anjela, Dhea; Sufiyati
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36975

Abstract

The implementation of this PKM activity aims to analyze the influence of flavor variants and product visual on consumer interest, with a focus on Pudmeup products. This research adopts a qualitative approach through a case study method and direct interviews with consumers to explore their perceptions of Pudmeup’s flavor and visual elements. The findings indicate that unique flavor variants, such as bubble gum combined with Yakult and soda, are able to provide a refreshing taste experience while also creating emotional value for consumers. On the other hand, visual aspects of the product such as packaging design, cute shapes (like a bunny on top of the pudding), and appealing color combinations have been proven to attract consumer attention at first glance and play a significant role in purchase decisions. Additionally, attractive logos and packaging are perceived to represent product quality and help consumers easily remember the brand. This demonstrates that the combination of innovative flavor variants and effective visual product strategies plays an important role in shaping perceptions and increasing consumer interest. ABSTRAK Pelaksanaan kegiatan PKM ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh varian rasa dan visual produk terhadap ketertarikan konsumen, dengan fokus pada produk Pudmeup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus dan wawancara langsung kepada konsumen untuk menggali persepsi mereka terhadap elemen rasa dan visual produk Pudmeup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varian rasa yang unik, seperti bubble gum yang dipadukan dengan Yakult dan soda, mampu memberikan pengalaman rasa yang menyegarkan sekaligus menciptakan nilai emosional bagi konsumen. Di sisi lain, aspek visual produk seperti desain kemasan, bentuk yang lucu (seperti kelinci di atas pudding), dan perpaduan warna yang menarik, terbukti mampu menarik perhatian konsumen sejak pandangan pertama dan menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian. Selain itu, logo dan kemasan yang menarik juga dianggap merepresentasikan kualitas produk serta mempermudah konsumen dalam mengingat merek. Hal ini menunjukkan bahwa kombinasi antara inovasi varian rasa dan strategi visual produk yang efektif berperan penting dalam membentuk persepsi dan meningkatkan ketertarikan konsumen.
UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN HUKUM PENYELESAIAN SENGKETA NON-LITIGASI MASYARAKAT INDRAMAYU MELALUI PENYULUHAN HUKUM Wilma Silalahi; Muhammad Abdur Rozaq; Evellyn Octavia; Kezia Ratu Clarissa Manik; Fatimah Zahro
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36976

Abstract

The rapid advancement of economic activities has inevitably increased the potential for disputes within business relationships. In Indramayu society, judicial institutions remain the primary avenue for dispute resolution. However, litigation is often regarded as ineffective and inefficient due to its lengthy procedures, high costs, and rigid formalities. Against this backdrop, Alternative Dispute Resolution (ADR) emerges as a strategic and vital mechanism to address conflicts peacefully outside the traditional courtroom process. ADR not only offers faster and more flexible solutions but also aligns with the government’s commitment to realizing the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly the goal of fostering inclusive and peaceful societies for sustainable development. This study was designed to strengthen the legal awareness of the Indramayu community concerning ADR through structured legal counseling. The counseling process adhered to the framework established in PERMENKUMHAM Number M.01-PR.08.10 Year 2006, covering program development, implementation, monitoring, evaluation, and reporting. Counseling activities were carried out through direct community outreach using interactive methods, including lectures, discussions, and dialogues tailored to local needs. The evaluation results reveal that the counseling successfully enhanced the community’s knowledge and understanding of ADR, thereby improving overall legal awareness. Based on these findings, the study recommends continuous legal counseling initiatives and periodic assessments to ensure sustainable progress in empowering the Indramayu community. ABSTRAK Kemajuan ekonomi membawa dampak pada semakin kompleksnya hubungan bisnis yang rentan menimbulkan sengketa. Di masyarakat Indramayu, lembaga peradilan masih menjadi sarana utama dalam menyelesaikan sengketa yang muncul. Namun, penyelesaian melalui jalur litigasi sering dianggap tidak efektif dan efisien karena penuh dengan prosedur formalitas, membutuhkan waktu lama, serta menimbulkan biaya tinggi. Kondisi ini mendorong perlunya mekanisme lain yang lebih praktis. Alternative Dispute Resolution (ADR) hadir sebagai solusi penting untuk menyelesaikan sengketa di luar kerangka hukum tradisional dengan cara damai. Kehadiran ADR juga sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan untuk memperkuat masyarakat yang inklusif, adil, dan damai guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat Indramayu mengenai pentingnya ADR melalui kegiatan penyuluhan hukum. Metode penyuluhan mengadopsi kerangka kerja PERMENKUMHAM Nomor M.01-PR.08.10 Tahun 2006, yang mencakup penyusunan program, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, serta penyusunan laporan. Penyuluhan hukum dilaksanakan dengan metode langsung melalui ceramah, diskusi, dan dialog interaktif agar lebih mudah dipahami masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penyuluhan ini berhasil meningkatkan kesadaran hukum masyarakat Indramayu. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya pengetahuan dan pemahaman mereka mengenai hukum, khususnya terkait ADR. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penyuluhan hukum berkelanjutan dan evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas serta keberlanjutan hasil yang dicapai.
PENGARUH STRATEGI DIGITAL MARKETING TERHADAP BRAND AWARENESS USAHA SANDO SANGO Maulana Fathurachman; Vidyarto Nugroho
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36977

Abstract

This analysis aims to determine the extent to which digital marketing strategies can influence brand awareness of Sando San Go's products among consumer groups or the wider public. Marketing strategy is a key element in introducing owned products to their target market. The primary goal of this marketing strategy is to influence consumers to make purchases and increase sales. Entering this all-digital era greatly assists in creating new ways to conduct marketing, thereby generating greater consumer interest in the products offered. One such method is implementing a digital marketing strategy that utilizes modern approaches leveraging digital platforms and technology. This method can enhance brand awareness among potential buyers of Sando San Go's products. Additionally, a digital promotion strategy is employed as a method for implementing PKM (Program Kreativitas Mahasiswa). This involves promoting flyers and menus designed to be as appealing as possible, which are then shared widely through Instagram, WhatsApp, and other social media platforms. Another approach taken is creating captivating product photo content, especially when the products are showcased during bazaars. This analysis reveals that digital marketing can be considered an effective promotional method because it requires relatively small capital and involves a simple and relatively easy process to implement. This is particularly helpful for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in developing and increasing brand awareness in the culinary market. ABSTRAK Analisis pengaruh strategi pemasaran ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana strategi digital marketing dapat mempengaruhi brand awareness pada produk usaha sando San go kepada kelompok konsumen ataupun masyarakat. Strategi pemasaran adalah salah satu kunci dalam memperkenalkan produk yang dimiliki kepada target pasar dari produk tersebut. Yang dimana tujuan utama dari strategi pemasaran ini adalah mempengaruhi konsumen agar melakukan pembelian dan meningkatkan penjualan. Dalam memasuki era yang serba digital ini sangat membantu dalam menciptakan cara baru dalam melakukan sebuah pemasaran sehingga dapat membuat ketertarikan lebih dari konsumen terhadap produk yang disajikan. Cara tersebut yaitu dengan melakukan strategi digital marketing dengan mengimplementasikan cara modern yang memanfaatkan platform dan teknologi digital sehingga cara ini dapat meningkatkan brand awareness dari calon pembeli terhadap produk Sando san go. Selain itu cara strategi Promosi Digital digunakan sebaga metode pelaksanaan PKM, dengan cara berupa mempromosikan flyer dan menu yang dibuat semenarik mungkin yang akan diperluas melalui Instagam, Whatsapp dan media sosial lainnya. Selain itu salah satu cara yang dilakukan yaitu membuat konten foto produk yang menarik, terkhusus ketilka produk dijual didalam bazaar. Dengan adanya analisis ini dapat diketahui bahwa cara digital marketing ini dapat dikatakan sebagai cara promosi yang efektif karena hanya membutuhkan modal yang relatif kecil dan proses yang sederhana dan relatif mudah untuk dilakukan. Hal ini pun sangat membantu bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mengembangkan dan meningkatkan brand awareness di pasar kuliner.