cover
Contact Name
Al Hasibunur
Contact Email
jmsh.gemacendekia@gmail.com
Phone
+6285137344292
Journal Mail Official
jmsh.gemacendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Biduri Gang Bukit Emas No. 42 RT.01/RW.01 Sandik Atas, Desa Sandik, Kec. Batu Layar, Lombok Barat - NTB, Indonesia 83355
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Modern Social and Humanities
ISSN : -     EISSN : 31100279     DOI : https://doi.org/10.71094/jmsh
Journal of Modern Social and Humanities (JMSH) is a scientific journal peer-reviewed, electronic, online journal that provides publication of articles that focus in the fields of Social Science and Humanities studies. JMSH is published by Gema Cendekia Institute, which will cater to needs of all those researchers and academicians looking forward to contribute through their knowledge, skills and abilities in the field of social and humanities. The journal also welcomes submissions that explore the interdisciplinary connections between these areas, including interdisciplinary research that connects social sciences and humanities with natural sciences, engineering, and technology. JMSH is a publication model that enables the wide dissemination of research articles to the global community without restriction. Thus, all articles published under open access can be accessed by anyone with internet connection.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 34 Documents
‘Huh?’ pada Mesin: Strategi Perbaikan Dialog (Repair) di Voice Assistant Lintas Bahasa Perkasa, Randi; Indarto, Yudha Putra; Musyawari, Kalmiatin
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 1 No. 6: Journal of Modern Social and Humanities, November 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v1i6.265

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan strategi perbaikan dialog (repair strategies) pada asisten suara lintas bahasa, dengan fokus pada interaksi pengguna yang mengekspresikan kebingungannya melalui respons "Huh?". Sebagai alat komunikasi berbasis suara, asisten suara sering menghadapi tantangan dalam memahami perintah atau pertanyaan pengguna, terutama ketika respons yang diberikan tidak sesuai dengan harapan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana asisten suara menerapkan strategi perbaikan untuk menangani kesalahan pemahaman lintas bahasa, dengan memperhatikan aspek lingual dan budaya yang berbeda. Melalui analisis percakapan yang dikumpulkan dari berbagai platform asisten suara di berbagai bahasa, ditemukan bahwa perbaikan dilakukan dengan beberapa pendekatan, seperti klarifikasi, pengulangan, dan konfirmasi. Temuan menunjukkan bahwa strategi perbaikan yang efektif sangat bergantung pada kemampuan asisten suara untuk mengenali konteks dan nuansa dalam percakapan, serta kepekaan terhadap perbedaan bahasa dan budaya. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi bagi pengembangan asisten suara yang lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna lintas bahasa, dengan menekankan pentingnya perbaikan dialog yang adaptif dan kontekstual.
Akses Perempuan Terhadap Sumber Daya Alam dan Pendidikan Lingkungan Anggraheni, Treisha; Ramadhania, Zamitah; Suryaningsi, Suryaningsi
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 2 No. 1: Journal of Modern Social and Humanities, January 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v2i1.256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan perspektif perempuan terhadap pengelolaan sumber daya alam serta kontribusinya dalam pendidikan lingkungan di Kalimantan Timur. Melalui wawancara mendalam dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur, penelitian ini menggali pandangan mengenai keterlibatan perempuan dalam upaya pelestarian hutan, satwa liar, dan pengelolaan kawasan konservasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem melalui praktik-praktik berkelanjutan di tingkat rumah tangga maupun komunitas. Selain itu, keterlibatan perempuan dalam pendidikan lingkungan turut memperkuat kesadaran generasi muda terhadap pentingnya konservasi sumber daya alam. BKSDA Kalimantan Timur menilai bahwa pemberdayaan perempuan dalam program konservasi dan pendidikan lingkungan dapat meningkatkan efektivitas kegiatan pelestarian, karena perempuan merupakan agen perubahan dalam membangun perilaku ramah lingkungan. Dengan demikian, sinergi antara lembaga konservasi dan peran perempuan merupakan langkah strategis menuju pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Dampak Keterbatasan Fasilitas dan Infrastruktur Terhadap Partisipasi Perempuan Dalam Konservasi Alam: Studi Kasus Pandangan Staf BKSDA Juisa, Atika Aprilia; Kurnianingsih, Anggun; Suryaningsi, Suryaningsi
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 2 No. 1: Journal of Modern Social and Humanities, January 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v2i1.271

Abstract

Konservasi alam diakui sebagai pilar krusial pembangunan berkelanjutan, namun sering kali mengabaikan dimensi gender. Perempuan, yang memiliki pengetahuan ekologi lokal dan peran sentral dalam pengelolaan sumber daya, menghadapi hambatan struktural yang menghalangi partisipasi penuh mereka di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam hambatan fasilitas dan infrastruktur yang dihadapi perempuan dalam kegiatan konservasi dari perspektif pemangku kepentingan institusional. Menggunakan metode "mini riset" kualitatif dengan pendekatan studi kasus ilustratif, penelitian ini melakukan wawancara mendalam dengan seorang staf perempuan di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur. Wawancara ini dianalisis menggunakan kerangka teoretis berlapis yang mencakup ekofeminisme, kerangka Kebutuhan Praktis vs. Strategis (GAD) dari Moser, dan Sustainable Livelihoods Framework (SLF). Analisis tematik terhadap wawancara tersebut mengidentifikasi beberapa temuan kunci: (1) Keterbatasan infrastruktur dasar terutama toilet yang tidak layak dan sulitnya akses air bersih adalah hambatan nyata dan sering dialami perempuan saat melakukan kegiatan lapangan seperti patroli atau inventarisasi di daerah terpencil. (2) Hambatan mobilitas (transportasi) ke lokasi yang jauh juga menjadi tantangan signifikan yang direspons institusi dengan segregasi tugas berbasis gender. (3) Kebutuhan mendesak yang teridentifikasi adalah penyediaan "fasilitas ramah gender," dengan air bersih dan toilet sebagai prioritas utama. (4) Ditemukan pula bahwa perempuan sudah berperan vital dalam konservasi, khususnya di persemaian, karena dinilai lebih sabar dan teliti. Pembahasan mendalam menunjukkan bahwa kegagalan dalam memenuhi Kebutuhan Praktis Gender (akses infrastruktur) secara langsung menghalangi perempuan untuk berkontribusi secara strategis dan mengakses pengembangan karier di lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaruh utama gender dalam konservasi harus dimulai dari investasi konkret pada infrastruktur fisik yang mendasar, sebagai prasyarat untuk partisipasi yang adil dan berkelanjutan.
Pragmatik Banter di Voice Chat e-Sports: Batas Humor, Agensi, dan Keseimbangan Tim Pratama, Andi; Rahmawati, Siti; Rizky , Muhammad
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 2 No. 1: Journal of Modern Social and Humanities, January 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v2i1.300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pragmatik banter dalam voice chat e-sports, dengan fokus pada batas humor, agensi individu, dan keseimbangan tim. Melalui observasi langsung, wawancara dengan pemain, pelatih, dan manajer tim, serta analisis pragmatik terhadap percakapan voice chat, penelitian ini mengidentifikasi peran humor dalam membentuk dinamika tim dan kinerja pemain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humor dalam voice chat e-sports memiliki dua sisi: humor positif yang mempererat hubungan tim dan humor negatif yang dapat menyebabkan ketegangan. Agensi individu dalam percakapan juga memengaruhi bagaimana humor digunakan untuk memperkuat atau merusak keseimbangan tim. Temuan ini menyarankan bahwa pengelolaan humor yang tepat sangat penting untuk menciptakan komunikasi yang mendukung kolaborasi efektif dalam tim. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana humor dan banter mempengaruhi kinerja tim dalam e-sports, dan menekankan perlunya pelatihan bagi pemain untuk menggunakan humor secara konstruktif.

Page 4 of 4 | Total Record : 34