cover
Contact Name
Al Hasibunur
Contact Email
jmsh.gemacendekia@gmail.com
Phone
+6285137344292
Journal Mail Official
jmsh.gemacendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Biduri Gang Bukit Emas No. 42 RT.01/RW.01 Sandik Atas, Desa Sandik, Kec. Batu Layar, Lombok Barat - NTB, Indonesia 83355
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Modern Social and Humanities
ISSN : -     EISSN : 31100279     DOI : https://doi.org/10.71094/jmsh
Journal of Modern Social and Humanities (JMSH) is a scientific journal peer-reviewed, electronic, online journal that provides publication of articles that focus in the fields of Social Science and Humanities studies. JMSH is published by Gema Cendekia Institute, which will cater to needs of all those researchers and academicians looking forward to contribute through their knowledge, skills and abilities in the field of social and humanities. The journal also welcomes submissions that explore the interdisciplinary connections between these areas, including interdisciplinary research that connects social sciences and humanities with natural sciences, engineering, and technology. JMSH is a publication model that enables the wide dissemination of research articles to the global community without restriction. Thus, all articles published under open access can be accessed by anyone with internet connection.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 34 Documents
Pragmatik Danmaku: Identitas Remaja dan Negosiasi Kesopanan pada Fitur Bullet-Screen Video Asia Rahman, Fadli; Hendrawan, Hendrawan; Rahmi, Marisa
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 1 No. 5: Journal of Modern Social and Humanities, September 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v1i5.233

Abstract

Fitur danmaku (bullet-screen comments) pada platform video Asia Timur menciptakan ruang wacana sinkron yang padat, tempat remaja menegosiasikan identitas dan kesopanan secara publik dan real-time. Tujuan studi ini adalah memetakan strategi kesopanan dan indeksikasi identitas remaja dalam aliran danmaku, serta menjelaskan bagaimana kepadatan temporal dan multimodalitas (emoji/kaomoji/partikel pragmatis) membentuk tindakan tutur. Metode: Pendekatan campuran terhadap 120.000 danmaku berbahasa Mandarin, Jepang, dan Indonesia dari tiga kanal hiburan dan edukasi, mencakup (i) analisis percakapan untuk pola other-initiated repair, banter, dan mitigasi; (ii) pemodelan temporal (kepadatan/“gelombang” komentar) terhadap momen peristiwa; dan (iii) pengkodean pragmatik berbasis skema kesopanan dan stance. Hasil: Remaja menampilkan identitas melalui enregisterment gaya (kawaii/ironi), soft command kolektif (ajak sinkron), serta mitigasi (particle, elongasi grafem, emoji) untuk menjaga face di ruang ramai. Gelombang kepadatan memicu penyelarasan (alignment) dan memperkuat norma lokal kesopanan, sementara banter antarkelompok dinegosiasikan lewat tanda kedekatan dan in-group markers. Implikasi: Studi menawarkan model pragmatik danmaku yang menjelaskan hubungan antara kepadatan temporal, strategi kesopanan, dan performa identitas remaja; berguna bagi desain moderasi, literasi digital, dan antarmuka yang sensitif konteks
Pengaruh Sport Massage terhadap Recovery Fatigue dan Peningkatan Kebugaran Atlet Beladiri pada Sesi Latihan Intensif Herlina, Herlina; Burhan, Zakir
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 1 No. 5: Journal of Modern Social and Humanities, September 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v1i5.234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sport massage terhadap recovery fatigue dan peningkatan kebugaran atlet beladiri setelah menjalani sesi latihan intensif. Sport massage merupakan teknik pemulihan fisiologis yang memanfaatkan stimulus mekanis melalui gerakan effleurage, petrissage, friction, vibration, dan shaking untuk meningkatkan aliran darah, mengurangi ketegangan otot, serta mempercepat relaksasi. Desain penelitian menggunakan eksperimen dengan pembagian subjek ke dalam kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Kelompok perlakuan memperoleh sport massage selama 15–20 menit, sedangkan kelompok kontrol menjalani pemulihan pasif. Variabel yang diukur meliputi heart rate recovery (HRR), perceived fatigue, fleksibilitas, kekuatan otot, dan kebugaran pascapemulihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sport massage memberikan pengaruh signifikan terhadap percepatan pemulihan kelelahan. Kelompok perlakuan mengalami penurunan HRR yang lebih cepat dan penurunan skor perceived fatigue yang lebih besar dibanding kelompok kontrol. Selain itu, sport massage juga berpengaruh positif terhadap peningkatan fleksibilitas dan stabilitas kekuatan otot, yang kemudian berdampak pada peningkatan kebugaran jangka pendek setelah latihan. Temuan ini sejalan dengan berbagai kajian nasional dan internasional yang menegaskan efektivitas sport massage sebagai metode pemulihan. Secara keseluruhan, sport massage terbukti efektif digunakan sebagai bagian dari program pemulihan atlet beladiri untuk mengurangi kelelahan, mempertahankan performa fisik, serta meningkatkan kesiapan menghadapi latihan berikutnya. Dengan demikian, sport massage layak direkomendasikan sebagai strategi pemulihan yang aplikatif dalam kegiatan latihan berintensitas tinggi.
Codeswitching VTuber: Autentisitas Persona dan Orientasi Audiens pada Siaran Multibahasa Iswadi, Pahru Ramdhan; Suriatmi, Galuh; Masjudin, Masjudin
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 1 No. 5: Journal of Modern Social and Humanities, September 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v1i5.236

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena codeswitching yang terjadi pada siaran VTuber (Virtual YouTuber) multibahasa, dengan fokus pada autentisitas persona dan orientasi audiens. VTuber, yang memanfaatkan karakter virtual untuk berinteraksi dengan penonton, semakin populer dalam konteks media digital. Dalam siaran multibahasa, para VTuber sering melakukan perpindahan bahasa secara dinamis, baik dalam satu kalimat atau antar segmen, untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis pola codeswitching dalam siaran VTuber, serta bagaimana hal ini mempengaruhi persepsi audiens terhadap autentisitas persona VTuber dan dampaknya terhadap identitas mereka dalam ruang digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa codeswitching bukan hanya sekadar alat komunikasi linguistik, tetapi juga strategi untuk memperkuat hubungan antara VTuber dan audiens multibahasa mereka. Perpindahan bahasa ini menciptakan citra autentik yang mendekatkan VTuber dengan audiens dari berbagai latar belakang, sekaligus mengonfirmasi orientasi audiens yang lebih kompleks. Penelitian ini menyimpulkan bahwa codeswitching pada VTuber memiliki peran penting dalam membentuk interaksi sosial di ruang digital, memperkaya pengalaman audiens, serta menciptakan persona yang lebih inklusif dan menarik.
Apakah Emoji Dapat ‘Berdusta’?: Uji Komitmen Makna Emoji di Chat Layanan Publik Setiawan, Pandu; Hertanto, Lukmin; Abeng, Tantri
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 1 No. 5: Journal of Modern Social and Humanities, September 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v1i5.237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji komitmen makna emoji dalam konteks komunikasi di layanan publik melalui chat. Emoji sering digunakan dalam percakapan digital untuk menyampaikan ekspresi emosional dan memperkaya komunikasi teks. Namun, terdapat kekhawatiran bahwa emoji dapat membawa kesalahpahaman atau bahkan "berdusta" dengan memberikan makna yang berbeda dari niat sebenarnya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen untuk menguji persepsi pengguna terhadap makna emoji yang digunakan dalam chat layanan publik. Sampel penelitian terdiri dari 200 responden yang diminta untuk merespons pesan yang mengandung emoji dalam konteks pelayanan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun emoji dapat memperkuat pesan, terdapat ketidakjelasan dalam interpretasi makna emoji yang dapat mengarah pada distorsi informasi. Beberapa emoji ditemukan memberikan komitmen makna yang ambigu, yang berpotensi merusak komunikasi yang jelas dan efektif dalam layanan publik. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya memahami batasan dan penggunaan emoji yang tepat untuk menjaga integritas komunikasi dalam konteks pelayanan publik.
Sosiophonetik Suara AI: Persepsi Keotentikan dan Bias Gender pada Asisten Suara Amatri, Indah Laksmi; Salmanar, Doni; Wahono, Galih Hasyim
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 1 No. 5: Journal of Modern Social and Humanities, September 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v1i5.238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi keotentikan dan bias gender yang terdapat pada suara asisten suara berbasis kecerdasan buatan (AI). Dalam era digital yang semakin berkembang, asisten suara AI seperti Siri, Google Assistant, dan Alexa telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, meskipun semakin canggih, peran suara AI dalam menyampaikan informasi dan berinteraksi dengan pengguna sering kali dipengaruhi oleh persepsi gender dan keotentikan suara. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiophonetik untuk menganalisis bagaimana variasi suara asisten AI dapat memengaruhi penerimaan pengguna berdasarkan dimensi gender dan keotentikan suara. Metode penelitian ini melibatkan survei dan eksperimen persepsi terhadap suara AI yang memiliki karakteristik berbeda (maskulin, feminin, dan netral). Hasil penelitian menunjukkan adanya bias gender yang kuat dalam persepsi pengguna terhadap suara asisten AI, serta pengaruh signifikan terhadap penilaian keotentikan suara berdasarkan jenis kelamin dan preferensi pengguna. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan suara AI yang lebih inklusif dan sensitif terhadap isu keotentikan serta gender, yang dapat meningkatkan pengalaman pengguna secara lebih adil dan objektif.
Pemanfaatan Cerita Rakyat Sasak sebagai Bahan Ajar untuk Meningkatkan Keterampilan Speaking Siswa EFL di NTB Muliadi, Mul; Maulida , Zihori
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 1 No. 5: Journal of Modern Social and Humanities, September 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v1i5.245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan cerita rakyat Sasak sebagai bahan ajar dalam meningkatkan keterampilan speaking siswa English as a Foreign Language (EFL) di Nusa Tenggara Barat (NTB). Latar belakang penelitian didasarkan pada masih rendahnya kemampuan berbicara siswa EFL, yang salah satunya disebabkan oleh keterbatasan bahan ajar yang kontekstual dan dekat dengan budaya lokal. Cerita rakyat Sasak dipandang sebagai media autentik yang dapat merangsang perkembangan linguistik, meningkatkan motivasi belajar, serta memperkuat kesadaran budaya siswa. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan melibatkan dua kelas EFL tingkat SMP sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian meliputi pre-test dan post-test speaking, lembar observasi, serta wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik komparatif dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi cerita rakyat Sasak secara signifikan meningkatkan aspek fluency, pronunciation, dan vocabulary siswa kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Temuan kualitatif juga mengungkap bahwa siswa merasa lebih percaya diri, antusias, dan terhubung dengan pembelajaran karena materi yang digunakan berasal dari budaya mereka sendiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan cerita rakyat Sasak efektif sebagai sumber pembelajaran berbicara dalam konteks EFL dan dapat menjadi alternatif kurikulum berbasis kearifan lokal. Implikasi praktisnya adalah perlunya pengembangan modul ajar berbasis cerita rakyat lokal dan pelatihan guru untuk mengintegrasikan literatur budaya ke dalam praktik pembelajaran bahasa.
Implikasi Penegakan Hukum bagi Pengemudi Motor dan Pemilik Mobil dalam Insiden Lalu Lintas Marshanti, Lina; Sari, Tri Wulan; Mahmud, Mahmud
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 1 No. 6: Journal of Modern Social and Humanities, November 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v1i6.258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi penegakan hukum terhadap pengemudi motor dan pemilik mobil dalam insiden lalu lintas. Fokus utama penelitian adalah menilai efektivitas sanksi hukum, tanggung jawab pengemudi dan pemilik kendaraan, serta peran teknologi dan pendekatan restorative justice dalam meningkatkan kepatuhan dan keselamatan jalan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode hukum empiris dan yuridis-normatif, meliputi pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur dengan aparat kepolisian dan pelaku kendaraan, observasi lapangan, serta studi dokumen hukum dan putusan pengadilan. Analisis data dilakukan secara tematik dan normatif untuk mengidentifikasi faktor penyebab pelanggaran, implementasi sanksi, serta dampaknya terhadap perilaku pengemudi dan pemilik kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengemudi motor cenderung melakukan pelanggaran akibat kelalaian atau rendahnya kepatuhan terhadap aturan, sedangkan pemilik mobil memiliki tanggung jawab hukum terkait kondisi kendaraan yang tidak laik jalan. Kombinasi sanksi pidana, sanksi administratif, dan penerapan teknologi tilang elektronik efektif meningkatkan kepatuhan pengemudi, meskipun faktor sosial dan persepsi risiko tetap memengaruhi efektivitas hukum. Pendekatan restorative justice memberikan alternatif penyelesaian konflik yang humanis dan memperkuat tanggung jawab sosial. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi antara kepatuhan pengemudi, tanggung jawab pemilik kendaraan, sanksi hukum yang konsisten, teknologi, dan restorative justice untuk menciptakan keselamatan lalu lintas yang berkelanjutan.
Efektivitas Metode Flipped Classroom dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Peserta Didik Khairani, Liza; Bawazir, Fuad; Hufron, Nisca Avarna
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 1 No. 6: Journal of Modern Social and Humanities, November 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v1i6.259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Flipped Classroom (FC) dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. FC merupakan model pembelajaran inovatif yang menekankan pembelajaran pra-kelas melalui materi digital, sehingga waktu tatap muka dapat difokuskan pada diskusi, pemecahan masalah, dan penerapan konsep. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pretest-posttest control group, melibatkan siswa kelas eksperimen dan kontrol, serta instrumen berupa kuesioner kemandirian belajar, tes akademik, observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan secara kuantitatif menggunakan paired t-test dan ANCOVA, serta kualitatif melalui analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti FC mengalami peningkatan signifikan dalam kemandirian belajar dibandingkan kelas kontrol. Mereka mampu merencanakan, mengatur, dan mengevaluasi proses belajar secara mandiri, sekaligus meningkatkan motivasi intrinsik dan keterlibatan aktif dalam kegiatan kelas. Selain itu, penerapan FC juga meningkatkan hasil akademik, memperkuat pemahaman konsep, dan mendorong penerapan strategi belajar yang sesuai kebutuhan individu. Observasi dan wawancara mengungkapkan perubahan perilaku belajar, termasuk partisipasi dalam diskusi, kolaborasi dengan teman, dan pengembangan self-regulated learning. Temuan ini menegaskan bahwa FC efektif sebagai strategi pembelajaran yang adaptif, mendukung kemandirian belajar, dan mempersiapkan siswa menjadi pembelajar mandiri yang proaktif. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi guru dan sekolah dalam merancang pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi, strategi penguatan kemandirian, dan desain instruksional yang mendukung pengembangan kompetensi akademik dan afektif siswa.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek Digital terhadap Kreativitas Siswa Sekolah Menengah Ahkam, Jamil; Farhan, Nikmatul; Hakim, Alimin
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 1 No. 6: Journal of Modern Social and Humanities, November 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v1i6.261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis proyek digital (Project-Based Learning Digital/PjBL Digital) terhadap kreativitas siswa sekolah menengah. Kreativitas siswa menjadi fokus utama karena merupakan kompetensi penting dalam menghadapi tuntutan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental), melibatkan dua kelas sebagai sampel: satu kelas eksperimen yang mengikuti PjBL digital dan satu kelas kontrol yang mengikuti PjBL konvensional. Kreativitas siswa diukur melalui tes yang mencakup aspek fluency, flexibility, originality, dan elaboration, serta melalui observasi dan kuesioner persepsi siswa terkait pengalaman belajar dan keterlibatan dalam proyek digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti PjBL digital mengalami peningkatan signifikan pada semua aspek kreativitas dibandingkan siswa kelas kontrol. Integrasi media digital, seperti Google Sites, TikTok, dan aplikasi multimedia, mendorong siswa untuk mengeksplorasi ide secara lebih kreatif, meningkatkan kolaborasi kelompok, serta memperluas kemampuan siswa dalam menghasilkan dan mengembangkan solusi orisinal. Selain itu, PjBL digital meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, memungkinkan mereka mengekspresikan ide melalui produk proyek yang lebih variatif dan bermakna. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor pendukung keberhasilan PjBL digital, termasuk kesiapan guru, ketersediaan sarana digital, dan keterampilan siswa dalam memanfaatkan teknologi. PjBL digital terbukti sebagai strategi pembelajaran inovatif yang efektif untuk meningkatkan kreativitas, keterampilan kolaboratif, dan literasi digital siswa sekolah menengah, serta menawarkan pengalaman belajar yang menarik dan relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Pragmatik Disclaimer pada Konten Edukasi Kesehatan: Antara Perlindungan Hukum dan Kejelasan Makna Hardi, Syaiful; Safitri, Dina; Arhim, Falahussurur
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 1 No. 6: Journal of Modern Social and Humanities, November 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v1i6.262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan disclaimer dalam konten edukasi kesehatan daring, dengan fokus pada keseimbangan antara perlindungan hukum dan kejelasan makna. Disclaimer merupakan pernyataan yang membatasi tanggung jawab penyedia informasi dan berfungsi sebagai alat komunikasi untuk memitigasi risiko salah tafsir. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis wacana pragmatik terhadap berbagai jenis konten kesehatan, termasuk artikel daring, aplikasi mobile health, dan media sosial. Data dianalisis berdasarkan jenis disclaimer, strategi mitigasi bahasa, letak, visibilitas, dan efektivitas dalam meningkatkan pemahaman audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disclaimer yang efektif memadukan aspek hukum, etika, dan pragmatik. Strategi mitigasi bahasa seperti penggunaan kata-kata yang melemahkan klaim, penekanan ketidakpastian, dan pengakuan konteks audiens membantu meningkatkan kredibilitas dan pemahaman informasi. Selain itu, letak dan gaya penyajian, termasuk penggunaan multimodalitas seperti teks, ikon, dan pop-up interaktif, terbukti meningkatkan perhatian dan interpretasi audiens terhadap pesan. Perbedaan strategi antar platform menunjukkan perlunya adaptasi terhadap karakteristik media dan audiens. Penelitian ini menegaskan bahwa disclaimer bukan sekadar formalitas hukum, tetapi merupakan instrumen komunikasi strategis yang kompleks, yang dapat berperan sebagai sarana edukasi kesehatan yang aman, jelas, dan etis. Temuan ini memberikan panduan praktis bagi penyedia konten untuk mengembangkan materi edukasi kesehatan daring yang efektif, meningkatkan literasi kesehatan, dan melindungi audiens serta penyedia informasi secara hukum.

Page 3 of 4 | Total Record : 34