cover
Contact Name
Indah Yun Diniaty Rosidi
Contact Email
iktbutonrayalppm@gmail.com
Phone
+6281240674626
Journal Mail Official
iktbutonrayalppm@gmail.com
Editorial Address
Jalan Latsitarda No. 17, Kelurahan Lamangga, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 30645778     DOI : https://doi.org/10.64879/jkestek.v2i2.57
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kesehatan dan Teknologi adalah bagian dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Instuitut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Naskah yang diterima dalam jurnal kesehatan dan teknologi adalah naskah artikel penelitian dan kajian ilmiah. Jurnal dipublikasi dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Jurnal Kesehatan dan Teknologi sebagai wadah bagi peneliti, dosen dan praktisi untuk mempublikasikan pengembangan ilmu dalam bidang kesehatan secara umum dan bidang teknologi informasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 19 Documents
THE EFFECT OF HEALTH PROMOTION MEDIA LEAFLET ON THE LEVEL OF TEENAGERS' KNOWLEDGE ABOUT SEXUALLY TRANSMITTED INFECTIONS AT SMAN 3 BAUBAU Femilisa, Findy; Rosidi, Indah Yun Diniaty; Harnaningsi, Harnaningsi
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v2i2.62

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan, khususnya di kalangan remaja, akibat kurangnya pengetahuan mengenai perilaku seksual yang aman. Upaya promosi kesehatan berbasis media seperti leaflet menjadi alternatif edukatif dalam meningkatkan kesadaran remaja mengenai IMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan menggunakan media leaflet terhadap peningkatan tingkat pengetahuan remaja tentang IMS di SMAN 3 Baubau. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimen tipe one group pre-test and post-test design. Sampel penelitian sebanyak 96 responden ditentukan dengan teknik random sampling. Instrumen berupa kuesioner yang terdiri atas 15 pertanyaan diberikan sebelum dan sesudah intervensi promosi kesehatan, dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon melalui perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan promosi kesehatan, mayoritas responden berada pada kategori pengetahuan kurang (42,7%). Setelah intervensi dilakukan, terjadi peningkatan signifikan, di mana 96,9% responden berada pada kategori pengetahuan baik, dan tidak ada lagi yang tergolong dalam kategori kurang. Nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,000 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara promosi kesehatan media leaflet dengan peningkatan pengetahuan remaja tentang IMS. Temuan ini menunjukkan bahwa media leaflet merupakan sarana edukatif yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi di kalangan remaja. Dapat disimpulkan bahwa promosi kesehatan melalui leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai Infeksi Menular Seksual.
THE EFFECT OF COUNSELING THROUGH BOOKLET MEDIA ON POSTPARTUM MOTHERS’ KNOWLEDGE ABOUT THE IMPORTANCE OF POSTNATAL VISITS IN THE WORKING AREA OF WAJO HEALTH CENTER Arlina, Lila; Salim, Ika Lestari; Rajia, Rajia
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v2i2.63

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan, khususnya di kalangan remaja, akibat kurangnya pengetahuan mengenai perilaku seksual yang aman. Upaya promosi kesehatan berbasis media seperti leaflet menjadi alternatif edukatif dalam meningkatkan kesadaran remaja mengenai IMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan menggunakan media leaflet terhadap peningkatan tingkat pengetahuan remaja tentang IMS di SMAN 3 Baubau. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimen tipe one group pre-test and post-test design. Sampel penelitian sebanyak 96 responden ditentukan dengan teknik random sampling. Instrumen berupa kuesioner yang terdiri atas 15 pertanyaan diberikan sebelum dan sesudah intervensi promosi kesehatan, dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon melalui perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan promosi kesehatan, mayoritas responden berada pada kategori pengetahuan kurang (42,7%). Setelah intervensi dilakukan, terjadi peningkatan signifikan, di mana 96,9% responden berada pada kategori pengetahuan baik, dan tidak ada lagi yang tergolong dalam kategori kurang. Nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,000 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara promosi kesehatan media leaflet dengan peningkatan pengetahuan remaja tentang IMS. Temuan ini menunjukkan bahwa media leaflet merupakan sarana edukatif yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi di kalangan remaja. Dapat disimpulkan bahwa promosi kesehatan melalui leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai Infeksi Menular Seksual.
THE RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE OF ADOLESCENT GIRLS TO PERSONAL HYGIENE ATTITUDES DURING MENSTRUATION AT SMK NEGERI 3 BAUBAU: pengetahuan, personal hygiene, remaja puri, mestruasi Jainahu, Sirly Ramadhani; Indang, Wa Ode; Salim, Ika Lestari
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v2i2.64

Abstract

Menstruasi adalah proses fisiologis yang memerlukan perhatian khusus terhadap personal hygiene untuk menghindari infeksi dan mendukung kesehatan reproduksi(1) (World Health Organization, 2020). Pengetahuan yang baik berperan membentuk sikap positif dalam menjaga kebersihan diri selama menstruasi(2) (Notoatmodjo, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dengan sikap personal hygiene remaja putri di SMK Negeri 3 Baubau. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 70 siswi dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan (skala Guttman) dan sikap (skala Likert). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan 48,6% responden memiliki pengetahuan baik, 30,0% cukup, dan 21,4% kurang. Sebanyak 65,7% responden menunjukkan sikap positif, sedangkan 34,3% bersikap negatif. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan dengan sikap personal hygiene (p = 0,000 < 0,05). Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi reproduksi di sekolah untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif terkait kebersihan menstruasi.
ANALYSIS OF NUTRITIONAL STATUS OF PREGNANT WOMEN ON THE INCIDENCE OF STUNTING AT PUSKESMAS BATARAGURU IN 2025 Muhiz, Zohra; Rosidi, Indah Yun Diniaty; Hasriati, Wa Ode
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v2i2.65

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak. Salah satu faktor risiko utama stunting adalah status gizi ibu selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis status gizi ibu hamil terhadap kejadian stunting di Puskesmas bataraguru tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan kohort retrospektif. Sampel sebanyak 42 responden, terdiri dari 21 ibu dengan balita stunting dan 21 ibu dengan balita tidak stunting, dipilih menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh melalui observasi terhadap data rekam medis dan Buku KIA, serta dianalisis secara univariat dan bivariat dengan langkah-langkah mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu dengan status gizi kurang (LiLA < 23,5 cm dan IMT < 18,5 kg/m²) memiliki anak yang mengalami stunting. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status gizi ibu hamil berdasarkan IMT (p = 0,021) dan LiLA (p = 0,008) dengan kejadian stunting. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan intervensi gizi dan edukasi bagi ibu hamil melalui pelayanan antenatal care untuk menurunkan angka kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR LENGKAP (IDL) TERHADAP KEPATUHAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI PUSKESMAS LAKOLOGOU KOTA BAUBAU Sari, Lidia; Hermawati, Hermawati; Zulaeha, Wa Ode Sitti
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v3i1.67

Abstract

Imunisasi dasar lengkap sangat penting untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit menular yang dapat dicegah sejak dini. Pengetahuan ibu yang memadai diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan dalam membawa bayi untuk mendapatkan imunisasi sesuai jadwal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 71 orang ibu yang bayi berusia 1-2 tahun yang dipilih secara accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, serta dianalisis secara univariat dan bivariat dengan langkah-langkah mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 27 responden (38,0%) memiliki pengetahuan baik, 29 responden (40,8%) cukup, dan 15 responden (21,1%) kurang. Sementara itu, 41 responden (57,7%) tergolong patuh dalam memberikan imunisasi dasar, dan 30 responden (42,3%) tidak patuh. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value sebesar 0,014 (< 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar lengkap. Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi dan pendampingan berkelanjutan guna meningkatkan cakupan imunisasi dasar di masyarakat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU MENYUSUI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS WAJO KOTA BAUBAU TAHUN 2025 Laraswati, Wa Ode; Hermawati, Hermawati; Zulaeha, Wa Ode Sitti
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v3i1.71

Abstract

ASI eksklusif selama enam bulan pertama sangat dianjurkan WHO dan UNICEF, namun cakupannya di Indonesia, termasuk Kota Baubau, masih rendah. Data Dinas Kesehatan menunjukkan penurunan signifikan di Puskesmas Wajo (7,7% pada 2023). Penelitian ini menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap ibu menyusui dengan praktik ASI eksklusif di wilayah tersebut. Penelitian kuantitatif cross-sectional ini melibatkan 58 ibu menyusui (bayi usia 6-12 bulan) dengan accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 31-45 tahun (51,7%), berpendidikan Strata 1 (41,4%), dan sebagai ibu rumah tangga (41,4%). Sebanyak 91,4% memiliki pengetahuan baik tentang ASI eksklusif, dan 79,3% bersikap positif. Praktik ASI eksklusif mencapai 81,0%. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,000) dan sikap (p=0,000) dengan pemberian ASI eksklusif. Namun, analisis multivariat menunjukkan bahwa secara bersama-sama, pengetahuan dan sikap tidak berpengaruh signifikan (p>0,01).
PENGARUH PENYULUHAN MELALUI AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TEKNIK MENYUSUI YANG BAIK DAN DAN BENAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAJO KOTA BAUBAU TAHUN 2025 Ekoran, Rasia; Salim, Ika Lestari; Lestari, Bd. Wa Ode Sri Wati
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v3i1.78

Abstract

PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HIV DAN PENCEGAHANNYA DI SMA NEGERI 3 BAUBAU Nafila, Nafila; Wahid, Wa OdePutri Agustina; Lestari, Wa Ode Sri Wati
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v3i1.79

Abstract

HIV merupakan salah satu penyakit menular seksual yang masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di kalangan remaja. Kurangnya pengetahuan dan pemahaman remaja tentang HIV dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit ini. Penyuluhan kesehatan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan dan mendorong perilaku pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang HIV dan pencegahannya di SMA Negeri 3 Baubau tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest, dengan jumlah sampel sebanyak 44 orang siswa SMA yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berformat skala, serta dianalisis secara univariat dan bivariat dengan langkah-langkah mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan, sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (68,2%) dan hanya 4,5% yang memiliki pengetahuan baik. Setelah diberikan penyuluhan, terjadi peningkatan pengetahuan, di mana 72,7% responden memiliki pengetahuan baik dan tidak ada lagi responden yang berada pada kategori pengetahuan kurang. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang HIV dan pencegahannya. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelaksanaan penyuluhan kesehatan secara rutin di sekolah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap HIV
RERATA JUMLAH PRODUKSI ASI DENGAN MENGKONSUMSI JANTUNG PISANG PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAJO Islinda, Ngisi Ratna; Rajia, Rajia; Hasriati, Wa Ode
Jurnal Kesehatan dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Teknologi
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64879/jkestek.v3i1.80

Abstract

Produksi ASI yang optimal sangat penting dalam menunjang keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada enam bulan pertama kehidupan bayi. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi ASI adalah melalui konsumsi makanan yang bersifat laktagogum alami, seperti jantung pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rerata jumlah produksi ASI antara ibu menyusui yang mengonsumsi jantung pisang dan yang tidak mengonsumsinya di wilayah kerja Puskesmas Wajo tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian true experiment dengan rancangan pretest-posttest control group design, dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang ibu yang memiliki bayi usia 0-6 dibagi dalam 2 kelompok dengan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, serta dianalisis secara univariat dan bivariat dengan langkah-langkah mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan rerata produksi ASI pada kelompok kontrol sebesar 27,07 mL dan pada kelompok perlakuan sebesar 32,33 mL. Hasil uji Independent Sample T-Test dengan asumsi equal variances not assumed menghasilkan nilai p-value sebesar 0,004 (< 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan rerata produksi ASI yang signifikan antara kedua kelompok. Penelitian ini merekomendasikan jantung pisang sebagai salah satu pilihan alami yang dapat dikonsumsi untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu

Page 2 of 2 | Total Record : 19