cover
Contact Name
M. Ridho Ilahi
Contact Email
jurnal.fajar@apps.uinjkt.ac.id
Phone
+6285214961183
Journal Mail Official
jurnal.fajar@apps.uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 95, Cempaka Putih, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Fajar: Media Komunikasi dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 14116103     EISSN : 28289978     DOI : https://doi.org/10.15408/jf
Fajar: Media Komunikasi dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and engagement . This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, engagement, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community service. Focus Fajar aims to provide a forum for international researchers on applied Society Development and Engagement to publish the original articles. The scope of Fajar are Society Development and Engagement. This journal contains research-based community service results such as PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, and other methodologies.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 21 No. 2 (2021)" : 5 Documents clear
Revolusi Akhlak Perspektif Dakwah dan Pendidikan Rozak, Abd; Humaeroh, Siti
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 21 No. 2 (2021)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v21i2.20706

Abstract

Ujian hidup di setiap zaman berbeda beda. Bentuk dan tantangannya pun tidak sama. Setiap anak bangsa seharusnya dipersiapkan agar mampu hadapi hidup dengan penuh tanggung jawab. Berjalan sesuai nilai nilai kemanusiaan. Banyak cara yang dapat dilakukan agar setiap individu anak bangsa memiliki akhlak baik. Hal yang perlu dibekali dan ditanamkan pada anak bangsa adalah akhlak yang kuat. Dengan akhlak yang baik, setiap individu. Tulisan ini ingin menawarkan pembinaan akhlak melalui pendidikan islam. Tidak dipungkiri dewasa ini banyak alternatif pembinaan akhlak yang ditawarkan oleh para ahli. Baik dari negeri timur maupun barat. Meski demikian, tidak ada yang mengingkari bahwa pendidikan islam adalah cara terbaik dalam membina akhlak manusia. Bagaimana tidak, awal Islam datang pada masyarakat yang sangat buruk akhlaknya. Seiring datangnya ajaran islam, mebaiklah akhlak dan perilaku masyarakat pada saat itu.
Strategi Pengolahan Sampah dalam Masyarakat melalui Implementasi Zero Waste Lifestyle sebagai Perlindungan Hak Asasi Manusia di Indonesia Juaningsih, Imas Novita; Consuello, Yoshua
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 21 No. 2 (2021)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v21i2.21767

Abstract

Abstrak Pembahasan mengenai masalah sampah yang tak pernah kian habis di perbincangkan membutuhkan penanganan secara holistik dari hulu hingga ke hilir. Hal ini dikarenakan sampah erat kaitannya dengan setiap kegiatan yang dilakukan oleh manusia. Pada dasarnya manusia memiliki hak atas mendapat lingkungan yang bersih dan sehat dan memiliki kewajiban secara bersama-sama tanpa terkecuali untuk menjaga lingkungan sesuai dengan amanat Konstitusi. Namun, yang menjadi persoalan mendasar adalah masih bergantungnya masyarakat kepada pemerintah untuk menjaga lingkungan secara mandiri. Padahal, dalam menekan angka penumpukan sampah dibutuhkan kolaborasi antara masyarakat dengan pemerintah untuk menciptakan sebuah tatanan kehidupan baru yakni, Zero Waste Lifestyle yang berorientasi pada nilai kebersamaan sebagai ciri khas dari bangsa Indonesia itu sendiri.Kata Kunci : Zero Waste Lifestyle, Pengelolaan Sampah, Hak Asasi ManusiaAbstractDiscussions on the issue of waste that never run out need to be handled holistically from upstream to downstream. This is because waste is closely related to every activity carried out by humans. Basically, humans have the right to get a clean and healthy environment and have obligations together without exception to protect the environment in accordance with the mandate of the Constitution. However, the fundamental problem is that the community still relies on the government to protect the environment independently. In fact, in reducing the amount of waste accumulation, collaboration between the community and the government is needed to create a new order of life, namely, the Zero Waste Lifestyle which is oriented to the value of togetherness as a characteristic of the Indonesian nation itself.Keywords: Zero Waste Lifestyle, Waste Management, Human Rights
Masyarakat Mandiri Berbasis IPTEK Melalui Kreasi Makanan Glass Chip Di Kabupaten Serang Yuli W, Yuliana; Sulastri, Sulastri; Satino, Satino; Fahrozi, Muhammad Helmi
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 21 No. 2 (2021)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v21i2.22333

Abstract

Abstract:Science and Technology-Based Independent Society Through Food Creation Glass Chip (Glass Chips) in Serang Regency is a form of implementation of community independence and welfare, so this scientific writing is one of the synergies of education, research, and service in universities. Science and Technology-Based Independent Society Through Glass Chip Food Creations in Serang Regency can improve the quality and ability of the community in the creative industry so that they can have a strong competitive power. This study describes and analyzes the data until a further study material is found in this study. Therefore, this research was conducted using a qualitative research method in which the process is in the form of a cycle. This study describes and analyzes the data until a further study material is found in this study. Therefore, this research was conducted using a qualitative research method in which the process is in the form of a cycle. The researcher is the first instrument and the data analysis is done inductively qualitatively, through descriptive-analytic studies and case-qualitative studies. Keywords: Independent Society, Glass Chip, Science and Technology Abstrak:Masyarakat Mandiri Berbasis IPTEK Melalui Kreasi Makanan Glass Chip (Keripik Kaca) di Kabupaten Serang merupakan salah satu bentuk implementasi kemandirian dan kesejahteraan masyarakat maka dengan adanya tulisan ilmiah ini merupakan salah satu sinergitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian di perguruan tinggi. Masyarakat Mandiri Berbasis IPTEK Melalui Kreasi Makanan Glass Chip (Keripik Kaca) di Kabupaten Serang  dapat meningkatkan kualitas serta kemampuan pada masyarakat pada bidang industri kreatif sehingga dapat memiliki daya bersaing yang kuat. Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis data hingga ditemukannya suatu bahan kajian lebih lanjut dalam penelitian ini. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif yang mana prosesnya berbentuk siklus. Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis data hingga ditemukannya suatu bahan kajian lebih lanjut dalam penelitian ini. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif yang mana prosesnya berbentuk siklus. Peneliti ialah instrumen pertama dan analisis data dilakukan secara induktif kualitatif, melalui studi deskriptif-analitik dan studi kasus-kualitatif. Kata Kunci : Masyarakat Mandiri, Glass Chip (Keripik kaca), IPTEK
Pengawasan Pemerintah Terhadap Penyalahgunaan Lembaga Swadaya Masyarakat Firdaus, Muhamad; Wafa, Moh. Ali
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 21 No. 2 (2021)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v21i2.22334

Abstract

Abstract:This paper aims to determine the extent to which the government pays attention to and supervises Non-Governmental Organizations (NGOs), because these Non-Governmental Organizations (NGOs) are still often used as a forum to commit criminal acts such as Money Laundering, extortion, fraud, and so on. This study uses a normative juridical research method, while the approach used in this research is a statutory approach (statue approach) and library research methods (library research) as well as a conceptual approach that will be harmonized with statutory provisions. The results of this study indicate that all forms of association and assembly activities are under the control of the Government, in this case the Kesbangpol of the Ministry of Home Affairs. Law Number 17 of 2013 concerning Ormas brings all organizations, both legal entities (foundations and associations) or not legal entities, with all their varieties, under the control and supervision of the government (Kesbangpol Kemendagri). Keywords: Supervision, Non-Governmental Organizations (NGOs), Human Rights (HAM) Abstrak:Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemerintah dalam memperhatikan dan mengawasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), karena Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ini masih sering dijadikan sebagai wadah untuk melakukan suatu tindak pidana seperti Tindak Pidana Pencucian Uang, pemerasan, penipuan, dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan (statue approach) dan metode penelitian kepustakaan (library research) serta pendekatan konseptual yang akan diselaraskan dengan ketentuan perundang-undangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa semua bentuk kegiatan berserikat dan berkumpul berada di bawah kontrol Pemerintah, dalam hal ini Kesbangpol Kemendagri. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas ini membawa semua organisasi baik berbadan hukum (yayasan dan perkumpulan) atau tidak berbadan hukum, dengan semua ragamnya, berada dalam kontrol dan pengawasan pemerintah (Kesbangpol Kemendagri). Kata kunci: Pengawasan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Hak Asasi Manusia (HAM)
Pelaksanaan E-Court dan Dampaknya Terhadap Penyelesaian Perkara Di Pengadilan Agama Jakarta Pusat Kurnia, Muchammad Razzy; Adam, Syahrul; Alam, Faris Satria
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 21 No. 2 (2021)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v21i2.22335

Abstract

Abstract:This paper aims to identify, analyze, and provide an understanding of the implementation of e-courts as well as the impacts and challenges in implementing e-courts at the Central Jakarta Religious Courts. Apart from that, this paper uses empirical normative research methods using the legal approach and conceptual approach. Approach to Law Number 1 of 2019 concerning electronic court administration and electronic courts. In this paper, the results show that the existence of e-court has an impact on the progress of the justice system in Indonesia and realizes justice based on simple, fast and low cost. The impact of the existence of the e-court system itself in the judicial process with the development of digital technology, the transformation of the court to become a modern court that utilizes digital information technology to the fullest is a necessity. Keywords: E-Court, Impact, Challenges.Abstrak:Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan memberi pemahaman mengenai pelaksanaan e-court serta dampak dan tantangan dalam pelaksanaan e-court di Pengadilan Agama Jakarta Pusat. Laindaripada itu tulisan ini menggunakan metode penelitian normatif empiris dengan menggunakan metode pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual. Pendekatan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2019 tentang administrasi pengadilan secara elektronik dan pengadilan secara elektronik. Pada tulisan ini hasil menunjukan bahwa dengan adanya e-court sangat berdampak bagi kemajuan sistem peradilan di Indonesia serta mewujudkan peradilan yang berasaskan sederhana, cepat dan biaya ringan. Dampak dari adanya sistem e-court ini sendiri dalam proses berperadilan dengan semakin berkembangnya teknologi digital, maka transformasi pengadilan untuk menjadi pengadilan yang modern yang memanfaatkan teknologi informasi digital secara maksimal adalah sebuah keniscayaan. Kata Kunci: E-Court, Dampak, Tantangan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5