cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
SINTESIS ZEOLIT DARI ABU SEKAM PADI SEBAGAI ABSORBAN KARBON MONOKSIDA (CO) KENDARAAN BERMOTOR Farhani Maula; Abdul Haris; Subaer Junaedi
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 3 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.33 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v11i3.1745

Abstract

Abstract: Synthesis of Zeolites from Rice Husk Ash as Carbon Monoxide (CO) Adsorbent for Motorcycle. This study examined the ability of zeolit as absorbent gas emission of carbon monoxide (CO) on motor vehicle. The purpose of this study was to determine the ability of zeolit as absorbent gas emission of carbon monoxide (CO) on motor vehicle. Sample of zeolit devided on 3 sample, FAR_ZA, FAR_ZB and FAR_ZC. In this study sample was used as absorbent as they contain phase FAR_ZB zeolite X that is able to absorb motor vehicle exhaust. Tests performed 4 times with variations of 10, 20, 30 and 40 minutes. The results of XRD analysis showed that the zeolite samples were used as absorbent in this study have been successfully absorb nitrogen oxide, lead oxide and carbon oxides in the exhaust gases of motor vehicles which are harmful if inhaled human oxide. The composition ratio of the amount (wt%) are absorbed differently, depending on the length of the testing process. The morphology of the zeolite showed the difference of the sample before and after the test on the exhaust tested. The longer the test is done then the structure of the test sample more varied.Keywords:     rice husk ash, adsorbent, zeolites Abstrak: Sintesis Zeolit dari Abu Sekam Padi sebagai Absorban Karbon Monoksida (CO) Kendaraan Bermotor. Penelitian ini mengkaji kemampuan zeolit sebagai absorban emisi gas karbon monoksida (CO) kendaraan bermotor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan zeolit sebagai absorban emisi gas karbon monoksida (CO) kendaraan bermotor.  Sampel zeolit disintesis sebanyak 3 sampel yaitu FAR_ZA, FAR_ZB dan FAR_ZC. Pada penelitian ini sampel yang digunakan sebagai absorban adalah FAR_ZB karena mengandung fase zeolit X yang mampu menyerap gas buang kendaraan bermotor. Pengujian dilakukan sebanyak 4 kali dengan variasi waktu 10, 20, 30 dan 40 (menit). Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa sampel Zeolit yang digunakan sebagai absorban dalam penelitian ini telah berhasil menyerap oksida nitrogen, oksida timbal dan oksida karbon pada gas buangan kendaraan bermotor yang merupakan oksida berbahaya jika dihirup manusia. Komposisi perbandingan jumlah (wt%) yang diserap berbeda, tergantung dari lamanya proses pengujian. Morfologi zeolit menunjukkan perbedaan dari sampel sebelum diuji pada knalpot dan setelah diuji. Semakin lama pengujian yang dilakukan maka struktur dari sampel uji semakin bervariasi.Kata Kunci:  abu sekam padi, adsorbant, zeolit  
ANALISIS KEMAMPUAN MENAFSIRKAN DALAM PEMBELAJARAN FISIKA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 12 MAKASSAR Karsimen, Karsimen; Khaeruddin, Khaeruddin; Herman, Herman
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 3 (2019): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.975 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i3.13499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kemampuan menafsirkan dalam pembelajaran fisika peserta didik kelas X SMA Negeri 12 Makassar Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas X SMA Negeri 12 Makassar tahun ajaran 2018/2019 dan sampel dipilih secara simple random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes pilihan ganda kemampuan menafsirkan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan tabel distribusi frekuensi menunjukan dalam pembelajaran fisika secara keseluruhan skor keterampilan proses sains dengan indikator menafsirkan dalam pembelajaran fisika peserta didik sebanyak 0,58 % berada pada kategori sangat rendah; 16,28% berada pada kategori rendah; 34,88% berada pada kategori sedang; 9,30% berada pada kategori tinggi dan 0,58 pada kategori sangat tinggi.
INTERPRETASI MODEL ANOMALI MAGNETIK AREA PANAS BUMI DAERAH X KABUPATEN POLEWALI MANDAR Rajab Rajab; Pariabti Palloan
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 12, No 2 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.513 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v12i2.2175

Abstract

Research was conducted to determine the characteristics of the distribution of the magnetic anomaly area of geothermal area x Polewali Mandar and body modeling based on the value of magnetic susceptibility anomalies obtained. The total of 133 points measurement range are measured using Precision Proton Magnetometer (PPM) type Geotron G5 and Global Position System (GPS). Data acquisition process is done with the daily correction, correction IGRF, upward continuation and reduction to the pole. Interpretation of the data is done quantitatively and qualitatively, qualitative interpretation is done by analyzing the local anomaly that has been reduction to the poles while the quantitative interpretation is done by analyzing local anomaly that has been reduction to the poles and upward continuation with a height of 50 meters and modeled using Mag2dc. The results of qualitative interpretation, the characteristic distribution of the magnetic field anomalies anomaly varies from low, with a value of -650 nT to -50 nT, anomalies were 50 nT to 250 nT and high anomaly 300 nT to 550 nT. While the results of the quantitative interpretation of modeling slice AA', BB' and CC' shows the structure of the surface rocks are varied, obtained eight body anomalies based on the type of rock that are, calycap, tuffs, breccias, shale, basalt, breccia volcanic quarter, andesite lava and alteration. Rock breccias are fairly uniform, allegedly as rock fluid heated by heating rocks, so some rocks near by alterated up into the reservoir zone. While the tufa rock as rock cap rock (cover) from the hot water discharge. Keywords: geothermal, magnetic anomaly, suceptibilty Telah dilakukan penelitian untuk menentukan karakteristik sebaran anomali magnetik area panas bumi daerah x Kabupaten Polewali Mandar dan memodelkan body anomali berdasarkan nilai suseptibilitas magnetik yang didapatkan. Sebanyak 133 titik daerah pengukuran diukur dengan menggunakan Proton Precission Magnetometer (PPM) tipe Geotron G5 dan Global Position System (GPS). Proses akuisisi data dilakukan dengan koreksi harian, koreksi IGRF, kontinuasi ke atas dan reduksi ke kutub. Interpretasi data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif, interpretasi kualitatif dilakukan dengan menganalisis anomali lokal yang telah direduksi ke kutub sedangkan interpretasi kuantitatif dilakukan dengan menganalisis anomali lokal yang telah direduksi ke kutub dan kontinuasi ke atas dengan ketinggian 50 meter dan dimodelkan dengan menggunakan Mag2dc. Hasil interpretasi kualitatif, karakteristik sebaran anomali medan magnetik bervariasi mulai dari anomali rendah, dengan nilai -650 nT sampai -50 nT, anomali sedang 50 nT sampai 250 nT dan anomali tinggi 300 nT sampai 550 nT. Sedangkan hasil interpretasi kuantitatif pemodelan sayatan AA’, BB’ dan CC’ menunjukkan struktur batuan permukaan yang bervariasi, diperoleh delapan body anomali berdasarkan jenis batuan yaitu, caly cap (tanah liat), tufa, breksi vulkanik, shale (serpihan), basalt, breksi vulkanik kuarter, lava andesit dan alterasi. Batuan breksi vulkanik tersebut cukup seragam, diduga sebagai batuan fluida yang terpanaskan oleh batuan pemanas, sehingga beberapa batuan di dekatnya teralterasi hingga menjadi zona reservoir. Sedangkan batuan tufa sebagai batuan cap rock (penutup) dari tempat keluarnya air panas. Kata Kunci:anomali magnetik, panas bumi, suseptibilitas
STUDI FISIS TERJADINYA SIKLON TROPIS KIRRILY TAHUN 2009 Andhi Ahmad Setiawan; Pariabti Palloan Pariabti; Agustinus Jarak Patandean
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2012): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v8i1.803

Abstract

Abstract. This study examines the formation of Tropical Cyclone Kirrily that occurred in April 2009. Tropical cyclone is very unique because it is formed in the region of Indonesia and the sea very close to the equator the Arafuru Sea. Assessments performed included analysis of the formation of Tropical Cyclone Kirrily in 2009 by Gray and Zehr, and the calculation of the kinetic energy of the system is viewed from the cyclone maximum wind speeds. First, based on the theory of Gray, the assessment is done by calculating the value of the parameters of the tropical cyclone formation that is then analyzed whether the value of each parameter is eligible. Second, based on the theory Zehr, assessment done by looking at the vertical profile graphs the relative vorticity and divergence every six hours from 15 to 29 April 2009. Then the analysis was done by comparing the pattern of the graph with the graph pattern according to Zehr. Third, the kinetic energy calculations performed by assuming that the system of a tropical cyclone is a circle of diameter 550 km, with a moving mass of water vapor up to a height of 300 mb. The results obtained are that the parameters that favor the formation of tropical cyclone Kirrily 2009 can be obtained. Value of the parameters forming the 2009 Tropical Cyclone Kirrily fit the theory put forward by Gray. Criteria proposed by Zehr has also met with the detection of the first and second seruakan. Kinetic energy between layers on 15-29 April 2009 obtained with the largest value that is ± 0039 Joules at 925-850 mb layer on 17 April at 06 UTC. Abstrak. Penelitian ini mengkaji tentang pembentukan Siklon Tropis Kirrily yang terjadi pada April 2009. Siklon tropis ini sangat unik karena terbentuk di wilayah laut Indonesia dan sangat dekat dengan equator yaitu di Laut Arafuru. Pengkajian yang dilakukan meliputi analisis pembentukan Siklon Tropis Kirrily tahun 2009 menurut Gray dan Zehr, serta perhitungan nilai energi kinetik dari sistem siklon ini dilihat dari kecepatan angin maksimumnya. Pertama, berdasarkan teori Gray, pengkajian dilakukan dengan menghitung nilai parameter-parameter pembentuk siklon tropis yang kemudian dianalisis apakah nilai pada masing-masing parameter tersebut memenuhi syarat. Kedua, berdasarkan teori Zehr, pengkajian dilakukan dengan melihat grafik profil vertikal vortisitas relatif dan divergensi setiap enam jam dari tanggal 15 sampai 29 April 2009. Kemudian analisis dilakukan dengan membandingkan pola grafik tersebut dengan pola grafik menurut Zehr. Ketiga, perhitungan energi kinetik dilakukan dengan mengasumsikan bahwa sistem siklon tropis ini merupakan suatu lingkaran berdiameter 550 km, dengan massa uap air yang bergerak sampai ketinggian 300 mb. Hasil yang diperoleh yaitu bahwa parameter-parameter yang mendukung terbentuknya siklon tropis Kirrily 2009 dapat diperoleh. Nilai parameter-parameter pembentuk Siklon Tropis Kirrily tahun 2009 sesuai menurut teori yang diajukan Gray. Kriteria yang diajukan oleh Zehr juga telah terpenuhi dengan terdeteksinya seruakan pertama dan kedua. Energi kinetik antar lapisan pada tanggal 15-29 April 2009 diperoleh dengan nilai terbesar yaitu ±0.039 Joule di lapisan 925-850 mb pada tanggal 17 April jam 06 UTC. Kata kunci: siklon tropis, teori kirrily, gray, dan zehr, parameter siklon tropis
PENGGUNAAN MEDIA SIMULASI VIRTUAL PADA PROSES PEMBELAJARAN FISIKA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 BUA PONRANG Asriani, Asriani
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.493 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v14i1.6321

Abstract

Diajar menggunakan media simulasi virtual dan tanpa menggunakan media simulasi virtual pada SMA Negeri 1 Bua Ponrang serta mengetahui perbedaan pemahaman konsep fisika peserta didik kelompok yang diajar menggunakan media simulasi virtual dan kelompok yang diajar tanpa menggunakan media simua vitual pada SMA Negeri 1 Bua Ponrang. Jenis penelitian ini true experimental design dengan desain peneltian posttest-only control group design. Sampel penelitian ini adalah kelas x1 sebanayak 35 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas x2 sebanyak 38 orang sebagai kelas kontrol. selanjutnya berdasarkan analisis dekstiptif diperoleh pemahaman konsep kelas eksperimen berada pada kategori sedang sedangkan kelas kontrol berada pada kategori sedang.  Untuk analisis inferensial diperoleh bahwa data bersifat homogen dan berdistrubusi normal sehingga selanjutnya dilakukan uji ipotesis yang menunjukkan bahwa h0 diterima dan h1 ditolak, artiyna tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep fisika kelompok yang diajar menggunakan media simulasi virtual dengan kelompok yang diajar tanpa menggunakan media simulasi virtual. Kata kunci : Pemahaman konsep fisika, Media simulasi vitual
ANALISIS KARAKTERISTIK CURAH HUJAN DAN TINGGI MUKA AIR DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) PUTE RAMMANG-RAMMANG KAWASAN KARST MAROS Muh Arham; Muhammad Arsyad; Pariabti Palloan
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 1 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.254 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v11i1.1469

Abstract

This research aims to describe the characteristics of rainfall, and the characteristics of the watershed (DAS) of Pute Rammang-rammang river at karst area of Maros , by using primary and secondary data. The primary data is the height of the watershed that measured at the 1-15 Sya’ban 1435 Hijriah using a ruler guess, while the secondary data is data of  rainfall in period (2000-2014) obtained from the Office PSDA Sulawesi Selatan Province. The characteristics of rainfall type of DAS Pute are having 6 wet months, 4 dry months, and 2 moist month; characterized in November to April is the rainy season, June to September is the dry season , while May and October is the transition time with precipitation type C (somewhat wet ) with Q value is of 0,473. During the drought, fluctuations of height of watershed of Rammang-rammang was more affected by the tides of the sea where it was on the morning of the tide rises while in the afternoon with the highest tides occur in full moon phase and the lowest occur in the a half moon phase.Telah dilakukan penelitian tentang Analsis Karakteristik Curah Hujan dan Tinggi Muka Air Daerah Aliran Sungai (DAS) Pute Rammang-Rammang Kawasan Karst Maros. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik curah hujan, dan karakteristik tinggi muka air, dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer adalah tinggi muka air yang diukur pada tanggal 1-15 Sya’ban 1435 Hijriah dengan menggunakan mistar  duga, sedangkan data sekunder adalah curah hujan periode (2000-2014) yang diperoleh dari Dinas PSDA Provinsi Sulawesi Selatan. Karakteristik tipe curah hujan DAS Pute memiliki 6 bulan basah 4 bulang kering dan 2 bulan lembab, yang dicirikan pada bulan November hingga April merupakan musim hujan, bulan Juni hingga September merupakan musim kemarau, sedangkan Mei dan Oktober merupakan masa pancaroba, dengan curah hujan tipe C (agak basah) dengan nilai Q=0,473. Pada musim kemarau fluktuasi tinggi muka air Rammang-Rammang lebih dipengaruhi olah pasang surut air laut dimana pada pagi hari terjadi pasang naik sementara pada sore hari terjadi pasang surut dengan pasang tertinggi terjadi pada fase bulan purnama sementara pasang terendah terjadi pada fase bulan setengah.Kata Kunci:  tipe curah hujan, tinggi muka air, sungai Pute Rammag-Rammag
PENGEMBANGAN KOMPOSIT SERATKARBON-GEOPOLIMER BERBASIS METAKAOLIN SEBAGAI MATERIAL REFRAKTORI Afifa, Kharisma Noor
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 3 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.094 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v14i3.10397

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengembangan geopolimer refraktori berbasis metakaolin dengan penguat serat karbon Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mempelajari struktur dan sifat mekanik dari komposit geopolimer. Sintesis komposit geopolimer dilakukan dengan metode aktivasi alkali (NaOH + H2O + Na2O.3SiO2), kemudian dicuring pada suhu 60°C selama 2 jam. Komposit geopolimer disintesis sebanyak 5 sampel yaitu Geo-Cf0, Geo-Cf0.05, Geo-Cf0.10, Geo-Cf0.15, dan Geo-Cf0.20 dengan variasi penambahan serat karbon sebanyak 0 gr, 0.05 gr, 0.10gr, 0.15gr dan 0.20gr dan parameter lain dibuat konstan. Struktur mikro dan dan interface dari sampel komposit geopolimer menunjukkan kualitas sampel terbaik pada penambahan 0.15gr serat karbon hal tersebut juga ditunjukkan dari hasil pengujian lentur sampel 0.15gr yaitu 10.6 MPa. Hasil analisis XRD menunjukkan terjadi penyempitan gundukan (hump) pada penambahan serat karbon yang semakin banyak. Hasil kuat tarik serat maksimum yaitu 48,34 GPa. Uji ketahanan api komposit geopolimer dapat mencapai suhu maksimum yaitu 800 oC dan uji ketahanan panas menujukkan pada sampel Geo-Cf0.10 tidak terdapatretakan dan perubaan fisik setelah dipanaskan hingga 600 oC.
ANALISIS KERENTANAN BENDUNGAN PONRE-PONRE KABUPATEN BONE BERDASARKAN PENGUKURAN MIKROTREMOR DENGAN METODE HVSR Wahyudin, Wahyudin; Sulistiawaty, Sulistiawaty; Ihsan, Nasrul
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.134 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i2.11041

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis kerentanan Bendungan Ponre-ponre Kabupaten Bone berdasarkan pengukuran mikrotremor dengan metode HVSR Tujuan penelitian ini adalah memperoleh nilai kerentanan terhadap gelombang seismik Bendungan Ponre-Ponre . Objek penelitian adalah Bendungan Ponre-ponre Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan seperangkat Portable Seismograph TDL 303 S untuk merekam getaran. Pengukuran dilakukan pada 10 titik yang terdiri dari 5 titik di badan bendungan dan 5 titik pada sekitarnya. Data mikrotremor pada gedung diolah menggunakan software Geopsy dengan metode HVSR (Horizontal to Vertical Spectral Ratio). Hasil yang diperoleh, nilai frekuensi dominan adalah 0,43 -8,88 Hz, sedangkan untuk nilai periode dominan adalah 0,11-2,32 yang menunjukkan bahwa batuannya merupakan batuan alluvial. Adapun nilai amplifikasi adalah 1,81-4,47. Kerentanan berdasarkan nilai indeks kerentanan berada pada rentang 0,45 - 9,54. Sedangkan kerentanan berdasarkan nilai PGA memliki rentang nilai 18,35 – 83,37 dengan penjelasan tidak menimbulkan kerusakan jika terjadi gempa bumi. Berdasrakan hasil tersebut maka, Kerentanan Bendungan Ponre-Ponre berdasarkan nilai frekuensi dominan, amplifiasi, indeks kerentanan, periode dominan, serta PGA secara umum berada pada zona yang masih relatif aman.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS LINGKUNGAN DENGAN MEMANFAATKAN KOMPUTER SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 ULAWENG Maman Suparman
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 12, No 2 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.78 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v12i2.2166

Abstract

This research was development of learning tools by using the 4D model, namely, define, design, development, and dessiminate. Measures taken to see the profile of the environment based physics learning tools that are valid, practical, and effective. Research was focused on the development of instructional media for subject matter of heat and instructional supporting tools (RPP, handout, and LKPD) for students of SMA Negeri I Ulaweng Bone regency. Development model used in this research followed Thiagarajan 4-D model (2008) which consists of steps: define, design, development, and disseminate. Define step include: (1) analysis of initial conditions, (2) analysis of learners, (3) analysis of development needs, (4) analysis of material, and (5) task analysis. Design stage include: (1) media selection, (2) selection of instructional media format, (3) initial design of the first prototype (environment-based physics media, learning supporting tools, and instruments). At the stage of development of the first prototype, the prototype was validated by experts. The results of expert validation were considered for improvement of second prototype. The second prototype subsequently tested to get a third prototype as the final product which was distributed in dessemination stage. Results of this study showed that the percentage of students’ level completeness of understanding for subject on heats was of 90.00%. This value was expected by researcher, thus in terms of learning view; it has been effective in learning at senior high school. Analyzing of the response of students to the environment-based learning media learning obtained that the average percentage for positive statements was of 100.00% which was above the value planned, i.e 78.31%. It indicated that this learning media was effective to use. The final product was an interactively environtment based powerpoint learning media for self-learning and presentations media that were compelled with learning tools for teachers. It concluded that the profile of environment-based learning media that was developed in this study based on attractive appearance, its contents was coherent and systematic and the response of students agree in the category 82% showed their interest in the use of the learning media Keywords: environment, learning media, powerpoint Penelitian ini adalah pengembangan perangkat pembelajaran yang menggunakan model 4D yaitu, define, design, development, and dessiminate. Tindakan dilakukan untuk melihat gambaran profil pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis lingkungan yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian pengembangan ini difokuskan pada pengembangan media pembelajaran berbasis lingkungan pada materi kalor dan perangkat pendukung pembelajaran (RPP, Buku Peserta didik, dan LKPD) untuk peserta didik di SMA Negeri I Ulaweng Kabupaten Bone. Model Pengembangan yang digunakan mengaju pada model 4-D Thiagarajan (2008) yang terdiri dari tahapan pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Tahap pendefenisian mencakup: (1) analisis kondisi awal, (2) analisis peserta didik, (3) analisis kebutuhan pengembangan, (4) analisis materi, dan (5) analisis tugas. Tahapan perancangan mencakup: (1) pemilihan media, (2) pemilihan format media pembelajaran, (3) desain awal prototipe I (media pembelajaran berbasis lingkungan, perangkat pendukung pembelajaran, dan instrumen). Pada tahapan pengembangan prototipe I divalidasi oleh ahli. Hasil validasi ahli digunakan sebagai masukan untuk perbaikan prototipe II, selanjutnya prototipe II diujicobakan untuk mendapatkan prototipe III sebagai produk akhir yang disebar dalam tahap dessiminasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase tingkat ketuntasan peserta didik memahami materi kalor adalah 90,00 %. Nilai ini telah sesuai yang diharapkan peneliti, dengan demikian dari hasil segi belajar sudah efektif dalam pembelajaran di SMA. Analisis respon peserta didik terhadap pembelajaran fisika dengan media pembelajaran berbasis lingkungan diperoleh persentase rata-rata untuk pernyataan positif 100,00% yang berada di atas yang direncanakan yakni 78,31 % menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran efektif digunakan. Produk akhir adalah sebuah powerpoint berbasis lingkungan yang merupakan pembelajaran interaktif sebagai pembelajaran mandiri dan media presentasi yang dilengkapi dengan perangkat pembelajaran untuk guru sehingga disimpulkan bahwa profil pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis lingkungan yang dikembangkan memiliki tampilan menarik, fasilitasnya berupa materi yang runtut dan sistematis serta respon peserta didik setuju berada pada kategori 82% menyatakan ketertarikan terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis lingkungan. Kata Kunci:lingkungan, media pembelajaran, powerpoint
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS FISIKA SISWA KELAS XI IPA3 SMA NEGERI 1 BUNGORO MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF Srianty Srianty; Abdul Samad; Agustinus Jarak Patandean
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2011): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.048 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v7i1.929

Abstract

Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis fisika siswa melalui model pembelajaran generatif pada semester ganjil tahun pelajaran 2009/2010. Subjek penelitian terdiri atas 39 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus yang terdiri atas empat kegiatan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Baik siklus I maupun siklus II dilaksanakan selama 4 kali pertemuan. Pengumpulan data hasil kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan tes akhir kemampuan berpikir kritis pada akhir siklus I dan akhir siklus II. Data yang terkumpul, dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis kuantitatif data hasil kemampuan berpikir kritis fisika menunjukkan bahwa jumlah siswa yang berada pada kategori “baik sekali”  pada siklus I adalah 19 orang atau 48,72% dengan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis 72,82 dan siklus II adalah 32 orang atau 82,05% dengan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis 88,07. Hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa terdapat peningkatan aktivitas belajar siswa kelas XI IPA3 SMA Negeri 1 Bungoro yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran fisika melalui Model pembelajaran generatif dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis  siswa. Kata Kunci : aktivitas belajar siswa,kemampuan berpikir kritis, pembelajaran generatif

Page 7 of 35 | Total Record : 344


Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 1 (2024): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 3 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 2 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 1 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 3 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 1 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 3 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 2 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 1 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 3 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 2 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 1 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 15, No 3 (2019): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 15, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 3 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 13, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 3 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 2 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 1 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 11, No 3 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 1 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 10, No 3 (2014): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 10, No 3 (2014) Vol 8, No 3 (2012): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 8, No 3 (2012) Vol 8, No 1 (2012) Vol 8, No 1 (2012): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 7, No 2 (2011) Vol 7, No 2 (2011): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 7, No 1 (2011) Vol 7, No 1 (2011): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA More Issue