cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN NANO-TiO2 TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN KARAKTERISIK MIKRO KOMPOSIT GEOPOLIMER SEBAGAI MATERIAL SELF-CLEANING Nur Akifah; Subaer Junaedi
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 13, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1074.38 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v13i3.6200

Abstract

Penelitian ini berkenaan dengan pengembangan geopolimer berbasis metakaolin dengan agregat nano-TiO2 sebagai material self-cleaning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran nano-TiO2, sifat mekanik dan karakteristik mikro dari komposit geopolimer sebagai material self-Cleaning. Komposit geopolimer disintesis menggunakan metode aktivasi alkali, dengan menggunakan metakaolin sebagai bahan dasar dan nano-TiO2 sebagai agregat. Variasi agregat nano-TiO2 didalam metakaolin yaitu mulai dari 0%, 0.25%, 0.50%, 0.75%, 1.00% relative terhadap massa metakaolin. Karakterisasi SEM-EDS digunakan untuk melihat morfologi dan mengetahui komposisi oksida unsur dari bahan dasar dan sampel. Karakterisasi XRD digunakan unutk melihat komposisi fasa dan struktur kristal sampel dan bahan dasar. Pengujian kuat tekan (compressive strength) dilakukan dengan menggunakan universal testing mechin. Hasil analisis sinar-X sampel menunjukkan adanya peningkatan fasa anatase seiring dengan penambahan nano-TiO2. Citra SEM memperlihatkan ikatan antara matriks dan agregat sudah terikat dan persebaran nano-TiO­2 dipermukaan matriks sudah merata. Nilai kuat tekan yang diperoleh sebesar 23.11 MPa dengan penambahan nano-TiO2 1 %. Pengujian self-cleaning dilakukan dengan memberi paparan sinar-UV pada sampel dan menunjukkan efek fotokatalis terbaik pada sampel dengan penambahan nano-TiO2 sebesar 1 %. Kata kunci : geopolimer, karakteristik mikro, nano-TiO2, self-cleaning, sifat mekanik
SINTESIS DAN KARAKTERISASI PYRITE (FeS2) DARI DEPOSIT MINERAL KECAMATAN BONTOCANI, KABUPATEN BONE, SULAWESI Abdul Haris; Bunga Dara Amin; A. Momang; Nurhasmi Nurhasmi
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 10, No 3 (2014): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.276 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v10i3.963

Abstract

This research is about synthesis and characterization of pyrite, from minerals deposite of Bontocani subdistrict, Bone regency, South Sulawesi. The sample of minerals was characterized by using X-Ray Diffraction (XRD) to determine the  crystal structure and  chemical composition of  the  minerals. Based on  the  results of  XRD characterization, we found that the composition MB_06 of Pyrite (FeS2) 64 wt.%, Hematite   iron (III) oxide (Fe2O3) 15 wt.%, Silicon Okside (SiO2) 14 wt.% dan Magnetite (Fe3O4) 4 wt.%.. And the composition MB_13 of Pyrite 9.8 wt.%, Hematite (Fe2O3) 4 wt.%, Molybdenum (Mo) 8 wt.%, dan Silicon Oxide (SiO2) 78 wt.%. This purification of pyrite had done by dissolve 4 gram of pyrite minerals with 20 ml of HCl solution 12 M then heated at certain temperature 300 0C  for 2,5 h. Based on the results of XRD characterization, we found that the composition of pyrite are 85 wt% on MB_06 and 83 wt% on MB_13. SEM characterization was used to know the accidence  of the minerals. The results of SEM analysis show that the minerals have a plate form with size of grains are ± 2 m.Penelitian ini mengenai sintesis dan karakterisasi Pyrite (FeS2), dari deposit mineral Kecamatan Bontocani Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Karakterisasi dilakukan melalui uji X-Ray Diffraction (XRD) untuk mengetahui stuktur  kristal  dan  komposisi  kimia  mineral.  Berdasarkan hasil  karakterisasi XRD  diperoleh informasi bahwa mineral MB_06 mengandung Pyrite (FeS2) 64 wt.%, Hematite  iron (III) oxide (Fe2O3) 15 wt.%, Silicon Okside (SiO2) 14 wt.% dan Magnetite (Fe3O4) 4 wt.%. Untuk MB_13 mengandung Pyrite 9.8 wt.%, Hematite (Fe2O3) 4  wt.%,  Molybdenum (Mo) 8  wt.%, dan  Silicon  Oxide (SiO2) 78  wt.%. Pemurnian  pyrite dilakukan  dengan melarutkan  serbuk  mineral  4  gram  dengan  larutan  HCl  12  M  sebanyak 20  ml  ke  dalam  gelas  kimia  dan dipanaskan  pada  temperatur 300⁰C selama  2,5  jam  dengan  oven.  Berdasarkan hasil  karakterisasi XRD kuantitas fase (wt.%) mineral pyrite sebesar 85 wt.% untuk MB_06 dan 83 wt.% untuk MB_13. Morfologi mineral  pyrite dianalisis menggunakan Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDS). Citra SEM menunjukkan bahwa morfologi pyrite berbentuk lempengan dengan ukuran ±2 µm.Kata Kunci:  deposit mineral, FeS2 (pyrite), purifikasi, komposisi mineral 
ANALISIS HASIL BELAJAR MAHASISWA JURUSAN FISIKA BERDASARKAN JALUR MASUK (SNMPTN, SBMPTN DAN MANDIRI) UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Lestari, Dewi; Anis, Herman; Khaeruddin, Khaeruddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 3 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.053 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v14i3.9943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi hasil belajar mahasiswa Jurusan Fisika berdasarkan jalur masuk SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri Universitas Negeri Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian Deskriptif. Subyek penelitian ini mahasiswa jurusan Fisika angkatan 2017 pada semester ganjil tahun akademik 2017/2018 sebanyak 129 mahasiswa. Hasil penelitian yang diperoleh dari analisis deskriptif dari skor hasil tes sebanyak 2 kali selama semester ganjil tahun akademik 2017/2018 pada tes I skor rata-rata mahasiswa SNMPTN 5,28, SBMPTN 6,2, dan Mandiri 5,78. Pada tes II skor rata-rata mahasiswa SNMPTN 5,57, SBMPTN 6,33, dan Mandiri 5,07. Berdasarkan tes I dan II skor rata-rata mahasiswa SNMPTN 10,54, SBMPTN 12,46, dan Mandiri 10,64. Berdasarkan Analisis IPK persentase kriteria cumlaude tertinggi adalah mahasiswa SBMPTN sebesar 17,78%, sedangkan mahasiswa SNMPTN dan Mandiri memiliki persentase sama yakni 2,38%.
SINTESIS KOMPOSIT-PLASTIK ORGANIK BERBAHAN DASAR TEPUNG MAIZENA DENGAN AGREGAT SERAT DAUN NENAS Inayatul Mutmainna; Muris Muris; Subaer Subaer
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 2 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.96 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v11i2.1485

Abstract

This study investigated the effect of pineapple fiber aggregate and glycerin on the morphology and mechanical properties of composites - based Organic platik cornstarch. The purpose of this study to determine the microstructure of the composite made from cornstarch with pineapple leaf fiber aggregate and determine the mechanical properties of composites made from cornstarch with pineapple leaf fiber aggregate. Composites - organic plastic made from cornstarch synthesized by mixing cornstarch with glycerin and distilled water to form a homogeneous solution is then heated using termolyne at a temperature of 850C to form a gel. SEM characterization results showed that the addition of glycerin in the composite reduces cracks occur. Mechanical strength composites - plastic is known through testing tensile strength. The products produced in the form of organic plastic komposit- with glycerin volume varying ie 1 gram, 2 grams and 3 grams. Tensile strength test results obtained for each sample is 0.019 MPa, 1.51 MPa, and 1.09 MPa. These results indicate that the volume of glycerin affects tensile strength despite the addition of glycerin tensile strength decreased due to the void.Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh agregat serat nanas dan gliserin terhadap morfologi dan sifat mekanik komposit-platik organik berbahan dasar tepung maizena. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui struktur mikro komposit berbahan dasar tepung maizena dengan agregat serat daun nanas dan mengetahui sifat mekanik dari komposit berbahan dasar tepung maizena dengan agregat serat daun nanas. Komposit – Plastik organik berbahan dasar tepung maizena di sintesis dengan cara mencampurkan tepung maizena dengan gliserin dan aquades hingga membentuk larutan yang homogeny kemudian di panaskan dengan menggunakan termolyne pada suhu 850C hingga membentuk gel. Hasil karakterisasi SEM memperlihatkan bahwa penambahan gliserin pada komposit mengurangi retakan yang terjadi. Kekuatan mekanik komposit – plastik tersebut diketahui melalui pengujian kuat tarik. Produk yang dihasilkan berupa komposit- plastik organik dengan volume gliserin yang berbeda-beda yaitu 1 gram, 2 gram, dan 3 gram. Hasil pengujian kuat tarik yang diperoleh untuk tiap sampel adalah 0,019 MPa, 1,51 MPa, dan 1,09 MPa. Hasil ini menunjukkan bahwa volume gliserin mempengaruhi kuat tarik meskipun pada penambahan gliserin kuat tariknya menurun yang disebabkan adanya void.Kata Kunci:  komposit, serta nenas, tepung maizena, gliserin
PENGARUH MODEL PROJECT-BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 TANETE RIAJA Azwar \Alamsyah Yunus; Muh Sidin Ali; Muhammad Aqil Rusli
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 12, No 1 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.323 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v12i1.2033

Abstract

The aims of study to determine the results of studying physics and critical thinking ability of students after learning physics using a model of project-based learning and using conventional learning models in SMA Negeri 1 Tanete Riaja and to determine differences in learning outcomes physics and critical thinking ability of students using a model of project-based learning and students using conventional learning models in SMA Negeri 1 Tanete Riaja. This research is true experimental design with  the posttest-only control group design. The sample was X6 with 32 people for experimental class and X7 with 33 people for the control class. Furthermore, based on descriptive analysis of the results obtained studying the experimental class were in the high category, while the control class in the medium category, and critical thinking ability of students experiment class were in the medium category while the control class in the low category. Inferential analysis shows that the data is homogeneous and distributed normally and hypothesis test shows that H0 is rejected and H1 accepted, therefure there is a significant difference between the results of learning and critical thinking ability for students using a model of project-based learning with students using cooperative learning model of STAD.Keywords: learning outcomes, critical thinking skills, project-based learningPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar fisika dan kemampuan berpikir kritis peserta didik setelah belajar menggunakan model project-based learning dan menggunakan model pembelajaran konvensional pada SMA Negeri 1 Tanete Riaja serta mengetahui perbedaan hasil belajar fisika dan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelompok yang diajar menggunakan model project-based learning dan kelompok yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional pada SMA Negeri 1 Tanete Riaja. Jenis penelitian ini true experimental design dengan desain penelitian posttest-only control group design. Sampel  penelitian ini adalah kelas X6 sebanyak 32 orang sabagai kelas eksperimen dan kelas X7 sebanyak 33 orang sebagai kelas kontrol. Selanjutnya berdasarkan analisis deskriptif diperoleh hasil belajar kelas eksperimen berada di kategori tinggi sedangkan kelas kontrol berada di kategori sedang, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas eksperimen berada pada kategori sedang sedangkan untuk kelas kontrol berada pada kategori rendah. Untuk analisis inferensial diperoleh bahwa data bersifat homogen dan terdistribusi normal sehingga selanjutnya dilakukan uji hipotesis yang menunjukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis kelompok yang diajar menggunakan model project-based learning dengan kelompok yang diajar menggunakan model cooperative learning tipe STAD..Kata Kunci : hasil belajar, kemampuan berpikir kritis, project-based learning 
PERBEDAAN HASIL BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DI SMP NEGERI AIR LESING Tri Ariani; Duwi Agustini
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 13, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.179 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v13i3.6186

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah Adakah perbedaan hasil belajar fisika menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Di SMP Negeri Air Lesing. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Populasinya yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri Air Lesing. Pada penelitian ini seluruh populasi dijadikan sebagai sampel, sehingga penelitian ini merupakan penelitian sampel dengan kelas VIII. 1 sebagai kelas ekperimen I dan VIII. 2 sebagai kelas eksperimen II. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes yang terdiri dari 7 soal essay. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji-t adalah thitung = 2,104 dan ttabel = 2,021. dengan kriteria thitung> ttabel, maka H0 ditolak Ha diterima. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima kebenarannya. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasannya dapat disimpulkan bahwa Ada perbedaan hasil belajar fisika menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Di SMP Negeri Air Lesing tahun pelajaran 2013/2014.Kata kunci : Hasil Belajar, Student Team Achievement Division (STAD), Teams Games Tournament (TGT)
ANALISIS DISTRIBUSI ARUS PERMUKAAN LAUT DI TELUK BONE PADA TAHUN 2006-2010 Yosik Norman; Nasrul Ihsan
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 8, No 3 (2012): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.55 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v8i3.925

Abstract

Abstract : Analysis of Ocean Surface Currents of Gulf of Bone in 2006 – 2010. It has been studied the distribution of ocean surface currents in the Gulf of Bone in which the study was to describe the spatial and temporal variability of flow velocity in the waters of the Gulf of Bone in the year 2006-2010, the data used is the 10 meter wind data which is extracted from the grib data (binary grid) . In the present study is expected to provide information about the spatial and temporal variability of sea surface current data is the basis for further research. Distribution patterns of sea surface currents in January to April is generally dominant from the east, while in the month of May to December of the dominant West. from January to December is generally low (0-5 cm / s), but in January in Zone I and Zone II is quite high with values ranging between 25-40 cm/ s).Abstrak:Analisis Distribusi Arus Permukaan Laut di Teluk Bone pada Tahun 2006-2010. Telah diteliti distribusi arus permukaan laut di Teluk Bone dimana penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan variabilitas spasial dan temporal kecepatan arus di Perairan Teluk Bone pada tahun 2006-2010, data yang digunakan adalah data angin 10 meter dimana merupakan hasil ekstrak dari data grib (grid binary). Pada penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai variabilitas spasial dan temporal arus permukaan laut merupakan data dasar untuk penelitian selanjutnya. Pola distribusi arus permukaan laut permukaan bulan Januari hingga April secara umum dominan dari arah Timur, sedangkan pada bulan Mei hingga Desember dominan dari arah Barat. Kecepatan dari Januari hingga Desember umumnya rendah (0-5 cm/s), namun pada bulan Januari pada Zona I dan Zona II cukup tinggi dengan nilai berkisar antara 25-40 cm/s.Kata Kunci : Arus, Distribusi, Teluk Bone, Data Grib
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) LUAR KELAS BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS XI MIPA SMAN 8 MAROS Azmarita, Triya; Helmi, Helmi; Azis, Aisyah
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.176 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i1.9410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas lembar kerja peserta didik (LKPD) luar kelas berbasis kontekstual untuk meningkatkan literasi sains peserta didik XI MIPA SMAN 8 Maros. LKPD luar kelas berbasis kontekstual untuk meningkatkan literasi sains yang dirancang berbasis kontekstual merujuk pada kearifan lokal di Maros dengan objek “Bakul Maulid” adalah perangkat pembelajaran dalam melakukan penugasan berupa penguatan konsep fisika diluar kelas yang menuntun peserta didik agar dapat mengaplikasikan materi fisika yang telah di ajarkan di kelas dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) luar kelas BerbasisKontekstual dirancang dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil validasi pakar diperoleh nilai koefisien r yaitu 1 berdasarkan analisis Gregory yang menunjukkan valid untuk digunakan. Hasil persepsi guru terhadap Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) luar kelas berbasis kontekstual untuk meningkatkan literasi sains diperoleh rata-rata persentase untuk setiap aspek adalah 66,6 % yang menunjukkan bahwa guru setuju artinya guru memberi respon positif terhadap LKPD. Hasil persepsi peserta didik terhadap Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) luar kelas berbasis kontekstual untuk meningkatkan literasi sains diperoleh rata-rata persentase untuk setiap aspek adalah 83,4% yang menunjukkan bahwa peserta didik sangat setuju terhadap pembelajaran dengan menggunakan LKPD. Hasil test awal sebelum diuji cobakan LKPD luar kelas berbasis kontekstual untuk meningkatkan literasi sainspeserta didik dalam dimensi sikap sangatlah rendah. Hasil test akhir setelah dilakukan uji coba LKPD luar kelas berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan literasi sains menunjukkan terdapat
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL PENGAJARAN LANGSUNG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA Mastuang Mastuang
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 2 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.991 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v11i2.1477

Abstract

The aim of this study was to increase learning outcomes of basic physics II course with the topic of static electric by implementing the direct model learning. The research subject was 34 university students. The research design was One Group Pretest-posttest design and use descriptive qualitative and quantitative of data analysis technique. This study was conducted in two phases; the first was the preparation as development of learning tools and the second was experiment in the classroom as implementation of learning package. The method of collecting data used three techniques; observation, test, and questionnaire. The results showed that (1) learning process was good in accordance with RPP, (2) the learning outcomes of students increase significantly, (3) the student responds to learning was in good category. Therefore, according to the findings above it could be concluded that the implementation of direct learning model is able to increase learning outcomes of the students in the basic physics II course. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika dasar II pokok bahasan listrik statis dengan mengimplemetasikan pembelajaran menggunakan model pembelajaran langsung. Subjek penelitian berjumlah 34 mahasiswa. Desain penelitian ini menggunakan One-Group pretest-postest design dengan teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitaif. Penelitian ini dilakukan dengan dua tahap, yaitu tahap pertama persiapan berupa pengembangan perangkat pembelajaran dan tahap kedua adalah eksperimen di kelas berupa penerapan perangkat pembelajaran. Metode pengumpulan data menggunakan tiga teknik yaitu observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keterlaksanaan pembelajaran berjalan dengan baik sesuai dengan RPP, (2) peningkatan hasil belajar kognitif mahasiswa meningkat dengan berkategori tinggi, dan (3) respons mahasiswa terhadap pembelajaran berkategori baik. Berdasarkan hasil temuan di atas dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran menggunakan model pembelajaran langsung dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah fisika dasar II. Kata Kunci:fisika dasar, hasil belajar, model pembelajaran langsung
ANALISIS KESESUAIAN KOMPETENSI DASAR DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Sahriani Sahriani; Subaer Subaer; Aisyah Azis
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.187 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i2.11031

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui kesesuaian kompetensi dasar dengan pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 21 Makassar. Data hasil penelitian diperoleh dengan cara melakukan observasi partisipan dan wawancara selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh dari 11 kompetensi dasar materi fisika kelas X dengan 31 kali pertemuan terdapat 29 kali pertemuan yang dapat menggunakan pembelajaran berbasis masalah ditinjau dari fase-1 yaitu orientasi siswa kepada masalah.

Page 8 of 35 | Total Record : 344


Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 1 (2024): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 3 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 2 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 1 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 3 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 1 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 3 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 2 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 1 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 3 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 2 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 1 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 15, No 3 (2019): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 15, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 3 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 13, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 3 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 2 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 1 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 11, No 3 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 1 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 10, No 3 (2014) Vol 10, No 3 (2014): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 8, No 3 (2012) Vol 8, No 3 (2012): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 8, No 1 (2012) Vol 8, No 1 (2012): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 7, No 2 (2011): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 7, No 2 (2011) Vol 7, No 1 (2011) Vol 7, No 1 (2011): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA More Issue