cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@univbinainsan.ac.id
Phone
+6282177479300
Journal Mail Official
lppm@univbinainsan.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Besar H.M Soeharto, KM. 13, Kelurahan Lubuk Kupang, Kecamatan Lubuklinggau Selatan 1, Lubuklinggau, Sumatera Selatan
Location
Kota lubuk linggau,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN)
ISSN : -     EISSN : 27762955     DOI : https://doi.org/10.32767/juragan.v5i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) merupakan jurnal dengan cakupan bidang ilmu pertanian meliputi agronomi, pemuliaan tanaman, ilmu tanah, hama dan penyakit tanaman, pertanian organik, hidroponik, agroklimat.
Articles 28 Documents
EFEKTIFITAS AKAR SORGUM SEBAGAI BIOHERBISIDA TERHADAP Testplant SECARA In Vitro Utami, Rizky Septika
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) Vol 3 No 1 (2022): JURAGAN (JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN PERTANIAN) April 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/juragan.v2i2.79

Abstract

Weeds as competitors for nutrients, water, sunlight and growing space for staple crops. The experiment was the evaluation of the effectiveness of sorghum root bioherbicides on the in vitro plant test using a Completely Randomized Design (CRD) with two factors namely the concentration of bioherbicide and the type of plant test. The first factor consists of 5 levels, 0%, 2.5%, 5%, 7.5%, and 10%. The second factor consists of 2 (two) test plants, namely green beans (representing broadleaf weeds) and rice (representing narrowleaf weeds). The results showed that the higher the concentration of sorghum root bioherbicides, the percentage of normal sprouts, the length of the radicles and the length of the plumula.
TARAF DOSIS PUPUK PELENGKAP CAIR (PPC) DAN MACAM MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN KAKAO (THEOBROMA CACAO.L) Loso, Sugito
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) Vol 3 No 2 (2022): JURAGAN (JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN PERTANIAN) Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/juragan.v2i1.95

Abstract

Kakao merupakan salah satu komoditi hasil perkebunan yang mempunyai peranan pentingdalam perekonomian Indonesia. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk meningkatkanmutu bibit kakao dengan cara taraf dosis pupuk pelengkap cair dan macam media tanam.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui macam taraf dosis pupuk pelengkap cair dan macammedia tanam yang tepat terhadap pertumbuhan bibit kakao serta untuk mengetahui interaksiantara kedua faktor tersebut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental denganRancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan sembilan kombinasi perlakuan yangdiulang sebanyak tiga kali. Setiap satuan percobaan terdiri atas 5 tanaman, setiap ulangansebanyak 45 tanaman sampel, dan jumlah tanaman yang dibutuhkan sebanyak 135 tanaman.PPC (P) dengan dosis yang terdiri : 1. P1 : tanpa pemberian , 1. P2 : 2 ml/liter air, P3 : 4ml/liter air. Macam Media Tanam (M) terdiri dari tiga kombinasi, yaitu : 1. M1 : Campuranantara tanah dan pupuk kotoran ayam 1 : 1, 2. M2 : Campuran antara tanah dan pupuk kotoranayam 2 : 1, dan 3. M3 : Campuran antara tanah dan pupuk kotoran ayam 3 : 1. Parameter yangdiamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter pangkal batang, jumlah akar lateral, bobotbasah berangkasan dan bobot kering berangkasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwamenunjukkan perlakuan taraf dosis pupuk pelengkap cair dengan konsentrasi 2 ml/liter air (P2)merupakan perlakuan yang terbaik bagi pertumbuhan dan perkembangan bibit tanaman kakao.Perlakuan macam media tanam antara tanah dan pupuk kotoran ayam dengan perbandingan 2:1(M2) merupakan macam media tanam yang terbaik bagi pertumbuhan bibit tanaman kakao.
Artikel Riview AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA BEBERAPA OLAHAN TANAMAN SEBAGAI BAHAN DASAR BERAS ANALOG Ramadhani, Fitri
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) Vol 3 No 2 (2022): JURAGAN (JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN PERTANIAN) Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/juragan.v2i1.96

Abstract

Beras merupakan salah satu makanan pokok sebagai sumber karbohidrat. Upaya dalam mengurangi ketergantungan akan konsumsi beras yaitu dengan mengembangkan beras analog. Jurnal ini membahas beberapa kandungan antioksidan dari olahan berbagai tanaman sebagai bahan baku beras analog. Metode pengujian antioksidan yang dipilih untuk di review pengujian antioksidan pada olahan beras analog yaitu metode (DPPH) karena metode ini banyak digunakan dalam berbagai penelitian antioksidan. Beras analog yang ditemukan penulis dari beberapa pustaka antara lain beras analog Beras analog tepung sagu baruk Arenga microcarpha dan tepung ubi jalar ungu (Ipomea batatas L. Poiret), Tepung Komposit (Gadung, Jagung, Mocaf) Dengan Penambahan Pewarna Angkak, Ubi jalar merah (Ipomea batatas) ditambah tepung singkong (Manihot utillisima) dan wortel (Daucus carota), Tepung ubi jalar putih ditambah kecambah jagung putih (Zea mays L.) dan kacang hijau (Vigna radiata L.) serta tepung sagu, Tepung mocaf ditambah tepung jagung (Zea mays L.) dan tepung kecambah kacang hijau (Vigna radiata L.) dan Tepung tapioka, kedelai dan pewarna alami bayam merah (Alternanthera amoena V) dan hijau (Amaranthus tricolor L) . Hasil review menunjukkan tingkat aktivitas antioksidan yang tertinggi terdapat pada beras analog tepung tapioka, kedelai dan pewarna alami bayam merah (Alternanthera amoena V) 85,21% dan terendah ditemukan pada tepung mocaf, tepung jagung (Zea mays L.) dan tepung kecambah kacang hijau (Vigna radiata L.) 13,85%.
OPTIMALISASI PEMILIHAN VARIETAS DAN DOSIS PUPUK NPK PADA BUDIDAYA CAISIN (Brassica juncea L.) TERAPUNG DI LAHAN RAWA LEBAK Siaga, Erna; Lumbantoruan, Santa Maria; Anggraini, Selviana; Paulina, Maria
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) Vol 3 No 2 (2022): JURAGAN (JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN PERTANIAN) Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/juragan.v2i1.97

Abstract

Kondisi banjir pada lahan rawa lebak pada musim penghujan sekitar 3-6 bulan memiliki potensi dikembangkan untuk praktik budidaya sayuran terapung terutama sayuran daun seperti caisin, Brassica juncea L.. Faktor penting yang perlu diperhatikan dalam budidaya caisin terapung diantaranya yaitu pemilihan varietas dan dosis pupuk yang digunakan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan varietas dan dosis pupuk NPK yang terbaik pada budidaya caisin terapung di lahan rawa lebak padi pada periode banjir. Penelitian dilaksanakan di lahan rawa lebak petani, Desa Pelabuhan Dalam, Pemulutan, Sumatera Selatan pada Januari-Maret 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu Varietas Caisin yang terdiri atas Espana, Shinta dan Tosakan. Faktor kedua yaitu dosis pupuk NPK yang terdiri atas T1 (2.5 g tanaman-1), T2 (5 g tanaman-1), dan T3 (7.5 g tanaman-1). Komposisi media tanam yang digunakan yaitu tanah, pupuk kendang ayam dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1 (v:v:v). Media dicampur secara merata dan diisikan ke dalam polibag ukuran 30 cm x 30 cm. Hasil menunjukkan bahwa pada budidaya caisin terapung, nilai SPAD masing-masing varietas caisin menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata, sedangkan pemupukan NPK dosis 7.5 tanaman-1 menunjukkan nilai SPAD tertinggi namun berbeda tidak nyata dengan pemupukan NPK dosis 5.0 g tanaman-1. Hasil panen caisin varietas Espana dan Tosakan menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata, sedangkan perbedaan dosis pupuk NPK yang diberikan memberikan hasil yang berbeda nyata antar dosis. Budidaya caisin memberikan hasil terbaik pada kombinasi antara penggunaan Varietas Espana dan dosis pupuk NPK 7.5 g tanaman-1.
Penerapan Teknologi Biopori dan Jenis Biomassa Dalam Perbaikan Sifat fisik dan Kimia Tanah Pada Tanaman Kelapa Sawit Application of Biopore Technology and Types of Biomass in Repair Physical and Chemical Properties of Soil in Oil Palm Plants (Elaeis Loso, Sugito; Haryanti, Nely
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) Vol 4 No 1 (2023): JURAGAN (JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN PERTANIAN) APRIL 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/juragan.v3i1.103

Abstract

Biopori adalah lobang di dalam tanah yang terbentuk akibat berbagai akitifitas makro dan mikro organisma di dalamnya, seperti cacing, perakaran tanaman, rayap dan fauna tanah lainya. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kadar air dalam tanah dan peningkatan kadar unsur hara di dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat penerapan teknologi biopori dan jenis biomassa dalam perbaikan sifat fisik dan kimia tanah pada tanaman kelapa sawit. Untuk mengetahui interaksi antara kedua faktor tersebut, penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan acak kelompok faktorial (RAK faktorial) maka dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Perlakuan terdiri atas satu faktor yaitu biomassa dari golongan tanaman monocotyl (S1), biomassa dari tanaman dicotyl (S2), biomassa dari bagian tanaman kelapa sawit (daun, pelepah, tandan buah, dan buang jantan (S3), biomassa campuran (monokotil, dikotil, dan bagian dari tanaman kelapa sawit) (S4). 1. Perlakuan biomassa campuran memberikan hasil terbaik terhadap perlakuan kadar air tanah, kadar unsur hara pada jarak 5 cm dari LRB, dan bulk dencity 2. Interaksi perlakuan teknologi biopori dan biomassa campuran hasil terbaik terhadap perlakuan kadar air tanah, kadar unsur hara jarak 0-5, 5-10, dan 10-15 cm dari lubang resapan biopori.
Kualitas Mikrobiologi Susu Pasteurisasi Martiana, Anggia; Huriyah, Siti Balqis
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) Vol 4 No 1 (2023): JURAGAN (JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN PERTANIAN) APRIL 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/juragan.v3i1.106

Abstract

Susu pasteurisasi merupakan salah satu produk olahan susu cair yang mengalami proses pemanasan di bawah titik didih. Susu pasteurisasi bersifat mudah rusak sehingga umur simpannya pendek. Mutu susu pasteurisasi ditentukan pada pemrosesan penangan dan pemanasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mikroba susu pasteurisasi dengan melakukan pengujian jumlah Total Plate Count (TPC), E.coli dan Salmonella. Penlitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui perbandingan kualitas mikroba susu dengan standar nasional Indonesia. Hasil penelitian menujukan jumlah bakteri pada susu pasteurisasi dengan inkubasi 24 jam dan 48 jam, total plate count dan E.coli tidak sesuai dengan standar mutu SNI No.01-3951-1995 sedangkan pada jumlah salmonella sp sesuai standar mutu.
the EFEKTIVITAS PEMBERIAN PUPUK KOTORAN TERNAK DAN DOSIS PUPUK KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG MANIS L, Santa Maria
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) Vol 4 No 2 (2023): JURAGAN (JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN PERTANIAN) OKTOBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/juragan.v4i2.125

Abstract

Jagung manis merupakan tanaman unggulan setelah padi karena mengandung gula, protein dan nutrisi yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Permintaan kebutuhan jagung yang terus meningkat, sehingga diperlukan upaya peningkatan melalui pemberian pupuk yang diberikan untuk meningkatkan produksi. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang dan pupuk kalium terhadap pertumbuhan jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Universitas Bina Insan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan 2 faktor perlakuan, yaitu faktor perlakuan pertama adalah pupuk kotoran hewan yang terdiri dari 3 taraf: P1: kotoran sapi, P2: kotoran kambing, P3: pupuk kotoran ayam. Faktor perlakuan selanjutnya adalah dosis pupuk kalium yang terdiri dari 3 taraf yaitu M1 2,5 g polibag-1, M2 5 g polibag-1, dan M3 7,5 g polibag-1. Hasil penelitian menunjukkan pemberian perlakuan pupuk kotoran ternak dan perlakuan dosis pupuk kalium tidak menunjukkan peningkatan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar dan berat kering tanaman secara nyata. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk kotoran ayam (P3) memberikan pertumbuhan tanaman jagung manis yang paling baik meskipun tidak nyata, pemberian pupuk kandang kalium 5 g polibag-1 (M2) memberikan peningkatan yang terbaik pada tanaman jagung manis. Interaksi Perlakuan kotoran kandang ayam dan dosis kalium 2,5 g dalam polibag-1 memberikan hasil terbaik.
EFEKTIVITAS DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP HASIL TANAMAN PAKCOY Haryuni, Haryuni; Komala Rosiah, Wildia
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) Vol 4 No 2 (2023): JURAGAN (JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN PERTANIAN) OKTOBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/juragan.v4i2.131

Abstract

Pakcoy (Brassica rapa L.) adalah jenis sayuran yang tergolong ke dalam keluarga Brassicaceae, tanaman sawi pakcoy berasal dari cina (Ernanda, 2017). Pupuk organik cair merupakan pupuk yang ramah lingkungan dan mengandung bahan penting yang di butuhkan untuk membuat tanah subur kembali baik dari fisik, biologi dan kimia. (Puspadewi, et all, 2016). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar efektivitas dan rekomendasi dari dosis pupuk organik cair terhadap hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2021 di Kelurahan Rimbo Recap, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dosis P0 (tanpa perlakuan), P1 (20 ml/1 liter air), P2 (40 ml/1 liter air), P3 (60 ml/1 liter air), P4 (80 ml/1 liter air) dan P5 (100 ml/1 liter air). Pengamatan variabel yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, diameter batang, panjang akar dan berat pertanaman pada tanaman pakcoy. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk organik cair berpengaruh sangat nyata pada variabel tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, diameter batang dan berat pertanaman.
SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN RAWA PASANG SURUT DI DESA TELANG KARYA, P87S, BANYUASIN mashum, Halim; Loso, Sugito
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) Vol 4 No 2 (2023): JURAGAN (JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN PERTANIAN) OKTOBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/juragan.v4i2.166

Abstract

Tanah merupakan bagian dari tubuh alam yang sangat penting bagi seluruh aspek kehidupan makhluk hidup, tanpa terkecuali. Bagi tanaman tanah merupakan media tumbuh dan sumber nutrisi untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tamanan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik jika memiliki sifat tanah yang baik pula. Lahan rawa pasang surut merupakan lahan sub-optimal dengan banyak faktor pembatas salah satunya adalah kemasaman tanah. Analisis sifat tanah menjadi salah satu kunci untuk mengetahui potensi lahan dalam pengembangan lahan pertanian tak terkecuali pada lahan rawa pasang surut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat kimia tanah pada lahan pasang surut tipe A, Desa Telang Karya, P87S, Banyuasin. Metode yang digunakan adalah metode survei dan obsevasi. Sampel tanah diambil menggunakan metode purposif sampling sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa pH tanah pada lokasi penelitian cenderung masam (4,25 – 4,94), kandungan C-Oranik cenderung tinggi dan kandungan N-Total yang rendah. Upaya pengelolaan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan lahan rawa pasang surut agar layak untuk kegiatan pertanian adalah dengan cara pemberian amelioran dan pengelolaan air yang tepat.
Aplikasi Kombinasi Pupuk NPK dan Pupuk Mikoriza terhadap Pertumbuhan Tanaman Terung (Solanum melongena L.) pada Fase Generatif Restiani, Selvi; Saputra, Regi; Asti D, Arda; Pitaloka K, Diah; A, Fitrah; Anggraini, Selviana; Ma’shum, Halim; Siaga, Erna
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) Vol 5 No 1 (2024): JURAGAN (JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN PERTANIAN) APRIL 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/juragan.v5i1.169

Abstract

The eggplant is a popular fruit and vegetable plant known for its delicious taste. Eggplant farming is economically valuable due to high market demand. Proper fertilization during the generative phase is essential for increasing eggplant production. This study investigates the effects of Pearl NPK 16-16-16 fertilizer and Mycorrhiza Fertilizer on eggplant growth and production. Conducted at the Experimental Land of the Agrotechnology Study Program, Faculty of Plant and Animal Sciences, Universitas Bina Insan, the research employed a Completely Randomized Design (CRD) with treatments: P0 = 0 g NPK Fertilizer + 10 g Mycorrhiza Fertilizer, P1 = 5 g NPK Fertilizer + 10 g Mycorrhiza Fertilizer, P2 = 10 g NPK Fertilizer + 10 g Mycorrhiza Fertilizer, and P3 = 15 g NPK Fertilizer + 10 g Fertilizer. The study revealed that the treatments significantly impacted plant height, leaf count, root weight (wet and dry), total weight, and dry weight of roots, stems, leaves, and overall eggplant plants. Application of 10 g NPK Fertilizer + 10 g Mycorrhiza Fertilizer (P2) yielded the best results in plant height, leaf count, wet and dry weight of plants, differing significantly from P0, P1, and P3 treatments.

Page 2 of 3 | Total Record : 28