cover
Contact Name
Gunawan Ikhtiono
Contact Email
gunawan@fai.uika-bogor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
gunawan@fai.uika-bogor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Fikrah : Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 25991671     EISSN : 2599168X     DOI : https://doi.org/10.32832/fikrah
Core Subject : Education,
Fikrah : Jurnal Pendidikan Agama Islam is a peer-reviewed journal on Islamic education in the world. This journal is published by the Islamic Education Department, Faculty of Islamic Studies, Ibn Khaldun University, Bogor, Indonesia, in partnership with ISPI( Association of Indonesian Scholars of Education). Editors welcome scholars, researchers and practitioners of Islamic Education around the world to submit scholarly articles to be published through this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of published articles.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2017): DESEMBER" : 7 Documents clear
KAJIAN HISTORIS PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Albantani, Azkia Muharom
FIKRAH Vol 1 No 1 (2017): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v1i1.20487

Abstract

Artikel ini menjelaskan perjalanan panjang suka dan duka yang dialami pendidikan Islam di Indonesia, mulai dari munculnya pondok pesantren, sekolah Islam, dan madrasah. Asal usul lembaga-lembaga tersebut pun tak luput dari pembahasan di dalamartikel ini sehingga dapat diketahui karakteristik masing-masing lembaga pendidikan Islam. Ketiga lembaga tersebut memiliki andil yang sangat besar dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. Kebijakan pemerintah pusat yang berkaitan dengan pendidikan juga memiliki pengaruh yang sangat besar dalam perkembangan ketiga lembaga tersebut. Penulis pun sekilas membahas beberapa contoh dari pengelolaan lembaga pendidikan Islam saat ini. Dalam rangka mewujudkan lembaga pendidikan Islam yang bermutu, berbagai lembaga tersebut harus tetap mempertahankan nilai-nilai khas yang dimiliki dengan tetap menyelenggarakan pendidikan Islam sesuai dengan acuan Standar Nasional Pendidikan yang menjadi pedoman utama pendidikan nasional.
STUDI KOMPARASI AKHLAK SISWA BERTEMPAT TINGGAL DI DALAM DAN DI LUAR PONDOK PESANTREN Sugiarti, Eneng; Baisa, Hidayah
FIKRAH Vol 1 No 1 (2017): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v1i1.20488

Abstract

Akhlak adalah hal utama yang harus diperhatikan oleh setiap manusia, karena dengan akhlak manusia akan dinilai baik atau buruk bahkan akhlakpun sangat menentukan kerukunan antar masyarakat, lingkungan merupakan faktor utama pembentukan akhlak pada setiap manusia, jika lingkungannya baik maka kemungkinan besar akhlak yang tercerminpun akan baik pula. Dan sebaliknya, jika lingkungannya tidak baik maka kemungkinan besar akan berpengaruh terhadap akhlak masyarkat tersebut, tapi akhlak dapat diubah jika manusia berusaha bersungguh-sungguh untuk mengubahnya menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akhlak siswa yang tinggal di pondok pesantren, untuk mengetahui akhlak siswa yang tinggal di luar pondok pesantren dan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan akhlak antara siswa yang tinggal di pondok pesantren dengan siswa yang tinggal di luar pondok pesantren. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan angket dengan sempel siswa sebanyak 155 orang. Sedangkan untuk analisa, peneliti menggunakan teknik komparasi Uji Beda (t-test) T-test sempel bebas (Independent Sample T Test), namun sebelumnya, data diuji validitas dan reabilitas terlebih dahulu. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan akhlak siswa yang tinggal di pondok pesantren dengan siswa yang tinggal di luar pondok pesantren yaitu dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000  0,05 yang berarti hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Perbedaan ini didasari oleh perbedaan tempat tinggal siswa, jadi siswa akan berakhlak mulia dengan pembelajaran agama yang lebih mendalam dan lingkungan tempat tinggal yang selalu mengajak dalam kebaikan.
KRITIK TRADISI ILMIAH BARAT: MENYOROT FUNGSIONALITAS METODE ILMIAH DALAM PEMBANGUNAN MANUSIA SEUTUHNYA Syarif, Fajar
FIKRAH Vol 1 No 1 (2017): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v1i1.20489

Abstract

This research discusses the development of Western Science, which utters a negative impact in the shaping of society and men as human. The prime factor is the understanding of "Free Value" which is known as the Science of Free Value Morality. The result of the development of this science can not be controlled, which impact to crisis of morality, this research proves that reform and development of scientific traditions must begun from cleaning up epistemology and science must be known culturally.
METODOLOGI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENDIDIK ANAK Indra, Hasbi
FIKRAH Vol 1 No 1 (2017): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v1i1.20490

Abstract

Tulisan ini ingin menemukan bagaimana metodologi pendidikan Islam dalam proses pendidikan anak didik. Anak didik adalah bukan seonggok daging semata, tetapi lebih dari itu ia makhluk Tuhan yang paripura. Hanya saja ketika manusia lahir dan berkembang remaja atau bahkan dewasa baru ia mengenal untuk apa ia hidup. Ia hidup menyandang tugas ke khalifahan yaitu mengelola alam lalu ia mengadari bahwa Ia hidup oleh Sang Pencipta, karena itu harus beribadah kepada-Nya sebagai salah satu rasa syukurnya. Hal-hal itu dapat diperoleh melalui bangku pendidikan.Pendidikan tentu saja melalui proses yang menggunakan metodologi. Metodologi pendidikan Islam tentu saja berbasis norma-norma islam yang memandang bahwa manusia itu diciptakan dalam bentuk sebaik-baiknya. Manusia dalam pandangan Tuhan sama yang membedakannya kerena ketaqwaannya apakah ia masih kecil berusia muda atau sudah dewasa. Di masa kecil ia belum baligh ia masih tidak berdosa, itulah taqwanya, masa remaja ia dapat meraih prediket taqwa melalui upaya yang dilakukannya demikian pula usia dewasanya lebih memiliki kesempapatan untuk meraih posisi taqwa tersebut. Intinya metodologi pendidikan Islam memandang anak didik, manusia yang mulia dan manusia yang memiliki sisi kemanusiaannya.
KONTRIBUSI KOMITE SEKOLAH DALAM PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DI MTs YAYASAN HUTAPUNGKUT KEC. KOTANOPAN Nur, Kholidah
FIKRAH Vol 1 No 1 (2017): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v1i1.20491

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan yang dilakukan komite sekolah/ madrasah dalam peningkatan kualitas pendidikan di MTs Yayasan Hutapungkut, dan untuk mengetahui keterlibatan komite sekolah/ madrasah dalam pendidikan formal dan non formal, serta untuk mengetahui kendala yang dihadapi komite sekolah/ madrasah dan cara mengatasinya dalam peningkatan kualitas pendidikan di MTs Yayasan Hutapungkut. Kec. Kotanopan. Kegiatan komite sekolah/ madrasah antara lain sebagai: Badan pertimbangan (advisory agency), Badan pendukung (supporting agency), Badan pengawas(controling agenci), Badan perantara(mediator), keterlibatan komite sekolah madrasah dalam pendidikan formal dan non formal serta kendala dan cara mengatasinya dalam menjalankan tugasnya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat di simpulkan bahwa komite sekolah/madrasah sangat berperan penting dalam peningkatan kualitas pendidikan di MTs Yayasan Hutapungkut.
MELAKSANAKAN HAK-HAK ANAK DALAM PERSPEKTIF ISLAM SEBAGAI UPAYA PENDIDIKAN AGAMA PADA ANAK Lisawati, Santi
FIKRAH Vol 1 No 1 (2017): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v1i1.20492

Abstract

Anak memiliki keistimewaan tersendiri. Ajaran Islam memiliki kesempurnaan dalam memberikan hak-hak terhadap anak. Hak-hak anak memiliki cakupan yang luas dan unik. Merujuk kepada sumber ajaran yaitu Quran dan Hadits. Pada Quran terdapat sumber ajaran yang hakiki dan tidak terbantahkan, dari yang Maha Memahami akan apa yang diciptakan-Nya. Serta sumber ajaran hadis, dari segenap perilaku sosok yang dianggap sebagai Quran berjalan. Melaksanakan hak-hak pada anak menjadi bagian dalam pendidikan agama pada anak. Dari keluasan hak anak dalam Islam, secara garis besar dapat dikatagorikan; 1) hak anak sebelum dilahirkan dan 2) hak anak saat dilahirkan. Sebelum anak dilahirkan, maka anak berhak untuk mendapat perlakuan dari calon ayah atau ibunya dengan jalan, ayah memilihkan ibu yang baik dan begitu juga ibu, memilih pasangan yang baik yang kelak akan menjadi ayah dari anak yang dikandungnya. Saat anak dilahirkan maka sejumlah hak anak dalam ajaran Islam telah dicontohkan Rasulullah Saw serta diisyaratkan dalam Quran. Di antara hak anak saat dilahirkan yaitu; disunnahkan membaca azan dan iqomat di telinga bayi, memberi nama yang baik, pentingnya pemberian ASI, nutrisi dari nafkah yang halal dan baik, metahnik bayi, mencukur rambut, melaksanakan aqiqah, khitan, dan memberikan pendidikan dan mengembangkan potensi sesuai dengan fase-fase perkembanganya.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI FARMING GARDENING PROJECT PADA ANAK USIA TAMAN KANAK-KANAK Khosiah, Siti
FIKRAH Vol 1 No 1 (2017): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v1i1.20493

Abstract

Pendidikan karakter penting ditanamkan pada anak usia Taman Kanak-kanak mengingat pada usia ini anak berada pada fase imitasi yang tinggi, sehingga segala apa yang dilihat dan didengar akan ditiru. Pemberian contoh saja ternyata saat ini dipandang tidak lagi efektif, sehingga diperlukan suatu strategi komprehensif yang mampu mengaplikasikan berbagai karakter positif. Melalui kegiatan farming gardening project yang bersifat sosial, pendidikan karakter tentu akan mudah diimplementasikan oleh anak. Dengan demikian diharapkan seluruh aktifitas yang mampu menstimulasi perilaku positif dapat terus-menerus dilakukan, terarah dan terkontrol yang pada akhirnya dapat menjadi pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Page 1 of 1 | Total Record : 7