cover
Contact Name
Darmulia
Contact Email
ajme@uim-makassar.ac.id
Phone
+6285299433474
Journal Mail Official
ajme@uim-makassar.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan KM 9 No. 29
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering
ISSN : 3026619X     EISSN : 30263506     DOI : -
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) merupakan jurnal yang menjawab tantangan keilmuan masa depan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tengah masyarakat, akademisi, pemerintah dan perusahaan untuk memperoleh informasi ilmiah, hasil penelitian ilmiah yang di hasilkan di bidang teknik mesin yang mencakup dalam jurnal ini khusunya dalam bidang Konversi Energi, Konstruksi, Metalurgi yang di terbitkan oleh Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar
Articles 46 Documents
MODIFIKASI ALAT UJI MOLDING PRESS PRODUK EDIBLE FILM Saripuddin Muddin; Jamaluddin; Muhammad Asri
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edible film adalah bahan pengemas produk pangan yang bersifat biodegradble. Perkembangan baru pembuatan edible film mengarah pada sumber biopolimer yang dapat diperbaharui.. kebutuhan pada alat uji molding press produk edible film sangat berperan penting bagi industri makanan dan minuman kshusunya dalam pembuatan plastik ramah lingkungan oleh karena itu kebutuhan alat uji molding press perlu diperhatikan dan dikembangkan secara baik.Dalam penelitian ini untuk mengembangakn alat compression molding produk edible film dan mengetahui perbandingan hasil pengujian spesimen edile film berdasarkan standar karakteristik edible film. Adapun metode penelitian pertama-tama observasi untuk mecari informasi dan data berkaitan dengan alat compression molding. Selanjutnya studi literature adalah untuk mendapatkan referensi dan teori pendukung yang dapat digunakan untuk menyeselesaikan masalah. Setelah itu data diperoleh dilakukan tahap modifikasi alat dan pengujian hasil.Hasil yang diperoleh pada modifikasi alat uji molding press produk edible film yaitu penambahan motor listrik sebagai penekan, pengaturan suhu otomatis dan pemanas molding press yang lebih stabil. Dilakukan perhitungan analisa kekuatan struktur rangka safety factory,simulasi Displscment dan simulasi stress. pada perhitungan torsi motor mendapatkan hasil 4.435 Nm, mendapatkan hasil pengujian tarik edible film 1,0562 Mpa, pengujian elongasi mendapatkan 8, 11% dan ketebalan 0.14 Mm dengan tekanan yang diberikan 20 Psi dengan suhu 120 ?C selama 30 menit
ANALISIS EFISIENSI BOILER MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR CANGKANG SAWIT DAN BATUBARA Fadhli Rahman; Suhardi Hafid; Jamaluddin; Muh Shulhan Priyatno; Irfan Jabir
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biomassa sebagai bahan bakar alternatif yang idealnya berasal dari energi yang bisa di perbarui salah satunya limbah kelapa sawit. Limbah yang dimaksud adalah cangkang kelapa sawit sebagai bahan bakar boiler ialah media cangkang dari kelapa sawit itu sendiri. Maka dari itu cangkang sawit dapat digunakan sebagai bahan bakar boiler, untuk meminimalisir penggunaan energi fosil.Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif, sebagaimana tujuan dari penelitian kuantitaif adalah untuk mengembangkan model matematis dengan cara melakukan pengukuran. Dalam penelitian ini banyak dilakukan pengukuran dan pengambilan data dan diolah sesuai model matematis. Cangkang Sawit 512?C - 32?C 480?C Batubara 512?-34?C 478?C Jadi diperlukan 420.003 Kj/Kg energi panas untuk meningkatkan suhu 416,67 Kg/jam cangkang sawit dari suhu 32?C ke suhu 512?C batubara memerlukan energi panas yang cukup besar untuk sampai ke suhu 512 ?C, dengan perubahan suhu sebesar 478 ?C. Dimana boiler dengan nilai efisiensi yang tinggi dihasilkan oleh boiler dengan jenis bahan bakar batubara dengan nilai efisiensi 88,7%. Batubara memerlukan jumlah energi panas yang besar untuk menaikkan suhu boiler dari 34?C ke suhu 512?C, dengan jumlah kebutuhan energi panas 2.489.543 Kj/Kg dengan kalori yang dihasilkan sebesar 595.000.777 Kcal/kg. HHV dan LHV tertinggi dihasilkan dari uji coba perbandingan panas boiler, HHV yang dihasilkan dari bahan bakar batubara sebesar 223.067,824 Kj/Kg dengan LHV sebesar 221.937,789 Kj/Kg
ANALISIS UNJUK KERJA SISTEM PENDINGIN MENGGUNAKAN FREON R-404a DENGAN VARIASI PUTARAN KIPAS PENDINGIN KONDENSOR Syahrir Habiba; Fadhli Rahman; Abd Rahman; Wahyu Arisandi
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin pendingin pada saat ini semakin banyak dimanfaatkan sesuai kemajuan teknologi seiring dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat. Penggunaan yang umum adalah untuk mengawetkan makanan pada suhu kamar minus derajat celcius sesuai kebutuhan. Untuk mendapatkan suhu udara yang sesuai dengan yang diinginkan banyak alternatif yang dapat diterapkan, diantaranya adalah dengan menaikkan koefisien sehingga akan diperoleh harga koefisien prestasi yang lebih besar. Dalam sistem pendingin, yang paling sederhana umumnya memiliki komponen utama, yaitu kompresor, kondensor, katup ekspansi dan evaporator.Penelitian ini menggunakan Coldroom 3 pk, dengan variasi putaran kipas pendingin kondensor posisi Low (750rpm), Medium (1500 rpm), dan High (3000rpm). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh kerja kompresor mengalami penurunan, dari 0,7 kJ/s (posisi Low) ke 0,44 kJ/s (posisi High). Nilai laju aliran kalor kondensasi mengalami penurunan, dari 1,8 kJ/s (posisi Low) ke 1,2 kJ/s (posisi High). Nilai laju aliran kalor evaporasi juga mengalami penurunan, dari 1,1 kJ/s (posisi Low) ke 0,7 kJ/s (posisi High). Sedangkan COP aktual dan COP ideal meningkat, COP aktual dari 1,5 (posisi Low) ke 1,7 (posisi High), dan COP ideal dari 4,5 (posisi Low) ke 4,6 (posisi High). Nilai efisiensi juga meningkat, dari 33,5% (posisi Low) ke 38,4 % (posisi High).
ANALISA PENGARUH VARIASI TEGANGAN PENGELASAN TITIK TERHADAP KEKUATAN TEKUK DAN STRUKTUR MIKRO PADA PLAT STAINLESS STEEL AISI 4140 Djupri Juma Pabeta; Darmulia; Ummu Aisyah ITP; Andi Muh. Fuad
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi tegangan pengelasan titik terhadap kekuatan tekuk dan struktur mikro pada plat stainless stell AISI 4140. Penelitian dilakukan di 3 lokasi, yaitu Akademi Teknik Industri Makassar, Balai Latihan Kerja Makassar, dan Universitas Muslim Indonesia. Metode pengelasan yang dilakukan adalah las titik pada 2 buah plat yang disusun overlap dengan menggunakan tegangan 1,70, 2,02, dan 2,34 volt. Spesimen yang dibuat adalah 4 buah pada masing-masing tegangan sehingga total spesimen yang dibuat adalah 12 buah spesimen. Dimana 9 spesimen digunakan untuk uji tekuk dan 3 spesimen untuk uji struktur mikro. Uji tekuk menggunakan mesin uji tekuk UTM (universal Testing Machine) dengan komputer pengendali. Dan uji struktur mikro menggunakan metode SEM (Scanning Electron Microscopy).Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin besar tegangan yang diaplikasikan dalam pengelasan titik maka besar tegangan tekuknya akan semakin kecil, dimana pada tegangan 1,70 volt, tegangan bending yang dihasilakan adalah sebesar 5.209,24 Mpa. Pada 2,02 volt, dihasilkan tegangan bending sebesar 4.637,42 Mpa. Dan pada tegangan 2,34 volt, dihasilkan tegangan bending sebesar 4.278,10 Mpa. Dan retakan dalam pengamatan mikroskopis pun semakin besar, dimana pada tegangan 1,70 volt, jarak retakannya adalah sebesar 579 nm. Pada tegangan 2,02 volt, jarak retakannya adalah sebesar 2.953,33 nm. Dan pada tegangan 2,34 volt, jarak retakannya adalah sebesar 7.526,67 nm.
ANALISIS PENGARUH DEBIT AIR TERHADAP PUTARAN RUNNER TURBIN CROSSFLOW Zulkifli Manguluang; Djupri Juma Pabeta; Firman; Megawati Galok
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turbin air adalah suatu jenis mesin penggerak yang menggunakan air salah satunya turbin crossflow. Turbin crossflow dikenal sebagai turbin sumbu horizontal yaitu turbin yang berskala kecil. Turbin crossflow berskala laboratorium ini memiliki prinsip adalah melibatkan perubahan energi kinetik air menjadi energi mekanik melalui sudu-sudu turbin.Dalam penelitian ini untuk menguji dan mengetahui perhitungan variasi debit air tehadap daya turbin. Adapun metode penelitian pertama-tama observasi untuk mecari informasi dan data berkaitan dengan turbin crossflow. Selanjutnya studi literature adalah untuk mendapatkan referensi dan teori pendukung yang dapat digunakan untuk menyeselesaikan masalah. Setelah itu data diperoleh dengan prosedur pengambilan data turbin crossflow.Hasil yang diperoleh pada analisis turbin crossflow dengan tiga variasi debit air terhadap daya turbin. Pada pembukaan katup 90o menghasilkan debit air sebesar 0.040179 m3/s, 80o menghasilkan debit air sebesar 0.034091 m3/s dan 70o menghasilkan debit sebesar 0.02381 m3/s. Lalu pada hubungan debit air terhadap daya turbin, sehingga daya turbin mempengarui dalam variasi debit. Nilai daya tubin pada debit 0.040179 m3/s dengan sudut pengarah 35o sebesar 384.249 watt, pada debit 0.034091 m3/s dengan sudut pengarah 35o sebesar 326.030 watt dan pada debit 0.02381 m3/s dengan sudut pengarah 35o sebesar 284.629 watt.
MODIFIKASI MESIN PEMBERSIH KERAK OLI OTOMATIS DENGAN SISTEM PNEUMATIK Muhammad Syafrun; Hammada Abbas; Fadhli Rahman; Try Ruslamsyah Yans
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengunaan sistem pneumatik pada bengkel otomotif saat ini menjadi pilihan utama dibandingkan sistem hidrolik, karena dianggap lebih mudah dan bersih. Dalam penggunaannya sistem pneumatik diutamakan sebab beberapa hal yaitu paling umum dipertimbangkan buat beberapa mekanisasi dan dapat bertahan lebih lama terhadap keadaan tertentu.Saat ini, proses pembersihan masih meggunakan cara lama dengan memanfaatkan bantuan kuas atau mahjun sebagai alat bantu dalam pembersihan komponen. Proses ini tidak maksimal dalam penggunaanya karena prosesnya lama dan tidak efisien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni studi literatur, studi perancangan alat penelitian, flowchart penelitian dan flowchart perancangan untuk menampilkan langkah-langkah dalam bentuk simbol-simbol grafis. Hasil dari proses pembersihan komponen mesin membutuhkan waktu rata – rata 18 menit untuk pembersihan komponen mesin dan sistem penggerak kendaran. Perhitungan yang dilakukan pada rangkaian sistem pneumatik ini menghasilkan diameter piston silinder yang diperlukan sebesar 16 mm sedangkan diameter piston silinder pneumatik yang terpasang pada mesin adalah 25 mm. Gaya yang digunakan untuk untuk mengerakkan pipa penyemprot dengan gaya langkah maju sebesar 192,08 N dan langkah mundur sebesar 160,72 N. Kebutuhan udara yang dibutuhkan piston silinder untuk melakukan langkah maju 18,1 liter/menit dan untuk langkah mundur 15,1 liter/menit. Kecepatan yang terjadi pada saat piston silinder pneumatik melakukan langkah maju sebesar 0,615 m/s dan untuk langkah mundur sebesar 0,613 m/s.
REDESAIN PEMANFAATAN LIMBAH KULKAS DAN TABUNG GAS UNTUK PEMBUATAN KOMPRESOR Andi Rinaldi Amir; Agung Wirawan; Darmulia
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 02 (2025): Volume 3, No 2, Oktober, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan limbah kulkas dan tabung gas penting untuk keberlanjutan dan pengurangan dampak lingkungan. Pendaurulangan ini mendukung ekonomi sirkular dengan mengolah bahan bekas menjadi produk berguna, seperti kompresor udara yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Kompresor kulkas bekerja mirip dengan kompresor udara, sementara tabung gas dapat menjadi wadah penyimpanan udara bertekanan. Kompresor udara berperan di berbagai industri dan lebih efisien dibandingkan alat listrik atau baterai. Selain mengurangi limbah dan emisi karbon, pendekatan ini memberikan manfaat ekonomi, terutama bagi daerah dengan keterbatasan akses teknologi. Penelitian ini mengeksplorasi aspek teknis, keselamatan, dan efisiensi energi dalam modifikasi komponen limbah, dengan harapan mendukung teknologi ramah lingkungan dan pemanfaatan sumber daya yang lebih bijaksana. Hasil penggabungan kompresor kulkas dan tabung gas 12 kg menunjukkan bahwa re-desain pemanfaatan limbah ini layak dari aspek lingkungan, teknis, fungsional, bahan, dan keselamatan kerja. Kompresor yang dihasilkan mampu mencapai tekanan maksimum 86 psi (6,0464 kg/cm²) dengan tekanan konstan selama tiga kali percobaan. Waktu pengisian bervariasi, yaitu 21 menit pada percobaan pertama, 18 menit 30 detik pada percobaan kedua, dan 19 menit 10 detik pada percobaan ketiga. Tekanan standar kompresor ini adalah 30 psi (2,10921 kg/cm²), sementara tabung mampu menampung tekanan hingga 135 psi (9,5 kg/cm²) dengan volume 108416 kg/cm³.
MODIFIKASI MESIN PENCETAK PAKAN AYAM DENGAN SISTEM PENGGERAK MOTOR LISTRIK Asriadi Haros; Muh. Alfaizal Agus; Saripuddin Muddin; Jamaluddin
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 02 (2025): Volume 3, No 2, Oktober, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan memodifikasi mesin pencetak pakan ayam berbasis motor listrik sebagai solusi terhadap permasalahan efisiensi dan kapasitas produksi pada proses pencetakan pakan secara manual. Mesin dirancang menggunakan motor listrik berdaya 0,5 HP (373 Watt) sebagai penggerak utama, dengan sistem transmisi berupa pulley dan v-belt serta komponen pencetak berupa screw dan cetakan (die). Metodologi penelitian mencakup studi literatur, perancangan teknis, fabrikasi, dan uji performa mesin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin pencetak pakan berbasis motor listrik mampu menghasilkan rata-rata 12,67 kg/jam pakan ayam, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan mesin manual yang hanya menghasilkan sekitar 6,5 kg/jam. Selain peningkatan kapasitas produksi, penggunaan komponen lokal menjadikan mesin ini ekonomis dan mudah dirawat. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi tepat guna dengan penggerak motor listrik dapat mendukung kemandirian peternak skala kecil hingga menengah dalam produksi pakan ternak.
PENGARUH PERLAKUAN PANAS TERHADAP KEKUATAN TARIK BAJA ST 60 Muh. Syaifullah R; Muh. Yusuf; Jamaluddin; Fadhli Rahman
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 02 (2025): Volume 3, No 2, Oktober, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan dan inovasi dalam pengembangan material baru atau peningkatan material yang sudah ada. Sifat material umumnya diklasifikasikan menjadi sifat mekanik, sifat fisik, sifat kimiawi. Sifat mekanik secara umum ditentukan melalui pengujian destruktif (destructive test) dari sampel material pada kondisi pembebanan yang terkontrol. Dalam Penelitian ini, akan membandingkan pengaruh perlakuan panas terhadap kekuatan tarik dan mempelajari respon tegangan dan regangan terhadap Baja ST 60. Spesimen yang digunakan yaitu material poros baja dengan ukuran diameter 25,4 mm dengan perlakuan panas 800oC, 900oC, 1000 oC, 1100oC dan 1200oC. Hasil uji tarik rata-rata temperature 800oC memiliki nilai tertinggi dalam tingkat nilai kekuatan tarik yaitu 604,900 MPa, sedangkan 900oC memiliki kekuatan tarik rata rata 603,542 MPa, 1000oC dengan nilai 598,653 MPa, 1100oC yaitu dengan nilai 537,538 MPa, dan 1200oC dengan nilai 476,967 MPa. Sedangkan Hasil perhitungan regangan di peroleh hasil rata rata pada spesimen temperature 800 oC memiliki nilai regangan 25,64667, pada temperature 900oC nilai regangan meningkat dengan nilai 31,36, pada temperature 1000oC memiliki nilai tertinggi dari hasil regangan spesimen lainnya yaitu dengan nilai 32,80667, pada temperature 1100oC dan 1200oC mengalami penurunan nilai regangan yaitu 30,94 dan 31,26667.Berdasarkan percobaan dapat diartikan hasil uji tarik rata rata mengalami penurunan kekuatan tarik berdasarkan nilai suhu perlakuan panas. Untuk nilai persentase regangan pada temperature 1000 oC memiliki nilai dengan persentase tertinggi dengan nilai rata rata 32,80667. Sedangkan pada temperature 800 oC memiliki persentase nilai terendah yaitu dengan nilai 25,64667 Hal ini dapat disebabkan dari beberapa faktor yaitu faktor suhu/temperature pemanasan yang diberikan pada spesimen itu sendiri atau pada kondisi permukaan spesimen. Selain itu faktor yang dapat mempengaruhi nilai regangan yaitu dari struktur mikro material karena struktur butir, orientasi kristal, dan keberadaan fasa atau inklusi dalam material dapat mempengaruhi bagaimana material berdeformasi di bawah tegangan tarik. Material dengan struktur butir halus cenderung memiliki regangan yang lebih besar dibandingkan dengan material berbutir kasar.
RANCANG BANGUN ALAT SEDERHANA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR BERBASIS MIKROHIDRO Angga Triasari; Fadhli Rahman; Djupri Juma Pabeta
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 02 (2025): Volume 3, No 2, Oktober, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit listrik tenaga mikrohidro merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dan memiliki potensi sebagai alternatif pengganti bahan bakar fosil. Namun, tantangan utama di Indonesia terletak pada keterbatasan pemahaman masyarakat mengenai optimalisasi energi air. Sebagai langkah awal, dirancang sebuah prototipe pembangkit listrik mikrohidro yang berfungsi sebagai model penelitian. Penelitian ini berfokus pada analisis pengaruh debit air terhadap daya listrik yang dihasilkan. Dalam prosesnya, air dialirkan melalui pompa ke turbin, dengan debit, jenis turbin, dan generator menjadi variabel kunci yang memengaruhi hasil tegangan listrik. Desain prototipe disusun menggunakan aplikasi Solidworks dengan mengadopsi turbin tipe Cross Flow. Untuk meningkatkan kinerja, dilakukan optimalisasi pada alat dengan langsung menghubungkan antara runner turbin dan runner generator. Hasil pengukuran menggunakan alat ukur, dimana daya output turbin yang dihasilkan terhadap debit aliran air I, II, dan III berturut-turut adalah 1,86885216 watt, 1,88717424 watt, 1,92687208 watt. Sedangkan hasil output generator yang dipengaruhi debit aliran air I, II, dan III berturut-turut adalah 2,816 watt, 3,15 watt, dan 3,572 watt. Adapun putaran yang dihasilkan yaitu putaran turbin yang dipengaruhi oleh debit aliran air I, II, dan III berturut-turut adalah 103,53 rpm, 109,84 rpm, dan 112,62 rpm. Dan putaran generator terhadap debit aliran air I, II, dan III berturut-turut adalah 115,73 rpm, 118,92 rpm, dan 124,24 rpm. Prototype memiliki nilai efisiensi sebesar 83%.