cover
Contact Name
Darmulia
Contact Email
ajme@uim-makassar.ac.id
Phone
+6285299433474
Journal Mail Official
ajme@uim-makassar.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan KM 9 No. 29
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering
ISSN : 3026619X     EISSN : 30263506     DOI : -
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) merupakan jurnal yang menjawab tantangan keilmuan masa depan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tengah masyarakat, akademisi, pemerintah dan perusahaan untuk memperoleh informasi ilmiah, hasil penelitian ilmiah yang di hasilkan di bidang teknik mesin yang mencakup dalam jurnal ini khusunya dalam bidang Konversi Energi, Konstruksi, Metalurgi yang di terbitkan oleh Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar
Articles 112 Documents
ANALISIS CACAT SAMBUNGAN PENGELASAN SMAW 3G PADA PELAT BAJA ST 60 DENGAN VARIASI ARUS MENGGUNAKAN METODE NDT (NONDESTRUCTIVE TEST) ULTRASONIC TEST DAN PENETRAN TEST Muh Nur Hidayat; Saripuddin Muddin; Musrawati
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 02 (2024): Volume 2, No 2, Oktober, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelasan merupakan suatu proses penting di dalam dunia industri dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pertumbuhan industri, karena memegang peranan utama dalam rekayasa dan reparasi produksi logam. Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui variasi arus yang paling optimal pada pengelasan SMAW dan untuk mengetahui jenis cacat sambungan butt joint terhadap pengaruh besar variasi arus. Metode analisa data yang digunakan adalah menggunakan metode NDT(Non Destructive Test) tanpa merusak benda kerja yaitu ultrasonic test dan penetran test,data dari hasil pengujian dimasukkan sehingga diperoleh data yang bersifat deskripsi kuantitatif untuk menerjemahkan dalam bentuk deskripsi, hasil penilitian ditafsirkan dengan metode kualitatif.Hasil pengujian ultrasonic test dan penetran test menggunakan pelat baja ST 60 tebal 10 mm posisi pengelasan 3G pengelasan SMAW Arus 70 diidentifikasi 10 cacat dengan rata-rata tinggi cacat adalah 2,87 mm,rata-rata panjang cacat 14,02 mm dan rata-rata jenis cacat yang terjadi adalah lack of fusion dan slag inclusion, pada arus 90 diidentifikasi 6 cacat dengan rata-rata tinggi cacat 2,51 mm, rata-rata panjang cacat 10,83 mm kemungkinan cacat terjadi lack of fusion dan crack, pada arus 110 diidentifikasi 4 cacat dengan rata-rata tinggu cacat 1,25 mm, rata-rata panjang cacat6,5mm kemungkinan cacat terjadi crack dan slag inclusion.Sehingga dapat diartikan bahwa terjadi penurunan jumlah cacat dan ukuran cacat pada arus besar,ini disebabkan karena arus rendah tidak dapat melebur baik pada logam induk dan logam las sehingga banyak terjadi defect pada area pengelasan, maka arus 90 dan 110 arus yang baik digunakan untuk pengelasan SMAW menggunakan elektroda 3,2 mm.
PENGARUH PENAMBAHAN GAS OKSIHIDROGEN (HHO) TERHADAP UNJUK KERJA MOTOR BENSIN LAKONI FORZA 5.5 BERBAHAN BAKAR PERTALITE Muh Takdir Ilham; Suhardi Hafid; Djupri Juma Pabeta
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 02 (2024): Volume 2, No 2, Oktober, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada berbagai macam cara yang dapat dilakukan bagi pengguna Motor Bensin untuk menyiasati kenaikan hargaBBM diantaranya adalah pemanfaatan gas oksihidrogen (HHO) yang dapat diperoleh dengan cara melakukan elektrolisa Air (H2O) sebagai suplemen BBM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gas Oksihidrogen terhadap Unjuk kerja Mesin menggunakan bahan bakar Pertalite sebagai bahan bakar utama. Sebuah generator HHO sederhana dibuat dan mampu menghasilkan gas HHO. Perhitungan prestasi mesin diperoleh berdasarkan pengukuran data hasil eksperimen pada alat uji prestasi mesin (lakoni vorza 5.5) di Laboratorium. Pada Pengujian standar, dimana digunakan bahan bakar Pertalite tanpa suplemen gas HHO pada putaran 2400 RPM pada mesin uji menghabiskan bahan bakar sebesar 8 ml dengan durasi waktu yang dibutuhkan 57,32 detik, konsumsi bahan bakar per jamnnya adalah sebesar 500,4ml. Pada pengujian selanjutnya dengan penambahan gas HHO yang diperoleh ddari generator HHO dengan konsumsi daya aki adalah sebesar 12 volt pada putaran 2400 RPM dengan menghabiskan bahan bakar 8 ml dengan durasi waktu yang dibutuhkan 58,01 detik, konsumsi bahan bakar per jamnya dengan penambahan gas HHO adalah sebesar493,2 ml. disimpulkan bahwa dengan penambahan gas HHO yang diperoleh dari proses elektrolisis dapat meminimalisir penggunaan bahan bakar pertalite sebesar 2%.
ANALISIS PENGARUH VARIASI PERLAKUAN PANAS TERHADAP NILAI KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA ST 60 Edi; Muh Iqbal; Musrawati; Jamaluddin
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 02 (2024): Volume 2, No 2, Oktober, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi perlakuan panas terhadap nilai kekerasan baja ST 60 dan struktur mikro pada baja ST 60. Lokasi Penelitian dilakukan di Laboratorium Jurusan Teknik Mesin Universitas Muslim Indonesia. Jln. Urip Sumuharjo Km. 05, Panaikang, Kec.Panakukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah Proses perlakuan panas dapat mempengaruhi nilai kekerasan dan struktur mikro baja ST 60. Nilai kekerasan tertinggi didapatkan pada temperatur 1000?C dengan waktu tahan 30 menit dan oli sebagai media pendingin dengan nilai kekerasan sebesar 53,764 HRA. Nilai kekerasan terendah didapatkan pada temperatur 800?C dengan waktu tahan 30 menit dan oli sebagai media pendingin dengan nilai kekerasan sebesar 53,588 HRA sedangkan Nilai kekerasan awal spesimen uji tanpa perlakuan panas sebesar 52,235 HRA dan nilai kekerasan mengalamani peningkatan pada specimen yang diberikan perlakuan panas. Pada pengamatan struktur mikro tiap-tiap spesimen hasil quenching menggunakan media pendingin oli, terdapat perbedaan struktur penyusunan partikel-partikelnya, dimana dengan metode quenching menggunakan media oli akan mengakibatkan perbedaan kerapatan ikatan antara partikel yang akan mempengaruhi nilai kekerasan dan foto struktur mikro. Hal itu dapat dilihat dari masing -masing gambar hasil pengamatan metallography dengan nilai kekerasan tertinggi pada temperature 1000?C yaitu 53,764 HRA dengan struktur mikro yang dihasilkan yaitu fasa martensit.
PEMBUATAN ALAT UJI POMPA SENTRIFUGAL SERI PARALEL Jamaluddin; Syahrir Habiba; Eliseu Correia; Zulkifli
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa adalah alat yang digunakan untuk mangalirkan fluida melalui pipa. Alat uji pompa sentrifugal dibuat untuk melihat karakteristik dari pompa sentrifugal dengan sistem seri dan paralel. Parameter yang diambil dari percobaan terdiri dari : tekanan pada pompa, debit, kecepatan aliran, head, daya input, daya output dan efisiensi pompa. Hasil dari percobaan pada penelitian pompa sentrifugal dengan sistem seri bukaan katup 90? didapatkan nilai efisiensinya sebesar 98,94 % dengan nilai kapasitas 0,0000783 m³/s Sedangkan pada sistem paralel didapatkan nilai efisiensinya sebesar 98,75 % dengan nilai kapasitas 0,000139 m³/s. Sehingga dari hasil perhitungan performansi pompa baik dari efisiensi serta kapasitas aliran yang diperoleh nilai menujukan performa pompa siap digunakan sebagai alat praktik pada laboratorium.
PERANCANGAN ALAT UJI FLUIDA UDARA BERBASIS LABORATORIUM Darmulia; Muhammad Syafrun; Syakir; Sahrullah
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu yang menentukan proses pembelajaran pada perkuliahan khususnya di Jurusan Teknik Mesin Universitas Islam Makassar adalah kelengkapan sarana dan prasarana, dimana kedua hal tersebut adalah salah satu faktor untuk mendukung proses pembelajaran ataupun penelitian selama masa perkuliahan. Saat ini di Jurusan Teknik Mesin Universitas Islam Makassar, terdapat beberapa praktikum yang mendukung terlaksananya kegiatan perkuliahan, salah satunya praktikum Mekanika Fluida. Pada Perancangan Mekanika Fluida di Jurusan Teknik Mesin Universitas Islam Makassar, terdapat beberapa mesin fluida yang digunakan untuk penelitian ataupun pengujian untuk mengetahui prinsip kerja dari beberapa mesin fluida, seperti turbin air. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan metode observasi dan studi literatur. Hasil dari perancangan alat uji fluida udara yang mengunakan blower sebagai alat unuk mengalirkan udara ke pipa, yang di gunakan untuk mengetahui kecepatan pada udara. Setelah di lakukan perancangan alat dan proses perakitan alat uji fluida udara berbasis laboratorium. Maka selanjutnya akan di lakukan proses pengujian alat yang sudah di buat sebelumnya guna untuk mengetahui kinerja alat tersebut apakah sudah sesuai dengan konsep perancangan yang telah di susun ataukah masih terdapat kekurangan atau tidak sesuaihasil pembahasan penelitian dalam skripsi ini, penulis memperoleh kesimpulan mengenai perancangan alat uji fluida udara berbasis laboratorium Dari hasil penelitian yang kami lakukan mengenai prancangan alat uji fluida udara berbasis laboratorium bahwa dapat di simpulkam bahwa udara yang di hasilkan blower yang mengalir ke pipa yaitu 15,0 m/s dengan daya tekanan 220 volt, dengan temperatur udara 28°c Hasil pengujian alat dapat dismpulkan bahwa alat ini bekerja dengan baik berdasarkan percobaan yang kami lakukan di laboratorium teknik universitas islam makassar
MODUL PRAKTIKUM INSTRUMENTASI DAN PENGUKURAN BESARAN LISTRIK Sriwati; Muhammad Khaidir; Risaldi
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada laboratorium teknik elektro tidak memiliki modul praktikum instrumentasi dan pengukuran besaran listrik yang menyebabkan mahasiswa tidak dapat memahami dengan baik tentang pengukuran besaran listrik dan pada saat yang bersamaan pemahaman pada pengukuran besaran listrik merupakan salah satu item yang harus di capai sebagai lulusan teknik elektro Universitas Islam Makassar. Karena itu dibuat modul praktikum instrumentasi dan pengukuran besaran listrik dengan tujuan Merancang dan membuat papan bidang kerja untuk modul praktikum instrumentasi dan pengukuran besaran listrik dan Membuat buku panduan praktikum instrumentasi dan pengukuran besaran listrik. Dengan adanya modul ini mahasiswa dapat memahami dasar-dasar tentang kelistrikan dan bagaimana cara menggunakan alat ukur listrik pada rumah tinggal sesuai dengan standard SNI dan PUIL 2000. Dengan adanya modul ini mahasiswa juga dapat memahami meteri pembelajaran dengan baik karena sudah tersedia di laboratorium dan dapat mempraktekkan/mengimplementasikannya secara langsung.
MODIFIKASI ALAT UJI MOLDING PRESS PRODUK EDIBLE FILM Saripuddin Muddin; Jamaluddin; Muhammad Asri
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edible film adalah bahan pengemas produk pangan yang bersifat biodegradble. Perkembangan baru pembuatan edible film mengarah pada sumber biopolimer yang dapat diperbaharui.. kebutuhan pada alat uji molding press produk edible film sangat berperan penting bagi industri makanan dan minuman kshusunya dalam pembuatan plastik ramah lingkungan oleh karena itu kebutuhan alat uji molding press perlu diperhatikan dan dikembangkan secara baik.Dalam penelitian ini untuk mengembangakn alat compression molding produk edible film dan mengetahui perbandingan hasil pengujian spesimen edile film berdasarkan standar karakteristik edible film. Adapun metode penelitian pertama-tama observasi untuk mecari informasi dan data berkaitan dengan alat compression molding. Selanjutnya studi literature adalah untuk mendapatkan referensi dan teori pendukung yang dapat digunakan untuk menyeselesaikan masalah. Setelah itu data diperoleh dilakukan tahap modifikasi alat dan pengujian hasil.Hasil yang diperoleh pada modifikasi alat uji molding press produk edible film yaitu penambahan motor listrik sebagai penekan, pengaturan suhu otomatis dan pemanas molding press yang lebih stabil. Dilakukan perhitungan analisa kekuatan struktur rangka safety factory,simulasi Displscment dan simulasi stress. pada perhitungan torsi motor mendapatkan hasil 4.435 Nm, mendapatkan hasil pengujian tarik edible film 1,0562 Mpa, pengujian elongasi mendapatkan 8, 11% dan ketebalan 0.14 Mm dengan tekanan yang diberikan 20 Psi dengan suhu 120 ?C selama 30 menit
ANALISIS EFISIENSI BOILER MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR CANGKANG SAWIT DAN BATUBARA Fadhli Rahman; Suhardi Hafid; Jamaluddin; Muh Shulhan Priyatno; Irfan Jabir
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biomassa sebagai bahan bakar alternatif yang idealnya berasal dari energi yang bisa di perbarui salah satunya limbah kelapa sawit. Limbah yang dimaksud adalah cangkang kelapa sawit sebagai bahan bakar boiler ialah media cangkang dari kelapa sawit itu sendiri. Maka dari itu cangkang sawit dapat digunakan sebagai bahan bakar boiler, untuk meminimalisir penggunaan energi fosil.Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif, sebagaimana tujuan dari penelitian kuantitaif adalah untuk mengembangkan model matematis dengan cara melakukan pengukuran. Dalam penelitian ini banyak dilakukan pengukuran dan pengambilan data dan diolah sesuai model matematis. Cangkang Sawit 512?C - 32?C 480?C Batubara 512?-34?C 478?C Jadi diperlukan 420.003 Kj/Kg energi panas untuk meningkatkan suhu 416,67 Kg/jam cangkang sawit dari suhu 32?C ke suhu 512?C batubara memerlukan energi panas yang cukup besar untuk sampai ke suhu 512 ?C, dengan perubahan suhu sebesar 478 ?C. Dimana boiler dengan nilai efisiensi yang tinggi dihasilkan oleh boiler dengan jenis bahan bakar batubara dengan nilai efisiensi 88,7%. Batubara memerlukan jumlah energi panas yang besar untuk menaikkan suhu boiler dari 34?C ke suhu 512?C, dengan jumlah kebutuhan energi panas 2.489.543 Kj/Kg dengan kalori yang dihasilkan sebesar 595.000.777 Kcal/kg. HHV dan LHV tertinggi dihasilkan dari uji coba perbandingan panas boiler, HHV yang dihasilkan dari bahan bakar batubara sebesar 223.067,824 Kj/Kg dengan LHV sebesar 221.937,789 Kj/Kg
ANALISIS UNJUK KERJA SISTEM PENDINGIN MENGGUNAKAN FREON R-404a DENGAN VARIASI PUTARAN KIPAS PENDINGIN KONDENSOR Syahrir Habiba; Fadhli Rahman; Abd Rahman; Wahyu Arisandi
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin pendingin pada saat ini semakin banyak dimanfaatkan sesuai kemajuan teknologi seiring dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat. Penggunaan yang umum adalah untuk mengawetkan makanan pada suhu kamar minus derajat celcius sesuai kebutuhan. Untuk mendapatkan suhu udara yang sesuai dengan yang diinginkan banyak alternatif yang dapat diterapkan, diantaranya adalah dengan menaikkan koefisien sehingga akan diperoleh harga koefisien prestasi yang lebih besar. Dalam sistem pendingin, yang paling sederhana umumnya memiliki komponen utama, yaitu kompresor, kondensor, katup ekspansi dan evaporator.Penelitian ini menggunakan Coldroom 3 pk, dengan variasi putaran kipas pendingin kondensor posisi Low (750rpm), Medium (1500 rpm), dan High (3000rpm). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh kerja kompresor mengalami penurunan, dari 0,7 kJ/s (posisi Low) ke 0,44 kJ/s (posisi High). Nilai laju aliran kalor kondensasi mengalami penurunan, dari 1,8 kJ/s (posisi Low) ke 1,2 kJ/s (posisi High). Nilai laju aliran kalor evaporasi juga mengalami penurunan, dari 1,1 kJ/s (posisi Low) ke 0,7 kJ/s (posisi High). Sedangkan COP aktual dan COP ideal meningkat, COP aktual dari 1,5 (posisi Low) ke 1,7 (posisi High), dan COP ideal dari 4,5 (posisi Low) ke 4,6 (posisi High). Nilai efisiensi juga meningkat, dari 33,5% (posisi Low) ke 38,4 % (posisi High).
ANALISA PENGARUH VARIASI TEGANGAN PENGELASAN TITIK TERHADAP KEKUATAN TEKUK DAN STRUKTUR MIKRO PADA PLAT STAINLESS STEEL AISI 4140 Djupri Juma Pabeta; Darmulia; Ummu Aisyah ITP; Andi Muh. Fuad
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi tegangan pengelasan titik terhadap kekuatan tekuk dan struktur mikro pada plat stainless stell AISI 4140. Penelitian dilakukan di 3 lokasi, yaitu Akademi Teknik Industri Makassar, Balai Latihan Kerja Makassar, dan Universitas Muslim Indonesia. Metode pengelasan yang dilakukan adalah las titik pada 2 buah plat yang disusun overlap dengan menggunakan tegangan 1,70, 2,02, dan 2,34 volt. Spesimen yang dibuat adalah 4 buah pada masing-masing tegangan sehingga total spesimen yang dibuat adalah 12 buah spesimen. Dimana 9 spesimen digunakan untuk uji tekuk dan 3 spesimen untuk uji struktur mikro. Uji tekuk menggunakan mesin uji tekuk UTM (universal Testing Machine) dengan komputer pengendali. Dan uji struktur mikro menggunakan metode SEM (Scanning Electron Microscopy).Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin besar tegangan yang diaplikasikan dalam pengelasan titik maka besar tegangan tekuknya akan semakin kecil, dimana pada tegangan 1,70 volt, tegangan bending yang dihasilakan adalah sebesar 5.209,24 Mpa. Pada 2,02 volt, dihasilkan tegangan bending sebesar 4.637,42 Mpa. Dan pada tegangan 2,34 volt, dihasilkan tegangan bending sebesar 4.278,10 Mpa. Dan retakan dalam pengamatan mikroskopis pun semakin besar, dimana pada tegangan 1,70 volt, jarak retakannya adalah sebesar 579 nm. Pada tegangan 2,02 volt, jarak retakannya adalah sebesar 2.953,33 nm. Dan pada tegangan 2,34 volt, jarak retakannya adalah sebesar 7.526,67 nm.

Page 9 of 12 | Total Record : 112