cover
Contact Name
Bayu Adrian Ashad
Contact Email
bayuadrianashad@gmail.com
Phone
+6285329101111
Journal Mail Official
jbima.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Bumi Pallangga Mas 2 Blok F10, Kec. Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JBIMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30900662     DOI : https://doi.org/10.64109/njektd87
JBIMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat adalah jurnal nasional yang mengumpulkan hasil dari kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan penerapan berbagai bidang Multidisiplin Ilmu, pendidikan, Hukum, Ekonomi, Humaniora, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, dan Rekayasa.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 66 Documents
Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Penanganan Awal Kegawatdaruratan Kebidanan Sebelum Rujukan Cyntia Hemas Febrina Putri; Ainun Ganisia; Miftahul Khairoh; Arkha Rosyaria Badrus
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/5hf3ce19

Abstract

Penanganan kegawatdaruratan kebidanan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan fasilitas kesehatan, tetapi juga oleh kemampuan keluarga dan kader kesehatan dalam memberikan pertolongan awal sebelum rujukan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun dalam mengenali tanda bahaya maternal, melakukan stabilisasi awal, dan mengaktifkan rujukan secara cepat. Metode yang digunakan berupa edukasi interaktif, seminar mini, coaching clinic, simulasi kasus, serta pendampingan penyusunan alur rujukan mandiri. Peserta kegiatan terdiri atas 45 kader kesehatan dan pengurus PKK dengan keterlibatan tiga dosen dan dua mahasiswa. Evaluasi dilakukan melalui pretest-posttest, observasi keterampilan, serta simulasi respons rujukan. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kehadiran peserta mencapai 100% dan terjadi peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 45,0 menjadi 88,5. Secara psikomotor, peserta mampu melakukan pemosisian baring miring kiri, langkah awal penanganan perdarahan, serta komunikasi rujukan secara lebih tepat. Program juga menghasilkan modul pelatihan, kartu kontak darurat, dan penguatan koordinasi siaga di tingkat RW dengan waktu respons simulasi rujukan mandiri kurang dari 15 menit. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas masyarakat berbasis pelatihan dan simulasi dapat meningkatkan kesiapsiagaan maternal pada fase pra-rujukan. Dengan demikian, model pengabdian ini berpotensi direplikasi sebagai strategi penguatan ketahanan kesehatan keluarga dan komunitas di wilayah urban
Penguatan Sistem Rujukan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal pada kondisi Bencana Cyntia Hemas Febrina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/e2xe0s48

Abstract

Sistem rujukan maternal dan neonatal di wilayah rawan bencana menghadapi kendala infrastruktur dan koordinasi yang berisiko meningkatkan Maternal Mortality Ratio (MMR) serta Neonatal Mortality Ratio (NMR). Pengabdian ini bertujuan menguatkan sistem rujukan di tiga wilayah rawan bencana di Jawa Timur (Sidoarjo, Banyuwangi, dan Jember) melalui intervensi protokol berbasis komunitas dan optimalisasi teknologi digital sederhana. Pengabdian ini menggunakan desain survei operasional dan intervensi pada 150 kasus (75 maternal dan 75 neonatal) yang disertai pelatihan hybrid PONED/PONEK bagi 50 tenaga Kesehatan Intervensi berhasil menurunkan durasi rujukan secara signifikan dari 4 jam menjadi 2,8 jam (penurunan 30%). Analisis data mengonfirmasi penurunan MMR sebesar 25% (dari 250 menjadi 189 per 100.000 KH) dan NMR sebesar 18% (dari 20 menjadi 16 per 1.000 KH). Selain itu, kepatuhan terhadap pedoman rujukan meningkat dari 65% menjadi 95%. Pemanfaatan teknologi digital yang adaptif serta penguatan protokol rujukan berbasis komunitas terbukti efektif menurunkan angka kematian ibu dan bayi di wilayah terdampak bencana meskipun dalam kondisi keterbatasan sumber daya.
Penguatan Peran Bidan dalam Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi Saat Bencana Cyntia Hemas Febrina Putri; Miftahul Khairoh; Arkha Rosyaria Badrus
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/jkqv4s56

Abstract

Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun merupakan wilayah rawan banjir akibat luapan Bengawan Madiun. Kondisi ini dapat menghambat akses pelayanan kesehatan ibu dan bayi, terutama saat terjadi kegawatdaruratan maternal-neonatal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat peran bidan dalam kesiapsiagaan dan respons kegawatdaruratan ibu serta bayi pada situasi bencana. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui koordinasi dengan kelurahan dan puskesmas, pelatihan disaster midwifery berbasis simulasi, pemetaan ibu hamil berisiko, standarisasi Maternal-Neonatal Disaster Kit, penyusunan modul saku, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan meliputi bidan kelurahan, bidan praktik mandiri, kader, perangkat kelurahan, puskesmas, dan mahasiswa pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan teknis bidan dalam penanganan perdarahan postpartum dan asfiksia neonatal sebesar 75% dibandingkan kondisi awal. Program juga menghasilkan peta mitigasi yang mengidentifikasi 12 ibu hamil risiko tinggi di zona merah banjir, mempercepat respons rujukan darurat jalur air sebesar 15 menit, serta memperkuat koordinasi lintas sektor melalui rancangan SOP rujukan maternal-neonatal. Partisipasi masyarakat tampak melalui penyediaan data ibu hamil, pendampingan kader, dan keterlibatan dalam simulasi evakuasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas bidan yang dipadukan dengan pemetaan kelompok rentan, kesiapan logistik, dan kolaborasi lokal dapat meningkatkan kesiapsiagaan komunitas di wilayah rawan banjir. Model ini dapat menjadi alternatif kegiatan pengabdian berbasis kebutuhan lokal dan berpotensi direplikasi pada wilayah rawan banjir lainnya.
Pemberdayaan Membatik dan Mitigasi Darurat bagi Siswa Disabilitas AORA Elga Ceisaria Andani; Ainun Ganisia; Rakhmalia Imeldawati; Nurul Fathiyyah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/ts9tth30

Abstract

Lembaga Kursus dan Pelatihan Aora Wistara Surabaya merupakan lembaga yang memberikan pelatihan keterampilan bagi peserta didik disabilitas, khususnya melalui aktivitas membatik sebagai bekal kemandirian. Di sisi lain, kelompok ini masih menghadapi keterbatasan literasi kegawatdaruratan dan mitigasi bencana, padahal mereka termasuk kelompok rentan yang membutuhkan media edukasi yang mudah dipahami, visual, dan berulang. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang mengintegrasikan pemberdayaan keterampilan membatik dengan edukasi mitigasi kegawatdaruratan bagi peserta didik disabilitas di LKP Aora Wistara. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan pemetaan kebutuhan peserta, edukasi kegawatdaruratan melalui aplikasi digital dan media visual sederhana, pelatihan serta simulasi mitigasi inklusif, pendampingan membatik bertema motif resiliensi, serta evaluasi melalui pre-post test sederhana dan demonstrasi mandiri. Seluruh rangkaian kegiatan didokumentasikan melalui catatan lapangan, foto sesi edukasi, simulasi, proses membatik, dan hasil karya peserta sebagai bagian dari pelaksanaan program. Kegiatan melibatkan 30 peserta didik, staf pendamping, empat dosen, dan dua mahasiswa. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam mengenali tanda bahaya, langkah awal saat keadaan darurat, dan cara meminta pertolongan; media digital membantu pengulangan materi; sedangkan kegiatan membatik memperkuat ekspresi diri, ketenangan, dan internalisasi pesan keselamatan. Program ini memperlihatkan bahwa model Inclusive Emergency-Creative Hub dapat menjadi pendekatan efektif untuk menghubungkan kemandirian vokasional, literasi kesehatan, dan resiliensi komunitas secara inklusif.
Kolaborasi Internasional Edukasi Kesehatan Pesisir di Mangrove Wonorejo Cyntia Hemas Febrina; Ainun Ganisia; Rakhmalia Imeldawati; Nurul Fathiyyah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/ma14s148

Abstract

Penguatan kesehatan masyarakat pesisir memerlukan pendekatan partisipatif, kontekstual, dan lintas budaya, khususnya di kawasan ekowisata yang menghadapi persoalan sanitasi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), penyakit berbasis lingkungan, serta keterbatasan akses informasi kesehatan. Artikel ini mendeskripsikan dan mengevaluasi kegiatan pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi internasional antara Universitas Dr. Soetomo dan Universiti Sultan Zainal Abidin di Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya. Model yang digunakan adalah edukasi kesehatan pesisir berbasis community health engagement transnasional, yang mengintegrasikan analisis situasi lokal, penyelarasan materi lintas institusi, edukasi partisipatif, diskusi kelompok kecil (FGD), serta refleksi dan evaluasi pascakegiatan. Data diperoleh dari proposal, laporan akhir, laporan implementasi, lembar evaluasi, dan dokumentasi lapangan. Kegiatan meliputi analisis situasi, koordinasi antar institusi, pre-test, edukasi partisipatif terkait PHBS, sanitasi, pencegahan penyakit berbasis lingkungan, dan kesehatan ibu-anak, dilanjutkan diskusi kelompok kecil, cross-sharing metode, post-test, serta refleksi. Hasil menunjukkan seluruh tahapan program terlaksana dengan tingkat keterlaksanaan 100%. Dokumentasi menunjukkan adanya penyuluhan kelompok, diskusi keluarga, serta edukasi interpersonal menggunakan leaflet. Evaluasi pascakegiatan mengindikasikan peningkatan pemahaman peserta terkait PHBS, sanitasi lingkungan, pencegahan penyakit, serta kesehatan ibu dan anak, meskipun data kuantitatif pre-test dan post-test belum terdokumentasi lengkap. Program ini juga menghasilkan pertukaran praktik baik antara pendekatan humanis UNITOMO dan pendekatan berbasis lapangan UniSZA, sekaligus memperkuat kompetensi komunikasi klinis, sensitivitas budaya, dan wawasan global mahasiswa. Kolaborasi ini berpotensi menjadi model penguatan literasi kesehatan komunitas pesisir.
Program Promosi Kesehatan dalam Pencegahan Penyakit Menular ISPA pada Siswa SDN Botoramba 1 Rismanudin Rismanudin; Ardin Saputra Zega; Wiwi Hidayanti; Kurnianti Latif Patiku; Salmawati; Ruri Amriani; A.Rina Mutyarah; Oliv Victor Lawalata; Ledy Meylan Dendeng; Ratna Puspita Sari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/hqnby914

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi masalah kesehatan yang sering dialami anak usia sekolah dan berpotensi menghambat kondisi kesehatan maupun aktivitas belajar. Di SDN Botoramba 1 ditemukan bahwa pemahaman siswa terkait penyebab, tanda dan gejala, cara penularan, serta langkah pencegahan ISPA masih terbatas. Selain itu, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah juga belum berjalan secara maksimal. Secara konseptual, promosi kesehatan merupakan proses pemberdayaan melalui edukasi yang bertujuan menambah pengetahuan, membangun sikap positif, dan mendorong terbentuknya perilaku sehat. Pendekatan ini dinilai tepat karena menitikberatkan pada pencegahan serta keterlibatan aktif peserta. Berbagai kegiatan sebelumnya membuktikan bahwa pendidikan kesehatan di sekolah dapat meningkatkan wawasan siswa mengenai kebersihan diri dan pencegahan penyakit menular. Namun, banyak program masih berpusat pada ceramah tanpa praktik langsung maupun penilaian perubahan perilaku. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan ini dilaksanakan melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi cuci tangan, etika batuk, penggunaan masker, penyediaan media edukasi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Program dilaksanakan secara terstruktur dengan melibatkan siswa dan guru sebagai mitra. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kategori baik dari 23,1% menjadi 74,4% serta perbaikan perilaku sehat siswa. Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kebiasaan hidup bersih sejak dini, menekan risiko penularan ISPA, dan menciptakan suasana belajar yang sehat.  
Mitigasi Bencana Alam melalui Pendekatan STEAM Berbasis Geosains Inovatif di Negeri Tawiri Ambon Matheus Souisa Souisa; Pieldrie Nanlohy; Sisca M. Sapulete; Alexander Y Elake; Ruth Meisye Kaloari; Fredrik Manuhutu; Annamaintin K Lebang; Rosalina Salhuteru
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/6t3spp02

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam aktivitas pemasaran, termasuk pada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Salah satu bentuk perubahan tersebut adalah penerapan strategi marketing digital sebagai transformasi dari pemasaran konvensional menuju pemasaran berbasis teknologi. UMKM Krutuk Keritik sebagai produsen makanan ringan lokal menghadapi tantangan dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan apabila hanya mengandalkan promosi tradisional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak strategi marketing digital sebagai bentuk transformasi pemasaran terhadap peningkatan penjualan Krutuk Keritik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan pengamatan terhadap praktik pemasaran digital yang diterapkan oleh pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi marketing digital memberikan dampak positif terhadap peningkatan volume penjualan, perluasan jangkauan pasar, serta peningkatan interaksi dan loyalitas pelanggan. Konsistensi konten promosi, pemanfaatan fitur iklan berbayar, dan responsivitas terhadap konsumen menjadi faktor pendukung utama keberhasilan strategi tersebut. Dengan demikian, marketing digital sebagai transformasi pemasaran terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing dan kinerja penjualan UMKM Krutuk Keritik di era ekonomi digital.
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Musholla Nurul Huda Sebagai Upaya Meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Umat Sabrang Gilang Gemilang Gemilang; Lalu Ahmad Ramadani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/pz5cjf08

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menambah kemampuan pengurus dan masyarakat di sekitar Musholla Nurul Huda Kelurahan Pancor Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur dalam membuat laporan keuangan yang teratur, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah masih lemahnya tata administrasi dokumen keuangan, serta belum adanya laporan keuangan musholla yang baik . Kondisi tersebut berisiko mengurangi transparansi dalam pengelolaan dana umat dan mempengaruhi tingkat kepercayaan jamaah dan donatur. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pelatihan dan bimbingan dalam penyusunan laporan keuangan sederhana yang sesuai dengan kebutuhan pengelolaan keuangan musholla. Kegiatan ini dilaksanakan pada 12-13 Januari 2026, melibatkan masyarakat dan pengelola keuangan Musholla Nurul Huda sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memahami tata administrasi keuangan, pencatatan uang masuk dan uang keluar, serta penyusunan laporan keuangan yang lebih rapi dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong peningkatan transparansi pengelolaan dana musholla sehingga dapat mengurangi prasangka negatif masyarakat terhadap pengurus. Pelatihan penyusunan laporan keuangan ini berkontribusi dalam memperkuat tata kelola keuangan lembaga keagamaan berbasis masyarakat secara lebih baik, terbuka, dan memiliki akuntabilitas.
Pendampingan Penerapan Otomatisasi Bill of Material untuk Efisiensi Kerja UMKM Furniture di Karangjati Tri Susetyo Andadari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/v16p5596

Abstract

Pelaku UMKM furniture di Karangjati masih mengandalkan sistem manual dalam menjalankan kegiatan usahanya, terutama pada proses perencanaan material dan pelaksanaan produksi. Dalam praktiknya, mitra juga masih bergantung pada pihak eksternal untuk menyediakan gambar visual sebagai acuan kerja ketika menerima pesanan. Kondisi tersebut menyebabkan proses perhitungan kebutuhan material menjadi kurang efisien dan berpotensi menimbulkan kesalahan estimasi bahan serta pemborosan material. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja mitra melalui pendampingan pembuatan otomatisasi Bill of Material (BOM) sebagai alat bantu perencanaan material dalam proses produksi furniture. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, penyadaran terhadap permasalahan perencanaan produksi, pelatihan penggunaan sistem otomatisasi BOM berbasis spreadsheet, serta konsultasi dan pendampingan implementasi sistem pada proses produksi nyata. Hasil kegiatan berupa sebuah sistem otomatisasi BOM yang bisa diterapkan dalam proses perencanaan produksi dan mampu meningkatkan efisiensi proses perhitungan kebutuhan material, mengurangi potensi kesalahan estimasi bahan, serta mempercepat proses persiapan produksi. Berdasarkan evaluasi akhir, kegiatan pendampingan telah mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalam menggunakan teknologi sederhana untuk mendukung manajemen produksi, dibandingkan sebelum pendampingan. Dengan demikian, penerapan sistem otomatisasi Bill of Material yang sederhana dan mudah digunakan dapat menjadi solusi praktis untuk meningkatkan efisiensi kerja dan kapasitas manajemen produksi pada UMKM furniture.
Penguatan Pengetahuan Epidemiologi Tuberkulosis Berbasis Komunitas bagi Mahasiswa D3 Keperawatan Biak Febry Istyanto; Sophian Aswar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/tsz6nz46

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi di Papua. Mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung program eliminasi TBC, namun literasi epidemiologi mereka masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman epidemiologi TBC melalui edukasi interaktif kepada mahasiswa D3 Keperawatan Biak. Program melibatkan 60 mahasiswa dengan tahapan persiapan, pemberian materi, diskusi kelompok, simulasi analisis data, serta praktik lapangan sederhana. Dokumentasi kegiatan menunjukkan antusiasme peserta dalam mengikuti setiap sesi. Evaluasi sederhana melalui pre-test dan post-test memperlihatkan adanya peningkatan pengetahuan mahasiswa setelah kegiatan. Hasil ini menegaskan bahwa edukasi epidemiologi TBC efektif dalam memperkuat literasi mahasiswa, sekaligus menumbuhkan kesadaran kritis tentang pentingnya epidemiologi dalam praktik keperawatan berbasis bukti. Kegiatan ini diharapkan berdampak pada kesiapan mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mendukung eliminasi TBC di Papua.