cover
Contact Name
Bayu Adrian Ashad
Contact Email
bayuadrianashad@gmail.com
Phone
+6285329101111
Journal Mail Official
jbima.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Bumi Pallangga Mas 2 Blok F10, Kec. Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JBIMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30900662     DOI : https://doi.org/10.64109/njektd87
JBIMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat adalah jurnal nasional yang mengumpulkan hasil dari kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan penerapan berbagai bidang Multidisiplin Ilmu, pendidikan, Hukum, Ekonomi, Humaniora, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, dan Rekayasa.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 45 Documents
Implementasi Inovasi Trichokompos untuk Meningkatkan Kesehatan Tanah dan Produktivitas Pertanian Berkelanjutan di Desa Basseang Basri Basri; Meliani Meliani; Aida Trihapsari Ismail; Muhammad Iqbal; Muhammad Irfan; Ahmad Norman; Resky Andreansyah; Cennawati Cennawati; Suharman Suharman; Hikmahwati Hikmahwati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/4ttwp327

Abstract

Pertanian adalah salah satu sektor kunci yang memainkan peran vital dalam memperkuat ketahanan pangan yabg mulai menghadapi beragam tantangan yang semakin rumit, seperti merusak unsur kesuburan tanah, dan rendahnya prtoduksi pertanian, sehungga diperlukan teknologi yang sesuai menggunakan mikroorganisme lokal yang ramah lingkungan, seperti Trichoderma sp. untuk menhasilkan produk yang dapat meningkatkan produksi.  Desa Basseang sebagai wujud dedikasi mahasiswa kepada masyarakat dengan konsentrasi pada penerapan teknologi tepat guna dalam sektor pertanian berkelanjutan. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah pertanian agar dapat menjadi produk yang berguna seperti Trichokompos, salah satunya melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan Trichokompos yang menggunakan mikroorganisme dari Trichoderma sp. yang berfungsi sebagai agen hayati dekomposer yang dapat mempercepat proses pengomposan serta meningkatkan unsur hara dalam pupuk organik. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan pentingnya Trichoderma didalam peningkatan produktivitas tanaman dan kandungan unsur hara pada limbah pertanian, pelatihan perbanyakan Trichoderma menggunakan media beras, pelatihan pembuatan trichokompos, dan pelatihan cara pemupukan. Pelatihan ini berhasil meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat terkait pentingnya pertanian yang ramah lingkungan, tingginya manfaatan dan kandungan limbah pertanian, perananan Trichoderma bagi pertanian dan juga menumbuhkan kemandirian dalam produksi pupuk organik. Bagi mahasiswa, aktivitas ini menjadi medium untuk menerapkan ilmu dalam bidang pertanian, mikrobiologi, pertanian organik serta pemberdayaan masyarakat secara praktis di lapangan. Sasaran akhir kegiatan ini adalah dimanfaatkannya limbah pertanian menjadi pupuk organik sehingga struktur tanah menjadi lebih baik, peningkatan produksi hingga terwujud pertanian organik yang berkelanjutan.
Peningkatan Literasi Ilmiah Guru Melalui Pelatihan Menulis Berbasis Digital di SDIT Wahdah Islamiyah 01 Makassar Nia Kurniati; Andi Puspitasari; Mardiyyah Hasnawi; Syahrul Mubarak Abdullah; Tasrif Hasanuddin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/zqvjn761

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang berjudul Transformasi Literasi Ilmiah bagi Guru di SDIT Wahdah Islamiyah 01 Makassar melalui Pelatihan Menulis Berbasis Teknologi Digital dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi guru dalam literasi ilmiah dan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran. Perkembangan teknologi menuntut guru tidak hanya mampu menulis secara ilmiah, tetapi juga memahami dan memanfaatkan berbagai platform digital yang menunjang proses penulisan, kolaborasi, serta pengelolaan dokumen. Namun, sebagian guru masih memiliki keterbatasan dalam penggunaan Google Tools seperti Google Docs, Google Scholar, Google Drive, dan Google Classroom, sehingga proses pembelajaran dan administrasi belum berjalan secara optimal. Pelatihan ini dirancang dengan metode observasi, wawancara, studi pustaka, pelatihan teknis, pendampingan langsung, serta evaluasi melalui penyebaran kuesioner. Materi pelatihan mencakup teknik penulisan ilmiah, pengolahan dokumen digital, pencarian referensi ilmiah, penyimpanan dan berbagi dokumen secara kolaboratif, serta pemanfaatan platform digital untuk pembelajaran. Pelatihan berlangsung interaktif dengan praktik langsung yang dibimbing oleh dosen dan mahasiswa pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru dalam menulis ilmiah berbasis teknologi digital. Guru mampu menghasilkan draft artikel ilmiah, mengelola dokumen secara daring, dan memanfaatkan Google Tools dalam pembelajaran. Respon kuesioner menunjukkan bahwa peserta merasa pelatihan bermanfaat, relevan, dan mudah diterapkan dalam tugas sehari-hari. Meskipun terdapat kendala seperti perbedaan kemampuan digital dan gangguan internet, kegiatan tetap berjalan efektif. Secara keseluruhan, PkM ini berhasil mendorong transformasi literasi ilmiah dan kompetensi digital guru, serta menjadi langkah penting bagi sekolah dalam mewujudkan pembelajaran modern yang kreatif, kolaboratif, dan berbasis teknologi.
Edukasi Pemanfaatan Listrik yang Aman dan Hemat di Kelurahan Fitu, Kota Ternate Andi Muhammad Ilyas; Faris Syamsuddin; Suparman; Muhammad Natsir Rahman; Darmawan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/j2m1c615

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Fitu, dengan cara mendatangi rumah penduduk yang terindikasi instalasi listrik rumahnya kurang baik. Hal ini dilakukan untuk memberi edukasi tentang pemanfaatan Listrik yang hemat dan aman. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka Tim Pengabdian Masyarakat Prodi Teknik Elektro mengadakan sosialisasi tentang cara mengidentifikasi kemungkinan terjadi bahaya kebakaran yang disebabkan karena korsleting listrik di rumah, mulai dari perencanaan pembangunan suatu ruangan dan instalasinya hingga cara menggunakan peralatan listrik yang aman dan benar. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan penjelasan secara langsung terkait materi sosialisasi dan pemberian leaflet sebagai media penunjang sosialisasi, serta dengan diskusi.Hasil dari diadakannya kegiatan edukasi ini adalah kesadaran Masyarakat tentang pentingnya menghemat energi listrik dan pentingnya instalasi listrik yang benar dan aman semakin meningkat, sehingga diharapkan dapat meminimalkan penddunaan daya Listrik dan terjadinya peristiwa tersetrum atau korsleting yang berpotensi membahayakan nyawa dan memicu terjadinya kebakaran.  
Pemberdayaan UMKM Rengginang Bu Yatin melalui Penguatan Manajemen Usaha di kawasan Borobudur Sugeng Eko Yuli Waluyo; Azizah Rahma Permata; Angeline Maria Lanma; Indah Permatasari; Luluk Widiya Nengseh; Melda Mutiara; Nasuwa Rahma Dahlia; Revaldo Angelo Pradana; Sabrina Wahyu Novalia; Serly Maghdalena
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/tercvk03

Abstract

UMKM Rengginang Bu Yatin merupakan salah satu pelaku usaha kuliner tradisional yang berperan penting dalam mendukung perekonomian masyarakat di kawasan wisata Borobudur. Namun demikian, dalam menghadapi persaingan usaha dan dinamika pasar pariwisata, UMKM ini masih menghadapi berbagai permasalahan, khususnya pada aspek manajemen pemasaran, operasional, dan sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM Rengginang Bu Yatin melalui penguatan kapasitas manajemen pada ketiga aspek tersebut guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemilik dan pekerja, pendampingan manajerial, serta pelatihan sederhana yang disesuaikan dengan kebutuhan UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap strategi pemasaran, terutama pemanfaatan media digital dan kemitraan dengan sektor pariwisata, perbaikan alur operasional produksi yang lebih efisien dan higienis, serta penguatan pengelolaan sumber daya manusia melalui pembagian tugas yang lebih jelas dan peningkatan kedisiplinan kerja. Kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran akan pentingnya manajemen usaha yang terintegrasi dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis potensi lokal. Dengan adanya program pemberdayaan ini, UMKM Rengginang Bu Yatin diharapkan mampu meningkatkan kinerja usaha, memperluas jangkauan pasar, serta berkontribusi secara berkelanjutan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat di kawasan wisata Borobudur.
Evaluasi Program Rehabilitasi Ekosistem Mangrove Menggunakan Metode Social Return on Investment (SROI) di Desa Rebo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Retno Suryani; Navista Arumtanzia; Dyna Dwi Ratna Sari; Annisa Fatma Da Silva; Dikron; Nurani Ikhlas; Bimastyaji Surya Ramadan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/7e1r7h84

Abstract

Desa Rebo merupakan komunitas pesisir di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menghadapi degradasi lingkungan akibat aktivitas pertambangan timah di masa lalu. Sebagai upaya pemulihan ekosistem dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, PT TIMAH Tbk melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui IKEBANA (Ikatan Keluarga Besar Anak Kenanga) yang berfokus pada rehabilitasi ekosistem mangrove dan penguatan mata pencaharian berbasis sumber daya pesisir. Program ini mencakup rehabilitasi sekitar 18 hektare lahan pascatambang menjadi habitat mangrove serta kegiatan restocking benih kepiting bakau untuk mendukung pemulihan ekosistem dan peningkatan pendapatan masyarakat. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengevaluasi dampak program menggunakan metode Social Return on Investment (SROI) dengan pendekatan evaluatif. Data dikumpulkan melalui telaah dokumen, wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, dan observasi lapangan. Outcome ekonomi, sosial, dan lingkungan diidentifikasi, dimonetisasi, serta disesuaikan dengan mempertimbangkan deadweight, attribution, dan displacement. Hasil analisis menunjukkan rasio SROI sebesar 2,78 : 1, yang berarti setiap investasi Rp1,00 menghasilkan nilai sosial, ekonomi, dan lingkungan sebesar Rp2,78. Temuan ini menunjukkan bahwa rehabilitasi mangrove berbasis pemberdayaan masyarakat mampu menciptakan nilai multidimensi yang terukur dan berkontribusi pada pembangunan pesisir berkelanjutan di wilayah pascatambang.
Pelatihan Pemasangan Panel Solar Cell di Madrasah Aliyah Al Ishla Gresik sebagai upaya implementasi sekolah ramah lingkungan Ellys Kumala Pramartaningthyas; Nur Afiyat; Mohammad Hariyadi; Siti Ma’shumah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/w3yg1n51

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan akan penerapan praktik berkelanjutan di lingkungan pendidikan sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim dan efisiensi energi. Lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini melalui penerapan teknologi ramah lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendorong penerapan energi terbarukan di sekolah melalui pelatihan langsung mengenai instalasi dan pemanfaatan panel surya di Madrasah Aliyah Al I Gresik. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal kebutuhan energi sekolah, penyusunan modul pelatihan, demonstrasi instalasi panel surya, serta pendampingan teknis bagi guru dan siswa. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep dan sistem kerja energi surya, menumbuhkan perilaku hemat energi, serta memperkuat budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta terkait energi surya, serta munculnya komitmen sekolah untuk mengintegrasikan penggunaan energi terbarukan dalam kegiatan belajar mengajar dan operasional sehari-hari. Kegiatan ini memberikan implikasi positif terhadap pengembangan sekolah hijau yang mandiri energi, serta dapat dijadikan model implementasi pendidikan energi berkelanjutan bagi lembaga pendidikan lainnya.
Pendampingan Pasien hipertensi Berbasis Keperawatan Komunitas untuk Meningkatkan Kualitas Hidup di Kelurahan Bulukunyi Kabupaten Takalar Hijrah; La Masahuddin; Anwar Ganing Anwar Ganing; Ayu Pratiwi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/r7115w26

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena berkontribusi pada risiko komplikasi dan penurunan kualitas hidup, terutama ketika pengetahuan, dukungan keluarga, dan praktik perawatan mandiri belum memadai. Kegiatan pengabdian untuk meningkatkan kapasitas pasien hipertensi, keluarga, dan kader dalam memahami hipertensi serta melakukan pemantauan mandiri dan pengambilan keputusan rujukan cepat di Kelurahan Bulukunyi, Kabupaten Takalar. Pengabdian Masyarakat ini diikuti 41 peserta yang dilaksanakan dengan memadukan penyuluhan, diskusi terarah, dan pelatihan keterampilan (return demonstration). Hasil Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pengetahuan pada hari pelaksanaan, sedangkan pengukuran tekanan darah dilakukan pada awal kegiatan sebagai skrining baseline dan aktivasi pencatatan. Hasil menunjukkan peningkatan kategori pengetahuan yang jelas: sebelum intervensi peserta berada pada kategori “cukup” (59%) dan “kurang” (41%), setelah intervensi peserta dominan pada kategori “baik” (88%), dengan penurunan kategori “cukup” (5%) dan “kurang” (7%). Selain itu, peserta memperoleh keterampilan dasar pemantauan tekanan darah mandiri menggunakan tensimeter digital dan buku catatan serta pemahaman tanda bahaya dan alur rujukan cepat. Kegiatan pendampingan yang mengintegrasikan edukasi, diskusi, dan latihan keterampilan efektif meningkatkan literasi kesehatan dan kesiapan self-management sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup, namun membutuhkan pendampingan lanjutan untuk penguatan keberlanjutan praktik.
Edukasi Strategi Pemasaran UMKM Gula Jawa Borobudur Untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal di Yogyakarta Nurika Indah Sari Putri; Oktaviani Permatasari; Riko Muhammad Kamal; Salwa Aulia Nawa Billah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/qfkcbg78

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya daya saing UMKM Gula Jawa di Desa Karangrejo, Borobudur, yang masih mengandalkan pemasaran konvensional meski berada di kawasan strategis pariwisata. Tujuan utama dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang terintegrasi dengan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Yogyakarta 2025 ini adalah untuk mentransformasi strategi pemasaran digital dan meningkatkan nilai jual produk melalui penguatan identitas merek. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan observasi lapangan di sentra produksi Jl. Paren Sikepan, wawancara mendalam, serta studi banding industri ke PT Mirota KSM dan pusat ekonomi kreatif di Yogyakarta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kelemahan utama mitra terletak pada aspek pengemasan dan ketiadaan narasi produk (storytelling). Melalui program ini, telah dirumuskan strategi pemasaran omnichannel dan diversifikasi kemasan yang lebih estetis. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa integrasi antara kearifan lokal proses produksi tradisional dengan literasi pemasaran modern mampu meningkatkan daya saing UMKM secara signifikan. Gagasan selanjutnya diarahkan pada pengembangan sentra edu-wisata digital untuk mendukung keberlanjutan ekonomi kreatif di Desa Karangrejo.
Implementasi Literasi Budaya dan Kewarganegaraan Sebagai Solusi Disinformasi Pada Masyarakat Desa Sobontoro Karas Magetan Aulia Irfiana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/7sg3kc51

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membawa berbagai kemudahan dalam kehidupan masyarakat, namun di sisi lain juga memunculkan tantangan serius berupa meningkatnya penyebaran disinformasi. Disinformasi berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap stabilitas sosial, budaya, dan nasional, terutama pada masyarakat pedesaan yang masih memiliki keterbatasan dalam literasi digital. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan sosialisasi literasi kebudayaan dan kewarganegaraan sebagai upaya pencegahan disinformasi pada masyarakat Desa Sobontoro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, pelaksanaan sosialisasi, dan wawancara terhadap masyarakat peserta kegiatan. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2025 dengan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan masyarakat lintas usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pelaksanaan kegiatan, sebagian besar masyarakat cenderung belum memiliki kemampuan yang memadai dalam memilah dan memverifikasi informasi digital, sehingga berpotensi menyebarkan informasi yang tidak benar. Setelah kegiatan sosialisasi dilaksanakan, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat dalam menyaring informasi, memahami bahaya disinformasi, serta menginternalisasi nilai-nilai budaya, etika bermedia, dan tanggung jawab sebagai warga negara. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi literasi kebudayaan dan kewarganegaraan terbukti memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi digital, memperkuat ketahanan sosial masyarakat, serta mencegah penyebaran disinformasi di wilayah pedesaan.
Edukasi Proses Produksi dan Pengendalian Kualitas dalam Menjaga Konsistensi Produk Bakpia Wong Keraton Fuad Aditya Efendi; Oktaviani Permatasari; Andini Dwi Safira; Frizka Della Tasya; Dhea Amanda Fitriana; Mareta Dwi Purnomo; Rizka Dwi Maulida; Shofiatin Nur Hidayah; Suci Febiyastin Putri Alja; Nur Gholib Ahlus Syahroni
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/k94bjv70

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan memiliki peran strategis dalam perekonomian, namun masih banyak menghadapi permasalahan pada aspek proses produksi dan pengendalian kualitas yang berdampak pada ketidakkonsistenan mutu produk. Permasalahan tersebut juga dialami oleh UMKM Bakpia Wong Keraton yang menjalankan proses produksi secara manual sehingga berpotensi menimbulkan variasi produk dari segi bentuk, rasa, dan tingkat kematangan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas sumber daya manusia UMKM dalam menerapkan proses produksi dan pengendalian kualitas guna menjaga konsistensi mutu produk bakpia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan metode partisipatif dan edukatif melalui observasi langsung, wawancara, edukasi, serta pendampingan penerapan pengendalian kualitas sederhana berbasis prinsip Statistical Process Control (SPC) dan Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Bakpia Wong Keraton telah memiliki alur produksi yang cukup sistematis meskipun masih bersifat manual, serta menerapkan pengendalian kualitas berbasis pengawasan visual dan sensorik. Edukasi dan pendampingan yang dilakukan mampu meningkatkan pemahaman mitra mengenai pentingnya standarisasi proses, konsistensi takaran bahan, dan pengawasan mutu pada setiap tahapan produksi. Kegiatan ini juga mendorong komitmen UMKM untuk menjaga kualitas produk secara berkelanjutan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penerapan manajemen produksi dan pengendalian kualitas yang sederhana, aplikatif, dan sesuai karakteristik UMKM mampu mendukung konsistensi mutu produk serta meningkatkan daya saing usaha. Disarankan agar UMKM terus menerapkan pencatatan dan pengendalian kualitas secara konsisten sebagai upaya keberlanjutan usaha.