cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter
ISSN : 25277014     EISSN : 20895003     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 12, No. 1 (2021)" : 10 Documents clear
STRATEGI PENCIPTAAN KOMUNITAS PEDULI DENGAN PENDEKATAN KOMPREHENSIF DI SEKOLAH DASAR Kawuryan, Sekar Purbarini
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 12, No. 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.29259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan  strategi penciptaan  komunitas  peduli dengan pendekatan komprehensif di sekolah dasar. Jenis penelitian adalah analisis konten inferensial.  Prosedur  penelitian  yang  dilakukan  mencakupi  pengadaan  dan  reduksi  data. Sumber  data  berupa  empat artikel  jurnal yang  memiliki fokus penelitian  yang sama. Unit data  menggunakan unit fisik  dengan  sampel  unit  berupa  konteks  tentang  caring  classroom  sebagai  bentuk  implementasi  Child  Development  Project  (CDP)  yang  dipublikasikan  pada  tahun  1990-1996  dan  diakses  melalui  Google  Scholar.  Teknik  analisis  data  dilakukan  secara  kualitatif  menggunakan  peta  kognitif,  yaitu  mencari  kesesuaian pemikiran penulis artikel jurnal tentang strategi penciptaan komunitas peduli pada tahun  tersebut dengan realitas saat sekarang. Semua data diringkas, dipahami, diinterpretasikan, diinferensikan, dan ditemukan pola hubungan dengan situasi terkini tentang fenomena kepedulian siswa SD.  Penelitian ini menggunakan validitas semantis dan reliabilitas stabilitas (konsistensi). Konstruk analitis dibangun menggunakan teori kognitif dan afektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas peduli di sekolah  dasar  diciptakan menggunakan beberapa strategi, yaitu: (1) menciptakan hubungan asuh yang peduli; (2) mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan; (3) menghormati motivasi intrinsik, dan (4) mengajarkan untuk memahami. Strategi tersebut dapat berjalan efektif dengan melibatkan  peran dan tanggung jawab administrator, guru, konselor, orang tua, dan masyarakat secara komprehensif.  CREATION STRATEGY OF CARING COMMUNITIES USING COMPREHENSIVE  APPROACH IN ELEMENTARY SCHOOLS  This study aims to describe the strategy of creating caring communities with a comprehensive  approach  in  elementary  school.  The  type  of  this  research  was  inferential  content  analysis.  The  research  procedures carried out include the procurement and reduction of data. The data sources were four journal  articles that have the same research focus. The data unit used physical units with a sample unit in the form  of context about caring classroom as a form of implementation of the Child Development Project (CDP)  which was published in 1990-1996 and accessed through Google Scholar. The data analysis technique was  carried out qualitatively using a cognitive map, which seeks to match the thinking of journal articles writers  about the strategy of creating caring communities in that year with current realities. namely looking for the  suitability  of  the  thoughts  of  the  authors  of  journal  articles  about  the  strategy  of  creating  a  caring  community  in that year  with the  current reality.  All data were summarized, understood, interpreted,  referenced,  and  found  patterns  of  relationships  with  the  current  situation  regarding  elementary  school  students'  concern  phenomena.  This  study  used  semantic  validity  and  stability  reliability  (consistency).  Analytical  constructs  were  built  using  cognitive  and  affective  theory.  The  results  show  that  the  caring  community in primary school was created using the following strategies: (1) creating the caring nurturing  relationships; (2) teaching human values; (3) respecting intrinsic motivation; and (4) teaching to understand.  The  strategy  can  be  effectively  by  involving  the  roles  and  responsibilities  of  administrators,  teachers,  counselors, parents, and the community comprehensively. 
IMPROVING ENVIRONMENTAL AWARENESS THROUGH A PARTICIPATORY FIELDWORK Alviani - Permata
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 12, No. 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.38233

Abstract

This study aims to analyze the provision of field assignments for students to increase their awareness of the environment. This research is an analysis of students' assignments on fieldwork. This fieldwork was an assignment of a course called Ilmu Kealaman Dasar (Basic Natural Science), Faculty of Bussiness, Chirstian Duta Wacana University. This course aimed to enable students to increase their understanding and concern for the natural environment. Lecturing with a teachercentered approach is believed to be unable to achieve the expected lecture goals. Therefore, this approach needs to change by implementing a participative learning strategy. The implementation of this strategy involves students' participation in some activities. Thus, students can comprehend more of the course materials and enthusiastic in their learning process. This work used a text analysis approach by examining the results of student reflections on the vegetable planting process in an organic farm. From the data analysis, it can be seen that there is an increase in students' awareness and concern for the natural environment after they do fieldwork and there are hopes to participate in its maintenance.MENINGKATKAN KESADARAN TERHADAP LINGKUNGAN MELALUI TUGAS LAPANGAN YANG PARTISIPATORIS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberian tugas lapangan bagi mahasiswa untuk peningkatan kesadarannya terhadap lingkungan. Penelitian ini merupakan analisis tugas lapangan mahasiswa. Kerja lapangan ini merupakaan tugas mata kuliah Ilmu Kealaman Dasar mahasiswa Fakultas Bisnis di Universitas Kristen Duta Wacana. Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa dapat meningkatkan pemahaman dan kepeduliannya terhadap lingkungan alam. Perkuliahan dengan pendekatan berpusat pada guru diyakini tidak dapat mencapai tujuan perkuliahan yang diharapkan. Oleh karena itu, pendekatan ini perlu diubah dengan menerapkan strategi pembelajaran yang partisipatif. Penerapan strategi ini melibatkan partisipasi mahasiswa dalam beberapa kegiatan. Dengan demikian mahasiswa dapat lebih memahami materi perkuliahan dan lebih antusias dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan analisis teks berupa analisis Sarana Tanda dengan menelaah hasil refleksi mahasiswa tentang proses penanaman sayur di pertanian organik. Dari analisis data dapat diketahui adanya peningkatan kesadaran dan kepedulian para mahasiswa terhadap lingkungan alam setelah mereka melakukan tugas lapangan dan timbul harapan untuk berpartisipasi dalam pemeliharaannya.
PENDIDIKAN HOLISTIK BERBASIS KARAKTER DALAM TASYRIH WASIAT RENUNGAN MASA KARYA TGKH. MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MAJID Agus Muliadi; Muhammad Zainul Pahmi
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 12, No. 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.39444

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi nilai-nilai Pendidikan Holistik Berbasis  Karakter melalui sembilan pilar karakter dengan tasyrih kaidah-kaidah Wasiat Renungan Masa. Studi ini  merupakan penelitian deskriptif kualitatif melalui kajian pustaka (liberary research) dengan sumber  utama yaitu buku Wasiat Renungan Masa karya Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul  Majid  dan  buku  Pendidikan  Karakter:  Solusi  Yang  Tepat  Untuk  Membangun  Bangsa  karya  Ratna  Megawangi.  Teknik  analisis  data  dilakukan  dengan  tahapan  yaitu  membaca,  mencatat,  menelaah,  mengumpulkan konsep, kemudian dilakukan elaborasi. Hasil studi menunjukkan bahwa 48 bait Wasiat  Renungan Masa yang secara eksplisit dan tersurat menasyrihkan konsepsi pemikiran, kaidah, amanat,  dan  harapan  besar  tentang  Pendidikan  Holistik  Berbasis  Karakter  melalui  sembilan  pilar  karakter  dengan rincian yaitu Mencintai Tuhan dan ciptaan-Nya ditasyrihkan dalam 9 bait; Kemandirian dan  Tanggung jawab dalam 7 bait; Kejujuran dan Amanah dalam 4 bait; Hormat dan Santun dalam 5 bait;  Dermawan, Suka Tolong-Menolong, dan Gotong Royong dalam 5 bait; Percaya Diri dan Pekerja Keras  dalam 4 bait; Kepemimpinan dan Keadilan dalam 4 bait; Baik dan Rendah Hati dalam 5 bait; Toleransi,  Kedamaian, dan Kesatuan dalam 5 bait. Jadi, Tasyrih Wasiat Renungan Masa mengandung konsepsi  pemikiran dan kaidah Pendidikan Holistik Berbasis Karakter. CHARACTER-BASED HOLIS TIC EDUCATION IN TASYRIH OF WASIAT RENUNGAN  MASA OF TGKH. MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MAJIDThis study aims to explore the relevance of character-based holistic education values through  the nine pillars of character with the norms of the Will of the Devotion. This study is a qualitative  descriptive study through liberary research with the main sources, namely a book of Wasiat Renungan  Masa by Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid and the book of Character Education: The  Right Solution for Building the Nation by Ratna Megawangi. The data analysis technique was carried  out in stages, namely reading, taking notes, analyzing, collecting concepts, then elaborating. The results  of the study show that 48 verses of the  Wasiat Renungan Masa explicitly and expressly embody the  conceptions of thoughts, rules, mandates, and high hopes about Character-Based Holistic Education  through nine pillars of character with details, namely Loving God and His Creation is revealed in 9  stanzas;  Independence  and  responsibility  in  7  stanzas;  Honesty  and  Trust  are  taught  in  4  stanzas;  Respect and courtesy in 5 stanzas; Generous, Helpful-Helpful, and Mutual Cooperation in 5 stanzas;  Confidence and Hard Work in 4 stanzas; Leadership and Justice in 4 stanzas; Good and Humble in 5  stanzas; Tolerance, Peace, and Unity in 5 stanzas. Therefore, the book of Wasiat Renungan Masa contains  explicit  and  expressly  express  conception  of  thoughts  and  rules  regarding  character-based  holistic  education.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER “MAJA LABO DAHU” DALAM PEDAGOGI tasrif aziz
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 12, No. 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.37444

Abstract

Era  globalisasi  telah  mengubah  tatanan  kehidupan  sosial  dan  budaya  masyarakat  lokal.  Semula  kehidupan  masyarakat  terikat  kuat  pada  nilai-nilai  dan  kearifan  lokal  yang  hidup  dalam  masyarakat.  Nilai-nilai  tersebut  menjadi  pedoman  hidup.  Maja  Labo  Dahu  adalah  falsafah  budaya  Bima Nusa Tenggara Barat yang mengajarkan tentang rasa takut pada Tuhan, dan rasa malu pada  sesama manusia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan konsep pendidikan karakter maja  labo dahu dalam kebudayaan Bima. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan  pendekatan analisis konten. Sumber data penelitian yaitu Maja Labo Dahu yang merupakan budaya  lokal masyarakat Bima. Dari analisis konten terhadap falsafat budaya tersebut diperoleh hasil bahwa  nilai-nilai yang ada pada Maja Labo Dahu mengandung pendidikan karakter bagi masyarakat. Perlu  ada suatu konsep yang komperehensif dalam pembelajaran tentang filosofi Maja Labo Dahu ini. Nilai- nilai yang terkandung  di  dalamnya  yaitu ketaatan  dan ketundukan kepada Tuhan serta rasa malu  melakukan tindakan amoral. Maja Labo Dahu harus diwujudkan sebagai shcool culture, family culture,  dan social culture. Trias pendidikan tersebut sebagai tempat konservasi kearifan lokal Maja Labo Dahu. CHARACTER EDUCATION VALUES IN “MAJA LABO DAHU” IN PEDAGOGY  The  era  of  globalization  had  changed  the  social  and  cultural  life  of  local  communities.  Initially, people's lives were strongly tied to local values and wisdoms that lived in the community.  These values had  become  guidliness of  life.  Maja  Labo  Dahu is the  philosophy of the  Bima culture,  West Nusa Tenggara which teaches fear of God and shame of fellow humans.  The purpose of this  study was to describe the  concept of character education for  Maja Labo Dahu of Bima culture. This  research  used  a  qualitative  descriptive  method  with  content  analysis  approach.  The  data  source  is  Maja Labu Dahu which is the local culture of the Bima community. From the content analysis of the  culture philosophy, the results show that the values in Maja Labo Dahu contain character education for  the community. There needs to be a comprehensive concept in learning about the philosophy of Maja  Labo Dahu. The values contained in it are obedience  and submission to God and shame  to commit  immoral acts. Maja Labo Dahu must be manifested as shcool culture, family culture, and socio-culture.  The educational triad is a place for the conservation of local wisdom of Maja Labo Dahu.
SINERGITAS GURU DAN ORANG TUA DALAM INTEGRASI NILAI KARAKTER PADA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 Sri Astuti; Puri Pramudiani; Khusniyati Masykuroh; Syafika Ulfah
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 12, No. 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.38898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pola sinergitas antara guru dan orang tua dalam integrasi nilia-nilai karakter pada pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi yang menggabungkan antara penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Teknik pengambilan data dengan menggunakan angket dan wawancara. Responden penelitian ini yaitu guru dan orang tua siswa dari tiga Sekolah Dasar Muhammadiyah, yaitu SD Muhammadiyah Bojonggede Provinsi Jawa Barat, SD Muhammadiyah 24 Rawamangun Provinsi DKI Jakarta, dan SD Muhammadiyah 12 Pamulang Provinsi Banten. Responden berjumlah 25 guru dan 141 orang tua. Angket menggunakan skala likert, dan data yang didapatkan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dilanjutkan dengan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pada indikator pembimbingan karakter, sinergitas guru dan orang tua di tiga sekolah tersebut sudah berjalan baik. Keduanya telah bersama-sama memberikan pembimbingan karakter kepada anak. Sedangkan untuk indikator penilaian karakter dan menjalin komunikasi terdapat perbedaan pola sinergitas antara guru dan orang tua di ketiga sekolah tersebut.  SYNERGY OF TEACHERS AND PARENTS IN INTEGRATION OF CHARACTER VALUES IN ONLINE LEARNING IN THE TIME OF THE COVID-19 PANDEMIC This study aimed to map the synergy pattern between teachers and parents in the integration of character values in online learning during the Covid-19 pandemic. This research used a mixed method that combined quantitative research and qualitative research. Data collection techniques used questionnaires and interviews. Respondents of this study were teachers and parents of students from three Muhammadiyah elementary schools, namely SD Muhammadiyah Bojonggede, West Java Province, SD Muhammadiyah 24 Rawamangun, DKI Jakarta Province, and SD Muhammadiyah 12 Pamulang Banten Province. The respondents were 25 teachers and 141 parents. The questionnaire used the Likert scale, and the data obtained were analyzed using quantitative descriptive followed by qualitative analysis. Based on the results of the study, it was found that for the indicators of character guidance, the synergy of teachers and parents in the three schools had gone well, both of them had jointly provided character guidance to children. However, for the indicators of character assessment and establishing communication (between teacher and parents), there were differences in synergy patterns between the three schools.
TUTURAN DIREKTIF GURU DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN KARAKTER Sri Muryati; Titik Sudiatmi
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 12, No. 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.34404

Abstract

Pembelajaran  tatap  muka  yang  digantikan  dengan  pembelajaran  daring  dengan  adanya  pandemi Covid-19 telah mengajarkan banyak hal. Aspek nonverbal dalam interaksi guru-siswa dan  suasana  kelas  yang  setiap  warganya  saling  mendukung  dan  memotivasi  dalam  membentuk  siswa  berkarakter  kuat  belum  mendapat  penggantinya.  Tujuan  penelitian  ini  untuk  mendeskripsikan  bentuk-bentuk  pendidikan  karakter  yang  terkondisikan  dengan  tuturan  direktif  guru  dalam  pembelajaran di Taman Kanak-Kanak (TK). Metode penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Data  penelitian berujud tuturan direktif guru dalam pembelajaran yang  mengondisikan penguatan pendidikan karakter siswa TK. Untuk pengumpulan datanya digunakan teknik rekam, teknik simak, dan  teknik  catat.  Analisis  datanya  menggunakan  langkah-langkah:  mengidentifikasi  tuturan  guru  yang  merupakan tuturan direktif,  mengidentifikasikan tuturan direktif yang mendorong penguatan  pendidikan karakter, dan mengidentifikasikan penggunaan metode pendidikan karakter oleh guru. Simpulan penelitian ini yaitu bahwa tuturan direktif guru dalam pembelajaran di TK dapat menjadi sarana penguatan pendidikan karakter (1) cinta terhadap Tuhan Yang Maha Esa; (2) disiplin; (3) jujur;  (3) mandiri; (4) kreatif; (5) kerja keras; (6) percaya diri; (7) toleransi dan cinta damai; dan (9) tanggung  jawab. Metode pendidikan karakter yang diterapkan guru yaitu metode penanaman nilai, keteladanan nilai, dan keterampilan nilai. TEACHER'S DIRECTIVE SPEAKING IN LEARNING AS CHARACTER EDUCATION  MEANSFace-to-face  learning  which  has  been  replaced  by  online  learning  due  to  the  Covid-19  pandemic has taught many things. The nonverbal aspects of teacher-student interaction and the class  atmosphere where each people support each other with strong character have not been replaced. The  purpose  of  this  study  is  to  describe  the  forms  of  character  education  conditioned  by  the  directive  speech  of  the  teacher  in  learning  in  kindergarten.  This  research  method  is  descriptive  qualitative  method. The data of this research were in the form of directive speech of the teacher in learning which  conditions the strengthening of the character education of kindergarten children. The data collection  used recording techniques, listening techniques, and note taking techniques. The data analysis used  the following steps: identifying the teacher's speech which is directive speech,  identifying directive  speech that can encourage the strengthening of character education and identifying the use of character education methods by teachers. The conclusion of the study that the directive speech of teachers in  kindergarten learning can be a means of strengthening character education (1) love for God Almighty,  (2) discipline, (3) honest, (4) independent, (5) creative, (6) hard work, (7) self-confidence, (7) tolerance  and  peace-loving,  and  (9)  responsibility.  Futhermore,  character  education  method  applied  by  the  teacher is the method of establishing values, exemplary values, and value skills. 
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB SEKOLAH DASAR DI ERA PANDEMI Rivan Gestiardi; Suyitno Suyitno
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 12, No. 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.39317

Abstract

Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) adalah upaya untuk membentuk karakter siswa di Indonesia agar menjadi orang yang baik, berguna untuk dirinya dan sekitarnya. Dengan kebijakan daring selama masa pandemi Covid-19, terjadi perubahan proses pendidikan karakter yang berbeda. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan penguatan pendidikan karakter tanggung jawab di Sekolah Dasar Muhammadiyah Ngabean I di Yogyakarta di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Pengumpulan data pada penelitin ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menyimpulkan penguatan pendidikan karakter tanggung jawab di masa  pandemi dilakukan dengan cara: (1) sekolah mengintegrasikan nilai karakter tanggung jawab ke dalam pembelajaran, dan juga dengan cara sekolah menerapkan protokol Kesehatan; (2) SD Muhammadiyah Ngabean 1 memfokuskan program penguatan pendidikan karakter pada nilai tanggung jawab dalam mengerjakan tugas masing-masing yang diberikan oleh guru; dan (3) sekolah berkerja sama dengan orang tua untuk melaksanakan pendidikan karakter tanggung jawab kepada siswa dalam pendampingan pembelajaran selama di rumah.STRENGTHENING THE RESPONSIBILITY CHARACTER EDUCATION OF ELEMENTARY SCHOOLS IN THE PANDEMIC ERA Character education is the beginning of efforts to form a character, which is the basis for being useful for himself and his surroundings. This policy, students experience changes and different habits, usually done in schools, is now changing in their respective homes. This research uses descriptive qualitative research design with descriptive case study research design. Data collection in this research is done by using observation, interview, and documentation techniques. This research aims to describe the character strengthening program carried out by elementary schools in Yogyakarta. Strengthening character education of primary schools in a pandemic is carried out by: (1) the role of school in calling for the implementation of health protocols such as using hands frequently using masks and maintaining a safe distance from each other; (2) the school also collaborates with parents to emphasize character education of students in learning assistance while at home; and (3) SD Muhammadiyah Ngabean 1 focuses on strengthening characters, namely discipline and responsibility in doing each assignment given by the teacher.
PENGUATAN KARAKTER ANAK DALAM KELUARGA DALAM SITUASI PANDEMI COVID-19 Lailati Nazula; Erni Munastiwi
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 12, No. 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.37648

Abstract

Situasi  pendemi  Covid-19  mengharuskan  orang  untuk  beraktivitas  dari  rumah  termasuk  proses pembelajaran. Pembelajaran dari rumah menjadi peluang besar bagi keluarga untuk memanfaatkan  situasi  ini  sebagai  sarana  penguatan  karakter  anak.  Penguatan  karakter  atau  disebut  juga  pendidikan karakter merupakan hal yang sangat penting agar mencetak manusia yang terpuji, baik  untuk dirinya maupun lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan  situasi  pandemi  sebagai  sarana  penguatan  karakter  anak  yang  dilakukan  oleh  orang  tua.  Dengan  metode kualitatif, melalui pendekatan grounded theory penelitian ini mengikutsertakan tiga partisipan  yang dipilih secara acak (random sampling). Data dalam penelitian dikumpulkan melalui wawancara  dengan menggunkakan pertanyaan terbuka. Sebelum dilakukan analisis data, terlebih dahulu dilakukan  pengecekan  keabsahan  data  menggunakan  teknik  member  checking,  yang  dilanjutkan  dengan  analisis menggunakan teknik coding. Dari penelitian yang dilakukan ditemukan hasil bahwa situasi  pandemi ini dapat menjadi sarana penguatan karakter anak. Hal ini dilakukan orang tua dengan cara  menciptakan  nilai  mandiri,  tanggung  jawab,  religius,  gotong-royong,  dan  nasionalis  menjadi  momentum  bagi  keluarga  untuk  terlibat  dalam  pendidikan  karakter  dan  membangun  harmonisasi  dengan anak, menjadikan anak belajar pola hidup bersih dan sehat, dan anak berkurang dari aktivitas  lingkungan luar yang kurang bermanfaat.  STRENGTHENING CHILDREN'S CHARACTER IN THE FAMILY IN THE COVID-19  PANDEMIC SITUATION  The  Covid-19  pandemic  situation  requires  people  to  be  active  from  home,  including  the  learning process. Learning from home  is a great opportunity for  families to take  advantage of this  situation as a means of strengthening children's characters. Strengthening character or also called character education is very important in order to produce commendable human beings, both for themselves and their environment. This study aims to explore the use of the pandemic situation as a means  of  strengthening  children's  characters  by  parents.  With  a  qualitative  method,  through  a  grounded  theory approach, this study included three participants who were selected at random (random sampling). The data were collected through interviews using open-ended questions. Prior to data analysis,  the validity of the data was checked using the member checking technique, followed by analysis using  coding techniques. From the research conducted, it was found that this pandemic situation can be a  means  of  strengthening  children's  characters.  This  is  done  by  parents  by  creating  independent,  responsible, religious, mutual cooperation, and nationalist values to become a momentum for families  to be involved in character  education and build harmonization with children,  made  children learn  clean and healthy lifestyles, and reduced from activities outside the environment that are less useful. 
Pengembangan Buku Pengayaan Pembelajaran Menulis Naskah Drama Bermuatan Nilai Karakter Untuk Siswa Kelas Viii Sekolah Menengah Pertama Wahyu Bintarto Bintarto
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 12, No. 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.32773

Abstract

 Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan produk berupa buku pengayaan pembelajaran  menulis naskah drama bermuatan nilai karakter untuk siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama di  Klaten. Penelitian dan pengembangan ini berpedoman pada langkah yang dikembangkan oleh Sugiyono dan Borg Gall dengan beberapa penyesuaian. Langkah-langkah pengembangan meliputi delapan langkah, yaitu: (1) pengumpulan informasi; (2) perencanaan; (3) rancangan produk; (4) validasi  desain; (5) revisi desain; (6) pembuatan produk; (7) uji coba terbatas; dan (8) revisi produk. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku pengayaan pembelajaran menulis naskah drama bermuatan nilai karakter untuk  siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama diperlukan, baik oleh guru maupun siswa. Kompetensi  dasar tentang sikap memuat nilai-nilai karakter dari program Penguatan Pendidikan Karakter oleh  Kementerian  Pendidikan  dan  Kebudayaan.  Kompetensi  dasar  tentang  pengetahuan  dikembangkan  sampai tahap menganalisis dan mengevaluasi. Kompetensi dasar tentang keterampilan dikembangkan sampai tahap menyajikan produk kerangka dan naskah drama. Materi pembelajaran bersumber  pada teks, gambar, dan audiovisual yang kontekstual. Tugas dalam buku pengayaan berbasis teks  dan reflektif. Dengan muatan kompetensi dasar, materi, tugas, dan penilaian tersebut, produk buku  pengayaan sudah layak dan dapat dipergunakan sebagai sumber pembelajaran untuk guru dan siswa  di sekolah. THE DEVELOPMENT OF ENRICHMENT BOOK OF DRAMA SCRIPTS WRITING  CONTAINING THE CHARACTERS VALUES FOR EIGHT GRADES OF JUNIOR  SECONDARY SCHOOL STUDENTS  The purpose of this study was to develop the product in the form of an enrichment book for  learning of drama scripts writing containing character values for eight graders of Junior Secondary  School in Klaten region. The research and the development was based on the steps cultivated by Sugiyono and Borg Gall with some adaptation. There were 8 steps: (1) gathering the information, (2)  planning; (3) product planning; (4) design validation; (5) design revision; (6) production; (7) limited  testing; and (8) product revision. Data collection usied interview, observation, and document study  techniques. The result showed that the  enrichment book for learning of drama scripts writing containing character values for eight graders of Junior Secondary School was needed by the teachers and  students. The basic attitude competence containing the characters values mentioned in the Character  Educations of Ministry of Education and Culture. The basic knowledge competence was developed to  the level of analyzing and evaluating. The basic skill competencies were developed to the level of presenting the outline product and the drama scripts. The source of the materials in the enrichment book  were contextual  texts, pictures, and audiovisual. The assignment  of the enrichment book were based  on texts and reflections. Containing the basic competencies, the materials, the assignments, and the  assessments, the product of an enrichment book for learning was worthy and could be used as the  learning sources for teachers and students at school. 
FAKTOR HEREDITAS DAN LINGKUNGAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER Nerizka, Dea; Latipah, Eva; Munawwir, A.
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 12, No. 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.38234

Abstract

Setiap  manusia  diciptakan  dengan  berbagai  macam  keunikannya  dengan  karakteristik  masing-masing. Faktor hereditas dan lingkungan dipandang sebagai faktor yang mempengaruhi pro- ses pembentukan karakteristik setiap individu. Hereditas dipandang sebagai faktor bawaaan yang di  turunkan dari orang tua pada anak baik fisik maupun psikis sejak masa konsepsi melalui gen-gen.  Penelitian ini  bertujuan untuk  mengkaji lebih dalam  faktor  hereditas dan lingkungan dalam mem- bentuk karakter dengan titik fokus melihat pada faktor manakah yang lebih dominan dalam pemben- tukan karakter individu. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Sumber data dalam peneli- tian  ini  berupa  buku-buku,  jurnal  dan  situs-situs  dari  internet  yang  memiliki  kaitan  dengan  topik  yang  diteliti.  Teknik  pengumupan  data  dalam  penelitian  ini  yaitu  studi  dokumen.  Analisis  data  menggunakan analisis isi (content analysis). Berdasarkan hasil studi yang dilakukan, penulis menemu- kan bahwa faktor hereditas dalam diri individu dipandang mempengaruhi dalam perkembangan jas- mani seperti warna kulit, warna mata, jenis rambut, dan sebagainya.  Beberapa bentuk kepribadian  dan perilaku sosial dapat merujuk pada faktor lingkungan. HEREDITY AND ENVIRONMENT FACTORS IN BUILDING CHARACTERS  Every human being is created with a variety of uniqueness with each characteristic. Here- dity and environmental factors are seen as factors that influence the process of forming the charac- teristics of each individual. Heredity is seen as a hereditary factor that is passed down from parents to  children both physically and psychologically since the conception through genes. This study aims to  examine more deeply the heredity and environmental factors in shaping character with a focus point  to see which factors are more dominant in shaping individual characters. This research is a type of li- brary research. The data sources in this study are books, journals and websites from the internet that  are related to the topic under the study. The data collection technique in this research is document stu- dy. The data analysis used content analysis. Based on the results of the study conducted, the authors  found that heredity factors in individuals are seen as influencing physical development such as skin  color, eye color, hair type, and so on. While some forms of personality and social behavior can refer to  environmental factors. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10