cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter
ISSN : 25277014     EISSN : 20895003     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 5, No. 1 (2014)" : 9 Documents clear
UPAYA PENUMBUHAN KARAKTER BERORIENTASI TINDAKAN MELALUI MODEL PENDAMPINGAN BISNIS MAHASISWA BERBASIS TEKNIK COACHING Noor Fitrihana; M. Adam Jerusalem; Tejo Nurseto
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.444 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2175

Abstract

Abstrak: PKM-K dan PMW diluncurkan Kemdikbud RI sebagai strategi mencetak lulusan yang ber- orientasi pencetak lapangan kerja. Salah satu masalah dalam program tersebut adalah ketidakefektif- an pendampingan bisnis oleh dosen. Akibatnya bisnis yang dijalankan mahasiswa tidak berkembang dan karakter entrepreneurships juga tidak tumbuh. Berorientasi pada tindakan merupakan salah satu karakter entrepreneurships terpenting dalam menunjang kesuksesan sesorang, tidak hanya di dunia bisnis namun juga di segala bidang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter berorien- tasi pada tindakan melalui pengembangan model pendampingan bisnis mahasiswa yang efektif, efi- sien, dan terkurikulum. Pengembangan model menghasilkan model pendampingan bisnis mahasiswa yang terdiri atas tiga fase, yaitu review, coaching, dan challenge. Model ini efektif dalam merangsang mahasiswa untuk merancang dan melakukan tindakan bisnis untuk menumbuhkembangkan bisnis- nya. Kata Kunci: penumbuahn karakter, review, coaching, challenge, dan tindakan
PENDIDIKAN KARAKTER DENGAN PENDEKATAN SPORT EDUCATION DALAM PERKULIAHAN DI JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRAGA UNY Sugeng Purwanto; Ermawan Susanto; Cukup Pahalawidi
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.467 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2176

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran muatan nilai-nilai karakter dalam perkuliahan melalui pendekatan sport education di Jurusan Pendidikan Olahraga UNY. Penelitian di- rancang melalui penelitian deskriptif yang dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif se- cara terpadu. Subjek penelitiannya adalah ahli pada bidang pendidikan olahraga, sedang objek pe- nelitiannya mata kuliah yang menggunakan pendekatan sport education. Pemilihan subjek penelitian melalui teknik purposif. Instrumen penelitian untuk mengungkap tingkat pemahaman dosen tentang perkuliahan yang bermuatan pendidikan karakter menggunakan panduan wawancara. Instrumen untuk mengungkap kompetensi pedagogik, gambaran muatan karakter perkuliahan, dan prototipe nilai karakter menggunakan lembar observasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkuliahan yang menggunakan pendekatan sport education dapat memunculkan nilai-nilai karakter. Perkuliahan di Jurusan POR FIP UNY dapat dilaksanakan dengan desain perkuliahan sport education dan dapat diterapkan untuk meningkatkan nilai-nilai karakter. Kata Kunci: sports education, olaharaga, dan pendidikan karakter
MODEL PENILAIAN KINERJA DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA BERBASIS TEKS NARASI BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKATER CINTA BUDAYA Tommi Yuniawan
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.689 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2177

Abstract

Abstrak: Sikap cinta budaya merupakan salah satu nilai karakter bangsa yang hendaknya dijunjung tinggi dalam kurikulum sekolah. Untuk menanamkan karakter cinta budaya kepada peserta didik, pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks membuat guru lebih leluasa. Untuk itu, guru dituntut untuk memunyai perencanaan metode mengajar, kemampuan mengembangkan bahan ajar, dan evaluasi pembelajaran yang baik. Model penilaian adalah penilaian otentik yang berupa penilaian kinerja. Penilaian kinerja memerlukan pertimbangan khusus: (1) kinerja yang dilakukan siswa menun- jukkan kompetensi tertentu; (2) ketepatan dan kelengkapan aspek kinerja yang dinilai; (3) kemam- puan khusus yang diperlukan oleh siswa untuk menyelesaikan tugas pembelajaran; (4) indikator esensial yang akan diamati; dan (5) urutan keterampilan yang diamati. Model penilaian kinerja pem- belajaran membaca berbasis teks narasi bermuatan pendidikan karakter cinta budaya bagi siswa se- kolah menengah pertama dapat diterapkan melalui tiga tahapan utama, yakni tahap kegiatan pra- baca, tahap kegiatan membaca, dan tahap kegiatan pascabaca. Kata Kunci: karakater cinta budaya, penilaian kinerja, pembelajaran membaca, dan teks narasi
PEMETAAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SD, SMP, DAN SMA DI KOTA YOGYAKARTA Darmiyati Zuchdi; Anik Ghufron; Kastam Syamsi; Muhsinatun Siasah Masruri
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.678 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2172

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter di SD, SMP, dan SMA di Kota Yogyakarta. Penelitian survei ini mengambil sampel dengan teknik area cluster random sampling sehingga diperoleh sampel satu sekolah untuk SD dan SMA dan dua sekolah untuk SMP untuk wilayah Yogyakarta bagian Utara, Selatan, Barat, dan Timur. Instrumen pengum- pul data berupa angket dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut. Menurut pendapat para guru, perencanaan pendidikan karakter di sekolah-sekolah Kota Yogyakarta sudah dilakukan dengan cukup baik, tetapi berdasarkan analisis RPP yang dibuat oleh guru, ada beberapa RPP yang belum mengandung nilai-ni- lai target yang akan dikembangkan dalam pembelajaran. Pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah sudah dipadukan dalam berbagai mata pelajaran. Penilaian pengetahuan dan kemauan untuk meng- aktualisasikan nilai-nilai target pendidikan karakter baru pada sebagian soal-soal yang dibuat guru, sedangkan penilaian perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai target dilakukan oleh kebanyakan guru hanya dengan wawancara. Kata Kunci: pemetaan, implementasi, dan pendidikan karakter
PENGEMBANGAN BUKU AJAR BAHASA INDONESIA TEMATIK BERKARAKTER BAGI SISWA SD MELALUI SASTRA ANAK Retno Purnama Irawati; Zaim Elmubarok
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.998 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2179

Abstract

Abstrak: Pengembangan karakter dapat dilakukan melalui setiap subjek dan unit-unit pendidikan serta setiap kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler. Artikel ini mencoba untuk menggambarkan profil bahan ajar bahasa Indonesia di sekolah dasar, kebutuhan siswa dan guru pada buku teks bahasa Indonesia tematik berkarakter, dan prototipe buku teks bahasa Indonesia yang tematik berkarakter untuk sekolah dasar melalui sastra anak-anak. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang diterapkan pada bidang pendidikan. Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar dan guru sekolah dasar di Kota Ungaran dan Kota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan: (1) sebanyak 67 guru (72 %) menyatakan bahwa guru perlu buku teks bahasa Indonesia baru dan sebanyak 26 guru (28 %) me- nyatakan bahwa guru tidak perlu buku bahasa Indonesia baru; (2) 14 orang (15 %) guru menganggap bahwa buku teks bahasa Indonesia dapat membantu guru untuk mengajarkan pendidikan karakter kepada anak didiknya; (3) 49 orang (53 %) guru menganggap buku teks bahasa Indonesia saat ini tidak membantu untuk mengajarkan pendidikan karakter kepada anak didiknya; dan (4) 20 orang (22 %) guru menganggap buku teks bahasa Indonesia tidak dapat membantu untuk mengajarkan pen- didikan karakter kepada anak didiknya. Kata Kunci: buku ajar, tematik, karakter, dan sastra anak
AKTUALISASI NILAI-NILAI KESADARAN SEJARAH DAN NASIONALISME DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA Aman .
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.837 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2174

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktualisasi nilai-nilai kesadaran sejarah dan nasionalisme dalam pembelajaran sejarah di SMA. Hal ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa ancaman terhadap integrasi bangsa telah mencapai tingkat yang memrihatinkan mengingat semakin lunturnya nilai-nilai kebangsaan dan moral di kalangan generasi muda. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Yogyakarta dengan pendekatan naturalistik dan strategi embedded research. Hasil penelitian menunjukkan hal-hal sebagai berikut. (1) Aktualisasi nilai-nilai kesadaran sejarah dalam pembelajaran sejarah ditunjukkan melalui upaya: (a) penananam penghayatan arti penting sejarah untuk masa kini dan mendatang; (b) mengenal diri sendiri dan bangsanya; (c) pembudayaan sejarah bagi pembinaan budaya bangsa; dan (d) menjaga peninggalan sejarah bangsa. (2) Aktualisasi nilai-nilai nasionalisme ditunjukkan melalui upaya penanaman: (a) rasa bangga sebagai bangsa Indonesia; (b) rasa cinta tanah air dan bangsa; (c) rela berkorban demi bangsa; (d) menerima kemajemukan; (e) rasa bangga pada bu- daya yang beraneka ragam; (f) menghargai jasa para pahlawan; dan (g) mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. Kata Kunci: aktualisasi, nilai-nilai, kesadaran sejarah, dan nasionalisme
MEMPERKOKOH PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI MEDIASI AKTIVITAS JASMANI BERBASIS NILAI Abduljabar, Bambang
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.535 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2180

Abstract

Abstrak: Aktivitas jasmani dan olahraga dapat merupakan pilihan mediasi yang tepat dalam pendidikan karakter. Pilihan tepat ini didasarkan pada: (1) hampir semua siswa melakukan aktivitas jasmani (termasuk olahraga); (2) aktivitas jasmani dan olahraga adalah bagian dari unsur budaya; (3) aktivitas jasmani dan olahraga melibatkan aktivitas moral. Suatu proses belajar-mengajar yang di- orientasikan pada pendidikan nilai, reflektif, dan contekstual serta relevan dengan sistem kehidupan nyata merupakan pintu masuk untuk mempengaruhi perilaku siswa, melalui perlibatan dan inter- vensi PECS (physical, emotional, cognitive, dan social). Pendidikan karakter melalui aktivitas jasmani berbasis nilai dapat merupakan alternatif untuk mendidik karakter siswa dengan memfokuskan pada lima tingkatan partisipasi, yaitu: (1) menghargai/menghormati hak dan perasaan siswa lain; (2) ke- berupayaan; (3) pengarahan-diri; (4) membantu siswa lain; dan (5) merefleksikan pada kegiatan di luar pendidikan jasmani. Kata Kunci: pengokohan karakter, pendidikan nilai, pengajaran reflektif dan kontekstual
WACANA PIDATO DALAM UPACARA PERKAWINAN MASYARAKAT JAWA: WAHANA PEMBENTUKAN SIKAP MENTAL DAN KARAKTER Mulyana .
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2178

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bahasa yang digunakan dalam pidato perkawinan, estetika bahasa pidato yang muncul, dan bagaimana konteks pidato menjadi faktor utama terjadinya perubahan wacana pidato. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik yang dilengkapi dengan analisis wacana (discourse analysis). Bahan penelitian berupa tuturan lisan pidato perkawinan (PP) yang dapat didokumentasikan selama penelitian yang bersumber dari tuturan langsung dalam upacara perkawinan yang diselenggarakan oleh masyarakat Jawa di wilayah Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, bahasa yang digunakan dalam upacara perkawinan masyarakat Jawa antara lain: bahasa Jawa, bahasa Indonesia, bahasa campuran Jawa-Indonesia (Jawindo). Dalam penyampaiannya, wacana pidato kadang-kadang mengalami gejala alih kode dan campur kode, dan perubahan atau pergantian tingkat tutur; kedua, unsur-unsur estetika yang digunakan dalam wacana pidato perkawinan antara lain: tembung saroja, tembung garba, yogyaswara, keratabasa, tembung entar, paribasan, bebasan, saloka, pepindhan, pralambang, purwakanthi, panambang bunyi ha-, seselan –in-, seselan – um-, tembung kawi, dan diksi religiusitas; dan ketiga, terjadinya perubahan wacana pidato perkawinan disebabkan perubahan konteks yang melatarbelakanginya terkait suasana yang berlangsung dalam upacara. Akhirnya, wacana pidato dalam upacara perkawinan dapat membentuk sikap mental dan karakter yang mantap. Kata Kunci: wacana seremonial, wacana perkawinan, dan karakter
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA SD DI PROVINSI SULAWESI UTARA Deitje A. Katuuk
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2173

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menyusun instrumen pendidikan karakter bagi siswa SD. Un- tuk menyusun instrumen dan buku tentang pendidikan karakter, perlu dilakukan studi yang kom- prehensif tentang pendidikan karakter yang dilakukan guru di SD. Temuan ini akan membantu siswa SD untuk memiliki karakter sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Penelitian ini merupakan pe- nelitian pengembangan yang dirancang dalam dua tahap. Pada tahap satu penelitian ini untuk meng- indentifikasi pendidikan karakter yang dilakukan pada siswa SD. Penentuan lokasi penelitian diten- tukan secara purposive pada SD, baik negeri maupun swasta di wilayah provinsi Sulawesi Utara. Tek- nik pengumpulan data dengan observasi partisipasi, FGD, angket, dan wawancara. Data yang diper- oleh kemudian dianalisis dengan menggunakan kategori. Hasil penelitian tahap pertama sebagai be- rikut. (1) Pembentukan karakter siswa SD termasuk dalam 3 kategori yaitu sangat baik, baik, dan kurang baik. (2) Pada umumnya, pendidikan karakter diajarkan pada siswa tidak secara tersendiri, namun termasuk dalam mata pelajaran tertentu seperti IPS dan PKn. (3) Materi pendidikan karakter diajarkan pada siswa jika ada topik tertentu dalam mata pelajaran tersebut yang ada kaitannya. (4) Sekolah telah menerapkan aturan tertentu dan siswa harus mengikutinya seperti peraturan dan tata tertib sekolah. Kata Kunci: instrumen, pendidikan karakter, dan siswa SD

Page 1 of 1 | Total Record : 9