cover
Contact Name
Sugiantoro
Contact Email
sugiantoro@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
penips@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Kel. Ketintang, Kec. Gayungan, Kota Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS
ISSN : 30251443     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.26740/penips.v5i4
Core Subject : Education,
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS merupakan jurnal ilmiah elektronik yang diterbitkan oleh Program Studi S1 ​​Pendidikan IPS FISH Unesa, Surabaya. Adapun fokus dan ruang lingkup jurnal ini adalah: 1. Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. 2. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil penelitian ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan wajib terdapat penjelasan dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025): issue" : 29 Documents clear
Pengaruh Kemampuan Literasi Informasi Dan Keterampilan Sosial Terhadap Prestasi Belajar IPS Siswa Kelas VII SMP Prihatini Alfath; Sukma Perdana Prasetya; Nuansa Bayu Segara; Katon Galih Setyawan
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kemampuan literasi informasi dan keterampilan sosial terhadap prestasi belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada siswa kelas VII di UPT SMP Negeri 2 Gresik. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penguasaan keterampilan abad 21, khususnya literasi informasi dan keterampilan sosial, dalam menunjang keberhasilan akademik siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel terdiri atas 64 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan literasi informasi, lembar observasi keterampilan sosial, dan dokumentasi nilai prestasi belajar IPS. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 21 melalui uji regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi informasi berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar dengan kontribusi sebesar 66,5%. Keterampilan sosial juga memiliki pengaruh signifikan dengan kontribusi sebesar 36,3%. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan pengaruh sebesar 70,6% terhadap prestasi belajar IPS siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan literasi informasi dan keterampilan sosial secara bersama-sama berkontribusi positif terhadap capaian akademik siswa. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan strategi pembelajaran berbasis literasi dan sosial di lingkungan sekolah.
The Effect Of Digital Learning Media Based On Augmented Reality With Assemblr Edu Application On Students' Critical Thinking Abilities In Social Studies Subjects Of Grade VIII SMPN 18 Gresik: Pengaruh Media Pembelajaran Digital Berbasis Augmented Reality Dengan Aplikasi Assemblr Edu Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII SMPN 18 Gresik Girit Ningrum, Endang Wuluh
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explain the effect of digital learning media based on Augmented Reality (AR) using the Assemblr Edu application on students' critical thinking skills in Social Studies (IPS). This research uses a quantitative approach with a quasi-experimental method and a pretest-posttest control group design. The subjects of the study were eighth-grade students at SMPN 18 Gresik, with class VIII F as the experimental group and class VIII G as the control group. Data collection techniques included critical thinking pre-test and post-test assessments, student response questionnaires, and documentation. The prerequisite test results showed that the data were normally distributed and homogeneous, making it appropriate to analyze using the Independent Sample T-Test. The t-test results showed a significance value of 0.000 (< 0.05), indicating a significant difference in critical thinking skills between the experimental and control classes. The average post-test score of the experimental class was 88.38, while the control class scored 81.25. In addition, the N-Gain test showed a score of 0.6561, which falls into the effective category (moderate to high). This indicates that digital learning media based on augmented reality using the Assemblr Edu application is quite effective in improving students' critical thinking skills. Beyond the quantitative data results, student responses also revealed that those who participated in learning using the Assemblr Edu application experienced a significant increase in critical thinking skills compared to students in the control group. AR-based learning media encouraged students to be more active in exploring the material, thinking analytically, and understanding the relationships between concepts more deeply. These findings support the use of interactive digital technology as an effective learning strategy to foster critical thinking skills and meet the demands of 21st-century education.
Strategi Guru IPS dalam Menanamkan Karakter Gotong Royong pada Peserta Didik Kelas VII di SMP Negeri 4 Sidoarjo Fitriana, Nova Desinta
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter menjadi aspek fundamental dalam sistem pendidikan nasional karena peserta didik saat ini menghadapi tantangan besar berupa penurunan nilai-nilai sosial akibat pengaruh kemajuan teknologi sehingga mengakibatkan perubahan perilaku peserta didik yang cenderung menjadi lebih individualis dan kurang peduli terhadap lingkungan sekitar. Hal ini menunjukkan bahwa karakter gotong royong belum tertanam secara optimal. Padahal, gotong royong merupakan nilai luhur bangsa Indonesia yang mencerminkan sikap saling membantu, kolaborasi, dan empati. Oleh karena itu, penanaman pendidikan karakter khususnya karakter gotong royong sangat penting dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan melalui peran guru, terutama dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi guru IPS dalam menanamkan karakter gotong royong pada peserta didik kelas VII serta menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 4 Sidoarjo dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sumber data dari penelitian ini diperoleh dari waka kurikulum dan guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan penentuan informan menggunakan teknik purposive. Penelitian ini menggunakan teori pendidikan karakter oleh Thomas Lickona dan teori behavioristik oleh B.F Skinner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru IPS dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru IPS mengintegrasikan nilai gotong royong dalam modul ajar melalui elemen kolaborasi, berbagi, dan kepedulian. Pada tahap pelaksanaannya, guru IPS menerapkan pembelajaran kolaboratif yang memberikan kesempatan peserta didik untuk bekerja sama dalam kelompok secara aktif, serta menyelesaikan tugas pembelajaran secara bersama-sama. Pada tahap evaluasi dilakukan secara formatif dengan mengamati sikap dan keterlibatan peserta didik selama proses pembelajaran. Keberhasilan strategi ini didukung oleh kebijakan sekolah melalui komunitas "Krida", ketersediaan sarana pembelajaran yang memadai, serta partisipasi aktif peserta didik. Strategi ini terbukti efektif menumbuhkan sikap kerja sama, empati, dan tanggung jawab sosial peserta didik, meskipun menghadapi beberapa hambatan seperti perbedaan karakter peserta didik, keterbatasan waktu, dan kecenderungan sikap individualistik yang masih dijumpai pada sebagian peserta didik.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, GAYA HIDUP, DAN FINANCIAL DISTRESS TERHADAP PERILAKU KEUANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA DENGAN CASHLESS SOCIETY SEBAGAI VARIABEL MODERASI Chamida, Risa Nur
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang begitu pesat telah mendorong terjadinya perubahan alat pembayaran dari yang awalnya transaksi secara tunai beralih menjadi nontunai. Perubahan ini memberikan banyak manfaat, tetapi juga dapat berpotensi menyebabkan perubahan perilaku keuangan yang akan berdampak negatif. Terutama mahasiswa yang merupakan kelompok yang sedang berada dalam fase transisi menuju kemandirian finansial sehingga perlu memiliki pengetahuan yang baik dalam mengatur keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, gaya hidup, dan financial distress terhadap perilaku keuangan mahasiswa, serta untuk menguji apakah cashless society berperan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa S1 Universitas Negeri Surabaya yang tercatat aktif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive random sampling yang dihitung melalui rumus Slovin. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 397 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS untuk menguji pengaruh antar variabel dalam model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, gaya hidup, dan financial distress memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa. Namun, variabel cashless society tidak terbukti memoderasi hubungan antara literasi keuangan, gaya hidup, dan financial distress terhadap perilaku keuangan. Ketiga hipotesis moderasi yang diajukan dalam penelitian ini dinyatakan ditolak. Artinya, keberadaan sistem pembayaran nontunai tidak memperkuat maupun memperlemah pengaruh antara literasi keuangan, gaya hidup, dan financial distress terhadap perilaku keuangan.
Solidaritas Sosial Guru Lintas Generasi dalam Hubungan Kerja (Studi Kasus pada Budaya Sekolah di SMP Negeri 1 Mojowarno) BERNICE, DAFFA
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika solidaritas sosial guru lintas generasi dalam konteks budaya sekolah di SMP Negeri 1 Mojowarno. Fenomena keberagaman generasi X, Y, dan Z dalam lingkungan kerja menimbulkan tantangan sekaligus peluang bagi terbentuknya solidaritas sosial yang kuat di antara guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa solidaritas sosial antar generasi terbentuk melalui interaksi keseharian, kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan sekolah, dan relasi informal yang tumbuh secara alamiah. Upaya memperkuat solidaritas dilakukan melalui kegiatan informal, peran kepala sekolah dalam menjembatani perbedaan, dan pemanfaatan media digital. Solidaritas sosial guru lintas generasi memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan budaya sekolah yang inklusif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perubahan. Temuan ini dikuatkan oleh teori solidaritas organik dari Emile Durkheim yang menekanan pentingnya spesialisasi peran dan ketergantungan fungsional antar individu dalam membentuk integrasi sosial. Penelitian ini diharapkan menjadi landasan untuk pengembangan strategi kebijakan pendidikan yang mendukung lingkungan kerja kolaboratif lintas generasi.
Penyusunan Bahan Ajar IPS Dari Situs Bersejarah Peninggalan Kerajaan Majapahit Di Desa Bejijong Untuk Meningkatkan Pemahaman Sejarah Lokal Peserta Didik Selfiana Putri
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun bahan ajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dari situs-situs peninggalan Kerajaan Majapahit di Desa Bejijong dalam bentuk buku teks yang berjudul Bejijong dan Majapahit dalam Sejarah Lokal Nusantara guna meningkatkan pemahaman sejarah lokal peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan SOI (Selecting, Organizing, Integrating) oleh Richard Mayer. Uji kelayakan bahan ajar melibatkan 3 validasi ahli dan uji efektifitas bahan ajar menggunakan one sample group sejumlah 30 peserta didik. Rata-rata validasi ahli bahan ajar adalah 78,3% (layak diimplementasikan). Hasil uji prasyarat normalitas menunjukkan bahwasanya nilai pre test berada pada 0,075 dan post test 0,091 (> 0,005) yang menunjukkan data berdistribusi normal sehingga layak untuk melanjutkan uji-t Paired Sample T Test. Hasil uji-t menunjukkan pada nilai 0,000 (< 0,005) yang mana penggunaan bahan ajar dikatakan efektif dalam pembelajaran IPS. Hasil dari uji-t diperkuat dengan hasil uji N-Gain yang berada pada presentase 63% (rentang 54-75%) dikategorikan cukup efektif. Hal tersebut menunjukkan bahwasanya penggunaan bahan ajar dari situs-situs bersejarah peninggalan Kerajaan Majapahit di Desa Bejijong mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap sejarah lokal. Bahan ajar ini dinilai layak dengan predikat bagus dan cukup efektif (sedang) diterapkan dalam kegiatan pembelajaran. Adanya penyusunan bahan ajar ini diharapkan mampu membantu peserta didik untuk menggali kearifan lokal di lingkungan sekitar mereka.
Determinan yang Memengaruhi Perilaku Membuang Limbah di Aliran Sungai Ngelom, Kecamatan Taman, Sidoarjo Dwiky, Ananda; Ali Imron; Ketut Prasetyo; Dian Ayu Larasati
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran sungai akibat limbah rumah tangga masih menjadi persoalan lingkungan yang mendesak, khususnya di wilayah urban seperti di sepanjang aliran Sungai Ngelom, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Salah satu penyebab utama yang perlu ditinjau lebih dalam adalah rendahnya efektivitas pemanfaatan fasilitas pembuangan limbah yang telah disediakan oleh pemerintah setempat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis sejauh mana pemanfaatan fasilitas pembuangan limbah rumah tangga memengaruhi perilaku masyarakat dalam membuang limbah secara bertanggung jawab. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode analisis regresi linier berganda, data dikumpulkan dari 76 responden yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai (DAS) Ngelom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pemanfaatan fasilitas pembuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku membuang limbah, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,076 dan nilai signifikansi 0,401 (p > 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa keberadaan infrastruktur fisik seperti tempat pembuangan sementara (TPS) dan fasilitas pengelolaan sampah belum cukup untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat jika tidak didukung oleh faktor lain seperti lokasi yang strategis, kemudahan akses, kualitas fasilitas, edukasi lingkungan, serta pengawasan berkelanjutan. Ketidaksesuaian antara desain fasilitas dan kebutuhan aktual masyarakat berpotensi memperkuat kebiasaan lama membuang sampah ke sungai. Oleh karena itu, pendekatan penyediaan fasilitas tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terintegrasi dengan pendekatan sosial dan partisipatif. Hasil ini memberikan masukan penting bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam merancang strategi pengelolaan limbah yang lebih efektif, adaptif, dan berbasis kebutuhan komunitas.
Pengaruh Model Pembelajaran Game Based Learning Menggunakan Media Nearpod Terhadap Capaian Pembelajaran Pengetahuan Siswa Pada Mata Pelajaran IPS di SMPN 33 Surabaya Fadhilah, Nandita Adhys Nur
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Game Based Learning (GBL) learning model using Nearpod media on student learning outcomes in Social Sciences (IPS) subjects at SMPN 33 Surabaya. The background of this study is based on the low involvement of students in the conventional learning process which has implications for less than optimal learning outcomes. The GBL model was chosen because it is able to create a more interactive and enjoyable learning atmosphere, while Nearpod is used as an interactive digital media that supports game-based learning. This study uses a quantitative method with a quasi-experimental design, involving two groups, namely the experimental class and the control class. Data were collected through pretest and posttest tests to determine differences in learning outcomes before and after treatment. The results showed that there were significant differences in student learning outcomes between the group using the Nearpod-based GBL model and the group using conventional learning methods. These findings indicate that the application of the Nearpod-based GBL learning model can increase student motivation, involvement, and learning outcomes in IPS subjects. Thus, this model can be used as an alternative relevant learning strategy to improve learning outcomes in the digital era.
Pengembangan Congklak Modips Sebagai Media Model Pembelajaran IPS untuk Melatih 4C Skills Peserta Didik Dimas Baharudin
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya keterampilan 4C (berpikir kritis, berpikir kreatif, berkomunikasi, dan berkolaborasi) yang harus dimiliki oleh peserta didik di abad ke-21 membuat guru harus bisa membimbing peserta didik untuk mencapai keterampilan tersebut, tak terkecuali guru IPS. Untuk mengasah keterampilan 4C peserta didik, guru IPS dapat menerapkan model pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Model pembelajaran IPS berbasis permainan Congklak Modips bisa menjadi pilihan karena menggabungkan beberapa aktivitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik seperti diskusi kelompok, penyajian hasil diskusi, tanya jawab, serta mengutarakan sebuah pendapat yang dibungkus dalam suatu permainan. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah media pembelajaran IPS yang dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran yang aktif dan menyenangkan bagi peserta didik dalam melatih keterampilan 4C mereka. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Hasil uji validitas media memperoleh persentase sebesar 93,63% yang berarti sangat layak dan valid untuk digunakan. Hasil uji kepraktisan media memperoleh persentase sebesar 84,76% yang berarti praktis untuk digunakan. Untuk menguji efektivitas media, maka dilakukan penelitian di kelas 9-2 SMPN 3 Tanjunganom dengan total sampel berjumlah 25 peserta didik. Melalui pre-test dan post-test one group design, diperoleh rata-rata nilai pre-test sebesar 55,2 dan rata-rata nilai post test sebesar 87,8. Berdasarkan rata-rata nilai tersebut, selanjutnya dilakukan uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test dan diketahui nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 maka hipotesis bahwa pembelajaran IPS berbasis Congklak Modips memberikan pengaruh yang signifikan dapat diterima. Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini adalah Congklak Modips terbukti valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran IPS yang aktif dan menyenangkan.

Page 3 of 3 | Total Record : 29