cover
Contact Name
Sugiantoro
Contact Email
sugiantoro@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
penips@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Kel. Ketintang, Kec. Gayungan, Kota Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS
ISSN : 30251443     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.26740/penips.v5i4
Core Subject : Education,
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS merupakan jurnal ilmiah elektronik yang diterbitkan oleh Program Studi S1 ​​Pendidikan IPS FISH Unesa, Surabaya. Adapun fokus dan ruang lingkup jurnal ini adalah: 1. Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. 2. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil penelitian ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan wajib terdapat penjelasan dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4 (2025): issue" : 16 Documents clear
Strategi Pembelajaran Guru IPS Nonlinier Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPS Di SMP Swasta Surabaya Indy Enno Yuniar
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru IPS yang memiliki latar belakang pendidikan nonlinier dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di SMP Swasta Surabaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan beberapa guru IPS yang memiliki latar belakang pendidikan nonlinier, seperti Pendidikan Akuntansi, Geografi, Ekonomi, dan Pendidikan Dunia Usaha. Penelitian ini juga mengobservasi proses pembelajaran di kelas serta menganalisis dokumen pembelajaran yang digunakan oleh guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru IPS dengan latar belakang pendidikan nonlinier mengadopsi berbagai strategi pembelajaran inovatif, seperti pembelajaran berbasis konteks, penelitian, simulasi, dan field trip. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan memperdalam pemahaman materi. Selain itu, mereka juga mengadaptasi pengalaman dari latar belakang pendidikan mereka untuk menyusun modul ajar yang relevan dengan konteks kehidupan nyata siswa. Meskipun terdapat tantangan dalam penerapannya, seperti keterbatasan pengetahuan dan sumber daya, hasil pembelajaran menunjukkan peningkatan kualitas pemahaman siswa terhadap materi IPS. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam konteks pendidikan IPS di sekolah menengah pertama. Penelitian ini memberikan saran bagi cabang dinas agar cabang dinas mendukung penerapan strategi pembelajaran yang berbasis pada pengalaman siswa, dengan cara memberikan fleksibilitas dalam kurikulum yang memungkinkan guru untuk mengembangkan berbagai strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa seta pada penyediaan dana untuk kegiatan pemebelajaran di luar kelas.
Pengembangan LKPD Berbasis Dimensi Kebhinekaan Global Sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dalam Pembelajaran IPS Materi Keberagaman Sosial Budaya di Masyarakat Ayu Putri Nur Sholikhah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan LKPD, kelayakan LKPD, dan efektivitas penggunaan LKPD berbasis dimensi kebhinekaan global sebagai penguatan profil pelajar pancasila. Jenis penelitian yang digunakan yaitu research and development dengan desain pengembangan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluate). Penelitian dilakukan di SMP Negeri 7 Bojonegoro, dengan subjek penelitian peserta didik kelas VII, dosen ahli sebagai validator, dan guru IPS. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu (1) tahapan R&D yang dilakukan terhadap pengembangan LKPD menggunakan model ADDIE; (2) Kelayakan LKPD ditinjau dari kelayakan isi LKPD dan dinyatakan valid berdasarkan penilaian empat validator ahli dan dianalisis dengan formula Aiken’s V mendapatkan hasil 0,87 termasuk kategori validitas tinggi. Kelayakan berdasarkan respon 30 peserta didik mendapatkan skor 90,46% dan respon guru dengan skor 97,1% yang termasuk kategori sangat layak; (3) Hasil uji efektivitas diukur dan dianalisis dari hasil pretest dan postest penguatan profil pelajar Pancasila. Hasil uji normalitas berdistribusi normal, dibuktikan pada nilai sig. pada table shapiro wilk pretest 0,109 > 0,05 dan postest 0,63 > 0,05. Hasil uji t nilai sig. (2-tailed) 0,000 yang berarti < 0,05, maka Ho ditolak dan Hi diterima. Hasil uji n-gain, yaitu 0,73 > 0,7 termasuk kategori efektivitas tinggi. Hasil ketercapaian dalam proses pembelajaran penguatan profil pelajar Pancasila berdasarkan hasil pengimplementasian LKPD mencapai skor sebesar 89,16% berarti LKPD berbasis dimensi kebhinekaan global mampu mencapai ketuntasan kriteria penguatan profil pelajar pancasila. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil pengembangan LKPD berbasis dimensi kebhinekaan global layak dan efektif digunakan, serta dapat mencapai penguatan profil pelajar Pancasila dalam pembelajaran IPS. Abstrac This research aims to determine the process of developing LKPD (Student Worksheets), the feasibility of LKPD, and the effectiveness of using LKPD based on the dimensions of global diversity to strengthen the Pancasila student profile. The type of research used is research and development with the ADDIE model (analyze, design, development, implementation, evaluate). The research was conducted at SMP Negeri 7 Bojonegoro, with the subjects being seventh-grade students, expert lecturers as validators, and social studies teachers. The research findings are as follows: (1) The R&D stages conducted for the development of LKPD used the ADDIE model; (2) The feasibility of LKPD, based on the content feasibility of the LKPD, was deemed valid according to the assessments of four expert validators and analyzed using the Aiken’s V formula, which resulted in 0.87, indicating high validity. The feasibility based on responses from 30 students obtained a score of 90.46%, and the teacher's response score was 97.1%, both categorized as very feasible; (3) The effectiveness test results were measured and analyzed from pretest and posttest results on the strengthening of the Pancasila student profile. The normality test results showed a normal distribution, as evidenced by the sig. value in the Shapiro-Wilk table for the pretest (0.109 > 0.05) and posttest (0.63 > 0.05). The t-test result showed a sig. value (2-tailed) of 0.000, meaning < 0.05, thus Ho was rejected and Hi was accepted. The n-gain test result was 0.73 > 0.7, indicating a high level of effectiveness. The learning achievement in the process of strengthening the Pancasila student profile, based on the implementation of the LKPD, achieved a score of 89.16%, meaning that the LKPD based on the dimensions of global diversity succeeded in meeting the criteria for strengthening the Pancasila student profile. Therefore, it can be concluded that the development of LKPD based on the dimensions of global diversity is feasible and effective to use and can successfully strengthen the Pancasila student profile in social studies learning.
Eksistensi Tradisi Wiwitan dan Kontribusinya terhadap Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan Lokal Ummami, Risalatul; Larasati , Dian Ayu; Suprijono , Agus; Setyawan , Katon Galih
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Wiwitan merupakan salah satu tradisi peninggalan leluhur masyarakat petani di Jawa yang dilaksanakan menjelang panen padi dilaksanakan. Tradisi ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur masyrakat petani atas hasil panen yang telah mereka peroleh. Selain itu, pelaksanaan Tradisi Wiwitan ini juga dipercayai serta dilaksanakan sebagai bentuk penolak balak atau untuk memperoleh keselamatan. Tradisi Wiwitan ini dilaksanakan sejak zaman dahulu dari generasi ke generasi dan sudah menjadi sebuah kebiasaan pada masyarakat petani di Jawa salah satunya di Dusun Kedung Tunggak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana eksistensi dan harmonisasi dari nilai sosial dan nilai keagamaan yang terkandung di dalam Tradisi Wiwitan. Selain itu, dalam penelitian ini juga berusaha untuk melihat bagaimana kontribusi dari kearifan lokal Tradisi Wiwitan ini dapat berkontribusi dalam pembelajaran IPS sebagai sumber belajar IPS berbasis kearifan lokal. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Kedung Tunggak Desa Jatikalen Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, pengambilan sampel penelitian dengan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan Teori Interaksionisme Simbolik dalam mengungkap makna dari simbol-simbol yang terkandung dalam Tradisi Wiwitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Wiwitan ini masih eksis di kalangan masyarakat di era modern seperti saat ini. Tradisi Wiwitan mengandung nilai sosial dan nilai keagamaan yang tercermin dari gotong royong masyarakat yang dapat mempererat kerukunan dari masyarakat sendiri. Nilai keagamaan dalam tradisi ini tercermin dari bagaimana Tradisi Wiwitan yang merupakan aliran Kejawen ini dapat harmonis dan hidup berdampingan dengan agama islam di dalam pelaksanaannya. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Tradisi Wiwitan ini dapat berkontribusi secara aktif sebagai sumber belajar berbasis kearifan lokal karena tidak hanya mengandung nilai kebudayaan tetapi juga mengandung nilai sosial dan keagamaan yang sangat relevan dengan pembelajaran IPS, sehingga pembelajaran berbasis kearifan lokal Tradisi Wiwitan ini akan menjadikan peserta didik secara bertahap akan lebih dekat dengan lingkungan sekitarnya di dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Model Pembelajaran Semua Dapat Menjadi Guru Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran IPS Di SMPN 61 Surabaya Sabrina Salsabila, Maurelia Aidha
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran semua dapat menjadi guru terhadap hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP Negeri 61 Surabaya. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya minat dan keaktifan peserta didik dalam Pembelajaran IPS, yang sebagian besar masih bersifat konvensional dan berpusat pada guru. Model ini merupakan sebuah model pembelajaran aktif yang memberikan kesempatan pada peserta didik untuk berperan sebagai guru bagi teman sebayanya. Penelitian ini menggunakan model eskperimen denagn desain one group pretest – posttest. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas VIIIH yang berjumlah 33 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukan adanya kurang peningkatan hasil belajar setelah diterapkannya model pembelajaran ini, dengan nilai rata rata yang rendah pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Uji Hipotesis menggunakan wilcoxon.
Pengaruh Media Ludo Edukatif terhadap Group Decision Making Skills Siswa pada Materi Perubahan Sosial di SMP Negeri 5 Sidoarjo Islami, Zuhrotul
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya group decision making skills siswa yang disebabkan oleh penggunaan model, metode, dan media pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Ludo Edukatif terhadap group decision making skills siswa pada materi perubahan sosial di SMP Negeri 5 Sidoarjo. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan desain pre-experimental design jenis one shot case study. Sampel penelitian diperoleh melalui teknik simple random sampling dan berdasarkan hasil undian terpilih kelas IX-4 yang berjumlah 33 siswa. Berdasarkan hasil analisis data, uji regresi linear sederhana menunjukkan nilai R Square sebesar 0.497, yang mengindikasikan bahwa media Ludo Edukatif berpengaruh sebesar 49.7% terhadap group decision making skills, sedangkan 50.3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil uji signifikansi regresi menunjukkan nilai p = 0.000 (p < 0.05) yang menandakan bahwa pengaruh tersebut signifikan secara statistik. Hasil uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara penggunaan media Ludo Edukatif terhadap group decision making skills dengan nilai koefisien korelasi r = 0.705 dan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p < 0.05). Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima yang membuktikan bahwa media Ludo Edukatif terbukti berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan group decision making skills siswa pada materi perubahan sosial di SMP Negeri 5 Sidoarjo.
Efektivitas Media Interaktif Scratch Guna Meningkatkan Hasil Belajar Literasi Ekonomi Siswa Pada Materi Perdagangan Internasional di Kelas VIII SMP Mariatul Kibthiah; Nasution; Dhimas Bagus Virgiawan; Dian Ayu Larasati
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media interaktif scratch dalam meningkatkan hasil belajar literasi ekonomi siswa pada materi perdagangan internasional di kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimental dan desain Nonequivalent Control Group Design, yang melibatkan dua kelas yakni kelas eksperimen yang menggunakan media interaktif scratch dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian ini berupa soal pre-test dan post-test digunakan untuk mengukur hasil belajar kognitif siswa. Data dianalisis menggunakan uji N-Gain dan uji Independent Sample T-test untuk mengetahui perbedaan dan peningkatan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontol. Penggunaan media interaktif scratch terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar literasi ekonomi siswa, ditandai dengan nilai N-Gain sebesar 0,50 pada kelas eksperimen dan 0,34 pada kelas kontrol. Penggunaan media interaktif scratch mempermudah siswa memahami konsep ekonomi yang abstrak melalui simulasi dan permainan yang interaktif, serta mendorong partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Media ini juga berkontribusi dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan meningkatkan motivasi belajar. Dengan demikian, media interaktif scratch terbukti efektif dan dapat dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran ekonomi, khususnya pada materi perdagangan internasional.
Pengaruh Pembelajaran Kontekstual berbantuan Media Pembelajaran Film Dokumenter terhadap Hasil Belajar pada Materi Sejarah Lokal di SMP Labschool Unesa 1 Rahayu, Martutik Intan Rahayu; Nasution; Ali Imron; Niswatin
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas mengenai pengaruh pembelajaran kontekstual berbantuan media pembelajaran film dokumenter terhadap hasil belajar materi sejarah lokal di SMP Labschool Unesa 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar materi sejarah lokal dengan penggunaan pembelajaran kontekstual berbantuan film dokumenter pada kelas VII C SMP Labschool Unesa 1 tahun Pelajaran 2024/2025 dengan jumlah siswa 32 orang, sehingga memberikan inovasi pembelajaran sejarah lokal terbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan kuasi-eksperimental desain one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalam tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pembelajaran kontekstual berbantuan film dokumenter berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar materi sejarah lokal. Hal ini ditunjukkan melalui peningkatan rata-rata peserta didik dari pretest sebesar 49,7 menjadi 86,8 pada posttest, serta hasil uji paired sample t-test yang menunjukkan signifikansi 0,000 < 0,05. Peningkatan pemahaman dalam ranah kognitif ini, mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan menganalisis nilai-nilai sosial perjuangan. Media film dokumenter Arek Suroboyo terbukti memperkuat daya serap peserta didik terhadap materi sejarah lokal melalui penyajian visual yang kontekstual dan relevan dengan lingkungan nyata mereka. Abstract This study discusses the effect of contextual learning assisted by documentary film learning media on learning outcomes of local history material at SMP Labschool Unesa 1. This study aims to determine the learning outcomes of local history material with the use of contextual learning assisted by documentary films in class VII C SMP Labschool Unesa 1 in the 2024/2025 academic year with 32 students, thus providing the latest local history learning innovation. The method used in this study is quantitative with a quasi-experimental one group pretest-posttest design. Data collection techniques used are tests and documentation. The results of the study showed that the use of contextual learning assisted by documentary films had a significant effect on improving learning outcomes of local history material. This is shown by an increase in the average of students from the pretest of 49.7 to 86.8 in the posttest, as well as the results of the paired sample t-test which showed a significance of 0.000 <0.05. Increasing understanding in the cognitive domain is able to foster critical thinking skills and analyze social values ​​of struggle. Arek Suroboyo documentary film media has been proven to strengthen students' absorption of local history materials through visual presentations that are contextual and relevant to their real environment.
Penanaman Nilai-Nilai Multikultural Pada Mata Pelajaran IPS SMP Sebagai Upaya Dalam Penguatan Karakter Nasionalis Peserta Didik Merita Selvia Nura'ini; Katon Galih Setyawan; Nuansa Bayu Segara; Kusnul Khotimah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai multikultural dalam dunia pendidikan sebagai respons terhadap tantangan berupa konflik sosial dan pesatnya arus globalisasi. Kedua fenomena tersebut berpotensi menghambat pembentukan karakter nasionalis peserta didik. Oleh karena itu, pengintegrasian nilai-nilai multikultural ke dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi salah satu upaya strategis dalam memperkuat karakter nasionalis peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana penanaman nilai-nilai multikultural dilaksanakan dalam pembelajaran IPS sebagai sarana penguatan karakter nasionalis peserta didik. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 20 Surabaya dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling, meliputi peserta didik kelas VIII, guru IPS, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai multikultural seperti toleransi, demokrasi, kesetaraan, dan keadilan telah terintegrasi dalam proses pembelajaran dan budaya sekolah. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui metode diskusi kelompok, pembiasaan perilaku, keteladanan guru, serta partisipasi aktif dalam kegiatan sekolah yang melibatkan seluruh warga sekolah dengan latar belakang yang beragam. Lingkungan sekolah yang inklusif dan kolaboratif turut mendukung keberhasilan internalisasi nilai-nilai tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penanaman nilai-nilai multikultural melalui pembelajaran IPS efektif dalam memperkuat karakter nasionalis peserta didik. Saran yang diberikan adalah perlunya penguatan kapasitas guru dalam menerapkan pendekatan multikultural yang kreatif dan kontekstual, serta inovasi program sekolah yang mendukung budaya multikultural secara menyeluruh.
PENGARUH MODEL FLIPPED CLASSROOM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 1 BRONDONG Nabila, Nabila Devinta Salsa Apriliant Putri
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat Sekolah menengah Pertama (SMP) memiliki peran penting dalam mengembangkan wawasan sosial siswa, termasuk kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar. Pembelajaran IPS tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada pengembangan keterampilan berpikir kritis yang memungkinkan siswa untuk menganalisis dan mengevaluasi informasi secara logis. Selain itu, kemandirian belajar juga menjadi kompetensi penting yang harus dikuasai siswa agar mamou mengelola proses belajarnya secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Flipped Classroom terhadap kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas VII SMP Negeri 1 Brondong. Penelitian ini menggunakan metode quasi-exsperimental dengan desain pretest-posttest control group. Kelompok eksperimen diterapkan model Flipped Classroom, sedangkan kelompok control menerapkan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis dan kuesioner kemandirian belajar untuk mengukur pengaruh model pembelajaran terhadap kedua variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Flipped Classroom efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa di kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas control. Siswa di kelas VII-A yang diterapkan model Flipped Classroom menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritiis yang lebih baik melalui aktivitas diskusi dan analisis kasus dibandingkan siswa kelas VII-D yang mengikuti pembelajaran konvensional. Selain itu, kemandirian belajar siswa di kelas eksperimen juga meningkat, terutama dalam aspek pengelolaan waktu dan evaluasi diri. Dengan demikian, model Flipped Classroom terbukti efektif dalam mendukung peningkatan kedua variabel tersebut pada pembelajaran IPS di SMP Negeri 1 Brondong.
Habitus Campus party pada Mahasiswa Kampus Negeri di Kota Surabaya dan Relevansinya dalam Pembelajaran IPS Muhammad Asrorun Ni’am; Katon Galih Setyawan; Niswatin; Ali Imron
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana budaya Campus party membentuk pola pikir dan perilaku mahasiswa, khususnya dalam konteks moral dan etika. Fenomena ini menjadi perhatian karena banyak mahasiswa yang terlibat dalam aktivitas party kampus cenderung mengalami perubahan dalam cara memandang nilai tanggung jawab, kejujuran, dan kedisiplinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, untuk memahami pengalaman subjektif mahasiswa yang pernah mengikuti Campus party. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya ini telah membentuk habitus atau kebiasaan sosial yang memungkinkan mahasiswa menormalisasi perilaku yang secara etis dipertanyakan. Mahasiswa sering mengalami dilema antara keinginan untuk diterima dalam pergaulan dan dorongan moral yang mereka miliki. Akibatnya, banyak dari mereka yang mengubah cara pandang terhadap etika demi menyesuaikan diri dengan lingkungan. Budaya permisif ini, jika tidak dikawal secara aktif oleh institusi pendidikan, dapat merusak kesadaran moral mahasiswa secara perlahan. Temuan ini menekankan pentingnya pendampingan dan pembinaan karakter secara berkelanjutan di lingkungan kampus, agar mahasiswa tidak hanya tumbuh sebagai insan akademik, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat. Pendidikan tinggi harus menjadi ruang pembentukan kepribadian, bukan sekadar tempat mengejar prestasi akademik.

Page 1 of 2 | Total Record : 16