cover
Contact Name
Sugiantoro
Contact Email
sugiantoro@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
penips@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Kel. Ketintang, Kec. Gayungan, Kota Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS
ISSN : 30251443     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.26740/penips.v5i4
Core Subject : Education,
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS merupakan jurnal ilmiah elektronik yang diterbitkan oleh Program Studi S1 ​​Pendidikan IPS FISH Unesa, Surabaya. Adapun fokus dan ruang lingkup jurnal ini adalah: 1. Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. 2. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil penelitian ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan wajib terdapat penjelasan dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU IPS TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 10 SURABAYA: ANALYSIS OF PEDAGOGIC COMPETENCIES OF SOCIAL STUDIES TEACHERS ON THE LEARNING INTERESTS OF CLASS VIII STUDENTS IN SOCIAL STUDIES SUBJECTS AT SMP NEGERI 10 SURABAYA Fatmala, Ama
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48365

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kompetensi pedagogik dan minat belajar peserta didik serta menganalisis pengaruh kompetensi pedagogik guru IPS terhadap minat belajar pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 10 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berupa survey, ada dua variabel dalam penelitian yakni variabel independent kompetensi pedagogik (X) dan variabel dependent minat belajar (Y). Teknik pengambilan sampel penelitian memanfaatkan tipe probability sampling jenis proportional stratified random sampling. Adapun ukuran besarnya sampel minimal melalui penggunaan rumus Slovin dengan taraf signifikansi 5% didapatkan sejumlah 194 peserta didik. Uji validitas instrument dengan menggunakan teknik pearson correlation product-moment dan uji reliabilitas memanfaatkan rumus cronbach alpha melalui program aplikasi IBM SPSS Statistics 21. Uji prasyarat analisa data menggunakan uji normalitas serta uji linieritas. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan uji hipotesis memanfaatkan uji-t parsial dengan analisis regresi linier sederhana. Dari hasil analisis, uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0, 000 < 0, 05 yang berarti kompetensi pedagogik guru IPS berpengaruh signifikan terhadap minat belajar peserta didik kelas VIII pada mata pelajaran IPS SMP Negeri 10 Surabaya. Persamaan regresi yang dihasilkan adalah Y = 107, 27 + 0, 288 X. Besarnya sumbangan pengaruh variabel bebas ditentukan dari koefisien determinasi yang diperoleh dengan persentase sebesar 10, 3%. Kata Kunci: kompetensi pedagogik, minat belajar, mata pelajaran IPS.
Internalisasi Makna Simbolik Nilai Etnopedagogi Tradisi Lebaran Ketupat Pada Pembelajaran IPS Untuk Penguatan Kompetensi Sikap di SMP Hanifah, Aulia Nur
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48384

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan sikap pada pendidikan dalam rangka menghadapi degradasi karakter dan bergesernya nilai karakter dikalangan remaja ini. Internalisasi makna simbolik nilai etnopedagogi dari prosesi tradisi Lebaran Ketupat dalam pembelajaran IPS sebagai upaya menanamkan nilai karakter, meluaskan pengetahuan tentang budaya bangsa, serta bagian dari upaya untuk meminimalisir dampak negatif dari arus globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna simbolik nilai tradisi lebaran ketupat di Durenan dan mendeskripsikan strategi internalisasi nilai etnopedagogi makna simbolik tradisi Lebaran Ketupat pada pembelajaran IPS di SMPN 1 Durenan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pada nilai etnopedagogi dapat dimaknai melalui simbol pada prosesi tradisi Lebaran Ketupat. Prosesi tradisi Lebaran Ketupat yakni: puasa Syawal, selamatan, membuat ketupat, memuliakan tamu, dan bersedekah. (2) Nilai yang termuat yakni nilai religius, nilai gotong royong, nilai toleransi, dan nilai peduli sosial. Stategi internalisasi nilai etnopedagogi melalui pembelajaran IPS menunjukkan tercapai menguatkan kompetesi sikap peserta didik di SMPN 1 Durenan. Hasil internalisasi nilai etnopedagogi diperoleh dari hasil penilaian lembar observasi dan penilaian Value Clarification Technique (VCT). Capaian pada pertemuan pertama menunjukkan penilaian sikap didominasi dengan kategori Cukup sebesar 48%. Pada pertemuan kedua menunjukkan penilaian sikap didominasi dengan kategori Baik sebesar 81%. Ketercapaian lain ditunjang dengan pengembangan diri kurikulum sekolah yakni kegiatan ekstrakurikuler drumband.
Pengembangan Media Pembelajaran Komik Digital Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Tema Awal Berdirinya Majapahit Huda, M. Miftakul
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48457

Abstract

Penelitian yang telah dilaksanakan bertujuan untuk (1) Menguji kelayakan media pembelajaran yang dikembangkan yaitu komik kisah awal berdirinya Majapahit; (2) Mendeskripsikan respon praktisi pembelajaran IPS dan peserta didik terhadap kegunaan dan manfaat media komik kisah awal berdirinya Majapahit pada pembelajaran IPS; (3) Mengetahui efektivitas media yang dikembangkan yakni komik berdirinya Majapahit sebagai upaya meningkatkan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (R&D) yang meenerapkan model ADDIE yang dimulai dari tahap analisis kebutuhan, perancangan media, pengembangan media, implementasi media di lapangan dan evaluasi dari media yang dikembangkan. Penelitian menggunakan metode ini memerlukan 1 subjek yakni kelas besar untuk diberikan perlakuan pada tahapan implementasi. Kelas besar tersebut terdiri dari 47 siswa. Instrumen penelitian menggunakan angket penilaian media untuk validator ahli materi dan ahli media, serta praktisi pembelajaran IPS, kemudian untuk peserta didik diberikan lembar penilaian media dan lembar soal pretest - posttest. Hasil yang diperoleh dari penelitian terdiri atas (1) Hasil uji kepraktisan komik menunjukkan kepraktisan komik untuk digunakan dalam proses pembelajaran siswa, (2) Hasil uji kelayakan menurut penilaian dari para validator memperlihatkan bahwa media yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dari aspek materi, bahasa, media dan keterpaduan sehingga cukup layak untuk dipergunakan dengan rata-rata skor 3,20 masuk kategori sangat layak, (3) Efektivitas media dapat ditunjukkan dari adanya ketidaksamaan hasil nilai pretest dan posttest peserta didik. Berdasarkan data dari Paired Samples Statistics menunjukkan rata-rata nilai pretest mencapai 44,23, sedangkan rata-rata nilai posttest mencapai 69,31, sedangkan nilai gain pretest-posttest menunjukkan rata-rata 0,39 masuk kategori sedang. Berdasarkan hasil Paired Samples Correlations, menunjukkan angka sig sebesar 0,164 dan angka korelasi 0,308. Sedangkan untuk hasil Paired Samples Test menunjukkan nilai P-value = 0,000 < ? = 0,05, berdasarkan uji hipotesis data tersebut menyebutkan telah ditolaknya Ho dan diterimanya Ha. Sehingga hasil tersebut memperlihatkan adanya ketidaksamaan yang berarti dari hasil rata-rata nilai pretest dan posttest. Dengan demikian, beberapa hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penelitian telah berhasil dilaksanakan dan media yang dikembangkan dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran IPS. Kata Kunci : Media Pembelajaran Komik, Pembelajaran IPS, Berpikir Kritis
Pengaruh Model Pembelajaran Game Based Learning Tipe Wordwall Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kelas VII SMP Pada Materi Kehidupan Masyarakat Masa Islam: The Influence of Wordwall Type Game Based Learning Learning Model on Concept Understanding of Class VII Junior High School Students in Islamic Community Life Materials Fadila, Dwi Sintya Nur
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48487

Abstract

Pemahaman konsep menurut Bloom ialah kategori dimana siswa dapat mengklasifikasikan objek, kejadian dan ide-ide pada setiap objek. Dalam hal ini pembelajaran yang efektif ialah proses belajar yang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengkontruksi sendiri informasi yang diperoleh. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adakah pengaruh model pembelajaran game based learning tipe wordwall dan seberapa besar pengaruhnya dibandingkan dengan pembelajaran konvensional terhadap pemahaman konsep siswa pada materi Kehidupan Masyarakat Masa Islam. Penelitian ini menggunakan Quasy Eksperimental Designs dengan bentuk Nonequivalent [pretest posttest] Control Groups Design (NCGD). Populasi dalam penelitian ini ialah siswa kelas VII SMP Negeri 10 Surabaya dengan jumlah siswa 441 yang tersebar dalam 13 kelas. Dengan sampel yang dipilih yaitu 33 siswa kelas VII F sebagai kelas kontrol dan kelas VII H berjumlah 33 siswa sebagai kelas eksperimen pada semester genap tahun ajaran 2021/ 2022 berdasarkan teknik sampling purposive dengan melihat nilai rata-rata PAS siswa yang mendekati. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji independent sample t test dan perhitungan nilai N-gain pada SPSS 21 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran game based learning wordwall memiliki pengaruh 0,11 lebih tinggi jika dibandingkan dengan pembelajaran konvensional terhadap pemahaman konsep siswa kelas VII SMP Negeri 10 Surabaya dengan nilai signifikansi sebesar 0.01 < 0.05.
Internalisasi Makna Simbolik Nilai Etnopedagogi "Gembyangan Waranggana Tayub" pada Pembelajaran IPS Untuk Penguatan Kompetensi Sikap: Internalisasi Makna Simbolik Nilai Etnopedagogi "Gembyangan Waranggana Tayub" pada Pembelajaran IPS Untuk Penguatan Kompetensi Sikap Ratnaningtyas, Ratih
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48510

Abstract

Gembyangan Waranggana Tayub is an important procession to continue the Nyadran tradition in Sambirejo Village which is synonymous with Waranggana and Tayub. Internalization of the symbolic meaning of ethnopedagogical values ??from the Gembyangan Waranggana Tayub procession in learning as an effort to inculcate and pass on cultural values ??to students. The purpose of this research is to identify the symbolic meaning of the ethnopedagogical values ??of the Gembyangan Waranggana Tayub tradition and describe the achievement of internalizing the ethnopedagogical values ??of Gembyangan Waranggana Tayub towards strengthening the religious and social attitudes of students at SMPN 3 Tanjunganom, Nganjuk district. This study uses descriptive qualitative methods with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results of the study indicate that the value of ethnopedagogy can be interpreted through the symbols in the Gembyangan Waranggana Tayub procession. The procession of the Gembyangan Waranggana Tayub, namely; Kirab-an Waranggana, sprinkling holy water, drinking holy water, tearing hibiscus leaves, installing Cunduk Pentul, Pronunciation of Pledge, Ubengan around Mbah Ageng's well by dancing and singing 10 obligatory gendhing, then the Langen Tayub performance. The values ??contained include religious values, social values, self-confidence values, cooperative values, responsibility values, and mutual cooperation values. Internalization of values ??through social studies learning is achieved to strengthen the competence of religious and social attitudes of students at SMPN 3 Tanjunganom. The achievement of value internalization was obtained from the results of the observation sheet assessment and Value Clarification Technique (VCT) assessment at three meetings which showed complete attitudes in the "Very Good" and "Good" categories. The achievement of internalization is supported by the integration of local culture with the school curriculum.
Pengaruh Pemberian Reinforcement dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII Mata Pelajaran IPS SMPN 27 Surabaya: The Effect of Giving Reinforcement and Learning Motivation on Student Learning Outcomes for Class VII Social Studies Subjects at SMPN 27 Surabaya Yusman, Salsabila Farodis
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48606

Abstract

This study was conducted as a result of the issue inadequate social studies learning outcomes, students' lack of attention during class, and some students' laziness when it came to completing tasks. The purpose of this study is ascertain how motivation and reinforcement affect students' learning outcomes in social studies classes at SMP Negeri 27 Surabaya. utilizing ex post facto quantitative studies of this kind. Ex post facto methodology was chosen since learning experiences occur within the learning process. In this study, 39 respondents from the entire class of class VII SMP Negeri 27 Surabaya were given questionnaires and learning outcomes to complete in order to gather data. Then, with the aid of SPSS 21.0, the data is controlled utilizing multiple regression analysis methods and partial correlation. The analysis's findings show that the first hypothesis, "Reinforcement," has an effect on the learning outcomes for social studies a tcount 2.891 and a sig value of 0.006, while the second hypothesis, "Motivation," also has an effect on the learning outcomes for social studies of 2.169 and a sig 0.037, and suggests giving reinforcement gifts and motivating students to learn. has an impact on the outcomes of social studies learning using ftable 7,280 and sig 0,002. According to the analysis's findings, reinforcement and learning motivation have favorable and sig impact on students' learning outcomes in social studies classes at SMP Negeri 27 Surabaya.
Pengaruh Pembelajaran Hybrid Learning Menggunakan Media Baamboozle Terhadap Hasil Belajar dan Minat Belajar Siswa SMP: The Effect of Hybrid Learning Using Baamboozle Media on Learning Outcomes and Learning Interests of Junior High School Students Mariani, Sartika Dewi
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48607

Abstract

Pembelajaran hybrid learning yang diterapkan pada sistem pembelajara masa pandemi Covid-19 menjadikan minat belajar siswa menurun. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa yang kurang optimal. Perlunya penggunaan media dengan menggunakan metode games agar menumbuhkan minat belajar siswa kembali. Sehingga hasil belajar kembali optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran hybrid learning menggunakan Baamboozle terhadap hasil belajar dan minat belajar siswa SMP Negeri 25 Surabaya pada materi IPS masa penjajahan Belanda. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Pre-Experimental Design dengan bentuk One-Group Pretest-Posttest-Design. Lokasi penelitian berada di SMP Negeri 25 Surabaya. Siswa kelas VIII merupakan populasi penelitian dan sampel penelitian yang diambil adalah kelas VIII-H yang sebanyak 34 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes soal pretest-posttest, angket minat belajar, dan lembar observasi. Teknik analisis dalam penelitian menggunakan uji normalitas, uji homegenitas, uji hipotesis, skor angket minat belajar, hasil lembar observasi. Adapun instrumen penelitian yang digunakan telah diuji validitas oleh para ahli dan uji validitas soal. Hasil penelitian yaitu (1) Hasil nilai pretest memperoleh nilai rata-ratanya sebesar 66,32. Sedangkan nilai rata-rata posttest yang diperoleh sebesar 85,15; (2) Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji Paired Sample Test menghasilkan nilai Sig. sebesar 0.000 < 0.05, yang menunjukkan ditolaknya H0 dan diterimanya H1; (3) Nilai N-Gain meperoleh nilai rata-rata sebesar 0.56 yang termasuk dalam kategori "Sedang"; (4) Hasil angket minat belajar mengasilkan nilai persentase sebesar 62% dengan kategori "Sangat Tinggi" yang sejumlah 21 siswa dan sebesar 38% dengan kategori "Tinggi" yang sejumlah 13 siswa.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER GUNA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII DI SMPN 3 JOMBANG: THE EFFECTIVENESS OF THE TREFFINGER LEARNING MODEL TO IMPROVE STUDENTS' LEARNING OUTCOMES IN CLASS VIII IPS LESSONS AT SMPN 3 JOMBANG Mufarikha, Laili Asya
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48608

Abstract

The birth of the 2013 Curriculum to answer various educational challenges that are currently being faced. Implementation of the curriculum in education through an approach to students, so that students are expected to have great expertise, insight, and knowledge, so as to increase creative, innovative, and critical thinking. In order to help answer various challenges in the world of education, one of the efforts made is to provide innovative learning for students, one of which is a good learning model. The purpose of the study was to determine the effectiveness of Treffinger in order to improve student learning outcomes in Social Studies subject for class VIII at SMPN 3 Jombang. This type of research is quantitative with a quasi-experimental method (quasi-experimental) using a non-equivalent control group design. This study uses data collection techniques in research using Tests and Documentation. The sampling technique used was purposive sampling. data were analyzed using the SPSS Windows Version 21 The results of the research prove that the Treffinger effective in improving student learning outcomes with the percentage results of pretest, posttest and N-Gain results. The pretest 51.59 for the pretest were 52.25. And the results of the posttest 86.94 and the control class 73.56. while for the N-Gain the experimental class is 0.73% and the control class is 0.44%. Based on the research and discussion, it can be concluded that the Treffinger effectively implemented in learning in order to improve the learning outcomes of class VIII students in social studies subjects at SMPN 3 Jombang.
Pengaruh Pengaruh Penerapan Isu-Isu Global dalam Pembelajaran IPS Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Utami, Fariza Wahyu
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48611

Abstract

Budaya Lokal Dan Pembelajaran IPS: Studi Tentang Kontribusi Kebudayaan Lokal Sindir Tuban Sebagai Sumber Pembelajaran IPS Juniar, Bicky
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48663

Abstract

Fokus utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam kebudayaan lokal Sindir (tayub) Kabupaten Tuban, serta untuk mengetahui relevasi nilai-nilai kearifan lokal tersebut bila dijadikan sebagai sumber pembelajaran pada mata pelajaran IPS. Dalam penelitian ini metode yang digunakan oleh peneliti adalah observasi dan wawancara yang mendalam dengan informan. Teknik analisis data yang diterapkan dalam riset ini yaitu analisis deskriptif kualitatif, menurut Miles dan Huberman proses analisis diawali dari pengumpulan data, mendeskripsikan informasi secara selektif, dan ada tahap-tahap yang harus dilalui oleh peneliti antara lain reduksi data, display data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Dalam penelitian ini peneliti menemukan adanya tiga nilai kearifan lokal dalam kebudayaan Sindir yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran IPS serta juga dapat menambah pengetahuan peserta didik terhadap pendidikan karakter. Adapun nilai kearifan lokal tersebut antara lain: nilai gotong royong dan toleransi, nilai ketuhanan (rasa syukur) dan nilai moral. Untuk itu dari adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih terhadap pembelajaran IPS serta dapat diterapkan sesuai dengan KI dan KD IPS terutama berkaitan dengan materi pembelajaran kelas VIII yaitu tentang pluralitas masyarakat Indonesia.

Page 3 of 24 | Total Record : 236