cover
Contact Name
Sugiantoro
Contact Email
sugiantoro@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
penips@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Kel. Ketintang, Kec. Gayungan, Kota Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS
ISSN : 30251443     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.26740/penips.v5i4
Core Subject : Education,
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS merupakan jurnal ilmiah elektronik yang diterbitkan oleh Program Studi S1 ​​Pendidikan IPS FISH Unesa, Surabaya. Adapun fokus dan ruang lingkup jurnal ini adalah: 1. Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. 2. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil penelitian ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan wajib terdapat penjelasan dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER TARI MAYANG MADU DALAM PEMBELAJARAN IPS SMP NEGERI 4 LAMONGAN Febriani, Karina SheillahNabilah; Riyadi, Riyadi
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48726

Abstract

Abstrak Penelitian ini berangkat dari berkurangnya nilai-nilai karakter pada peserta didik, dimana peserta didik mulai mengikuti kebudayaan barat. Dengan adanya penelitan ini diharapkan dapat meningkatkan kecintaan kesenian kebudayaan lokal Lamongan dan karakter yang baik kepada peserta didik. Penelitian ini menggunakan teori belajar sosiokultural vygotsky dengan cara mengintegrasikan pendidikan karakter yang berwawasan sosial budaya berbasis kearifan dan keunggulan Lamongan kedalam materi pelajaran yang relevan. Tujuan riset ini menggunakan metode kualitatif, tahapan-tahapan metode ini meliputi pendekatan kualitatif dengan studi kasus, pada penelitian ini lokasi yang menjadi tempat pengambilan data yaitu SMP Negeri 4 Lamongan, subjek yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah murid SMP Negeri 4 Lamongan, penelitian telah dilaksanakan pada Tanggal 23 Maret-25 Mei 2022,data yang telah di perolah dari lapangan berupa dokumentasi,observasi,dan wawancara. Data penelitian yang akan disajikan meliputi kegiatan pelaksanaan penanaman karakter saat Pembelajaran berlangsung dan kegiatan saat berada di lingkungan sekolah. Teknik keabsahan data yang di gunakan berupa Kualitatif,keabsahan data kualitatif di bagi menjadi tiga yaitu uji kredibilitas,uji dependibilitas,dan uji objektivitas. Analisis data kualitatif menurut pendapat ahli Miles dan Hilberman yaitu menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, kemudian menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian di lapangan menunujukkan bahwa Kearifan lokal kesenian tari mayang madu Lamongan memiliki makna filosofis religius dan tanggung jawab. Dua nilai yang dapat di angkat dalam tarian mayang madu yang kemudian diiimplementasikan kedalam pembelajaran IPS. Kata Kunci: pendidikan karakter, kearifan lokal tari mayang madu lamongan, pedagogik IPS.
Pengembangan LKPD Berbasis Nilai Beriman Bertakwa Berakhlak Mulia Dalam Pembelajaran IPS Ghoni, Muhammad Hafifulloh
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48731

Abstract

Abstrak Profil pelajar pancasila telah digaungkan stakeholder melalui kemendikbud yang menjadikan pendidikan karakter sebagai pilar inti kurikulum. Hal ini menunjukkan bahwa betapa pentingnya mewujudkan profil pelajar pancasila di dalam sebuah pembelajaran termasuk dalam pembelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan mengembangkan LKPD berbasis nilai beriman bertakwa berakhlak mulia sebagai upaya mewujudkan profil pelajar pancasila dalam pembelajaran IPS. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini memakai model 4D yang diadopsi dari Thiagarajan, dengan empat tahapan, diantaranya tahap define (pendefinisian), design (perancangan) development (pengembangan), dan disseminate (penyebarluasan). Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa LKPD berbasis nilai beriman bertakwa berakhlak mulia sangat layak digunakan dalam pembelajaran IPS sesuai penilaian yang telah diberikan oleh ahli materi, ahli media dan guru ahli masing-masing menunjukkan persentase 83%, 85%, dan 86%. LKPD IPS berbasis nilai beriman bertakwa berakhlak mulia telah memperoleh respon yang sangat baik dari peserta didik dengan persentase 91,4%. LKPD IPS berbasis nilai beriman bertakwa berakhlak mulia telah berhasil mencapai kompetensi beriman bertakwa berakhlak mulia peserta didik sebesar 80% dari total yang ikut dalam uji coba. Maka dari itu dapat ditarik kesimpulan bahwa LKPD berbasis nilai beriman bertakwa berakhlak mulia sangat layak digunakan untuk mewujudkan profil pelajar pancasila indikator beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia dalam pembelajaran IPS.
THE EFFECT OF QUIZIZZ MEDIA IN IPS LEARNING MATERIALS OF THE ARRIVAL OF WEST NATIONS TO INDONESIA ON LEARNING OUTCOMES AND STUDENTS' LEARNING MOTIVATION Ananda, Prasela Nur
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48820

Abstract

The COVID-19 epidemic has had an influence on the educational sector, necessitating the use of the internet for teaching and learning. Because learning media have an impact on motivation for learning, there is a need for innovations made by teachers during the teaching process that can inspire students to be enthusiastic learners. The goal of this study was to examine how learning results and student motivation at SMP Negeri 27 Surabaya were affected by Quiziz media in social studies learning material on the introduction of western nations in Indonesia. This study usesa Pre-Experimental Design by using two classes, namely the control class and the experimental class. The control class value was obtained from the learning value without using quizzz media while the experimental class was given treatment in the form of quizizz media. The sample consists of 2 classes,namely class VIII H as the experimental class and VIII-A as the control class, using only posttest. Where obtained from the research results that the value of sig. from Levene's test of 0.633 which indicates that the data comes from the same variance. Results sig. (2-tailed) Equal variances assumedof 0.004 < 0.05. So the conclusion obtained is that the quizizz media has a significant influence on student learning outcomes at SMP Negeri 27 Surabaya. The results of the questionnaire on learning motivation in the experimental class were 2.7% with one student
the influence of social studies learning media based on Information communication and technology on the character of students' nationalism Fadhila, Trisa Nur
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48821

Abstract

The swift current of globalization triggers increasingly complex problems, including the low character of students' nationalism. This study aims to determine the effect of using ICT-based social media learning media (Information, Communication, and Technology) on the nationalism character of students at SMP Negeri 1 Bangsal. The media in question is powerpoint, a short film that is shown through an LCD projector, assisted by the Quizizz and Edmodo applications. The research method used is quantitative research with experimental methods in the form of Pre-Experimental Design. The research design used was one group pretest-posttest. Samples were taken using non-probability sampling technique. Researchers took a sample of 32 students. The population of the study is all students of class VIII SMP Negeri 1 Bangsal for the 2021/2022 academic year, which is 256 students. The measuring instrument used is a questionnaire with a Likert scale in the form of multiple choice. The data collection technique was carried out with a closed statement through a google form. This study uses descriptive and inferential statistical analysis. Data processing, in the form of normality test, paired sample t test, and correlation test between variables assisted by SPSS version 21 program. The results showed that the calculation of the Paired sample t test obtained a sig value. of 0.000. sig value. <0.05 so H_0 is rejected and H_1 is accepted. This means that there is a difference between before and after the use of ICT-based social studies learning media. Pearson product moment correlation test results with the results 0.000 < 0.05. Pearson's value of variable X and variable Y is positive 0.602. According to the categorization interval the strength of the correlation between the two variables is included in the strong correlation.
the effect of using the mpu tantular museum as a social science learning resource on improving student history learning outcomes Isnaini, Dewi
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48836

Abstract

Learning in the field of education is usually carried out in the classroom and several times it is not carried out in the classroom according to the subjects being studied. Various available learning resources can be used by teachers to make it easier for students to better master the material in order to obtain maximum learning outcomes. One of them is a Museum. Museums can be used as historical learning materials for education, including elementary, junior and high school education, and history also has an exclusive function. And local learning resources that have the potential to help learning are museums. The purpose of this study was to determine whether the use of the Mpu Tantular Museum as a social studies learning resource would increase students' understanding of historical events. This research uses quantitative techniques and ex-post facto causal research approach. The study was conducted at MTs Darul Huda Srigading Ngoro Mojokerto with a sample of 22 students in class VII-B and 24 students in IX-A. With the independent variable (X) the utilization of the Mpu Tantular Museum and the dependent variable (Y) learning outcomes. Test the validity of the instrument using expert tests by lecturers with research instruments in the form of questionnaires and test questions. Normality and linearity tests are prerequisites for data analysis. By using t-test and simple linear regression analysis, analyze the test results. based on the result Y=47,799 + 0.654X. The use of the Mpu Tantular Museum has a significant effect on student learning outcomes in class VII-B MTs Darul Huda, based on the results of hypothesis testing which shows a significance value of 0.025 <0.05. Of the factors that contribute to the increase in learning outcomes, 22.6 percent are other variables, and the remaining 77.4 percent are other variables.
Pengaruh Model Pembelajaran STAD Berbasis Literasi Visual Terhadap Kemampuan Berpikir Analisis Siswa Materi Penjajahan Indonesia Wardani, Li'anatus Sukma
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48880

Abstract

Peneliti melakukan penelitian ini dengan tujuan guna mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran STAD berbasis literasi visual pada kemampuan berpikir analisis siswa SMP pada pelajaran IPS materi penjajahan Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental atau eksperimen semu. Sampel penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling, peneliti mengambil dua rombongan belajar sebagai sampel dengan rincian VIII B menjadi kelas eksperimen dan VIII C menjadi kelas kontrol. Kelas eksperimen akan diberi perlakukan dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif STAD berbasis literasi visual, semestara itu pada kelas kontrol akan mendapat perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif (diskusi kelompok). Uji prasyarat dilakukan dengan uji normalitas (Kolmogorov Smirnov) dan uji homogenitas (Levene Statistic). Uji hipotesis dilakukan menggunakan uji N-gain serta uji T-test (sampel bebas dan berpasangan). Temuan dan hasil penelitian mengindikasikan kelas eksperimen memperoleh peningkatan kemampuan berpikir analisis lebih besar berdasarkan skor N-gain = 0,50 yang menempati kategori sedang, berbanding terbalik dengan kelas kontrol yang memperoleh skor N-gain = 0,01 dengan kategori rendah. Hasil uji t sampel bebas atau Independent Sample t Test memperlihatkan nilai sig = 0,000, sehingga bisa diasumsikan terdapat selisih signifikan pada skor hasil post-test di antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil perhitungan uji t sampel berpasangan atau Paired Sample t Test memperlihatkan nilai sig = 0,000, sehingga bisa diasumsikan terdapat pengaruh antara model pembelajaran STAD berbasis literasi visual dengan kemampuan berpikir analisis siswa SMP pada mata pelajaran IPS materi penjajahan Indonesia.
Kajian Potensi Kampung Lawas Maspati Sebagai Sumber Pembelajaran IPS di Kota Surabaya Agustin, Tiara Nadalia
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48889

Abstract

Abstrak Kota Surabaya mempunyai salah satu kawasan bersejarah yaitu Kampung Lawas Maspati. Namun banyak generasi muda yang belum tahu,bahwa ada sejarah Surabaya dari zaman Kerajaan Mataram hingga masa pendudukan Belanda. Pada tanggal 24 Januari 2016, kampung ini diresmikan sebagai upaya pemerintah untuk melestarikan peninggalan bangunan bersejarah yang ada didalamnya. Kampung Lawas Maspati selama ini belum optimal dalam membangun pemahaman dalam ranah pendidikan. Kampung ini memiliki potensi sejarah pola kehidupan masyarakat yang masih terjaga erat antara satu sama lain Masyarkat yang masih menjunjung tinggi budaya gotong royong dan memiliki rasa saling memiliki satu sama lain, mempunyai atraksi wisata buatan manusia yaitu music patrol, tari remo untuk penyambutan wisatawan dan area dolanan lawas, memanfaatkan lingkungan sekitar dengan membuat produk herbal yang dijadikan produk UKM serta masih memiliki beberapa budaya yang masih dilestarikan hingga sekarang yaitu muluk bareng, ngalap berkah dan upacara suroan. Banyaknya potensi yang ada di Kampung Lawas Maspati dapat menjadi pengembangan pendidikan khususnya bagi pembelajaran peserta didik di sekolah, karena potensi yang ada disana merupakan bagian dari lingkungan. Lingkungan tersebut terdiri dari lingkungan budaya, lingkungan sosial, lingkungan ekonomi, lingkungan fisik beserta keseluruhan aspek yang ada di dalamnya seperti ilmu, teknologi dan kekayaan lainnya. Dengan pengintegrasian potensi yang ada disana diharpakan bisa menjadi sumber belajar IPS lebih menarik dan jauh lebih menyenangkan, bermakna dan diminati peserta didik. Keberadaan Kampung Lawas Maspati diharapkan bisa mewakili proses pembangunan bangsa ini karena beberapa bangunan cagar budaya yang bernilai sejarah mampu menanamkan nilai-nilai luhur perjuangan bangsa Indonesia secara nasional. Pola perilaku masyarakat serta kehidupan masyarakat Kampung Lawas Maspati dapat dijadikan sebagai pembelajaran IPS yang kontekstual. Metode yang digunakan dalam penelitian ialah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara serta dokumentasi dalam pengambilan data. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu data reduction, display data ,triangulasi dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian membuktikan bahwa Kampung Lawas mempunyai potensi untuk dijadikan sebagai sebagai sumber belajar IPS. Potensi tersebut seperti potensi geografi yaitu pariwisata berbasis lingkungan. Potensi sejarah yaitu memiliki atraksi wisata bangunan dengan arsitektur tua dari zaman Belanda yang hingga kini kini berdiri kokoh bisa dijumpai di sepanjang Kampung Lawas Maspati (Makam Raden Karyo Sentono dan Mbah Buyut Suruh, Rumah 1907, Rumah Raden Sumomiharjo, Sekolah Ongko Loro dan Losmen Asri). Potensi sosiologi yaitu (interaksi sosial antar masyarakat, nilai kekompakan serta menjunjung tinggi budaya gotong royong, kerja sama, guyub rukun, ramah dan toleransi antar masyarakat yang tinggi). Potensi ekonomi yaitu sebagian besar masyarakat ialah berdagang dan mempunyai usaha UKM tiap RT memiliki produk unggulan yang berbeda untuk dijual dan di promosikan ke wisatawan. Potensi Budaya masih memiliki beberapa tradisi dan kepercayaan yang hingga kini masih dilakukan antara lain tradisi muluk bareng, ngalap berkah, upacara suroan dan jamasan. Berdasarkan potensi-potensi yang ada dapat dijadikan sumber pembelajaran IPS melalui KD IPS SMP Kurikulum 2013, menayangkan gambar atau video serta melakukan kunjungan wisata langsung disana. Kata Kunci: Potensi, Sumber Belajar, Kampung
Efektivitas Program Kelas Merdeka Komunitas Save Street Child Terhadap Perkembangan Proses Interaksi Anak Jalanan Prastya, Eka Novan Rizky
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48908

Abstract

The problem of street children is a complex problem in Indonesia. Street children often associated with various kinds of criminal acts such brawls, drug abuse, and not even a few street children are victims of exploitation to sexual violence. This research uses a method with a qualitative type of approach, this approach has a procedure in producing descriptive data as a complex picture according to the reality that occurs. The subjects in this study were street children and the Save Street Child Sidoarjo Community. The purpose of this study is to (1) Find out the role of the Save Street Child Sidoarjo community in improving the quality of education for street children (2) Knowing the development in street children after joining the Save Street Child Sidoarjo Community (3) Describing the effectiveness of the independent class program on the development of the interaction process of street children. The results of the study concluded that the life patterns of street children are not in accordance with their growth and development processes, thus giving rise to deviations in life patterns in the process of social interaction of children, it is proven that many of the street children cannot have a good interaction relationship due to accepted social discrimination. Based on these problems, the Save Street Child Sidoarjo Community provides empowerment classes by applying a Street-based and Centre-based approach system which is expected that the holding of empowerment classes can provide improvement in street children both from cognitive, affective, and psychomotor aspects
PENERAPAN PENDIDIKAN NILAI DAN KARAKTER BERBASIS BUDAYA DI SMP NEGERI 1 GRESIK: INDONESIAN Pamungkas, Dewa Akbar
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i2.48952

Abstract

Pendidikan adalah suatu hal yang penting bagi kehidupan. Saat ini sedang muncul istilah pendidikn karakter yang diberlakukan hampir setiap sekolah. Setiap pendidik harus menerapkan atau memberlakukan pendidikan karakter dikelas, harus ada pengimplementasian karakter yang baik dari pendidik. Namun, belakangan ini banyak peserta didik melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya dilakukan sebagai pelajar. Pendidikan karakter berbasis budaya yang di implementasikan oleh SMPN 1 Gresik diharapkan bisa digunakan atau di implementasikan di sekolah lainnya. Sehingga pesert didik memiliki karakter dan sikap toleransi erhadap sesama yang lebih kuat. Pada penelitina ini menggunakan pendekatan kualitatif yang merupakan riset bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif, dimanapenelitian kualitatif adalah penelitian yang memiliki tujuan mengumpulkan data berupa kata-kata dan gambar dilapangan dengan cara pengamatan, wawancara, serta dokumentasi. Peneliti memilih metode kualitatif sebab penelitian ini untuk mencari data sesuai fakta dilapangan dan analisis teori yang telah ada. Dengan demikian, laporan penelitian akan berisi kutipan-kutipan data untuk memberi gambaran penyajian laporan yang didapat tersebut.Hasilnya SMPN 1 Gresik memiliki visi tujuan yang baik dengan dijunjung sarana dan prasarana yang memadai untuk kegiatan pembelajaran. Untuk mewujudkan karakter yang baik setiap guru dijadwal setiap pagi untuk enyambut peserta didik dan di SMPN 1 Gresik juga memiliki Progam PPK yang menjunjung tinggi penguatan karakter peserta didik. kegiatan non akademik pun juga ada meliputi tari tradisional dan kegiatan keagamaan sehingga peserta didik tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya di masyarakat
Pengembangan Model Pembelajaran Mindmap-Analysis-Discussion (MAD) Untuk Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pelajaran IPS Hardianti, Mya
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v2i3.48997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran Mindmap-Analysis-Discussion (MAD) untuk kemampuan berpikir kritis siswa yang layak, praktis dan efektif dalam pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model 4-D (Four D Model) terdiri dari 4 tahap pengembangan yaitu Pendefinisian (Define), Perancangan (Design), Pengembangan (Develop), Penyebaran (Disseminate). Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif sebagai metode analisis datanya. Temuan menunjukkan bahwa setiap produk memenuhi persyaratan untuk menjadi layak praktis, dan efektif. Model pembelajaran MAD Penilaian RPP yaitu sebesar 100%, sedangkan penilaian LKPD 75,25%. Dari hasil persentase validasi ahli dan validasi praktisi kemudian dirata-rata dan mendapatkan nilai sebesar 87,62, sehingga dapat disimpulkan bahwa produk model pembelajaran MAD yang dikembangkan berada pada kriteria sangat layak dan valid. Model pembelajaran MAD berdasarkan lembar observasi guru memperoleh persentase 85% pada tahap uji coba kelompok kecil dan 95% pada tahap uji coba kelompok besar, termasuk pada kategori praktis dan sangat praktis untuk digunakan pada kegiatan pembelajaran. Berdasarkan lembar observasi guru memperoleh persentase 85,42% pada tahap uji coba kelompok kecil dan 87,33% pada tahap uji coba kelompok besar termasuk pada kategori praktis dan sangat praktis untuk digunakan pada kegiatan pembelajaran. Keefektifan kelas uji coba kelompok kecil VII I memperoleh rata-rata nilai gain sebesar 0,41 termasuk kategori sedang, sedangkan kelas VII H pada uji kelompok besar, diperoleh skor sebesar 0,64 dengan kategori sedang. Dengan demikian, maka model pembelajaran MAD dikatakan efektif digunakan pada pembelajaran dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.

Page 4 of 24 | Total Record : 236