cover
Contact Name
MASJUDIN
Contact Email
masjudin@undikma.ac.id
Phone
+6281917700789
Journal Mail Official
jmpm@undikma.ac.id
Editorial Address
Jl. Pemuda, No.59A Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Media Pendidikan Matematika
ISSN : 23383836     EISSN : 26570610     DOI : https://doi.org/10.33394/mpm.v13i1
Journal of Media Pendidikan Matematika (MPM) focuses on publishing articles related to research results as well as the results of literature studies on mathematics education. This type of research can be in the form of classroom action research, experiments, qualitative research or other research. The results of the study can be the results of the application of the model / method / approach, the use of learning media (props).
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2021)" : 6 Documents clear
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Mulyani, Sri; Haerudin, Haerudin
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i1.3524

Abstract

The purpose of this study was to describe students' mistakes in solving story problems on the material of the three-variable linear equation system (SPLTV) based on the Newman procedure to minimize the occurrence of the same errors in the future. The approach used is a qualitative approach with descriptive methods. The subjects in this study were 25 students of class X SMAN 14 Bekasi. The test instruments used was 2 items in the description. In this study using errors according to Newman to analyze student errors. From the results of the analysis, it was found that the average error rate of students in answering SPLTV story questions was 34.4% and the remaining 65.6% of students could answer correctly and correctly. Of the two questions given, question number 1 had more percentage of students who made mistakes. There are various kinds of mistakes made by students, based on the error analysis according to Newman, there was a reading error of 0% because none of the students read the questions wrongly, the error in understanding was 30.23% because the students did not write known and asked, the transformation error was equal to 20.93% because the students were not able to transform the questions given into a mathematical form so they could not make mathematical models, 24.42% error in processing skills was due to the lack of students' accuracy in calculating which resulted in errors, and errors in writing the final answer of 24, 42% because the students were incomplete in making conclusions.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis SMP Kelas VII Suradi, Rahmat Ridho; Asmar, Ali; Yerizon, Yerizon
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i1.3541

Abstract

Learning results found in several schools are still low. This happens because students do not understand the real life math problems that surround students, so students are lack of creative thingking. This is because the learning methods used by teachers have not been implemented optimally. One of effort that can be made to overcome these problems is to use learning media based on interactive multimedia in the mathematic learning for 7th grade of junior high school student who valid, practical and effective. This type of research is the development by using Plomp research design. During the initial survey phase, doing necessity analysis, curriculum analysis and conceptual analysis focused on issues related to learning mathematics. In the development phase or prototyping, the design of mathematics media learning based on a scientific approach to improve students' mathematical communication skills, then self-evaluation, one to one evaluation and small group evaluation. The assessment phase carried out a practicality test and a limited effectiveness test. Practicality data were obtained from teacher practicality questionnaires, student practicality questionnaires. Effectiveness data obtained from student result learning after implementing learning with learning devices. The research results showed that the mathematics learning media with macromedia flash based on scientific was valid and practical. Valid because it has qualify the valid criteria in terms of content and construct. Practical because they are easy to use and understand, the allocated allocations are very efficient, attractive, and contribute to learning. Effective in terms of its potential impact on students' mathematical communication skills
Pengembangan Media Poster dengan Konteks Covid-19 untuk Memperkenalkan Kegunaan Statistika Nurhayati, Mira; Ego, Ego; Mahatri, Friska; Zulkardi, Zulkardi; Meryansumayeka, Meryansumayeka
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i1.3761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media poster dengan konteks Covid-19 untuk memperkenalkan kegunaan statistika. Melalui pengembangan media poster ini diharapakan dapat membantu para pendidik untuk dapat memberikan pelajaran matematika dengan bantuan media poster agar tujuan pembelajaran yang telah direncanakan dapat tercapai. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan dengan berdasar pada metode penelitian Research and Development (R&D). Penelitian ini memusatkan pengembangan media pembelajaran poster pada mata pelajaran statistika dengan konteks Covid-19. Pada penelitian dan pengembangan ini penulis hanya menggunakan enam langkah dari sepuluh langkah-langkah penelitian metode R&D yaitu potensi dan masalah , pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain dan uji coba produk. Berdasarkan proses penelitian  yang dilakukan diperoleh bahwa pembelajaran dengan media poster dengan konteks Covid-19 pada materi statistika lebih valid dan praktis serta dapat menarik perhatian dan minat siswa dalam pembelajaran matematika. Selain itu , dengan media poster yang telah dikembangkan juga dapat diikut sertakan dalam pameran yang diadakan oleh IDM 314.
Perspektif Siswa Terhadap E-Learning Berdasarkan Model Motivasi ARCS Nissa, Ita Chairun; Febrilia, Baiq Rika Ayu; Astutik, Fitri; Iswawan, Muhamad Galang
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i1.3831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat motivasi siswa yang telah melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan E-Learning. Jenis penelitian adalah survey karena menggunakan kuesioner sebagai instrument pengumpul data yang utama. Pernyataan dalam kuesioner merujuk pada Model Motivasi ARCS oleh Keller pada empat elemen yaitu Attention, Relevance, Confidence, dan Satisfaction. Uji validitas oleh dua ahli menyatakan bahwa kuesioner adalah sangat valid dengan sedikit revisi. Responden adalah 42 siswa kelas XI SMA Islam Al-Azhar NW Kayangan Lombok Barat dimana guru mereka telah mendapatkan pelatihan menggunakan E-Learning khususnya platform Google Classroom pada tahun 2020 lalu. Data kuesioner dianalisa secara kuantitatif dan dinyatakan dalam bentuk distribusi frekuensi dan kriteria motivasi untuk setiap elemen ARCS. Penyajian data kuantitatif ini kemudian dilengkapi dengan deskripsi alasan siswa pada saat memilih suatu jawaban tertentu. Perspektif siswa terhadap E-Learning menurut Model Motivasi ARCS pada penelitian ini terbagi dalam dua jenis respon yaitu respon siswa terhadap pengalaman belajar menggunakan E-Learning dan respon siswa terhadap ketersediaan fitur/aplikasi/media dalam E-Learning. Berdasarkan rata-rata skor akhir pada setiap elemen ARCS dapat disimpulkan bahwa respon siswa terhadap pengalaman belajar menggunakan E-Learning pada elemen Attention, Relevance, Confidence, dan Satisfaction semuanya berada pada kriteria baik. Sedangkan respon siswa terhadap ketersediaan fitur/aplikasi/media dalam E-Learning pada elemen Attention, Relevance, dan Satisfaction berada pada kriteria tidak baik kecuali elemen Confidence yang berada pada kriteria baik.
Analisis Kemampuan Computational Thinking Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika yuntawati, yuntawati; Sanapiah, Sanapiah; Aziz, Lalu Abdul
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i1.3898

Abstract

Mathematics learning is always related to problems. Computational Thinking is a thought process that is needed in formulating a problem and its solution. Prospective mathematics teachers have the responsibility to equip themselves with various abilities including Computational Thinking which will become their provisions when they become teachers. As a first step to prepare strategies that can be used in improving and developing students 'computational thinking skills, it is necessary to know and first how the students' computational thinking skills. This type of research is descriptive qualitative. The research respondents were 10 students of UNDIKMA mathematics education. Respondent categories are students who have taken Graph courses. The technique of determining respondents is a random sampling method. The research data interview techniques were tests and interviews. The instruments used are two questions to solve math problems. The results shown in solving the first and second questions show that respondents are able to solve problems with the Computational Thinking component. begins with decomposition, abstraction, and algorithms. While the generalization component is not visible in the problem solving process, although there were some respondents who answered incorrectly. This is because the respondents do not understand the questions. Questions are only read once or twice so the information in the questions has not been properly implemented. Even the respondents only saw the simplest paths and ignored the winding paths in solving the second problem.
Kajian Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa dalam Menyelesaikan Soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Hartina, Sri; Sanapiah, Sanapiah; Febrilia, Baiq Rika Ayu
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i1.3919

Abstract

Proses kemampuan pemecahan masalah siswa ditandai oleh setiap langkah penyelesaian masalah yang diberikan oleh siswa tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel pada siswa kelas VIII. Langkah-langkah penyelesaian masalah yang digunakan dalampenelitian ini adalah langkah-langkah menurut Polya. Berdasarkan Polya (1973) terdapat empat tahapan yang digunakan siswa dalam penyelesaian masalah, yaitu (1) memahami masalah, (2) menyusun rencana penyelesaian, (3) melaksanakan rencana penyelesaian, dan (4) memeriksa kembali. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII  SMPN 18 Mataram sebanyak 3 siswa, satu siswa berkemampuan tinggi, satu siswa berkemampuan sedang, dan satu siswa berkemampuan rendah. Instrumen penelitian ini adalah tes tertulis menggunakan lembar soal cerita berbentuk soal uraian. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah: (1) kemampuan pemecahan masalah untuk siswa berkemampuan tinggi termasuk dalam katagori rendah, dalam memahami masalah masih keliru, tetapi dapat menyusun penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian dan memeriksa kembali hasil penyelesaian; (2) kemampuan pemecahan masalah untuk siswa berkemampuan sedang termasuk dalam katagori sangat rendah, dalam memahami masalah masih keliru, tetapi dapat menyusun penyelesaian, kurang tepat melaksanakan rencana penyelesaian dan memeriksa kembali hasil penyelesaian; (3) kemampuan pemecahan masalah untuk siswa berkemampuan rendah termasuk dalam katagori sangat rendah, dalam memahami masalah tidak menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan, tidak menyusun rencana penyelesaian, tetapi dapat melaksanakan rencana penyelesaian, dan memeriksa kembali hasil penyelesaiannya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6