cover
Contact Name
Tri Cahyono
Contact Email
tricahyonoubt@gmail.com
Phone
+6285849961900
Journal Mail Official
jcs.cisika@gmail.com
Editorial Address
Jl. P. Bunyu, No.1, Kota Tarakan, Kalimantan Utara
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Journal of Counseling Support
ISSN : -     EISSN : 3109659X     DOI : https://doi.org/10.64998/jcs.v1i1.5
Core Subject : Education, Social,
Journal of Counseling Support berisi artikel penelitian, tinjauan pustaka, dan studi kasus yang berfokus pada berbagai topik terkait bimbingan dan konseling, pengembangan diri, kesehatan mental, dan psikologi pendidikan, termasuk: 1. Bimbingan dan konseling pribadi 2. Bimbingan dan konseling sosial 3. Bimbingan dan konseling karier 4. Bimbingan dan konseling akademik 5. Bimbingan dan konseling sekolah 6. Bimbingan dan konseling di pendidikan tinggi 7. Asesmen dalam bimbingan dan konseling 8. Bimbingan kelompok 9. Konseling kelompok 10. Konseling individu 11. Konseling multikultural 12. Analisis perilaku dan konseling 13. Bimbingan dan konseling untuk penyandang disabilitas 14. Evaluasi dan supervisi dalam bimbingan dan konseling 15. Manajemen bimbingan dan konseling 16. Perencanaan karier 17. Asesmen psikologis, 18. Teknik komunikasi 19. Higiene mental 20. Konseling traumatis 21. Media bimbingan dan konseling 22. Teknologi informasi dalam bimbingan dan konseling 23. Konseling keluarga
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2026): Maret" : 5 Documents clear
PENGEMBANGAN KARTU KUARTET SEBAGAI MEDIA INFORMASI PENCEGAHAN PERUNDUNGAN PADA SISWA Anggraini, Dinda; Rahman, KA; Zulfikar, Muhammad
Journal of Counseling Support Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Cendekia Sinergi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64998/jcs.v2i1.13

Abstract

Perundungan di sekolah menjadi masalah serius yang mempengaruhi perkembangan emosional, sosial, dan akademik siswa. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang dapat memberikan informasi secara menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis permainan kartu kuartet yang berfungsi sebagai sarana pencegahan perundungan. Media ini dilengkapi dengan ilustrasi 3D yang menarik dan panduan penggunaan yang mudah dipahami, sehingga dapat mendukung proses pembelajaran yang menyenangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Proses penelitian dimulai dengan analisis kebutuhan, perancangan media, validasi oleh ahli materi dan media, uji coba terbatas, dan evaluasi produk. Hasil validasi menunjukkan bahwa media ini layak digunakan, dengan skor kelayakan 93% dari ahli materi dan 88,75% dari ahli media. Uji coba menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 97% dan antusiasme yang tinggi. Oleh karena itu, kartu kuartet ini dapat digunakan sebagai media edukasi alternatif untuk pencegahan perundungan di sekolah dasar
HUBUNGAN PEMAAFAN DAN HARGA DIRI SELF-ESTEEM PADA SISWA SMA DI TASIKMALAYA Septi, Septiani Nursaadah; Sulistiana, Dewang; Muhajirin, Muhammad
Journal of Counseling Support Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Cendekia Sinergi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64998/jcs.v2i1.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemaafan dan harga diri pada siswa SMA di Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 373 siswa yang diukur menggunakan Skala Pemaafan dan Skala Harga Diri. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi Product Moment Pearson menggunakan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemaafan siswa berada pada kategori sedang, sedangkan tingkat harga diri berada pada kategori tinggi. Uji korelasi menghasilkan nilai r = -0,216 dengan p = 0,000 (p < 0,01) yang menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara pemaafan dan harga diri. Artinya, semakin tinggi tingkat pemaafan siswa, maka cenderung semakin rendah tingkat harga dirinya, dan sebaliknya. Temuan ini menegaskan pentingnya peran layanan bimbingan dan konseling dalam membantu siswa memahami bahwa memaafkan bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan psikologis yang mendukung perkembangan emosi dan hubungan sosial yang positif.
PERAN MEDIA BK EMOTICON WHELL DALAM MEREGULASI EMOSI SISWA Rahmah, Nadiah Salsabila; Cholil
Journal of Counseling Support Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Cendekia Sinergi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64998/jcs.v2i1.27

Abstract

Majunya ilmu pengetahuan dan teknologi membawa perubahan diberbagai kehidupan manusia, mulai dari kehidupan sosial, belajar, dan karir. Banyak siswa SMP mengalami kesulitan dalam mengenali dan meregulasi emosi mereka akibat perubahan yang terjadi, terutama perubahan psikologis di masa remaja. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan peran media BK Emoticon Wheel dalam meregulasi emosi siswa kelas SMP. Metode pelaksanaan kegiatan penelitian ini mengadopsi konsep service learning dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Jenis yang diterapkan dalam metode ini yaitu direct service (pelayanan langsung). Populasi yang diteliti adalah siswa SMP. Sampel penelitian Adalah satu kelas dengan jumlah 28 siswa dengan fokus pada meregulasi emosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Emoticon Wheel dalam layanan bimbingan kelompok dapat membantu siswa memahami jenis-jenis emosi, mengenali penyebabnya, serta mengembangkan strategi positif dalam mengelola emosi. Melalui proses ini, siswa menunjukkan peningkatan kemampuan dalam berpikir logis terhadap emosi dan cara mengatasinya. Dengan demikian, media BK Emoticon Wheel terbukti memiliki peran yang positif dalam membantu siswa meregulasi emosi mereka.
STUDI FENOMENOLOGI TENTANG GASLIGHTING PADA KORBAN KEKERASAN BERPACARAN Nadila Putri Maharani; Muhajirin, Muhammad; Arumsari, Cucu
Journal of Counseling Support Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Cendekia Sinergi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64998/jcs.v2i1.30

Abstract

Hubungan percintaan pada remaja dan dewasa awal berpotensi berkembang menjadi pola tidak sehat seperti Gaslighting, yaitu kekerasan emosional yang memengaruhi persepsi dan emosi korban. Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman subjektif mahasiswa yang mengalami Gaslighting dalam hubungan pacaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dengan wawancara mendalam. Temuan menunjukkan bahwa korban mengalami manipulasi yang membuat mereka meragukan penilaian diri, kehilangan kepercayaan diri, dan menjadi bergantung secara emosional pada pelaku. Penelitian menyimpulkan bahwa Gaslighting terjadi secara bertahap dan kerap tidak disadari korban, sementara faktor takut kehilangan, ketidakmampuan menolak, dan minimnya dukungan sosial memperkuat posisi korban dalam lingkaran kekerasan emosional.
HUBUNGAN SELF MANAGEMENT DAN PERILAKU HEDONISME REMAJA Rokayah, Siti; Haryanto , Rudi; Sangata, Rendi
Journal of Counseling Support Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Cendekia Sinergi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64998/jcs.v2i1.40

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa terdapat remaja yang memiliki kontrol diri rendah dan hedonisme tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kontrol diri remaja, (2) mendeskripsikan perilaku hedonistik remaja, (3) mengkaji hubungan antara kontrol diri dengan perilaku hedonistik remaja. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1906 remaja SMA di kota Bima yang terdaftar pada tahun 2024 dengan sampel sebanyak 230 orang. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian adalah angket dengan pilihan jawaban menggunakan model skala likert. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase dan menggunakan teknik Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS For Windows 20.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) self management Remaja berada dalam kategori rendah. (2) perilaku hedonistik Remaja berada dalam kategori sedang, dan (3) terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self management dan perilaku hedonistik Remaja . Berdasarkan temuan penelitian, sangat disarankan agar Remaja meningkatkan self management dan melakukan kegiatan yang positif dan produktif, serta menghindari perilaku hedonistik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5