cover
Contact Name
Dikdik Firman Sidik
Contact Email
dikdikfirmansidik@unipi.ac.id
Phone
+6285624111273
Journal Mail Official
jotped_jurnal@unipi.ac.id
Editorial Address
Jl. Peta No.154, Suka Asih, Kec. Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat 40231
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Tourism Planning and Economic Development
ISSN : -     EISSN : 30267056     DOI : https://doi.org/10.65483/jotped
Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED) adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada publikasi karya ilmiah berkualitas tinggi di bidang Perencanaan Pariwisata, Pengembangan Destinasi, Kebijakan Pariwisata, serta Pembangunan Ekonomi pada level lokal, nasional, maupun global. Jurnal ini menjadi wadah akademik bagi para peneliti, dosen, praktisi, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan untuk menyebarluaskan temuan penelitian, kajian teoritis, dan analisis kritis yang relevan dengan dinamika sektor pariwisata dan ekonomi pembangunan. JOTPED memuat artikel hasil penelitian empiris, studi kepustakaan, telaah konseptual, maupun studi kasus yang memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik profesional. Publikasi ini hadir untuk mendorong inovasi, penguatan kapasitas keilmuan, serta pengembangan strategi pembangunan pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis data. Jurnal ini diterbitkan secara berkala setiap enam bulan, dengan komitmen menjaga kualitas melalui proses peer review yang ketat, objektif, dan transparan. Melalui kehadirannya, JOTPED berupaya menjadi rujukan terpercaya dalam diskursus akademik maupun kebijakan seputar pariwisata dan pembangunan ekonomi.
Articles 20 Documents
Inovasi Produk Wisata Di Desa Wisata Baros Febriana; Farhan Sidiq Amrulloh
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v1i1.22

Abstract

Desa Wisata Baros merupakan salah satu desa wisata yang masuk ke dalam 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. Dengan masuknya Desa Wisata Baros ke dalam nominasi tersebut, dibutuhkan inovasi pada produk wisata di desa Wisata Baros untuk menarik minat kunjungan wisatawan. inovasi desa wisata akan terus merangsang desa wisata untuk berkreasi dan menjadikan desa wisata semakin menarik dan dirindukan oleh wisatawan lokal maupun mancanegara, Revida, et.al (2021). Kemudian timbul pertanyaan penelitian bagaimana inovasi desa wisata di Desa Wisata Baros. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan teknik analisis data menggunakan teknik eksploring menurut Modul Inovasi Produk pariwisata (2022). Hasil analisis menunjukan terdapat tiga daya tarik wisata dan satu produk ekonomi kreatif yang dikategorikan dalam produk inti yaitu Angklung Buncis, produk aktual pada Wisata Alam Citulutug, juga Hutan Pinus Megatutupan dan aksesoris helm sebagai produk tambahan. Kemudian empat daya tarik wisata tersebut diberikan arahan inovasi kegiatan wisata yang memiliki faktor “something to see, something to buy, something to learn, something to stay”. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan arahan inovasi produk pariwisata di Desa Wisata Baros.
Pembangunan Berkelanjutan Dalam Industri Pariwisata: Analysis Stakeholders Pada Kentucky ‎Fried Chicken Indonesia Ahmad Rimba Dirgantara; Kindy Nadia Qurota’ayuni
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v1i1.23

Abstract

Sumber terkait mengenai teori stakeholder pada industri pariwisata semakin banyak dikaji karena berkaitan dengan keberlanjutan usaha. SDGs poin ke 9 menyebutkan pentingnya keberlanjutan pada lini bisnis atau usaha. Poin tersebut memberikan arahan mengenai “pembangunan infrastruktur yang tangguh, meningkatkan Industri Inklusif dan berkelanjutan, serta mendorong inovasi”. SDGs Kementerian PPN Bappenas. Lingkup pembangunan berkelanjutan pada su bidang ekonomi dan sosial membutuhkan analisis lebih mendalam agar mampu memberikan kontribusi positif pada pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan bisnis atau usaha. Berdasarkan teori analisis stakeholder dari Aliekperov (2021) terdapat komponen- komponen yang berpengaruh pada keberlanjutan suatu usaha, yaitu: Supplier, Communities, Competitors, Shareholders, Costumers dan Government. Studi ini menggunakan metodologi riset secara kualitatif dengan sumber data sekunder, objek pada penelitian ini adalah perusahaan waralaba chain restaurant Kentucky Fried Chicken (KFC) Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi stakeholder yang ada pada usaha chain restaurant terbesar di Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan keterkaitan antar komponen- komponen dari stakeholder, sehingga jika salah satu dari komponen tersebut tidak berjalanan dengan baik maka komponen lain akan terganggu.
Analisis Tapak Kawasan Situs Kutai Lama Dalam Perencanaan Kawasan Strategis Pariwisata ‎Kabupaten Kutai Kartanegara Siti Fadlina; Mochamad Rizal Fahmi Bangkit Sanjaya
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v1i1.24

Abstract

Peninggalan budaya dan sejarah pada masa Kerajaan Kutai menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Kutai Kartanegara. Kawasan Situs Kutai Lama merupakan daya tarik wisata primer yang dimiliki Kawasan Strategis Pariwisata Sangasanga-Anggana dan Sekitarnya. Analisis tapak dibutuhkan untuk mengetahui kondisi lahan, meletakkan dan mengelompokkan fasilitas yang akan dibangun dalam sebuah perencanaan dan perancangan kawasan strategis pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data primer melalui wawancara, pengukuran langsung, dan pengamatan. Pengumpulan data sekunder diperoleh dari regulasi kawasan, peraturan bangunan dan gedung, data statistik, situs web, artikel, buku yang berkaitan dengan tema arsitektur dan laporan penelitian pihak lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 9 komponen tapak di Kawasan Situs Kutai Lama dengan membuat deskripsi atas suatu fenomena sosial/alam secara sistematis dan faktual terhadap kawasan studi. Hasil penelitian disajikan dan diinterpretasikan melalui dokumentasi, peta analisis kawasan serta pemecahan masalah berupa rekomendasi penataan kawasan, rencana sub area pemanfaatan, serta rencana perancangan elemen bangunan dan lingkungan untuk pengembangan kawasan. Rencana sub area pemanfaatan pada tapak kawasan terdiri dari sub area inti (makam), sub area fasilitas penunjang, sub area lapangan, sub area lahan hijau, sub area pemukiman, sub area pelabuhan, sub area masjid, dan sub area pulau kambing.
Sektor Ekonomi Kreatif Sebagai Penunjang Kegiatan Pariwisata Di Kabupaten Ogan Komering ‎Ilir Arya Nugraha Soepardi; Viviandini Habibah
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v1i1.25

Abstract

Ekonomi kreatif berkaitan dengan sektor pariwisata yang saling mendukung untuk memajukan perekonomian suatu wilayah. Ekonomi kreatif menunjang sektor pariwisata yang mendorong pelaku usaha untuk menghasilkan produk industri kreatif yang menjadi salah satu aset pariwisata. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis ekonomi kreatif yang berperan sebagai penunjang sektor pariwisata di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Metode pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data primer yang diperoleh dengan observasi, survei dan wawancara. Pada penelitian ada beberapa responden yaitu pelaku usaha ekonomi kreatif di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Hasil penelitian ini menggambarkan ekonomi kreatif yang menunjang sektor pariwisata di Kabupaten Ogan Komering Ilir serta ekonomi kreatif yang muncul serta menunjang kegiatan pariwisata yang meliputi faktor something to do, something to see, dan something to buy yang saling berkaitan dalam mendorong sektor pariwisata. Sektor ekonomi kreatif menjadi sebuah daya tarik wisata maupun elemen pendukung kegiatan pariwisata. Dalam sektor ekonomi kreatif melibatkan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang saling bersinergi sehingga menjadi suatu sebagai daya tarik wisata
Implementasi Digitalisasi Untuk Mendukung Pengembangan Desa Budaya Sebagai Daya Tarik ‎Wisata Mochammad Henfi Abdul Khoir; Nanda Savana
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v1i1.26

Abstract

Revolusi Industri 4.0 yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi telah memberikan kemudahan dan dampak yang signifikan bagi berbagai sektor kehidupan, termasuk kemudahan dalam mempromosikan suatu desa budaya sebagai salah satu daya tarik wisata berbasis budaya. Para pengelola desa budaya perlu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi agar dapat meningkatkan kualitas pelestarian potensi kebudayaan yang dimiliki. Digitalisasi merupakan hasil dari pengembangan inovasi teknologi dan informasi tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui secara lebih jelasnya mengenai bagaimana digitalisasi pada desa budaya tersebut serta bagaimana bentuk pemanfaatannya untuk menguatkan pengelolaan daya tarik wisata budaya. Data diperoleh melalui kajian literatur dari berbagai artikel jurnal baik itu dalam dan luar negeri sebagai bahan dan pembanding. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan digitalisasi yang berbasis teknologi merupakan solusi terbaik bagi semua pihak. Selain itu penerapan digitalisasi pada desa budaya dapat membawa pengalaman wisata yang lebih baik, kesejahteraan masyarakat lokal, meningkatkan daya saing serta efektivitas pengelolaan bisnis yang selanjutnya dapat mengarah pada keberlanjutan yang kompetitif secara keseluruhan.
Analisis SWOT Produk Nu Art Sclupture Park Arya Nugraha Soepardi; Agnia Suciati Nurachman
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v2i1.78

Abstract

Destinasi pariwisata merupakan salah satu bagian industri pariwisata yang menciptakan produk wisata dalam bentuk atraksi wisata didukung berbagai fasilitas. Nu Art Sculpture Park memiliki atraksi wisata budaya sebagai produk yang dihasilkan dan ditawarkan kepada wisatawan. Produk Nu Art Sculpture Park memiliki kekuatan, kelemahan, mempunyai peluang yang dimanfaatkan dan tentangan yang dihadapi. Nu Art Sculpture Park melakukan berbagai macam strategi yang disertai kekuatan untuk meminimalisir keterbatasan, memanfaatkan peluang yang ada dan menghadapi berbagai tantangan. Nu Art Sculpture Park dianalisis dengan analisis SWOT dengan mengetahui kekuatan,dan kekuatan produk dan mengetahui peluang dan tantangan serta mengetauhi berbagai strategi yang dilakukan Nu Art Sculpture Park dalam menciptakan suatu produk. Jenis penelitian ini adalah penelitian kaulitatif yang mana menggunakan data dari hasil wawancara tantang produk dari Nu Art Sculpture Park. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keunggulan, kelemahan, peluang, tantangan serta strategi yang dilakukan.
Analisis SWOT Dalam Pengembangan Produk Kuliner Di Desa Wisata Alam ‎Endah Kabupaten Bandung Rohyan Sosiadi
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v2i1.79

Abstract

Penelitian ini menganalisis kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (oppotunity), dan ancaman (threats) atau SWOT pada produk kuliner di Desa Alam Endah, Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini strategi pengembangan produk kuliner di desa wisata Alam Endah meliputi Competitive Strategies dengan keunggulan produk kuliner, pelatihan dan keterampilan pelaku usaha kuliner, meningkatkan promosi dan branding; meningkatkan pengalaman wisatawan, dan menyesuaikan dengan tren dan inovasi kuliner; diversification strategies meliputi pengembangan produk kuliner, mengembangkan produk olahan bahan baku local, menyediakan paket wisata kuliner, dan mengembangkan produk kuliner untuk pasar khusus; overview strategies (WO) yang dilakukan membangun kemitraan dengan produsen lokal, menggandeng pelaku usaha kuliner lokal, membangun jaringan kerjasama dengan pelaku usaha lainnya; dan defensive strategies dengan penguatan Kearifan Lokal dan Identitas Budaya.
Wisata Heritage Dan Budaya Di Kota Sukabumi: Peluang Dan Tantangan Kunkun Kurniawan; Marissa Pusparini; Iga Safa Marwani
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v2i1.80

Abstract

Jejak heritage dan budaya menjadi kekayaan dan potensi yang menarik untuk dikembangkan menjadi sebuah daya tarik pariwisata. Keberadaan heritage dan budaya di suatu kawasan menjadi sebuah aset yang harus dijaga dan dilestarikan. Salah satu kota yang memiliki jejak heritage dan budaya hasil interaksi serta akulturasi di masa lalu adalah Kota Sukabumi. Kota Sukabumi memiliki rekam jejak sejarah terkait aktivitas komoditas perkebunan di masa kolonial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi wisata heritage dan budaya yang ada di Kota Sukabumi serta mengidentifikasi peluang dan tantangan dalam pengembangannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian terkait aspek peluang dan tantangan menunjukkan bahwa bangunan heritage dan budaya yang ada di Kota Sukabumi sangat potensial untuk dijadikan destinasi pariwisata yang berbasis sejarah masa kolonial dan keunikan budaya lokal. Rehabilitasi dan fungsionalisasi bangunan heritage dan budaya sebagai daya tarik wisata sejarah akan menambah pilihan wisatawan yang berkunjung ke Kota Sukabumi. Optimalisasi potensi wisata heritage dan budaya ini diharapkan bisa menjadi daya dorong dan daya ungkit untuk meningkatkan pendapatan asli daerah melalui peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Sukabumi.
Strategi Pengembangan Pariwisata Melalui Pemberdayaan Masyarakat Di ‎Kampung Wisata Kreatif Cigadung Kota Bandung Nanda Savana; Siti Fadlina; Mochammad Henfi Abdul Khoir
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v2i1.81

Abstract

Pariwisata dipandang sebagai hal yang berdampak positif terhadap perekonomian termasuk di wilayah Kampung Wisata Kreatif Cigadung. Meski begitu, pengembangan wisatanya masih berjalan dengan lambat sehingga perlu diketahui kondisi destinasi wisata beserta para pengelola yang terlibat dalam kepariwisataan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui secara lebih jelas strategi pengembangan pariwisata yang cocok untuk diterapkan di Kampung Wisata Kreatif Cigadung melalui analisis SWOT. Data diperoleh melalui melalui kajian literatur dari berbagai buku dan artikel jurnal baik itu dalam dan luar negeri sebagai bahan dan pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisata edukasi kreatif merupakan solusi yang tepat untuk pengembangan pariwisata di wilayah Cigadung, selain itu dengan meningkatkan kerjasama riset bersama pemerintah dan akademisi akan membantu pengelola untuk mengembangkan wilayahnya.
Analisis Komunikasi Pemasaran Digital Melalui Media Sosial Instagram ‎Manohara Borobudur Alma Rahmadiani; R. Fajar Widiarrachman; Rifki Rahmanda Putra
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v2i1.82

Abstract

Manohara Borobudur merupakan salah satu fasilitas pendukung pariwisata yang berada di dalam kawasan Candi Borobudur. Dalam rangka ingin memperkenalkan Manohara Borobudur, digunakanlah media komunikasi pemasaran digital, yaitu Instagram. Namun, penggunaan Instagram tersebut belum mendapatkan hasil yang maksimal. Karena terlihat dari jenis konten yang beragam dan jumlah pengikut yang selalu bertambah, namun tidak diimbangi dengan aspek engagement-nya. Oleh karena itu, tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan komunikasi pemasaran digital melalui Instagram tersebut dengan menggunakan model perencanaan The Circular Model of SoMe. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan eksploratif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan model perencanaan The Circular Model of SoMe, pada tahapan share, dalam rangka untuk membangun kepercayaan publik, kegiatan yang dilakukan oleh admin yaitu seperti membalas direct messages dan komentar, hingga me-repost postingan yang menandai Instagram Manohara Borobudur. Pada tahap optimize, konten yang dibagikan sangat beragam. Namun, belum diterapkannya penggunaan penjadwalan postingan. Pada tahap manage, kegiatan pemantauan hanya dilakukan dalam bentuk pelaporan jumlah postingan dan belum dilakukannya kegiatan pemantauan media sosial secara berkala. Dan pada tahap engage, Instagram Manohara Borobudur belum melakukan kerja sama dengan influencer.

Page 1 of 2 | Total Record : 20