cover
Contact Name
Oddie Bagus Saputra
Contact Email
oddie.saputra@iisip.ac.id
Phone
+6285718171369
Journal Mail Official
jurnal.isip@iisip.ac.id
Editorial Address
Gedung Sekretariat Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta Jalan Lenteng Agung Raya No. 32, Jakarta Selatan 12610
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : 16939506     EISSN : 26551985     DOI : 10.36451
Jurnal ISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, is the first journal in the home of the IISIP Jakarta journal, providing space for scientific interaction in the development of social sciences which includes communication science, political science, international relations, business administration and social welfare. Through this journal, it is hoped that various new studies and new findings will emerge which will contribute to the development of science.
Articles 92 Documents
Negoisasi Indonesia Terhadap Singapura dalam Penyelesaian Batas Laut Wilayah Tahun 2005-2014 Farah Maghfuroh
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 14 No. 1 (2017): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v14i1.576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui negoisasi Indonesia terhadap Singapura dalam meny- elesaikan masalah batas laut wilayah tahun 2005-2014. Hasil penelitian menunjukkan kedaulatan Indonesia menjadi terancam akibat reklamasi Singapura yang semakin mendekati wilayah Indonesia. Perjanjian perbatasan laut wilayah antara Indonesia dan Singapura telah disepakati pada tahun 1973, namun hanya mencakup bagian tengah Selat Singapura. Indonesia yang berpedoman pada prinsip kedaulatan berupaya melakukan negosiasi kembali terhadap Singapura dalam penyelesaian batas laut wilayah di bagian yang belum ditentukan yaitu barat dan timur. Negoisasi Indonesia meng- gunakan prinsip UNCLOS (United Nations Convention on the Law of the Sea) 1982, menolak hasil reklamasi sebagai dasar ukuran, menggunakan peta lama sebagai penentuan batas laut wilayah. Hasil dari negosiasi melahirkan kesepakatan Perjanjian Batas Laut Wilayah Bagian Barat di Selat Singapura tahun 2009 dan Perjanjian Batas Laut Wilayah Bagian Timur di Selat Singapura tahun 2014. Adanya Perjanjian Batas Laut Wilayah yang jelas antara Indonesia dan Singapura menjamin adanya kepastian hukum, memudahkan upaya pengawasan dan penegakan kedaulatan negara di laut wilayah, memudahkan upaya Indonesia sebagai negara pantai untuk menjamin keselamatan jalur navigasi di Selat Singapura, dan meningkatkan hubungan baik kedua negara
Efek Agenda Setting Media Online Terhadap Mahasiswa Udi Rusadi
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 14 No. 2 (2017): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v14i2.580

Abstract

Studi tentang efek pengaturan media online masih dianggap baru sejalan dengan awal penggunaan jaringan internet sebagai platform media komunikasi. Tinjauan literatur menjelaskan bahwa studi tentang efek agenda pengaturan media online saat ini sama dengan studi media tradisional, karena pengembangan media berita online masih terkait dengan media tradisional. Artikel ini berisi hasil pemeriksaan efek dari agenda pengaturan media online, yaitu detik.com, untuk siswa IISIP Jakarta. Hasilnya menyimpulkan bahwa agenda isu media nasional online memengaruhi ageda publik, mengkonfirmasikan hasil tinjauan pengaturan agenda studi di era digital.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Nilai Yang Dirasakan, Dan Kepuasan Pelanggan Terhadap Minat Pembelian Kembali Layanan Bioskop The Premiere Di Jakarta Putri Indah Sari; Ilham P. Hutasuhut
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 14 No. 2 (2017): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v14i2.582

Abstract

Penelitian ini menguji mengenai hubungan kualitas pelayanan, nilai yang dirasakan, dan kepuasan pelanggan dalam mempengaruhi minat pembelian kembali pada pelayanan Bioskop The Premiere di Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian 429 responden. Teknik analisis dengan menggunakan strukturak equation modelling (SEM) dengan software LISREL 8.51. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan mempunyai pengaruh positif terhadap nilai yang dirasakan pelanggan, dan kepuasan pelanggan. Nilai yang dirasakan pelanggan juga dinyatakan berpengaruh secara positif terhadap kepuasan pelanggan. Nilai yang dirasakan pelanggan juga dinyatakan berpengaruh secara positif terhadap kepuasan pelanggan, kualitas pelayanan tidak memiliki pengaruh terhadap minat pembelian kembali, nilai yang dirasakan pelanggan mempunyaipengaruh secara positif terhadap minat pembelian kembali dari pelanggan The Premiere di Jakarta. Hasil penelitian ini menyarankan agar meningkatkan kualitas pelayanan khususnya pada fasilitias yang diberikan atau tampilan unsur fisik dari Bioskop The Premiere di Jakarta.
Peran Perempuan Melalui Kewirausahaan Sosial dalam Pemberdayaan Perempuan Renjana Renjana
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 14 No. 2 (2017): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v14i2.585

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai peran perempuan melalui kewirausahaan sosial dalam pemberdayaan perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran perempuan melalui kewirausahaan sosial yang dilakukan oleh Muslimah, pemilik Industri Kecil Menengah (IKM), keripik Singkong Cantir dalam memberdayakan peran perempuan. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan datanya dilakukan den- gan observasi, studi literatur dan wawancara mendalam kepada Muslimah, pemilik Industri Kecil dan Menengah (IKM) Keripik Singkong Cantir. Hasil penelitian ini yaitu peran Muslimah dalam memberdayakan perempuan melalui kewirausahaan social ditunjukkan dalam tiga dimensi antara lain, sumber daya, agensi dan pencapaian. Ketiga dimensi ini merupakan proses pemberdayaan yang dilakukan oleh Muslimah. Pertama, Muslimah memberdayakan sumber daya manusia melalui pemberian pelatihan mengolah sumber daya alam untuk dapat dijual. Kedua, Muslimah berinisiatif untuk menjadi agen perubahan dalam lingkungannya dengan memotivasi perempuan untuk dapat mandiri dan berwirausaha. Ketiga, hasil yang dicapai pada pemberdayaan ini yaitu bertambahnya jumlah perempuan yang berwirausaha dalam lingkungannya. Sehingga, kewirausahaan social yang dilakukan berdampak pada peningkatan kesejahteraan sosial pada perempuan.
Narasi Ideologis tentang Pemberitaan Demonstrasi Aksi Bela Islam II (411) pada Surat Kabar Kompas, Media Indonesia, dan Republika Saeful Rokhman
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 14 No. 2 (2017): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v14i2.586

Abstract

Penelitian ini mengungkap Pola Narasi ideologis pemberitaan Demonstrasi Aksi Bela Islam II dit- ampilkan pada Surat Kabar Kompas, Media Indonesia dan Republika dari sudut pandang analisis naratif, yaitu analisis naratif alur (plot), analisis naratif karakter tokoh, dan analisis naratif oposisi biner. Hasil dari ketiga model analisis tersebut menunjukkan bahwa Kompas dan Media Indonesia telah menjadi Ideological State Apparatus sebagaimana yang disampaikan Althusser. Suratkabar yang berafiliasi pada kekuasaan bekerja memproduksi narasi berita hanya untuk melanggengkan praktik kekuasaan. Dari mulai alur yang diceritakan, pemilihan karakter tokoh, maupun melalui analisa binery opposition secara paradigmatik. Semuanya mengarah pada kesimpulan bahwa narasi berita yang diceritakan sudah tercelup oleh kepentingan ekonomi dan politik kekuasaan. Sehingga pola narasi yang ditampilkan akan mengikuti logika, nilai, ideologi, dan kepentingan kekuasaan. Sementara itu, suratkabar yang berada di pihak oposisi kekuasaan, ia memproduksi narasi berita untuk melakukan perlawanan terhadap legitimasi praktik kekuasaan. Baik itu dilihat dari alur yang diceritakan, pemilihan karakter tokoh maupun melalui analisa binery opposition secara paradigmatik. Semuanya mengarah pada kesimpulan bahwa narasi berita yang diceritakan selalu kritis sebagai bentuk perlawanan pada ekonomi dan politik kekuasaan. Sehingga pola narasi yang ditampilkan akan mengikuti logika, nilai, ideologi, dan kepentingan anti kekuasaan.
Advokasi Etnis Rohingya oleh Amnesty Internasional Tahun 2015-2017 Rachmayani Rachmayani
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 14 No. 2 (2017): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v14i2.587

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menelaah peran aktor non negara dalam hubungan internasional. Aktor diluar Negara yang akan di teliti adalah organisasi internasional non Negara (INGO) yaitu Amnesty Internasional yang difokuskan pada permasalahan Hak Asasi Manusia dengan melihat konflik etnis Rohingya di Myanmar. Amnesty International merupakan INGO yang bekerja memperjuangkan isu – isu global yang berbasis pada nilai, terutama nilai hak asasi manusia. Sejak berdirinya tahun 1961 di Inggris, Amnesty International telah bergerak memperjuangkan keadilan dan kebebasan bagi orang-orang yang dikekang kebebasannya baik secara politik dan maupun ideology. Gerakan ini semakin meluas dan mengglobal dalam memperjuangkan hak asasi manusia dan mempromosikan seluruh HAM yang terdapat dalam Universal Declaration of Human Rights maupun standar internasional lainnya. Menguatnya peranan organisasi internasional non Negara seperti Amnesty International dalam hubungan internasional diharapkan mampu memberikan solusi bagi permasalahan global saat ini, tanpa mengurangi otoritas negara sebagai aktor utama dalam hubungan internasional. Fokus penelitian ini adalah melihat dan mengelaborasi peranan Amnesty International dalam mengadvokasi etnis Rohingya di Myanmar tahun 2015-2017.
Analisis Dramaturgi sebagai Kerangka Evaluatif Efektivitas Komunikasi Antarpribadi pada Organisasi Mahasiswa Shulhuly Ashfahani; Tri Yulistyarani Yulistyarani; Ika Nuraini Natalia Zai
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 23 No. 1 (2026): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v23i1.428

Abstract

Komunikasi antarpribadi dalam organisasi mahasiswa sering kali dievaluasi secara bias hanya berdasarkan interaksi formal panggung depan, sementara dinamika informal di balik layar kerap diabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoperasionalisasikan teori dramaturgi Erving Goffman sebagai kerangka evaluatif dalam menjelaskan efektivitas komunikasi antarpribadi pada Himpunan Mahasiswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi interpretif data dikumpulkan dari Januari hingga Mei 2025 melalui teknik wawancara mendalam dan laporan observasi luring terhadap tiga informan pengurus yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan secara siklis (cyclical) menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan kualitas hubungan antarpribadi yang dikonstruksi di panggung belakang (back stage) bertindak sebagai determinan utama yang mengontrol efektivitas performa koordinasi formal di panggung depan (front stage). Sebaliknya, saluran digital seperti WhatsApp Group mengalami disfungsi ruang akibat kecemasan komunikatif aktor, sehingga memicu tindakan penghindaran performa (performance avoidance). Secara teoretis, studi ini mendekonstruksi dramaturgi dari sekadar alat analisis simbolik menjadi kerangka evaluatif organisasi.
The Strategic Used of Cyberspace by Narco-Terrorist Groups Belonging to Kuki-Chin-Mizo’s in The Western Southeast Asia. Alka Singh; Ghanashyam (Thoujal) Khumancha Oinam; Yengkhom Ronald Ronald
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 23 No. 1 (2026): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v23i1.450

Abstract

This article explores the practical use of cyberspace by Narco-terrorist groups in Western Southeast Asia, to trouncing the physical limitation and legal barriers put up by Governments. The article employed Duncan Snidal's rational choice in international relations theory, Examining the rationale behind the use of cyberspace by narco-terror. Using the qualitative literature review method, the article integrates academic works and credible sources to analyse the phenomenon. The article found that narco-terrorist belong to Kuki-Chin-Mizo's community had used cyberspace for various illegal activities, right starting from selling drugs, procurement weapons, contacting with its sponsors, and development of propaganda. The article concludes it is virtually impossible for any state to legally regulate cyberspace to entirely prevent illicit activities.
The Hegemonic Identity and State Interests in the United States’ TikTok Ban Policy (2020) Oddie Bagus Saputra; Hla Moe Tara Hlaing
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 23 No. 1 (2026): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v23i1.501

Abstract

This article examines the United States’ TikTok ban policy in 2020 by analyzing the relationship between hegemonic identity, state interests, and foreign policy actions. Drawing upon a constructivist perspective, the study argues that the policy should not be understood solely as a technocratic response to cybersecurity concerns, but rather as part of a broader effort to preserve the United States’ dominant position within the global technological order. The United States’ identity as the hegemonic power shaped the construction of strategic interests related to cybersecurity, digital sovereignty, and platform competition, which were subsequently translated into the restrictive policy measures targeting TikTok as the Chinese-owned platform. Using a qualitative case study approach, this article analyzes policy documents, official government statements, and relevant academic literature concerning digital politics and US–China technological rivalry. The findings demonstrate that the TikTok ban reflected broader geopolitical anxieties regarding China’s technological rise and the shifting balance of power within the global digital economy. This article contributes to International Relations scholarship by highlighting the role of identity in shaping foreign policy behavior in the context of digital capitalism and technological competition.
Pola Penerapan Etika Komunikasi Digital Generasi Z dalam Penggunaan Aplikasi Tinder di Kota Bekasi Dewanta Bayu Pratama; Syahrul Hidayanto
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 23 No. 1 (2026): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v23i1.544

Abstract

Penggunaan aplikasi LBRTD melalui Tinder menjadi praktik umum di kalangan Generasi Z sebagai platform relasi global. Penelitian ini bertujuan memahami penerapan etika digital oleh pengguna Tinder Generasi Z di Kota Bekasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data berupa reduksi, display, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan memahami etika digital, termasuk tata krama berinternet, regulasi, kemampuan berinteraksi, serta kesadaran terhadap hoaks, pornografi, dan perundungan. Namun, penerapannya masih beragam karena dibentuk oleh pendidikan, lingkungan sosial, dan pengalaman pribadi. Penelitian ini menemukan tiga pola utama, yaitu kesenjangan antara pengetahuan dan praktik, etika yang bersifat situasional berdasarkan pengalaman, serta pengaruh literasi dan lingkungan sosial terhadap perilaku digital. Temuan ini menunjukkan bahwa etika digital Generasi Z tidak hanya bergantung pada pengetahuan individu, tetapi juga pengalaman dan konstruksi sosial, sehingga memerlukan penguatan yang kontekstual dan berkelanjutan.

Page 9 of 10 | Total Record : 92