cover
Contact Name
Oddie Bagus Saputra
Contact Email
oddie.saputra@iisip.ac.id
Phone
+6285718171369
Journal Mail Official
jurnal.isip@iisip.ac.id
Editorial Address
Gedung Sekretariat Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta Jalan Lenteng Agung Raya No. 32, Jakarta Selatan 12610
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : 16939506     EISSN : 26551985     DOI : 10.36451
Jurnal ISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, is the first journal in the home of the IISIP Jakarta journal, providing space for scientific interaction in the development of social sciences which includes communication science, political science, international relations, business administration and social welfare. Through this journal, it is hoped that various new studies and new findings will emerge which will contribute to the development of science.
Articles 62 Documents
GERAKAN MELAWAN HUKUM MONARKI DI THAILAND Yanottami, Nagari; Suhermanto, Dedik Fitra
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 19 No. 2 (2022): Jurnal ISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v19i2.3

Abstract

Suasana politik Bangkok, Thailand ramai diperbincangkan dan sedang menjadi pusat berbagai media internasional. Thailand menempatkan monarki sebagai sebuah kedudukan yang dapat dikatakan sangat diperlukan diantara kehidupan rakyat. Ketentuan hukum Lèse-Majesté dipergunakan bagi para rezim yang berkuasa untuk mengendalikan kebebasan berpendapat. Penindasan luas terhadap kebebasan berbicara secara online memberikan kesempatan untuk mengekang kritik terhadap oposisi, tetapi juga dapat merusak kredibilitas undang-undang monarki otoriter Thailand. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gerakan melawan hukum monarki di Thailand yang dilakukan oleh Future Forward Party (FFP). Landasan konseptual yang digunakan ialah tentang gerakan sosial dengan metode penelitian deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan terhadap literatur ilmiah. Hasil penelitian menjelaskan Future Forward Party (FFP) merupakan sebuah partai pro-demokrasi yang menentang hukum Lèse-Majesté di Thailand ini. Gerakan partai ini kemudian diikuti oleh gerangan mahasiswa dan masyarakat dalam demonstrasi besar besaran yang memiliki tujuan mengakhiri sebuah kekuasaan pemerintahan serta membatasi kekuasaan seorang raja. Makin banyaknya remaja mengikuti aksi ini menjadi hal yang paling menonjol dalam gerakan pro-demokrasi.
FRAME KECEMASAN DAN CLICKBAIT DALAM BERITA KESEHATAN TERKAIT COVID-19 PADA ANAK Dita, Rohmadtika; Rahayu, Umi Septia; Mustaqim, Asrul M.; Putri, Eliza
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 19 No. 2 (2022): Jurnal ISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v19i2.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji frame kecemasan dan clickbait dalam berita kesehatan terkait Covid-19 pada anak. Intensitas pemberitaan terkait Covid-19 di media online tergolong tinggi karena Covid-19 merupakan informasi yang dibutuhkan selama pandemi berlangsung. Namun, pemberitaan terkait Covid-19 rentan menimbulkan kecemasan pada masyarakat karena maraknya penggunaan judul bergaya clickbait. Metode penelitian yang digunakan adalah framing Zhongdang Pan dan Gerald M.Kosicki dengan menganalisis enam berita pada media online suara.com dan himedik.com yang dikumpulkan sejak Januari-Mei 2022. Hasil analisis berita pada suara.com dan himedik.com menunjukkan ketidaksesuaian antara judul dengan isi berita kesehatan terkait Covid-19 pada anak. Dari sampel yang dianalisis, terdapat penggunaan judul berita bergaya clickbait jenis exaggeration (hiperbolis) dan formatting (mengubah). Penggunaan judul sensasional pada berita kesehatan terkait Covid-19 pada anak rentan menyebabkan kecemasan pada masyarakat. Media online diharapkan menghindari judul bergaya clickbait agar berita Covid-19 dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat.
DI BALIK PEMBERITAAN MEDIA ATAS PERTARUNGAN POLITIK DI TUBUH PARTAI DEMOKRAT Alfathan, Ananda; Aladdin, Yuri Alfrin
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 19 No. 2 (2022): Jurnal ISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v19i2.5

Abstract

Artikel ini bersumber dari hasil penelitian yang bertujuan mengungkapkan keberpihakan media dalam suatu pertarungan politik di tubuh partai politik, yaitu Partai Demokrat di Indonesia. Pertarungan terjadi, antara pimpinan partai (Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY) dengan aktor politik lain (Moeldoko) yang berusaha menggulingkan pimpinan partai. Media yang diteliti, ialah JPNN.com yang pemiliknya memiliki latar belakang konflik dengan pimpinan Partai Demokrat. Peneliti mencoba mengungkapkan keberpihakan media dengan mengungkapkan teori-teori substantif tentang media dan politik serta teori teks wacana kritis Teun A. Van Dijk. Sejalan dengan teori yang digunakan, penelitian ini menggunakan paradigma kritikal dengan pendekatan kualitatif dan metode analisis wacana kritis van Dijk. Pada hasil penelitian ditemukan bahwa media online JPNN. com memiliki kecenderungan mendukung aktor politik yang ingin menjatuhkan figur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hal ini memiliki kaitan dengan kekecewaan terhadap sikap Partai Demokrat yang tidak mendukung pencalonan pendiri JPNN sekaligus fungsionaris Partai Demokrat, Dahlan Iskan, sebagai calon presiden atau calon wakil presiden 2014, serta tidak memberikan pembelaan ketika mengalami kasus hukum pada 2015 karena dianggap merugikan negara atas kasus tertentu. Temuan itu menunjukkan adanya relasi kuasa pemilik media dengan sumber berita yang berbanding lurus dengan arah pemberitaan.
PENGARUH EXPERIENTIAL MARKETING TERHADAP EXPERIENTIAL VALUE SERTA DAMPAKNYA PADA CUSTOMER SATISFACTION COFFEE TOFFEE Wicaksono, Faisal Bagus; Yuliati, Linda Rahmah; Muhyiddin, Harun; Hutasuhut, Ilham P.
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 19 No. 2 (2022): Jurnal ISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v19i2.6

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengaruh experiential marketing terhadap experiential value serta dampaknya pada customer satisfaction. Subjek penelitian ialah konsumen Coffee Toffee Margonda 2 Depok tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode survei, dengan pendekatan kuantitatif. Metode analisis menggunakan empat analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian : berdasarkan uji regresi linier berganda 1, sense, feel, dan relate berpengaruh positif terhadap emotional value, sedangkan think dan act tidak berpengaruh terhadap emotional value. Berdasarkan uji regresi linier berganda 2 : sense dan feel berpengaruh positif terhadap functional value, sedangkan think, act dan relate tidak berpengaruh terhadap functional value. Berdasarkan uji regresi linier berganda 3 : sense, feel, dan relate berpengaruh positif terhadap social value, sedangkan think dan act tidak berpengaruh terhadap social value. Berdasarkan uji regresi linier berganda 4 : emotional value, functional value, dan social value berpengaruh positif terhadap customer satisfaction. Kesimpulan: terdapat 11 hipotesis yang diterima dan 7 hipotesis yang ditolak. Kontribusi paling besar untuk customer satisfaction berasal dari strategi sense, diikuti oleh startegi feel dan strategi relate. Saran: jika Coffee Toffee ingin meningkatkan customer satisfaction maka Coffee Toffee dapat berfokus pada strategi sense, feel, dan relate.
PENURUNAN PEMAHAMAN BELAJAR (LEARNING LOSS) SISWA AKIBAT PENGGUNAAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH Nurafida, Dwi; Astanto, Sugeng; Effendi, Irmawan; Tahar, Syafril; Wirasati, Wiwien
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 19 No. 2 (2022): Jurnal ISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v19i2.7

Abstract

Perubahan proses belajar mengajar dari Pembelajaran Tatap Muka (PTM) menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa Pandemi Covid-19 dinilai kurang efektif dan menimbulkan dampak bagi siswa sekolah dasar, guru, serta orang tua. Menurut teori Determinasi Teknologi, idealnya perkembangan teknologi khususnya dalam pembelajaran akan memberikan dampak positif. Misalnya, teknologi akan memberikan kemudahan bagi guru untuk menyampaikan materi pembelajaran. Tujuan artikel ini mendeskripsikan penyebab perubahan penurunan pemahaman belajar pada siswa Sekolah Dasar di masa pandemi Covid-19 di SDIT Nahwa Nur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan sifat penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak yang ditimbulkan yaitu mengenai keterbatasan fasilitas teknologi, kendala sinyal, sulit untuk berkonsentrasi, serta terjadinya penurunan pemahaman belajar (learning loss) pada siswa. Terdapat dua penyebab learning loss yaitu Interrupted formal education dan Ineffective teaching. Guru dan siswa tidak siap dalam menghadapi kondisi yang datang secara tiba-tiba, terlebih tidak terbiasanya guru dan siswa dalam menggunakan teknologi pembelajaran. Ketidaksiapan ini adalah cerminan dari perlunya peningkatan kemampuan sumber daya guru untuk memaksimalkan penggunaan teknologi. Kemudian diperlukan juga dukungan pihak sekolah untuk menyediakan koneksi internet yang lancar bagi proses pembelajaran.
Praktik Hegemoni Media Atas Isu Boikot Produk Prancis pada Grup Trans Media Sari, Nila Kurnia; Syas, Mulharnetti
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 20 No. 1 (2023): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v20i1.8

Abstract

Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengenai karikatur Nabi Muhammad SAW telah memicu kemarahan umat Islam, termasuk di Indonesia. Isu mengenai boikot produk Prancis menjadi ramai diberitakan, termasuk oleh media yang tergabung dalam Grup Trans Media. Penelitian ini bertujuan mengkaji praktik hegemoni yang dilakukan oleh Grup Trans Media, yaitu situs media online Detik.com dalam isu boikot produk Prancis, dilihat melalui pendekatan teori ekonomi politik media Vincent Mosco. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi media, khususnya Grup Trans Media dalam menyajikan berita agar lebih berimbang. Metode penelitian yang digunakan adalah Critical Discourse Analysis model Norman Fairclough. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penyajian berita di Detik.com menunjukkan representasi ideologi media dengan cara menonjolkan bagian-bagian tentang boikot produk Prancis yang bersinggungan dengan umat Islam. Berita mengenai isu boikot produk Prancis disajikan dengan cara tertentu sehingga menjadi menarik bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam.
Frame Tanggung Jawab Pemerintah dalam Berita Tentang Cemaran Obat Sirup dan Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak Rahayu, Umi Septia; Dita, Rohmadtika; Tahar, Syafril
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 20 No. 1 (2023): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v20i1.9

Abstract

Kasus gagal ginjal akut (GGA) pada anak menjadi sorotan banyak pihak, termasuk media massa. Artikel ini melaporkan hasil penelitian tentang frame tanggung jawab pemerintah dalam berita terkait gagal ginjal akut dan cemaran obat sirup. Metode penelitian yang digunakan analisis framing Robert N. Entman terhadap enam berita pada media online Kompas.com dan Liputan6. com periode Oktober - November 2022. Hasil analisis menunjukkan terdapat persamaan frame antara Kompas.com dan Liputan6.com yaitu tudingan bahwa pemerintah tidak bertanggung jawab terhadap kasus gagal ginjal akut dan tuntutan tanggung jawab terhadap Kementerian Kesehatan dan BPOM untuk bertanggung jawab secara pidana maupun perdata atas kasus gagal ginjal akut. Perbedaan frame antara Kompas.com dan Liputan6.com adalah terkait aspek penonjolan isu yang diangkat masing-masing media. Kompas.com menyoroti aspek pemerintah yang saling melempar tanggung jawab terkait santunan dan sulitnya mekanisme perawatan di rumah sakit, sementara Liputan6.com menonjolkan aspek tidak adanya tanggungan biaya pengobatan dan potensi maladministrasi Kemenkes dan BPOM dalam kasus gagal ginjal. Rekomendasi yang disampaikan oleh Kompas.com dan Liputan6.com terkait kasus gagal ginjal akut pada anak dan cemaran obat sirup adalah pemerintah harus bertanggung jawab kepada korban terkait pengobatan, perawatan, dan santunan. pemerintah juga harus memperketat izin edar obat sirup agar kasus gagal ginjal akut tidak terulang kembali.
Moderasi Islam Sebagai Diplomasi Publik Arab Saudi di Indonesia Zarkasyi, Fajar Imam; Effendi, Irmawan
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 20 No. 1 (2023): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v20i1.10

Abstract

Sejak visi 2030 dideklarasikan, Arab Saudi berupaya keras membentuk citra sebagai negara modern khususnya di tengah negara barat. Akan tetapi, citra baru yang sedang dibangun Arab Saudi tersebut berpotensi merusak soft powernya yang telah terbangun di tengah dunia Islam. Moderasi Islam yang dipromosikan Arab Saudi dianggap sebagai upaya dalam menyeimbangkan antara citra modern yang sedang dibangun dengan citra keIslaman yang ingin dipertahankan. Citra sebagai negara konservatif dan lekat dengan paham Salafisme menjadi kontradiktif dengan narasi moderasi Islam yang ditawarkanya. Artikel jurnal ini bertujuan menjelaskan bagaimana moderasi Islam sebagai sebuah bentuk diplomasi publik Arab Saudi diimplementasikan di Indonesia. Melalui konsep diplomasi publik, terlihat bahwa pola Arab Saudi dalam mempromosikan narasi moderasi Islam di Indonesia menekankan upaya membangun dialog publik secara langsung. Hal itu dilakukan dengan aktif menginisiasi beberapa konferensi yang disponsori Arab Saudi dalam menyampaikan pesan-pesan moderasi Islam yang melibatkan cendekiawan, politisi, serta alumni di Indonesia.
Inovasi Demokrasi dan Wacana “My Body, My Choice” dalam Youtube di Indonesia Shania, Nadhira; Sobandi, Khairu Roojiqien
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 20 No. 1 (2023): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v20i1.11

Abstract

Salah satu esensi demokrasi adalah kebebasan berekspresi. Kebebasan berekspresi ini menjadi fondasi dalam proses demokratisasi di era digital. Kemunduran demokrasi yang sedang dialami Indonesia dan berbagai negara di Asia Tenggara telah mendorong munculnya perlawanan dari kelompok-kelompok pro-demokrasi dengan beragam ekspresinya. Salah satunya terekspresikan dalam wacana “My body, My Choice” di media YouTube. Wacana ini didorong oleh kelompok pro- choice untuk mendukung gerakan aborsi yang dianggap sebagai bagian dari hak asasi manusia. Tujuan penelitian ini ialah mengungkapkan inovasi demokrasi dalam wacana aborsi dan pro-choice protester di media YouTube. Dengan menggunakan metode analisis wacana kritis dari Norman Fairclough, studi ini menemukan bahwa munculnya wacana aborsi di media YouTube ini menunjukkan adanya inovasi demokrasi di era digital ini yang memberikan ruang kebebasan untuk berekspresi. Tidak hanya kelompok yang kontra, namun kelompok yang pro atas wacana aborsi pun mempunyai ruang bebas untuk berpendapat dalam media YouTube. Dengan demikian, YouTube, menjadi salah satu media sosial yang juga menjadi wadah untuk melakukan inovasi demokrasi ditengah kemunduran demokrasi.
The Political Influence of US and China Vaccine Competition in Southeast Asia on Potential New Security Issues for ASEAN Countries Saputra, Oddie Bagus; Larasati, Ria Agustina
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 20 No. 1 (2023): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v20i1.12

Abstract

Vaccine competition between the United States and China in Southeast Asia has been potential to create new security problems for ASEAN member states. Based on the constructivism perspective and Regional Security Complex Theory (RSC), this article analyses the relationships between the identity and interest of both states, US and China, who took certain policies and engaged in the vaccine competition in the Southeast Asian region. China with the political manoeuvre and US with the humanitarian endeavour in their narration, both had interests in terms of economic, politics, also geopolitics through their assistance to ASEAN countries. The authors argue that new security problems, such as the rising unemployment rates, the declining GDP, and the new pandemic wave, caused by this competition are the result of the absence of collective identity of ASEAN countries. Instead of prioritizing their collective identity as a regional community and forming regional security complex, ASEAN countries tend to respond by prioritizing their respective national interests. Therefore, this article offers the recipes where ASEAN member state should establish their collective identity, such as supporting the development of ASEAN vaccines in Vietnam and Thailand or establishing the ASEAN pharmaceutical company designates as the regional vaccine research and development site.