cover
Contact Name
Taufik Agung Pranowo
Contact Email
taufikagung@upy.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
edunesia@upy.ac.id
Editorial Address
Universitas PGRI Yogyakarta Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kec. Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Educational of Indonesian Journal (Edunesia Journal)
ISSN : -     EISSN : 30479479     DOI : https.//doi.org/10.31316/edunesiajournal.v1i01
Educational of Indonesian Journal (Edunesia Journal) is an academic publication that focuses on the field of education in Indonesia. This journal is an important source of information for researchers, academics, educational practitioners, and parties interested in developing and improving the education system in Indonesia. Edunesia Journal is focused on educational issues that are relevant and important in the Indonesian context. It covers various levels of education, from early childhood education to higher education. This journal covers a variety of topics related to education, including curriculum, teaching methods, school management, educational evaluation, educational technology, educational policy, as well as social and cultural issues in education. Educational of Indonesian Journal (Edunesia Journal) applies a strict peer review process to ensure the quality of published articles. This ensures that each article has been evaluated by experts in the field of education before being published. This journal has a clear aim to make a real contribution to the development of education in Indonesia. The published articles are expected to provide useful insights, solutions or recommendations for educational practitioners and policy makers. Educational of Indonesian Journal (Edunesia Journal) encourages collaboration between researchers, academics and educational practitioners. This can promote a better exchange of ideas and research to improve the quality of education in Indonesia.
Articles 17 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) MENGGUNAKAN QUIZIZZ PAPER MODE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI PERCOBAAN 4 WATES Desy Putri Yuliyanti; Yuliatun
Edunesia Journal Vol 2 No 01 (2025): Educational of Indonesian Journal (Edunesia Journal)
Publisher : PGRI University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/edunesiajournal.v2i01.8091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata                                pelajaran Pendidikan Pancasila, materi mengenal dan meneladani karakter para perumus Pancasila dengan menerapkan model pembelajaran Teams Games Tournament menggunakan Quizizz Paper Mode di kelas IV SD Negeri Percobaan 4 Wates. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, serta refleksi. Subyek penelitian peserta didik kelas IV berjumlah 28. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa lembar tes hasil belajar dan pedoman observasi aktivitas pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Teams Games Tournament menggunakan Quizizz Paper Mode    dapat  meningkatkan hasil belajar  peserta didik. Pada pra tindakan,  dari 28 peserta didik 12 (42,86%) mencapai ketuntasan. Pada siklus I, yang mencapai ketuntasan 11 (39,89%). Pada siklus II,  peserta didik yang mencapai ketuntasan 23 (82,14%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Teams Games Tournament (TGT) menggunakan Quizizz Paper Mode dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IVA SD Negeri Percobaan 4 Wates pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi mengenal dan meneladani karakter para perumus Pancasila. Kata kunci: Quizizz Paper Mode, Pendidikan Pancasila, TGT
Upaya Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa: Studi Deskriptif Siswa SMP Muhammadiyah Kasihan Yogyakarta Marisa Puji Astuti; Ika Ernawati
Edunesia Journal Vol 2 No 01 (2025): Educational of Indonesian Journal (Edunesia Journal)
Publisher : PGRI University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/edunesiajournal.v2i01.8097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan upaya guru Bimbingan Konseling dalam mendisiplinkan peserta didik SMP Muhammadiyah Kasihan. Penelitian ini dilakukan di SMP Muhammadiyah Kasihan dengan subjek penelitian guru BK sejumlah tiga orang dan siswa sejumlah tiga orang. Jenis penelitian  adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi dokumentasi, kemudian analisis datanya menggunakan reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkap bahwa upaya yang dilakukan oleh guru BK mencakup layanan bimbingan klasikal, konseling individu, konseling kelompok, dan kerja sama dengan Koordinator Tata Tertib. Layanan yang sering digunakan adalah bimbingan klasikal dan konseling individu dalam menanamkan nilai kedisiplinan dan membantu siswa mengatasi masalah pribadi. Konseling kelompok masih jarang dimanfaatkan, padahal memiliki potensi besar untuk membantu siswa melalui diskusi bersama. Kata kunci: Studi Deskriptif, Guru BK, Kedisplinan  
Peran Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Mengatasi Kecemasan Akademik Siswa Di Mts Negeri 3 Bantul Rino Candra Kusuma Putra; Perianto, Eko
Edunesia Journal Vol 2 No 01 (2025): Educational of Indonesian Journal (Edunesia Journal)
Publisher : PGRI University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/edunesiajournal.v2i01.8118

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai peran guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi kecemasan akademik siswa di MTs Negeri 3 Bantul. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan siswa kelas VII, guru bimbingan dan konseling, dan wali kelas sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bimbingan dan konseling berperan dalam memberikan layanan bimbingan kelompok untuk membantu siswa menghadapi kecemasan akademik. Guru BK memberikan dukungan emosional, membantu siswa memahami sumber kecemasan mereka, serta mengajarkan strategi coping yang efektif. Selain itu, kolaborasi dengan wali kelas bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Peran aktif guru bimbingan dan konseling terbukti penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa, membantu mereka mengatasi tekanan akademik, dan mendorong keberhasilan akademik. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi sekolah lain dalam pengembangan program BK yang efektif. Kata kunci: Guru Bimbingan dan Konseling, Kecemasan Akademik, Bimbingan Kelompok  
Ethical Digital Citizenship and Adolescents’ Online Safety and Resilience: A Systematic Review rahmawati, selly; Purwaningrum, Shinta
Edunesia Journal Vol 2 No 02 (2025): Educational of Indonesian Journal (Edunesia Journal)
Publisher : PGRI University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/edunesiajournal.v2i02.8957

Abstract

Remaja semakin intens terlibat dalam lingkungan digital yang menawarkan peluang perkembangan, tetapi juga meningkatkan paparan terhadap berbagai risiko daring seperti cyberbullying, pelanggaran privasi, misinformasi, serta tekanan psikologis. Ethical Digital Citizenship (EDC) menjadi kompetensi penting yang berpotensi melindungi remaja dari risiko tersebut dan meningkatkan kemampuan mereka untuk menavigasi ruang digital secara aman dan resilien. Kajian sistematis ini mensintesis 25 studi empiris yang diterbitkan antara tahun 2010–2025 untuk menelaah (1) bagaimana EDC dikonsepsikan dan diukur pada populasi remaja, (2) hubungan EDC dengan perilaku keselamatan daring, keterlibatan dalam cyberbullying, dan ketahanan digital, (3) efektivitas intervensi pendidikan maupun komunitas yang dirancang untuk memperkuat EDC, serta (4) faktor individual dan kontekstual yang memoderasi atau memediasi hubungan tersebut. Dengan menggunakan pedoman PRISMA 2020, hasil kajian menunjukkan bahwa EDC merupakan konstruk multidimensi yang mencakup etika digital, kesadaran privasi, evaluasi informasi secara kritis, tanggung jawab berbagi konten, serta empati digital. Tingkat EDC yang lebih tinggi berkaitan dengan perilaku daring yang lebih aman, penurunan keterlibatan dalam cyberbullying, serta peningkatan coping dan self-efficacy digital. Intervensi yang efektif umumnya bersifat interaktif, kontekstual, dan memadukan media digital dengan aktivitas reflektif atau sosial. Faktor seperti empati digital, kecerdasan emosional, mediasi guru, dan konteks budaya turut memengaruhi kekuatan hubungan tersebut. Kesenjangan utama dalam literatur meliputi ketidakkonsistenan definisi dan instrumen, terbatasnya bukti kausal, serta kurangnya representasi konteks Global South. Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan peran EDC sebagai kompetensi mendasar dalam memperkuat keselamatan dan ketahanan digital remaja, dan menyoroti perlunya penelitian yang lebih ketat, kontekstual, dan longitudinal. Kata kunci: Etika kewargaan digital; keselamatan daring; resiliensi digital; remaja
Pengembangan Model Preventif Pengasuhan Digital untuk Membangun Digital Resiliensi Anak di Era Siber purwaningrum, shinta _; Rahmawati, Selly
Edunesia Journal Vol 2 No 02 (2025): Educational of Indonesian Journal (Edunesia Journal)
Publisher : PGRI University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/edunesiajournal.v2i02.9086

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan berbagai peluang sekaligus risiko bagi anak, sehingga diperlukan pendekatan pengasuhan yang adaptif dan preventif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model preventif pengasuhan digital guna membangun digital resiliensi anak di era siber. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi terbatas, dan evaluasi. Studi pendahuluan dilakukan melalui kajian literatur, wawancara, dan angket kebutuhan kepada orang tua dan praktisi pendidikan untuk mengidentifikasi pola pengasuhan digital dan tantangan yang dihadapi. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa pengasuhan digital yang diterapkan orang tua masih cenderung reaktif dan belum terstruktur, serta belum berorientasi pada penguatan keterampilan adaptif anak. Berdasarkan temuan tersebut, dikembangkan model preventif pengasuhan digital yang mencakup prinsip pengasuhan preventif, peran orang tua sebagai pendamping dan fasilitator digital, strategi komunikasi terbuka dalam keluarga, penguatan nilai dan regulasi diri anak, serta kolaborasi dengan lingkungan sekolah. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa model yang dikembangkan berada pada kategori layak dan relevan. Uji efektivitas terbatas menunjukkan bahwa penerapan model mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua dalam mendampingi anak menggunakan teknologi digital, serta berkontribusi pada peningkatan digital resiliensi anak, khususnya dalam mengenali risiko daring, mengelola penggunaan gawai, dan berkomunikasi secara terbuka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model preventif pengasuhan digital efektif sebagai pendekatan preventif dan promotif, serta berpotensi diimplementasikan secara luas dalam program parenting dan layanan bimbingan dan konseling berbasis keluarga. Kata kunci: pengasuhan digital, digital resiliensi, anak, preventif, research and development
DAMPAK PERILAKU VERBAL BULLYING PADA KEPERCAYAAN DIRI SISWA SEKOLAH MENEGAH PERTAMA YOGYAKARTA Trimiasih; Perianto, Eko
Edunesia Journal Vol 2 No 02 (2025): Educational of Indonesian Journal (Edunesia Journal)
Publisher : PGRI University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/edunesiajournal.v2i02.9178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perilaku Verbal  bullying terhadap kepercayaan diri siswa di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perilaku Verbal  bullying yang terjadi di lingkungan sekolah serta menjelaskan bagaimana dampak perilaku tersebut terhadap aspek psikologis dan sosial siswa, khususnya pada kepercayaan diri mereka. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap lima siswa korban verbal bullying, guru bimbingan dan konseling, serta teman sebaya. Uji keabsahan data dilakukan menggunakan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin kredibilitas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku Verbal  bullying memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kepercayaan diri siswa. Berdasarkan hasil pengumpulan data lapangan, ditemukan dua fokus utama sesuai rumusan masalah penelitian, yaitu: (1) bentuk perilaku Verbal  bullying yang terjadi di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta, dan (2) dampak perilaku Verbal  bullying terhadap kepercayaan diri siswa. Bentuk Verbal  bullying yang paling sering muncul meliputi ejekan terhadap penampilan fisik, warna kulit, status sosial, gaya berpakaian, dan kemampuan akademik. Dampak yang ditimbulkan berupa perasaan rendah diri, takut berbicara di depan umum, menarik diri dari lingkungan sosial, serta hilangnya motivasi belajar. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa dukungan guru BK dan teman sebaya dapat membantu siswa korban memulihkan kembali rasa percaya dirinya. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru bimbingan dan konseling dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan suportif melalui layanan konseling individual, bimbingan kelompok, serta pendidikan karakter untuk mencegah dan menangani kasus verbal bullying. Kata Kunci: verbal bullying, kepercayaan diri, siswa SMP, bimbingan dan konseling
Analisis Konsep Penilaian Autentik dalam Evaluasi Pembelajaran di Sekolah Yatul, Hani
Edunesia Journal Vol 2 No 02 (2025): Educational of Indonesian Journal (Edunesia Journal)
Publisher : PGRI University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/edunesiajournal.v2i02.9397

Abstract

In the educational arena, the learning process consists of three main identifiable elements: educational objectives (teaching), the learning process, and learning outcomes. The core of educational objectives is the desired behavioral change in students. Therefore, evaluation should assess the extent of student behavioral change after they have undergone the learning process. Knowing whether educational objectives have been achieved allows us to take actions to improve education, including changes in learning strategies and student quality, as well as achieving infrastructure. Recommendations are provided to support the creation of an effective, efficient, and beneficial learning process. The Independent Curriculum was created to address the rapid changes of the times, emphasizing student-centered learning and authentic assessment. Authentic assessment aims to evaluate students' abilities through activities relevant to real-world situations, encompassing aspects of attitudes, knowledge, and skills. This research uses a literature review method with a descriptive qualitative approach to investigate the concepts, practices, and challenges encountered in implementing authentic assessment in the Independent Curriculum. Keywords: Assessment, Authentic Assessment, Evaluation

Page 2 of 2 | Total Record : 17