cover
Contact Name
Andre Agachi Purba
Contact Email
pt.lembagappn@gmail.com
Phone
+6282181396566
Journal Mail Official
pt.lembagappn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kakak Tua No. 17 Kec. Medan Sunggal, Kota Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Golden Generation Abdimas
ISSN : -     EISSN : 31232876     DOI : https://doi.org/10.65244/jgga
Journal of Golden Generation Abdimas (E-ISSN: 3123-2876) adalah jurnal ilmiah peer-review dan open access yang diterbitkan oleh PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara. Jurnal ini didedikasikan sebagai wadah diseminasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dengan misi menjembatani keilmuan di perguruan tinggi dengan kebutuhan riil di lapangan. Kami mengundang para akademisi, praktisi, dan pegiat komunitas untuk mempublikasikan inovasi serta praktik terbaik dalam berbagai bidang multidisiplin, seperti pemberdayaan ekonomi, pendidikan untuk semua, kesehatan masyarakat, inovasi teknologi tepat guna, dan penguatan kelembagaan lokal. Jurnal ini terbit secara berkala empat kali setahun, yaitu pada bulan Maret, Juni, September dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 199 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Olahraga, Pemeriksaan Kesehatan Lansia, Dan Pemanfaatan Limbah Kulit Pinang Menjadi Biobriket Di Desa Seberang Tembilahan Nazwa Azura Yasmin; Irsan Taufik Ali; Nawa Afifah; Adelia Putri; Dea Ananda; Izhar Ibnu Fahmi; Oktavia Rahmadhani; Muhammad Genadi; Triana Suci Amanda; Tasya Nofa; Arie Styawan
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 3 (2026): September: Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i3.1073

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Seberang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Berdasarkan hasil observasi lapangan, teridentifikasi tiga permasalahan utama, yaitu rendahnya aktivitas sosial antarwarga, minimnya kesadaran kesehatan pada kelompok lanjut usia, serta belum optimalnya pemanfaatan limbah kulit pinang hasil perkebunan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan participatory action research dengan tiga program utama, yaitu turnamen bola voli antarkampung, pemeriksaan kesehatan lansia melalui posyandu, dan pelatihan pengolahan limbah kulit pinang menjadi biobriket. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa turnamen bola voli berhasil meningkatkan interaksi dan kebersamaan antarwarga, kegiatan posyandu lansia meningkatkan akses dan kesadaran masyarakat lanjut usia terhadap layanan kesehatan, serta pelatihan biobriket memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada masyarakat dalam mengolah limbah perkebunan menjadi produk bernilai ekonomi. Ketiga program tersebut saling melengkapi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dari aspek sosial, kesehatan, dan lingkungan, sehingga diperlukan pendampingan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Implementasi Literasi Keagamaan Moderat bagi Siswa SMK Berbasis Pendekatan Pendidikan Agama Islam  Nida Nur Khansa; Muhammad Sidiq Asyhari
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 3 (2026): September: Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i3.969

Abstract

Penanaman literasi keagamaan moderat menjadi kebutuhan penting dalam konteks pendidikan menengah kejuruan yang memiliki karakter peserta didik heterogen. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program Pengalaman Praktik Lapangan (PPL) 2025 di SMK PGRI 1 Tulungagung dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai nilai-nilai moderasi beragama melalui pendekatan Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode yang digunakan meliputi observasi, analisis kebutuhan, implementasi strategi pembelajaran moderat, serta refleksi pelaksanaan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pemahaman keagamaan siswa sebelumnya masih bersifat tekstual, kurang kritis, dan belum sepenuhnya mencerminkan nilai moderasi. Implementasi model literasi keagamaan moderat dilakukan melalui diskusi kelas, telaah kasus, penguatan budaya religius inklusif, dan penggunaan media pembelajaran kontekstual. Program ini terbukti meningkatkan kemampuan siswa memahami konsep moderasi beragama, memperkuat sikap toleran, serta membangun keterampilan dialogis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang multikultur. Temuan ini menegaskan bahwa PAI memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moderat di sekolah kejuruan, sekaligus menjadi model alternatif pembelajaran untuk memperkuat karakter religius dan sosial siswa secara seimbang.
Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Paving Block Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Di Desa Kelapapati, Kabupaten Bengkalis Muhammad Hadziq; Bunga Cantika; Mufthia Urfa; Ummu Munadila Rai’ah; Sefia Alfianti; Alfan Maulana; Elda Zahria; Dwi Meysha Afrita; Hidayatul Izzana; Dhiya Ghina Putri; Deswita Sari
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 3 (2026): September: Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i3.1084

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang paling mendesak di Desa Kelapapati, Kabupaten Bengkalis, karena aktivitas rumah tangga sehari-hari menghasilkan sampah plastik sekali pakai dalam jumlah besar yang belum diimbangi dengan sistem pemilahan dan pengolahan yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat, khususnya pelajar dari sekolah mitra, melalui sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi pengolahan sampah plastik menjadi paving block sebagai upaya pengelolaan sampah berbasis sumber sekaligus penguatan ekonomi sirkular. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif yang memadukan Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi, dengan melibatkan Pemerintah Desa Kelapapati, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis, serta tiga sekolah mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan berbasis praktik langsung (hands-on) mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai dampak sampah plastik, prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R), serta keterampilan teknis dalam mengolah sampah plastik menjadi paving block yang memiliki nilai ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dalam pengelolaan sampah plastik di wilayah pesisir, sekaligus mendorong tumbuhnya unit usaha berbasis Bank Sampah di tingkat desa.
Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Pengabdian Mahasiswa di Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai Berliana Lubis; Namyra Rahma Shafier
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 3 (2026): September: Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i3.1078

Abstract

Program Pengabdian Mahasiswa (PEMA) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memperkuat peran mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan pendidikan, sosial, dan keagamaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kota Pari,Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai pada tanggal 12-19 Juli 2025 dengan melibatkan 18 mahasiswa.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran mahasiswa dalam mendukung proses pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan Program Pengabdian Mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung kegiatan pendidikan, meningkatkan partisipasi masyarakat pada kegiatan sosial dan keagamaan,serta memperkuat hubungan kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat. Program Pengabdian Mahasiswa tidak hanya menjadi sarana penerapan ilmu pengetahuan bagi mahasiswa,tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi lingkungan setempat.
Edukasi Patologi Sosial di MTs Al-Falah Kota Dumai Fidy Maesabilla Chandra; Nelva Trimafia; Jihan Humaira; Adinda Putri Zahra; Nabila Cantika Wadani; Muhammad Fariq Maulana; Sayyidah Nida Alifah; Tri Yanti Aulia; Sandi Wishlin Guo; Christian Elbert
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 3 (2026): September: Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i3.1080

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai bentuk patologi sosial, seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, kecanduan gawai, perundungan, dan pergaulan bebas akibat pengaruh lingkungan sosial serta kemajuan teknologi. Kondisi ini mendorong pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi mengenai patologi sosial bagi siswa kelas IX di MTs Al-Falah, Kota Dumai, sebagai langkah preventif untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa. Kegiatan ini menggunakan metode pendidikan partisipatif yang memadukan penyampaian materi, permainan pemecah kebekuan (ice-breaking), diskusi interaktif, dan permainan untuk meningkatkan keterlibatan peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test yang diikuti oleh 45 siswa, disertai dengan observasi terhadap partisipasi dan respons siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, yang ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari kisaran 60–80 pada pre-test menjadi 85–100 pada post-test. Selain itu, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi, lebih aktif dalam diskusi, serta mampu mengaitkan materi dengan kondisi di lingkungan sekitar mereka. Sebagai luaran kegiatan, poster edukasi diserahkan kepada pihak sekolah sebagai sarana pembelajaran berkelanjutan mengenai pencegahan patologi sosial. Dengan demikian, kegiatan edukasi ini berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai patologi sosial serta menyediakan materi edukasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Pendampingan Pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (Qris) Sebagai Upaya Digitalisasi Sistem Pembayaran Pada Pelaku Umkm Di Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan Oleh Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau M. Rasuli; Excelenta Perangin-angin; Nataliya; Vina Puja Aqustin; Marshanda Lasmora Ida Sianturi; Defanny Febianti; Siti Azqia Zahra; Zahratul Keysa Benaya; Yulis; Muhammad Ikram Syawly Al-afif Annur; Hanif Ananda Tovani
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 3 (2026): September: Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i3.1085

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang menyumbang lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, namun sebagian besar pelaku UMKM di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, masih menggantungkan transaksi usahanya pada sistem pembayaran tunai. Kondisi ini menjadikan UMKM tertinggal dalam arus digitalisasi ekonomi nasional yang terus berkembang pesat, khususnya melalui perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) oleh Bank Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pembuatan dan penggunaan QRIS kepada pelaku UMKM di Desa Mak Teduh sebagai upaya mendorong digitalisasi sistem pembayaran, memperluas inklusi keuangan, serta meningkatkan daya saing usaha di era ekonomi digital. Kegiatan dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Tahun 2026 dengan tahapan observasi, identifikasi permasalahan, koordinasi dengan pemerintah desa, sosialisasi, pendampingan pendaftaran, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap manfaat QRIS, meningkatnya jumlah pelaku usaha yang berhasil mendaftarkan QRIS, serta respons positif terhadap kemudahan bertransaksi non-tunai. Meskipun demikian, kegiatan ini juga menghadapi kendala berupa keterbatasan jaringan internet, minimnya literasi digital pada pelaku usaha lanjut usia, dan ketiadaan dokumen legalitas usaha. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan digitalisasi UMKM yang berkelanjutan bagi desa-desa dengan karakteristik serupa di wilayah Provinsi Riau.
Penanaman Pohon Pelindung sebagai Upaya Penghijauan Desa Koto Benai Revalina Andini; Anisa; Davina Wahyuningsih; Putri Indrawati; Safni Suswita; Candra Hidayat; Nurul Huda; Sarifatul Fitri; Diva Lestari; Ziadi Hasnil; Nurdiansyah; Rifnaldi
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 3 (2026): September: Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i3.1088

Abstract

Penghijauan lingkungan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap keberadaan dan pemeliharaan vegetasi. Desa Koto Benai memiliki lingkungan yang dapat dikembangkan melalui kegiatan penghijauan pada ruang publik dan kawasan sekitar sungai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan penanaman pohon pelindung sebagai upaya penghijauan Desa Koto Benai melalui kolaborasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) bersama perangkat desa. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui tahapan koordinasi, persiapan bibit dan peralatan, penentuan lokasi, penanaman, serta pemeliharaan tanaman. Penanaman dilakukan pada dua lokasi, yaitu halaman Kantor Desa Koto Benai dan kawasan bantaran Sungai Kuantan. Jenis tanaman yang digunakan antara lain pohon mangga dan lain sebagainya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program penanaman dapat dilaksanakan melalui kerja sama antara mahasiswa Kukerta dan perangkat desa. Kegiatan menghasilkan penambahan vegetasi pada lingkungan desa sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya penghijauan dan pemeliharaan lingkungan. Keberlanjutan pemeliharaan tanaman menjadi aspek penting agar pohon yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat lingkungan dalam jangka panjang.
Edukasi Literasi Keuangan Sejak Dini Berbasis Game-Based Learning pada Siswa SDN 001 Rimba Sekampung Aina Leticia Anasasic; Ryazzah Iskia; Nurul Dwi Sartika; Mutiah; M. Hiqbal Eka Perdana; Lilis Ariani Br Munthe; Fatiya Najwa; Fadya Syahrani; Duwi Winara; Benny Heltonika; Alberd Agatur Situmeang; Wulan Cahyana
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 3 (2026): September: Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i3.1090

Abstract

Literasi keuangan merupakan kecakapan penting yang perlu diperkenalkan sejak usia dini agar siswa mampu mengelola uang saku secara bijak, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membangun kebiasaan menabung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman literasi keuangan siswa melalui penerapan Game-Based Learning (GBL) pada siswa kelas VI SDN 001 Rimba Sekampung. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 76 siswa melalui tiga tahapan, yaitu pemaparan materi, pembelajaran berbasis permainan menggunakan estafet botol finansial, serta refleksi dan penulisan harapan. Materi yang diberikan meliputi pengenalan uang, sumber uang, pengelolaan uang saku, perbedaan kebutuhan dan keinginan, konsep pembagian uang 50/30/20, serta pentingnya menabung sejak dini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep dasar literasi keuangan dan pengelolaan uang saku secara bijak. Siswa juga menunjukkan keberanian dalam menjawab pertanyaan, kemampuan mengambil keputusan secara bertanggung jawab, serta antusiasme yang tinggi selama proses pembelajaran. Meskipun terdapat kendala dalam pemahaman konsep pembagian 50/30/20, perbedaan kecepatan pemahaman siswa, dan keterbatasan durasi permainan, pemberian contoh langsung dan bantuan berupa clue dapat membantu siswa memahami materi. Penerapan Game-Based Learning melalui estafet botol finansial dapat menjadi pendekatan pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan relevan dalam meningkatkan pemahaman literasi keuangan serta menumbuhkan kesadaran menabung sejak dini.
Implementasi Nilai-Nilai Adab Islami Pada Peserta Didik Melalui Kegiatan Ekstrakulikuler Keagamaan Di SMK PGRI 1 Tulungagung Haikal; Muhamad Sidiq Asyhari; Nizar Khoirul Anam; Jumadil; Rafli Rasyid Tamher; Mohammad Ighil
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 3 (2026): September: Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i3.1101

Abstract

Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini bertujuan untuk menginternalisasikan nilai-nilai adab Islami pada peserta didik melalui pendampingan dalam memulai kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di sekolah. Permasalahan yang ditemukan di lapangan adalah masih kurangnya pemahaman siswa mengenai adab dasar dalam aktivitas keagamaan serta minimnya pembiasaan sikap islami sebelum kegiatan dimulai. Pelaksanaan program dilakukan selama masa PPL melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi awal, perencanaan kegiatan, sosialisasi nilai-nilai adab, pendampingan praktik, dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kedisiplinan, sikap santun, serta kesiapan spiritual siswa sebelum mengikuti kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Selain itu, peserta didik menjadi lebih memahami makna penting adab islami seperti salam, tertib, kebersihan, dan niat sebelum beribadah. Evaluasi akhir mengindikasikan bahwa internalisasi nilai adab Islami berjalan efektif dan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter religius siswa. Ke depan, program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara guru pembina, sekolah, dan peserta didik guna memperkuat budaya religius di lingkungan sekolah.
Pengembangan Jaringan Pengelolaan Dan Pemasaran Produk Terpadu Berbasis Digital Pada Umkm Dan Komunitas Binaan Desa Jatireja Cikarang Timur Jakaria
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 3 (2026): September: Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i3.1107

Abstract

Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, terutama dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta program ketahanan pangan budidaya ikan nila. Namun, pertumbuhan usaha di desa ini masih sangat terkendala oleh terbatasnya jangkauan pemasaran, rendahnya pemahaman dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) mengenai digitalisasi bisnis (e-commerce), serta manajemen keuangan yang masih konvensional atau bercampur dengan keuangan pribadi. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menginisiasi strategi pengembangan jaringan pengelolaan dan pemasaran produk terpadu berbasis digital pada UMKM dan komunitas binaan di Desa Jatireja. Metode pelaksanaan yang digunakan mencakup observasi lapangan, wawancara mendalam secara door-to-door, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan (workshop) kewirausahaan, serta pendampingan langsung pembuatan platform digital dan laporan laba rugi. Hasil evaluasi program selama satu bulan penuh menunjukkan peningkatan kapasitas mitra yang signifikan: komunitas budidaya ikan nila (22 kelompok) mendapatkan wawasan perluasan pemasaran; ibu-ibu PKK berhasil berinovasi menciptakan produk sabun cuci piring mandiri bermerek "DADEJA SOAP"; serta berbagai UMKM lokal (seperti Hanaila Food, Annasya Florist, dan Ilham Cake) sukses mengadopsi platform e-commerce Shopee, memperbaiki desain logo kemasan, dan menerapkan pembukuan laba rugi sederhana. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan komprehensif berbasis edukasi, kolaborasi komunitas, dan adopsi digital (Technosociopreneurship) mampu mendorong serta meningkatkan kreativitas dan produktivitas warga Desa Jatireja secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi desa di era revolusi industri 4.0 dan Society 5.0.