cover
Contact Name
Sandi Pradana
Contact Email
sandi652@gmail.com
Phone
+6285174320551
Journal Mail Official
sandi@synergizejournal.org
Editorial Address
BTN CEMPAKA ASRI BLOK 6 NOMOR 14-15, Desa/Kelurahan Parungsari, Kec.Sajira, Kab. Lebak, Provinsi Banten, Kode Pos: 42371
Location
Kab. lebak,
Banten
INDONESIA
Quantum Edukatif
Published by Madiha Press
ISSN : -     EISSN : 30893429     DOI : -
Core Subject : Education,
Quantum Edukatif: Jurnal Pendidikan Multidisiplin adalah wadah pengetahuan yang berfokus pada eksplorasi dan pemahaman mendalam terkait perkembangan terbaru dalam dunia pendidikan. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi platform bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan yang ingin membagikan temuan inovatif mereka dan berkontribusi pada kemajuan pemikiran di berbagai aspek pendidikan. Quantum Edukatif menyajikan artikel-artikel berkualitas tinggi yang mencerminkan keragaman pendekatan, metode, dan perspektif dalam pendidikan multidisiplin. Quantum Edukatif diterbitkan 3 kali dalam setahun yaitu bulan April, Agustus dan Desember. Quantum Edukatif mengundang kontribusi penelitian dalam berbagai bidang pendidikan, termasuk namun tidak terbatas pada: Pendidikan Inklusif: Strategi, metode, dan tantangan dalam menghadapi keberagaman siswa. Pendidikan Teknologi: Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan dan dampaknya pada proses pembelajaran. Kurikulum dan Pengajaran: Pengembangan, implementasi, dan evaluasi kurikulum serta strategi pengajaran inovatif. Pendidikan Karakter: Upaya pembentukan karakter dan nilai-nilai moral dalam pendidikan. Pendidikan Abad ke-21: Persiapan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan melalui pendekatan pendidikan modern. Kajian Multikulturalisme: Pengelolaan keberagaman budaya di lingkungan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): Quantum Edukatif" : 5 Documents clear
Dekonstruksi Profesionalisme Guru Melalui Praktik Pemanfaatan Prestasi Siswa Di Sekolah Nur alfiah; Dina Salvira; Muhammad Yahya
Quantum Edukatif: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2025): Quantum Edukatif
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep profeionalisme guru secara tradisiomal dipahami sebagai komitmen terhadap etika, penguasaan pedagogis, dan pengembangan siswa secara menyeluruh. Namun, dalam makna profeionalisme sering kali mengalami penyederhanaan, terutama ketika keberhasilan siswa digunakan sebagai sarana untuk membangun citra profeionalisme guru. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis praktik pemanfataan prestasi siswa oleh guru dalam upaya membangun legitimasi profesional, dengan mengadopsi  pendekatan teori dekonstruksi Derrida dalam konsep modal simbolik Bourdieu. Temuan peneliti menunjukkan adanya paradoks etis dalam praktik professionalisme, dimana guru mendorong untuk mengejar pengakuan dari institusi dengan menekankan hasil yangn terukur, tetapi berisiko mengabaikan nilai nilai Pendidikan yang sejati, seperti perhatian yang merata terhadap semua siswa dan membentuk karakter. Penelitian ini menekankan pentingnya mendefenisikan ulang profesionalisme sebagai etika relasional yang berlandaskan tanggung jawab dan kepedulian. Dengan membongkar struktur yang dominan, dihadapkan akan muncul pemahaman baru tentang profesionalisme guru yang lebih adil dan berorientasi pada jangka panjang. 
Etika Profesi Sebagai Landasan Moral Guru Dan Tenaga Kependidikan Syifa Hayatun Nufus Wahidah; Della Arianti; Muhammad Yahya
Quantum Edukatif: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2025): Quantum Edukatif
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etika profesi merupakan dasar moral yang sangat penting dalam dunia pendidikan, khususnya bagi guru dan tenaga kependidikan. Etika ini tidak hanya mengarahkan perilaku profesional, tetapi juga menjadi pedoman dalam membentuk karakter siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang positif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya etika profesi dalam mendukung integritas, tanggung jawab sosial, dan profesionalisme para pendidik. Menggunakan metode kajian pustaka, artikel ini merangkum berbagai literatur yang relevan terkait pengertian etika, karakteristik profesi pendidik dan tenaga kependidikan, serta tantangan etika yang dihadapi dalam praktik pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan etika profesi sangat menentukan kualitas interaksi pendidikan, baik di tingkat akademik maupun moral. Selain itu, artikel ini menekankan peran penting tenaga kependidikan dalam mendukung proses pembelajaran yang bermutu dan beretika. Dengan landasan etika yang kuat, guru dan tenaga kependidikan mampu menjadi agen perubahan dalam membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter.
Santri Salaf dan Teks Arab Kontemporer: Tantangan dan Pemahaman dalam pembelajaran Bahasa Arab Yusuf Mustofa; Ema Puspitasari
Quantum Edukatif: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2025): Quantum Edukatif
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pondok Pesantren salaf menekankan penguasaan kitab kuning dengan pendekatan gramatikal analitik melalui metode sorogan, bandongan, dan wetonan. Namun, di tengah perkembangan literasi Arab modern yang semakin dinamis, santri menghadapi kesulitan dalam memahami teks-teks arab kontemporer yang lebih komunikatif dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek santri kelas Alfiyah di Pondok Pesantren Ainul Falah, Lampung Timur. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan paparan terhadap teks Arab modern, dominasi pendekatan gramatikal, kurangnya penguasaan kosakata tematik kontemporer, serta keterbatasan media dan sumber pembelajaran merupakan faktor utama yang memengaruhi kesulitan santri. Meskipun santri memiliki kemampuan analitis yang kuat dalam membaca teks klasik, mereka menunjukkan kelemahan dalam memahami konteks wacana dan makna pragmatis dalam teks modern. Untuk menjembatani kesenjangan ini, diperlukan integrasi teks Arab kontemporer ke dalam kurikulum, pengajaran kosakata tematik secara kontekstual, penerapan pembelajaran berbasis diskusi wacana, dan pemanfaatan media digital.
Konsep Kepemimpinan Profetik dalam Manajemen Pendidikan Islam Evi Gusliana
Quantum Edukatif: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2025): Quantum Edukatif
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kepemimpinan profetik dalam manajemen pendidikan Islam. Melalui pendekatan studi pustaka kualitatif, penelitian ini menganalisis bagaimana nilai-nilai kenabian, seperti sidhiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan), dan fathanah (cerdas), dapat diintegrasikan ke dalam fungsi-fungsi manajemen pendidikan (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan profetik adalah model yang relevan untuk mengatasi tantangan modern seperti globalisasi dan krisis moral. Aktualisasi pilar-pilar profetik tidak hanya meningkatkan efektivitas manajerial, tetapi juga membentuk budaya organisasi yang berlandaskan nilai. Dengan demikian, kepemimpinan profetik menawarkan solusi holistik untuk menciptakan lembaga pendidikan yang unggul secara intelektual sekaligus berkarakter islami.
Model Kepemimpinan Situasional Kepala Sekolah di Madrasah Ibtidaiyah: Analisis Konsep dan Relevansi dalam Konteks Pendidikan Islam Slamet Riyadi
Quantum Edukatif: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2025): Quantum Edukatif
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis relevansi Model Kepemimpinan Situasional bagi kepala sekolah di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan adaptif dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai pendidikan Islam. Hasilnya menunjukkan bahwa empat gaya kepemimpinan situasional, mengarahkan, melatih, berpartisipasi, dan mendelegasikan, selaras dengan prinsip-prinsip Islami seperti amanah (kepercayaan), syura (musyawarah), dan adl (keadilan). Model ini tidak hanya efektif secara manajerial dalam meningkatkan kinerja guru, tetapi juga memperkuat karakter kepemimpinan profetik. Penerapannya menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya, namun membuka peluang besar untuk peningkatan profesionalisme guru dan menciptakan iklim kerja yang kondusif.

Page 1 of 1 | Total Record : 5